fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ini 7 Tips Menjaga Relasi Baik dengan Supplier

relasi dengan supplier_01

Menjaga relasi dengan supplier secara baik merupakan investasi jangka panjang bagi perkembangan bisnis. Berapa pun jumlah supplier yang bisnismu miliki, tidak ada pengecualian di dalamnya untuk tetap membangun hubungan yang positif dengan supplier. Apa saja ya manfaat yang akan kamu dapat dengan upaya ini? Temukan jawabannya di sini.

Apa itu Supplier?

Supplier adalah pihak yang memasok bahan mentah untuk bisnismu, baik itu perorangan atau perusahaan. Nantinya bahan mentah tersebut akan kamu olah menjadi produk siap jual. Jenis-jenis supplier ternyata ada banyak lho, meskipun yang disalurkannya sama-sama berupa bahan mentah. Ada pun jenis-jenis supplier yang dapat kamu ketahui, diantaranya:

  • Supplier produk jasa

Supplier yang memasok bahan mentah untuk diolah menjadi produk jasa. Contohnya adalah penyedia software atau aplikasi.

  • Supplier produk barang

Supplier yang memasok bahan mentah untuk diolah menjadi bentuk produk jadi berupa barang. Contohnya adalah bisnis pakaian.

  • Supplier bahan material fabrikasi

Supplier yang menyediakan material pesanan perusahaan, namun harus lebih dulu diproses di tempat supplier sesuai kesepakatan bersama. Hasil akhir produknya berupa bahan setengah jadi. Contohnya adalah supplier serat kain wol.

  • Supplier bahan material non-fabrikasi

Supplier yang menyediakan material pesanan perusahaan tanpa harus diproses terlebih dulu. Contohnya adalah supplier untuk kebutuhan konstruksi.

Supplier memang memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga kesimbangan rantai pasokan bisnis dan peningkatan produksi. Maka dari itu, tugas supplier sebenarnya juga tidak mudah. Sama halnya dengan proses bisnis yang kamu jalankan dan pertahankan untuk menjaga konsumen agar tetap loyal.

Mereka juga melakukan hal serupa untuk mempertahankan kamu sebagai konsumennya. Sehingga supplier harus selalu dapat memastikan dua hal ini berjalan dengan baik, yaitu bahan mentahnya tersedia untuk bisnismu dan kamu menerima bahan mentah tersebut dengan baik serta tepat waktu.

Tanggung Jawab Supplier

relasi dengan supplier_02Pada umumnya, supplier akan memiliki tanggung jawab sebagai berikut: 

  • Memenuhi ketersediaan bahan mentah untuk perusahaan
  • Memberikan penjelasan informasi terkait dengan bahan mentah
  • Melakukan proses pemasaran
  • Menjalin kerja sama dengan perusahaan
  • Menjaga kualitas bahan mentah
  • Memastikan bahan mentah sampai ke perusahaan

7 Tips Menjaga Relasi dengan Supplier Secara Baik

Kamu dapat menjaga relasi dengan supplier secara baik melalui tips berikut:

1. Bayar tepat waktu

Sama halnya dengan kamu yang ingin perputaran arus kas bisnismu berjalan lancar, supplier juga menginginkan hal serupa. Untuk itu, kamu harus dapat menjaga kewajibanmu dalam melakukan proses pembayaran secara tepat waktu ke supplier.

Dengan membayar tepat waktu, secara otomatis kamu juga membuat proses bisnismu menjadi lancar. Sebab supplier pasti akan segera mengirimkan bahan mentahnya ke bisnismu dengan tepat waktu pula.

2. Pahami kebijakan supplier

Dengan memahami kebijakan supplier, kamu akan dapat mengetahui secara pasti bagaimana cara supplier menangani setiap proses dan masalah yang akan terjadi nantinya. Setiap kerja sama bisnis, tidak semua hal dapat berjalan sesuai yang kamu harapkan, kan? Selalu ada risiko dari setiap keputusan yang kamu buat. Untuk itu kamu perlu memastikan kebijakan yang supplier tetapkan untuk mengurangi risiko tersebut dan menjadikannya win-win solution.

3. Jaga komunikasi

Kunci utama dari menjalin relasi dengan supplier adalah menjaga komunikasi. Dengan menjaga komunikasi, kamu juga sekaligus meningkatkan efisiensi bisnismu. Sebab kamu jadi tahu kabar terbaru dari supplier atau bahkan dapat berdiskusi untuk tukar pikiran mengenai bahan mentah produkmu. Lebih dari itu, terkadang supplier juga bisa memberikan feedback untuk perjalanan bisnismu ke depan.

4. Jadilah konsumen yang baik

Kamu bukanlah konsumen satu-satunya. Itulah hal pertama yang harus kamu pahami ketika mulai menjalin hubungan dengan supplier. Akan ada antrian yang selalu kamu hadapi sebelum tiba saatnya supplier melayani kebutuhanmu. Jadilah konsumen yang baik dengan sabar menunggu giliran dan selalu menghargai kerja dari supplier.

5. Buat supplier paham kebutuhanmu

Memahami kebutuhan kamu akan menguntungkan juga bagi supplier. Hal itu akan membuat supplier mampu untuk selalu memenuhi dan memberikan yang terbaik bagi kamu, selaku konsumennya. Hal ini tentunya akan memudahkan proses bisnismu juga.

Bahkan tidak jarang juga supplier akan memberikan beberapa pilihan alternatif bahan untuk bisnismu. Sehingga kamu dapat berinovasi dengannya. Jadi sebenarnya ketika kamu membuat supplier paham akan kebutuhanmu, sama halnya kamu membantu perkembangan bisnismu dan kelancaran bisnis supplier juga.

6. Menjaga keseimbangan harga dan value

Pastikan kamu bertemu dengan supplier yang bisa berkomitmen untuk menjaga kualitas bahan yang seimbang dengan penawaran harga yang diberikan. Jangan sampai kamu mendapat harga yang lebih tinggi dari harga pasar yang ada hanya karena kamu tidak dapat menjaga hubungan baik dengan supplier

7. Berikan apresiasi

Tunjukkan rasa terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin secara terbuka. Manfaatkan momen-momen yang ada seperti hari raya misalnya untuk mengirimkan hadiah sederhana. Ini adalah salah satu cara kamu untuk menghargai supplier bisnismu. 

Keuntungan Menjaga Relasi dengan Supplier Secara Baik

Menjaga relasi dengan supplier secara baik dapat menimbulkan beberapa keuntungan seperti berikut:

  • Menguatkan rantai pemasok

Supplier adalah bagian penting dalam supply chain proses bisnis. Tanpa supplier, kamu tidak akan dapat memproduksi apa pun. Dengan menjaga hubungan baik dengan supplier, harapannya proses supply chain bisnismu dapat berjalan lancar. Itulah mengapa keuntungan secara langsung yang akan kamu dapat dengan terjaganya hubungan baik adalah menguatkan rantai pemasok bisnismu.

  • Meningkatkan efisiensi bisnis

Dengan menguatkan rantai pemasok, sama halnya kamu juga akan membuat proses bisnismu berjalan lancar. Tentunya hal ini akan berdampak pada peningkatan efisiensi bisnis. 

  • Menghemat biaya

Sudah bukan rahasia umum jika proses negosiasi yang baik dan loyalitas adalah dua hal pembentuk harga terbaik. Menjaga hubungan baik dengan konsumen akan membuat proses negosiasi berjalan lancar. Hubungan baik yang terjaga itu juga akan mengarah pada hubungan antara perusahaan dan konsumen yang loyal. Tidak diragukan lagi, harga terbaik akan kamu dapatkan pula nantinya jika kamu mampu menjaga relasi dengan supplier secara baik. 

Sistem Penilaian Kinerja Supplier

relasi dengan supplier_03Setelah kamu sudah bertemu supplier pilihanmu, masih terdapat beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam menjaga kinerja supplier, diantaranya:

  • Mendokumentasi bukti kesesuaian bahan produksi
  • Memberikan sertifikat telah lulus quality control
  • Membuat kuesioner yang bisa kamu berikan kepada konsumen dan karyawan
  • Membandingkan bahan dengan supplier kompetitor

Bisnis itu bukan hanya bertindak secara profesional. Tapi juga seni untuk menjalin hubungan, tidak terkecuali dengan supplier. Tidak pernah ada pemain tunggal dalam bisnis. Sebab semuanya membutuhkan kerja sama untuk dapat bergerak.

Kerja sama dalam bisnis tidak hanya terjadi diantara karyawan, tapi juga dengan rekan bisnis. Salah satu rekan bisnis yang akan selalu kamu temui adalah supplier. Apalagi supplier sangat berperan untuk membantu kelancaran pasokan barangmu. Bisnismu bisa terhambat jika kamu tidak bisa menjaga relasi dengan supplier secara baik. 

Begitulah seni dalam bisnis. Kamu harus menjaga keseimbangan yang ada pada setiap prosesnya. Bagaimana? Apa kamu sudah siap ambil bagian untuk menjaga keseimbangan itu?