fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Instagram Ads adalah Pilihan Penting untuk Digital Marketing, Ikuti Tipsnya

foto utama: Foto Stok Asian Women Discussing About Business Plan (Edit Sekarang) 1797082465 | Shutterstock

Menjadi impian setiap pebisnis online untuk memiliki bisnis yang terus berkembang, dan salah satu strateginya adalah dengan memasang Instagram ads. Tapi, beriklan di Instagram saja ternyata belum tentu meningkatkan penjualan secara signifikan, maka di artikel kali ini LummoSHOP akan memberikan tips memanfaatkan Instagram ads agar lebih efektif meningkatkan penjualan.

Kamu yang memiliki bisnis, wajib mempromosikan bisnismu di instagram. Kenapa? Karena selain Indonesia menjadi pengguna Instagram terbanyak keempat di dunia, Napoleon Cat dalam Katadata menyatakan pada bulan November 2018 lalu, jumlah pengguna Instagram di Indonesia mencapai 60 juta pengguna.

Dengan penggunaan Instagram ads, tentu saja pebisnis berharap akan ada banyak akun yang bisa mereka jangkau. Namun, langkah selanjutnya adalah bagaimana cara agar akun yang belum mengetahui bisnismu juga ikut melihat bahkan tertarik membeli.

Baca Juga: Beriklan Tanpa Ribet dengan Fitur Digital Ads LummoSHOP

Maksimalkan Traffic Organik Sebelum Promosi Lewat Instagram Ads

Dari sekian banyak metode yang pebisnis gunakan, pakar Instagram, Niko Julius menyatakan ada satu poin yang terkadang terlupakan oleh pemilik akun bisnis. Yaitu, bagaimana caranya mengoptimalkan konversi dari halaman profile. 

Sebelum berbicara tentang teknis, kamu harus tahu terlebih dahulu proses kerja Instagram atau Instagram user flow. Hal itu menunjukkan bahwa orang di luaran sana ada yang tidak mengenal akun bisnismu, mengetahui kontenmu dari sumber impresi terbesar Instagram yaitu konten di Instagram feed post dan konten di Instagram reels. 

Kedua fitur inilah yang berpotensi menjangkau orang baru. Berbeda dengan Instagram stories yang hanya muncul di akun yang kita kenal atau saling follow. Sistematika akun baru tersebut kurang lebih sebagai berikut: 

  • Profile visit 🡪 cek bio link, melakukan direct message, atau cari tahu stories yang pernah di-share di highlight
  • Atau, profile visit 🡪 cek highlight,  lalu tap link yang mengarah ke website atau whatsapp

Itu sebabnya, pebisnis perlu mengoptimalisasi profile Instagram terutama untuk akun bisnis. Alasannya karena bisa mendatangkan berbagai traffic ke link-link strategis yang sudah kamu sisipkan. Selanjutnya, kamu tinggal memikirkan cara mengonversi followers menjadi konsumen. 

Baca Juga: Cetak Konsumen dari Pengikut Medsos dan Kiat Jaga Loyalitas Pelanggan

Tips Manfaatkan Iklan di Instagram Ads untuk Tingkatkan Penjualan

foto kedua: Foto Stok Indah gadis Asia toko online menggunakan (Edit Sekarang) 763854619 | Shutterstock

Tujuan beriklan di Instagram ads adalah untuk bisa mendapatkan konsumen baru atau pelanggan loyal. Pertanyaannya, bagaimana cara memanfaatkan iklan di Instagram, simak penjelasan berikut ini:

Pra Memasang Iklan

1. Fokus pada tujuan iklan

Lebih baik jangan gabung beberapa tujuan iklan dalam satu campaign. Tentukan tujuan apakah iklanmu ini ingin meningkatkan brand awareness, menarik audiens menjadi konsumen, atau hanya meningkatkan traffic menuju website supaya audiens mendapatkan informasi lebih. 

Tujuan ini penting kamu tetapkan terlebih dulu supaya kamu bisa memutuskan konsep konten yang ingin kamu tampilkan. Teramasuk, dalam menentukan target audiens yang sesuai, dan menentukan call to action atau button call action-nya.  

Ingat, jangan over promotion supaya audiens tidak melewatkan iklanmu begitu saja. Usahakan untuk melakukan soft selling. Karena itu, buatlah konsep konten yang kuat lebih dulu.

2. Tentukan target audiens

Fokuskan pada apa yang calon konsumen butuhkan dan inginkan. Fokus pada konsumen ini berbeda dengan fokus pada brand. Ciptakan solusi yang bisa kamu tawarkan pada mereka. Jangan lupa untuk tentukan preferensi saat setting campaign-mu, mulai dari usia, jenis kelamin, lokasi, minat atau hobi, dan sebagainya. Sesuaikan itu semua dengan sasaran dari produk atau jasa yang kamu tawarkan.  

3. Membuat visualisasi yang tepat

Instagram ads terdiri dari beberapa varian konten. Mulai dari video, foto atau gambar, dan juga carousel. Kamu juga bisa memilih penayangannya, apakah kamu akan memasang Instagram ads di feed post atau di story.

Terdapat enam kategori iklan yang bisa kamu pilih, antara lain:

  • Single image ads : menampilkan foto atau gambar tunggal dengan menambahkan caption dan call to action (CTA).
  • Carousel ads : menampilkan maksimal 10 foto atau gambar atau juga potongan video singkat dengan durasi 60 detik.
  • Video ads : menampilkan konten berupa video singkat atau GIF.
  • Slideshow ads : menampilkan konten berupa 10 foto atau gambar beserta backsound dan bisa diputar berulang kali.
  • Lead ads : menampilkan survei calon customer secara langsung di IG. Ini memungkinkan audience mengklik langsung dan mengisi formulir digital
  • Stories ads : menampilkan slide video atau foto dengan durasi 15 detik

Untuk jenis iklan video, pilihlah thumbnail yang atraktif dan membuat orang tertarik untuk menonton lebih lanjut. Biasanya, siapkan thumbnail secara khusus untuk kamu unggah atau gabungkan di awal file video. Begitu juga untuk jenis iklan foto atau gambar, pastikan kualitasnya tinggi sehingga tidak blur dan pilihlah gambar atau foto yang bercerita.

4. Buat call to action (CTA) atau button call action (BCA) yang jelas

CTA atau BCA harus jelas mengarah kepada fokus tujuan di awal. Buat sesederhana mungkin namun langsung menuju poin yang kamu inginkan. Misalnya, saat kamu ingin menggiring calon konsumen ke landing page, kamu bisa menggunakan kata-kata “learn more” atau “visit us”. Bila ingin menggiring pada transaksi pembelian, makan gunakan kata-kata “shop now” atau “buy now.” 

5. Buat caption yang menarik 

Saat beriklan di feed maupun story, pastikan juga untuk membuat caption atau copy writing yang menarik. Sesuaikan dengan tujuan iklan. Usahakan hook atau lead di 100 karakter pertama menarik agar mereka menekan CTA berikutnya seperti read more, atau learn more.

Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Jurus Jitu Copywriting untuk Media Sosial

Saat Instagram Ads Tayang

foto ketiga: Foto Stok Instagram Ads Logo On Smartphone Screen (Edit Sekarang) 2032076141 | Shutterstock

Cukup banyak memang yang harus kamu persiapkan saat iklan Instagram ads baru mau mulai ditayangkan. Namun, bukan berarti saat campaign berjalan, kamu tak perlu melakukan apa-apa lagi. Kamu perlu untuk melakukan beberapa hal seperti:

6. Fast response membalas komentar atau DM

Jangkauan iklan yang luas dan tertarget memungkinkan campaign-mu berjalan menyapa siapa saja. Biasanya mereka akan penasaran dan bertanya di kolom komen konten tersebut atau melakukan direct message (DM). Untuk mendukung algoritma Instagram tetap berjalan baik, segera fast response untuk membalasnya.

7. Fast response membalas chat yang masuk ke nomor admin 

Begitu juga saat banyak pertanyaan untuk info lebih lanjut yang masuk ke nomor admin atau customer service, pastikan fast response untuk menjawabnya. Jangan lupa, arahkan mereka untuk melakukan pembelian. Sebab, calon konsumen yang sampai menghubungi nomor admin, kemungkinan besar memiliki minat yang cukup serius untuk melakukan transaksi.

Pasca Memasang Iklan

8. Evaluasi Iklan

Setelah iklan atau campaign selesai, pantau progress iklanmu dan lakukan evaluasi. Bisa juga untuk mengukur performamu melalui insight yang kita peroleh dari Instagram. Hasil evaluasi tersebut, nantinya akan kamu gunakan untuk efektivitas campaign berikutnya supaya kamu lebih menghemat budgeting dengan hasil sesuai tujuan.

Itu dia tips memaksimalkan Instagram ads supaya meningkatkan efektivitas penjualanmu. Sudah siap untuk mencobanya?

 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya:

Yuk Kenali Seluk Beluk Instagram Ads yang Efektif untuk Bisnis

Inspirasi dari 9 Bisnis yang Rutin Jualan Live di Sosial Media Instagram dan TikTok

Reels Instagram dan TikTok untuk Promosi, Ini Cara Memanfaatkannya