fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ini 5 Kriteria Foto dengan Daya Jual Tinggi dan Laku Dijual Online

Kriteria foto dengan daya jual tinggi_01

Saat ini, menjual foto secara online adalah salah satu peluang yang bagus untuk mendapatkan pemasukan. Yang menarik, kamu tidaklah harus seorang fotografer profesional supaya dapat menjual hasil fotomu. Namun, apakah kamu fotografer profesional ataupun amatir, kamu harus memperhatikan kriteria foto dengan daya jual tinggi. 

Lantas, apa saja kriteria foto dengan daya jual tinggi, yang laku dijual online? Berikut ini LummoSHOP rangkumkan khusus untukmu.

Jenis-jenis Foto yang Laku Terjual Melalui Online

Sebelum membahas tentang kriteria foto dengan daya jual tinggi, kamu perlu tahu jenis-jenis foto yang memiliki value dan laku kamu jual secara online. Hal ini penting, agar foto-foto yang akan kamu jual, menarik konsumen. Kenapa? Sebab, ada ratusan ribu atau bahkan jutaan foto dari ribuan fotografer, baik profesional atau amatir, yang terjual melalui platform penjualan foto online. Ini dia, jenis-jenis foto yang laku dijual secara online.

1. Foto yang memiliki niche atau ceruk market khusus

 Kriteria foto dengan daya jual tinggi_03Memilih niche atau ceruk market khusus adalah langkah pertama menemukan dan menarik konsumen potensial yang akan membeli foto kamu. Kamu dapat melakukan riset, misalnya melihat-lihat lebih dahulu referensi-referensi foto yang ada di situs atau platform penjualan foto online. Kamu juga dapat mencari informasi, foto-foto apa yang belum tersedia di web stock foto. 

Berikut ini beberapa niche yang dapat kamu pilih terkait kriteria foto dengan daya jual tinggi.

  • Manusia. Baik gaya berpose tertentu atau candid, foto manusia akan selalu dibutuhkan oleh pengelola website secara umum, website sekolah, institusi pemerintah, hingga NGO (non-governmental organization) atau lembaga swadaya masyarakat. Kamu tidak perlu pusing memikirkan objek atau subjek foto yang menarik. Ketika berkumpul dengan keluarga, kerabat, atau teman, kamu dapat melakukan sesi pemotretan. Tentunya, kamu dapat merencanakan konsep subjek foto manusia tersebut sebelumnya, misalnya angle, komposisi, tema, atau hal lainnya. 
  • Makanan. Jenis foto ini sangat populer dan banyak dibutuhkan oleh beragam bisnis. Mulai dari bisnis periklanan, penerbitan, dan tentu, bisnis makanan (restoran, kedai, rumah makan). 
  • Arsitektur. Foto-foto bangunan atau gedung yang ikonik, juga akan selalu dibutuhkan oleh blog travel, website hotel, bisnis perjalanan, dan lainnya. 
  • Alam. Foto-foto pemandangan, lanskap alam, bunga, atau lainnya, selalu dibutuhkan oleh bisnis percetakan dan pariwisata. 
  • Hewan. Buat kamu yang suka memotret hewan, niche market ini dapat dijadikan pilihan.
  • Objek tertentu. Banyak pebisnis yang membutuhkan foto-foto objek tertentu, seperti buku, pakaian, produk elektronik, dan lainnya, sebagai fitur di halaman produk bisnis mereka. 

2. Foto event atau kegiatan tahunan

Event atau acara/peristiwa tertentu merupakan peluang bagi kamu mendapatkan stok foto untuk kamu jual secara online. Ada event yang diadakan tahunan, ada juga yang hanya sesekali. Event adalah momen yang tidak terjadi setiap harinya. Sesuatu yang langka (rare), pastinya memiliki daya tarik tersendiri karena memiliki sisi eksklusivitas dan memiliki kriteria foto dengan daya jual tinggi.

Untuk mendapatkan foto dari suatu event tertentu, kamu perlu mengetahui dan mencatat jadwal dari event-event yang akan berlangsung. Misalnya, kegiatan seni dan kebudayaan, festival, atau parade. 

Beberapa contoh kegiatan event seni dan kebudayan seperti pameran lukisan, pertunjukan musik, dan pergelaran fashion. Sedangkan contoh kegiatan event festival atau parade yang rutin diadakan di Indonesia antara lain, Dieng Culture Festival, Festival Danau Toba, Karapan Sapi di Madura, Festival Ogoh-Ogoh di Bali, Pekan Batik Nusantara di Pekalongan, Festival Danau Sentani, dan masih banyak lagi. Kamu bisa mendapatkan banyak stok foto yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri, baik bersifat candid maupun meminta orang-orang berpose untuk kamu foto. 

3. Foto yang sedang tren

Setiap hari kamu tentu sering menemukan hal-hal di sekitar yang sedang tren atau viral, baik dalam kehidupan nyata maupun di media sosial. Hal-hal tren tersebut dapat kamu jadikan tema foto-foto yang akan kamu jual. Kamu bisa memanfaatkan Google Trends untuk menganalisis topik-topik yang sedang tren dan paling diminati. 

Mengetahui jenis foto yang sedang ngetren juga akan memperluas potensi foto yang kamu jual terkonversi lebih banyak. Sebab, foto-foto dengan objek yang sedang ngetren cenderung terjual lebih cepat, meskipun lama kelamaan peminatnya akan menurun. Namun, kamu dapat membuat kembali foto dengan tren berbeda.

5 Kriteria Foto dengan Daya Jual Tinggi 

Setelah memahami jenis-jenis foto yang laku secara online dan memilih jenis foto seperti apa yang akan kamu khususkan, sekarang saatnya kamu mengetahui syarat dan kriteria foto dengan daya jual tinggi. 

1. Resolusi foto maksimal dan jenis file foto harus sesuai

Semua platform penjualan foto online mensyaratkan foto dengan resolusi yang baik. Jadi, gunakan selalu resolusi maksimal. Pastikan kamera yang kamu gunakan, baik kamera pro atau kamera smartphone, diatur pada setting kualitas maksimal, dengan resolusi minimal 4 megapiksel. Caranya, buka aplikasi kamera kamu dan pilih setting/pengaturan. Lalu cari pengaturan picture quality dan pilih kualitas high.

Sementara mengenai jenis file foto harus sesuai dengan platform penjualan foto online yang kamu pilih. Beberapa platform mensyaratkan foto yang hendak kamu unggah berformat jpeg, vector, atau eps. Jadi, perhatikan file yang sesuai dengan yang diminta oleh platform penjualan foto online, ya.

2. Kualitas foto yang bagus

Foto yang bagus memang tidak mudah kamu deskripsikan. Yang harus kamu ingat, foto kamu harus fungsional dan “menjual”. Untuk itu hindari foto yang terlalu nyeni atau dengan efek dan angle yang aneh. Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan:

  • Pastikan foto yang kamu potret terlihat nyata dan autentik, bukan yang posenya kaku atau terlihat kamu paskasakan. Ini berlaku untuk foto yang melibatkan manusia.
  • Perhatikan background atau latar belakang foto. Kamu tentu ingin objek fotomu terlihat jelas dan menarik. Jadi, sebaiknya background harus disesuaikan dengan objek utama foto.
  • Tidak perlu meng-edit foto dengan gaya atau filter yang aneh. Yang penting simpel dan bersih. Platform penjualan foto online lebih menyukai tampilan foto yang alami dan lebih mudah untuk tahap pasca-pemrosesan.

3. Komposisi dan angle

Komposisi dan angle (sudut pengambilan gambar) adalah dua materi dasar untuk fotografer. Fotografer senior Indonesia, Arbain Rambey, pernah menyebutkan bahwa “Salah satu ciri foto yang bagus adalah foto itu tidak kekurangan informasi dan tidak kelebihan informasi.” Maksudnya kira-kira begini, dalam menentukan komposisi kita harus dapat mengeliminasi elemen-elemen yang sekiranya mengganggu pandangan mata orang-orang yang akan melihat foto kita. 

Mungkin terkesan teoritis, ya, tapi kamu perlu mengetahui tentang komposisi dan angle, untuk menghasilkan foto terbaik dan memenuhi kriteria foto dengan daya jual tinggi. Banyak kok, wawasan mengenai kedua hal ini tersedia di YouTube atau media sosial lainnya.

Foto yang Serbaguna Paling Laku!

4. Memiliki pencahayaan yang baik

 Kriteria foto dengan daya jual tinggi_02Ini adalah kriteria foto dengan daya jual tinggi yang juga perlu kamu perhatikan. Sebelumnya, kamu perlu mengetahui bahwa pencahayaan dalam memotret terbagi terbagi dua, yakni cahaya alami (matahari) dan cahaya buatan (lampu). Cahaya matahari adalah pencahayaan alami terbaik, meskipun tidak selamanya kamu dapat menggunakannya.

Untuk cahaya buatan, kamu bisa memanfaatkan alat tambahan seperti lampu, yang saat ini varian dan bentuknya beragam. Selain itu, kamu dapat menggunakan mini studio untuk mengambil foto still life (benda tak bergerak). Mini studio banyak dijual di marketplace, kamu tinggal pilih yang sesuai untuk kebutuhan memotretmu. Namun, kalau mau bikin juga bisa dan mudah, kok. Kamu bisa memanfaatkan kardus bekas. Di YouTube banyak tersedia tips dan cara membuat DIY mini studio. 

5. Buat foto yang serbaguna

Platform penjualan foto online seperti Shutterstock membuka rahasia bahwa foto yang paling laku di platform mereka adalah foto yang bisa dipakai dalam semua jenis konteks, platform, dan lintas industri. Oleh karena itu, penting bagi kamu membuat foto yang serbaguna. Misalnya, membuat dalam berbagai format, seperti vertikal (9:16) untuk keperluan Instagram Stories atau horizontal untuk iklan banner di website. Kuncinya adalah menempatkan diri pada posisi konsumen dan mengerti apa yang mereka butuhkan.

Itu dia, syarat dan kriteria foto dengan daya jual tinggi, yang dapat kamu jadikan rujukan untuk menghasilkan uang dari karya foto kamu. Bagaimana, siap menghasilkan foto-foto terbaik?