fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ini Dia Hak Karyawan Bisnis UMKM yang Wajib Kamu Penuhi

hak karyawan bisnis umkm

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) ternyata tidak hanya memikirkan bagaimana cara memperluas lapangan kerja dengan menjalankan bisnis, tapi juga harus mampu memenuhi hak karyawan bisnis UMKM. Sayangnya, tidak semua pebisnis memahami kewajiban ini. Padahal, tanpa adanya karyawan tentu bisnis UMKM tidak akan berjalan, bukan?

Jika kamu adalah pebisnis UMKM, maka artikel ini akan tepat untuk membantumu dalam memahami apa saja hak karyawan bisnis UMKM yang harus kamu penuhi. Sebab, sebenarnya hak-hak ini tercantum dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang sebagian telah diubah dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Itu artinya kamu harus lebih berhati-hati memenuhi kewajibanmu sebagai pemilik bisnis UMKM. Ini agar kamu tidak terlibat masalah di kemudian hari hanya karena lalai, atau bahkan abai dengan aturan yang berlaku. Sebab, bisnis tidak hanya untuk mementingkan keuntungan diri sendiri, tapi juga orang lain yang terlibat.

 

Hak Karyawan Bisnis UMKM

  1. Hak memperoleh upahIni adalah hal mendasar yang harus kamu penuhi sebagai pebisnis UMKM. Biasanya pebisnis akan mengikuti UMR (Upah Minimum Regional) yang berlaku di setiap daerah, sebagai dasar untuk memenuhi hak karyawan bisnis UMKM. Tetapi tahukah kamu, ada aturan khusus yang mengatur tentang perhitungan upah karyawan?Jadi, selain mengikuti UMR yang berlaku, kamu akan lebih memahami rumus menghitung upah pokok dan lembur karyawan. Kamu dapat menemukannya di Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP. 102/MEN/VI/2004.

    Berdasarkan Kepmen tersebut, kamu tidak bisa sembarangan dalam memberikan upah kerja. Perusahaan skala kecil sampai besar sekali pun harus patuh untuk membayar upah karyawannya sesuai aturan tersebut.

  2. Hak mendapat kesempatan dan perlakuan sama

    Keadilan di tempat kerja adalah idaman setiap karyawan. Keadilan ini akan menghilangkan diskriminasi dan adanya koneksi di dalam bisnis. Sebab, memang sudah seharusnya penilaian setiap karyawan berdasarkan kemampuannya secara transparan. Hak untuk mendapat kesempatan dan perlakuan yang sama ini harapannya bisa menjaga keutuhan dan membuat karyawan merasa betah dalam bekerja, sehingga nantinya akan berdampak juga pada kelancaran bisnis UMKM milikmu.

  3. Hak mendapat pelatihan kerja

    Ketika bisnis UMKM milikmu semakin berkembang, tentu keahlian karyawanmu juga harus bertambah. Dengan adanya pelatihan kerja ini, karyawan berkesempatan untuk bisa meningkatkan keahliannya. 

    Idealnya, kamu tidak perlu menunggu momen khusus untuk memberikan kesempatan pelatihan kepada karyawanmu. Sesuaikan saja dengan kebutuhan kondisi bisnis UMKM-mu. Sebab, pelatihan kerja memiliki nilai manfaat yang tinggi, salah satunya dapat meningkatkan produktivitas bisnis. 

  4. Hak penempatan tenaga kerja

    Kamu harus mampu menempatkan karyawanmu sesuai dengan keahlian yang mereka miliki. Karena ternyata hal ini merupakan hak yang harus mereka dapatkan, termasuk dalam bisnis UMKM. Tidak hanya itu, karyawan juga memiliki hak dan kesempatan untuk memilih, mendapatkan, atau meminta mutasi kerja. 

  5. Hak memiliki waktu kerja yang manusiawi

    Aturan tertulis tentang waktu kerja sudah diatur sedemikian rupa seperti berikut ini:

    • 7 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 6 hari kerja dalam 1 minggu
    • 8 jam 1 hari dan 40 jam 1 minggu untuk 5 hari kerja dalam 1 minggu

    Itu adalah aturan jam kerja manusiawi yang wajib kamu berikan kepada karyawan bisnis UMKM-mu. Jangan sampai melebihi aturan yang sudah berlaku, karena itu sama halnya dengan sebuah eksploitasi berlebihan terhadap karyawan. Akibatnya akan terjadi penurunan kualitas kesehatan pada karyawanmu, karena terlalu dipaksa bekerja melebihi batas.

  6. Hak mendapat Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

    Ternyata bukan hanya pekerja lapangan atau buruh saja yang membutuhkan kepastian adanya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Bisnis UMKM pun juga harus memperhatikan hal ini. Setiap pekerjaan tidak akan lepas dari risiko kecelakaan kerja, sekecil apapun bentuknya. Maka dari itu, karyawan bisnis UMKM juga dilindungi untuk mendapat fasilitas, seperti:

    • Keselamatan dan kesehatan kerja.
    • Moral dan kesusilaan.
    • Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama.
  7. Hak mendapat kesejahteraan

    Karyawan layak mendapat kesejahteraan dan hal itu juga telah diatur dan dilindungi secara hukum, yaitu:

    • Setiap pekerja atau buruh dan keluarganya berhak untuk memperoleh jaminan sosial tenaga kerja.
    • Melaksanakan jaminan sosial tenaga kerja sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  8. Hak ikut serta dalam serikat pekerja atau buruh

    Serikat pekerja merupakan ruang berkumpul untuk mewakili aspirasi anggotanya. Pada aturan yang berlaku, disebutkan bahwa setiap pekerja atau buruh berhak membentuk dan menjadi anggota serikat pekerja. Tentunya hal ini juga dapat dilakukan karyawan bisnis UMKM. Kamu tidak dapat menjadi penghalang bagi karyawanmu, jika memang mereka ingin membentuk sebuah serikat pekerja.

  9. Hak untuk cuti

    Cuti yang dimaksud adalah libur tanpa mengurangi hak upah. Sebab, ternyata ada aturan yang menyebutkan bahwa merupakan hak karyawan bisnis UMKM untuk mendapat jatah cuti. Cuti ini bisa mereka peroleh sekurang-kurangnya 12 hari kerja setelah karyawan tersebut bekerja selama satu tahun. Bahkan tidak hanya itu, khusus untuk perempuan yang sedang datang bulan juga diberikan izin libur pada hari pertama dan kedua.

    Selain itu masih ada aturan berlaku yang menjadi hak khusus bagi pekerja perempuan lainnya, yaitu:

    • Pekerja atau buruh perempuan yang mengalami keguguran kandungan berhak memperoleh istirahat 1,5 bulan atau sesuai dengan surat keterangan dokter kandungan atau bidan.
    • Berhak memperoleh istirahat selama 1,5 bulan sebelum saatnya melahirkan anak dan 1,5 bulan sesudah melahirkan menurut perhitungan dokter kandungan atau bidan.
    • Pekerja atau buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya, jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja

     

Jaga Hak Karyawan tanpa Melupakan Kewajiban

hak karyawan bisnis umkm

Hak karyawan bisnis UMKM memang perlu diperhatikan agar terpenuhi dengan baik. Itulah kewajiban kamu sebagai pemilik bisnis. Namun, ada hal lain juga yang perlu menjadi perhatianmu, yaitu kewajiban dari karyawan itu sendiri. Nyatanya, masih tidak banyak yang paham tentang hal ini.

Secara umum, terdapat tiga kewajiban karyawan di antaranya:

  • Kewajiban Ketaatan

Setiap karyawan harus taat atau patuh pada setiap peraturan perusahaan, baik tertulis maupun tidak tertulis yang biasanya disepakati sebagai norma.

  • Kewajiban Konfidensialitas

Setiap karyawan wajib menjaga kerahasiaan data-data milik perusahaan.

  • Kewajiban Loyalitas

Setiap karyawan harus mendukung visi dan misi perusahaan dan memiliki loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan.

Lantas, mana yang harus kamu lakukan sebagai pebisnis? Memastikan karyawan melaksanakan kewajibannya atau memberikan hak karyawan terlebih dahulu? Tentu, kamu harus memberikan hak karyawan sembari mengawasi terjaganya kewajiban yang harus mereka penuhi, supaya tercipta keseimbangan lingkungan kerja yang sehat dan saling mendukung.