fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ingin Website Jualan Banyak Konsumen? Ini 9 Tips Promosinya

Cara promosi website

Salah satu media untuk memasarkan produk dan melakukan branding adalah melalui website. Lalu apa pengaruhnya jika website jualan banyak konsumen? Dengan banyaknya kunjungan konsumen ke website kamu, artinya peluang suatu produk terjual akan makin tinggi.

Namun, tentunya tidak serta merta setiap kunjungan akan menghasilkan konversi berupa penjualan produk, ya. Idealnya, konsumen akan mempertimbangkan untuk membeli sesuatu ketika mereka sering melihat produk tersebut baik di layar smartphone maupun di media lain.

Nah, jika website jualan banyak konsumen, brand awareness dari hasil paparan produk akan terbentuk. Alhasil, produkmu berpeluang makin melekat di benak konsumen dan menjadi rujukan jika akan membeli produk sejenis.

Lalu apa saja strategi yang bisa membuat website jualan banyak konsumen?

  1. Iklan Berbayar

Agar website jualan banyak konsumen, strategi pertama yang dapat kamu coba adalah dengan menggunakan iklan berbayar. Tidak hanya satu, iklan berbayar hadir dalam beberapa bentuk untuk menyasar berbagai macam konsumen.

Kamu dapat mencoba jenis iklan penelusuran pada Google apabila produk atau website yang kamu iklankan menyasar keyword tertentu dalam mesin pencarian. Jika kamu belum tahu, iklan penelusuran biasanya hadir pada halaman pencarian Google bagian paling atas. Terdapat juga iklan gambar, iklan aplikasi maupun iklan video yang dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu.

(Baca juga: Trik Beriklan di Google Ads untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online)

Merasa belum cocok? Kamu juga bisa menyasar pengguna media sosial tertentu dengan menargetkan iklan di platform yang spesifik seperti Facebook Ads, Instagram Ads atau Tiktok Ads. Kamu dapat mempelajari lebih dulu karakter pengguna media sosial tersebut agar website jualan banyak konsumen.

  1. SEO

website jualan banyak konsumen

Kamu sudah tahu salah satu strategi yang dilakukan dari luar website-mu dari poin sebelumnya, kini bahasannya perihal mengoptimalkan kunjungan ke website-mu dengan menggunakan SEO. Penggunaan search engine optimization atau SEO merupakan suatu teknik guna memaksimalkan ranking website agar menjadi yang teratas di halaman pencarian Google.

Nah, jika seseorang mengetikkan keyword tertentu di Google dan melihat website-mu berada pada halaman pertama, kemungkinan besar ia akan tertarik dan mengunjunginya. Masalahnya, bagaimana cara membuat website berada pada hasil pencarian teratas?

Pengoptimalan website dengan SEO dapat dimulai dengan menemukan keyword yang tepat pada konten website-mu. Artikel atau konten pada website-mu harus menggunakan keyword yang sudah melewati proses riset terlebih dulu. Kamu dapat memilih keyword dengan volume pencarian tertentu, terutama bila belum ada yang membuat konten menggunakan keyword tersebut.

(Baca juga: Keyword, Kenali Manfaatnya untuk Bisnis Online Kamu)

Selain itu, untuk membuat konsumen berlama-lama di website-mu, kamu dapat menambahkan tautan internal menuju artikel sejenis lainnya. Tautan internal merupakan tautan pada bagian tengah atau akhir artikel yang merekomendasikan artikel lain di dalam website-mu.

  1. Guest Post

Mau tahu cara lain agar website jualan banyak konsumen? Nah, guest post bisa menjadi salah satu pilihan agar tingkat kunjungan atau traffic ke website-mu meningkat. Apa itu guest post?

Guest post merupakan cara mempromosikan website dengan menjadi penulis tamu di website atau blog lain. Kamu dapat masuk ke segala niche blog sesuai dengan website yang kamu miliki.

Dengan menjadi guest post, kamu akan menjangkau lebih banyak audiens serta menjalin relasi dengan pelaku bisnis dari niche yang sama dengan bisnismu. Nah, ketika lebih banyak orang tahu, maka website traffic pun akan meningkat.

  1. Media Sosial

Selain menjangkau konsumen melalui iklan, kamu dapat melakukan soft selling dengan menggunakan unggahan di media sosial. Berikan konten yang baru dan informatif serta tingkatkan engagement dengan polling, komentar dan sejenisnya.

(Baca juga: Curi Perhatian Konsumen di Media Sosial dengan Cara Ini)

Kamu dapat menyesuaikan postingan di media sosial dengan karakter media tersebut. Misalnya, di platform seperti Twitter, unggahan dengan pilihan kata yang menarik akan lebih banyak peminat, sedangkan unggahan Instagram lebih memprioritaskan tampilan visual yang menarik.

  1. Komunitas Online

Agar website jualan banyak konsumen, kamu harus langsung menjangkau komunitas online melalui berbagai platform seperti Facebook, detikforum, dan lainnya. Pada forum tersebut, kamu dapat memperkenalkan diri dan membangun kepercayaan dengan sering berinteraksi bersama anggota komunitas.

(Baca juga: Selain Network, Ini Pentingnya Gabung dengan Komunitas Bisnis)

Selain mendapatkan perhatian dari anggota komunitas, kamu juga bisa mempelajari hal-hal baru terkait dengan industri tersebut langsung dari mereka yang tertarik pada bidang tersebut.

  1. Memperbarui Konten Lama

Jika kamu berhasil membuat website jualan banyak konsumen menggunakan artikel blog, tidak berarti upayamu terhenti sampai di situ. Artikel yang menempati halaman utama pencarian akan usang pada masa akan datang dan membutuhkan pembaruan. Jangankan di masa depan, artikelmu bisa saja digeser oleh artikel dari kompetitor kapan saja.

Oleh karena itu, penting untuk kamu melakukan pembaruan agar artikel dalam website-mu tetap relevan dengan kondisi terkini. Kamu dapat menambahkan informasi baru, mengubah judul, atau menambahkan keyword baru ke dalamnya.

  1. Wawancara dengan Tokoh Publik pada Industri Terkait

Agar website jualan banyak konsumen, terkadang kamu perlu berpikir lebih optimis. Bagaimana dengan wawancara pada tokoh publik pada industri terkait? Nah, kamu mungkin mengira tokoh tersebut akan langsung menolak ajakan wawancara. Namun, tidak ada salahnya mencoba, bukan?

Nantinya, hasil wawancara tersebut dapat kamu unggah  pada website, kemudian menyebarkan ke komunitas online serta seluruh media sosial yang kamu punya. Jangan lupa juga, tokoh publik tersebut berkemungkinan juga ikut menyebarkan wawancara tersebut dan menambah jumlah pengunjung website-mu. Selamat mencoba!

  1. Perhatikan Kecepatan Website

website jualan banyak konsumen

Saat memperhatikan aspek-aspek yang bisa membuat website jualan banyak konsumen, kamu juga harus memberi perhatian khusus kepada kecepatan website tersebut. Kecepatan website merupakan kunci untuk mempertahankan pengunjung agar tetap betah berlama-lama di dalamnya.

(Baca juga: Pentingnya Keberadaan Blog pada Website Bisnis)

Selain itu, website yang tidak responsif dan memiliki waktu loading lama akan menyebabkan performa website buruk karena bounce rate menjadi tinggi. Berkaitan dengan SEO, bounce rate sendiri adalah persentase pengunjung keluar dari website tanpa melakukan apapun atau menutup website dalam waktu singkat. Yang mana salah satu alasannya bisa ditebak, karena kecepatan website yang buruk.

Bisa dikatakan, makin tinggi bounce rate, makin sedikit kesempatan website-mu untuk tampil di halaman pertama pencarian Google. Jika website-mu tidak muncul di halaman pencarian, bagaimana konsumen bisa mengunjunginya?

  1. Webinar

Webinar menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan website-mu kepada konsumen. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kamu mempertimbangkan untuk mengadakan webinar dengan topik yang sama dengan niche website-mu.

Dengan mengadakan webinar, kamu menarik lebih banyak orang untuk datang secara online serta memperkenalkan kepada mereka tentang penyelenggara acara tersebut. Namun, jangan langsung berharap mereka semua akan mengunjungi website-mu saat acara selesai, ya. Pasalnya, strategi-strategi tersebut tidak akan menghasilkan traffic secara instan.

Dalam upaya membuat website jualan banyak konsumen, kamu sudah menerapkan strategi yang mana? Jika masih belum mencoba cara-cara di atas, ada baiknya kamu segera mengaplikasikannya agar website makin banyak dikunjungi oleh konsumen. Kombinasikan semua cara ya, agar peningkatan traffic ke website-mu lebih optimal lagi.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP