fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mengulik tentang Jadwal FYP TikTok untuk Keperluan Bisnis

Jadwal FYP Tiktok

Sejak pandemi melanda, kebiasaan melihat review produk di TikTok sudah menjadi hal yang lumrah. Pasalnya, sang kreator terlihat layaknya teman sendiri saat me-review produk, sehingga audiens merasa lebih percaya pada mereka.

Malansir dari Liputan 6.com, menurut Astarini, Head of Business Marketing TikTok Indonesia menyatakan bahwa 71 % pengguna TikTok di Indonesia lebih terbuka terhadap iklan-iklan yang muncul di TikTok. Bahkan 67 % penggunanya setuju jika TikTok membantu mereka mengetahui tentang suatu brand atau produk yang belum mereka ketahui sebelumnya.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi kamu para pebisnis untuk terus mengenalkan produk. Adanya edukasi produk, profil perusahaan, life hacks dengan produk, hingga review produk memang harus terus disuguhkan, sehingga calon konsumen familiar dengan brand yang kamu miliki.

Kenapa Banyak Brand yang Sukses Berbisnis di TikTok?

Jadwal FYP Tiktok

TikTok memudahkan pebisnis pemula untuk mengembangkan bisnisnya. Jika dulunya mereka harus mengikuti berbagai pameran untuk mengenalkan brand mereka, kali ini tidak. Mereka hanya merekam produk kemudian mereka bagikan lewat media sosial, terutama TikTok.

Dengan gaya hidup dan tren yang terus berubah membuat media sosial lebih memiliki ruang jika kamu bandingkan sebelumnya. Kesadaran akan semakin beragamnya kebutuhan berdampak pada tuntutan konsumen yang semakin banyak. Hal inilah yang harus  para pebisnis tindaklanjuti.

Menurut Endarwati dan Ekawarti dalam MANDAR, mengatakan bahwa pengguna TikTok di Indonesia terbanyak oleh perempuan yang mencapai 50,8 %. Sementara jumah pengguna TikTok yang paling banyak adalah dari kalangan remaja (18-24 tahun) sebanyak  37,3 % dan rentang usia dari 25 hingga 34 tahun sebanyak 33,9 %.

Persentase ini tentu bernilai besar bagi para pebisnis. Pada rentang usia ini, mereka cenderung memiliki jiwa eksplorasi dan rasa penasaran yang besar. Dampaknya saat ada produk baru lewat pada beranda, mereka cenderung akan segera membelinya. Ditambah lagi adanya review produk pada TikTok, semakin menambah kepercayaan mereka terhadap produk tersebut.

Adanya tren tantangan yang dibuat oleh para brand juga ikut meramaikan jagad transaksi jual beli di TikTok. Pasalnya, tagar challenge ini akan meningkatkan User Generated Content atau konten yang pengguna produk buat, sehingga jangkauan promosi produk akan lebih luas.

Ditilik dari engagement rate atau interaksi antar pengguna seperti like atau komen, dilansir dari katadata, TikTok juga dinilai bagus karena mencapai angka 5-9 %. Jika kamu bandingkan dengan Instagram yang hanya berhenti di angka 1-7 %.

Dari ulasan di atas, tak heran jika banyak muncul pebisnis baru yang sukses di TikTok. Produk yang sesuai dengan pengguna TikTok, pengetahuan terhadap perilaku dan keinginan konsumen akan meningkatkan transaksi jual beli.

Perbedaan Review Produk di TikTok dan Youtube

Sebelum demam TikTok melanda, sebenarnya review produk sudah dilakukan lebih dahulu oleh pengguna Youtube. Para vlogger mulai mengreasikan konten kehidupan sehari-hari mereka dengan review produk yang dinilai mampu menarik viewer lebih banyak.

Perbedaan mendasar dari review produk di TikTok dan Youtube adalah durasi. Dimana Youtube memiliki durasi yang panjang, sehingga review bisa lebih detil. Mereka umumnya akan me-review lebih dari satu barang agar tidak terkesan bertele-tele.

Sementara pada review produk di TikTok durasinya lebih singkat. Konten kreator dituntut untuk sigap dalam me-review. Mereka akan berbicara dengan bahasa yang padat, sehingga penonton lebih cepat mendapatkan keseluruhan informasi.

Selain itu, konten review produk di TikTok bisa dilakukan oleh siapapun. Konten kreator di TikTok tetap bisa mendapatkan viewer yang lebih baik dibanding Youtube berkat algoritmanya yang bagus. Ada fitur FYP yang memungkinkan sebuah akun muncul di beranda seseorang meski tidak follow akun tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Review Produk di TikTok vs Youtube

Setiap platform tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Begitu pula dengan TikTok dan Youtube. Kelebihan pada review produk di TikTok yang pertama adalah adanya ikon keranjang belanja di bawah video. Hal ini membuat transaksi jual beli pada TikTok dapat segera kamu lakukan tanpa menunggu nanti. Hal ini meminimalisir gagalnya pembelian karena konsumen mudah terdistraksi.

Selain itu, review produk di TikTok juga dinilai lebih jujur karena tidak semuanya di-endorse. Banyak dari mereka yang memang suka membuat konten review setelah membeli barangnya secara mandiri. Calon konsumen juga tinggal mencari review berdasarkan tagar saja. Tidak perlu harus membaca satu persatu testimonI di tiap toko.

Sayangnya, TikTok tidak menerapkan pembatasan umur sehingga tidak aman untuk anak-anak. Seperti adanya eksploitasi cyber bully dan pedofilia, sehingga perlu adanya konsep yang tepat agar hal-hal tersebut bisa ditekan.

Sementara pada review produk di Youtube bisa jadi terlihat lebih kredibel. Karena konten kreator bisa menambahkan efek musik yang sesuai, efek visual dan animasi sehingga penonton semakin betah berada di channel tersebut.

Selain itu, konten Youtube juga muncul di mesin pencarian Google. Hal ini membuat jangkauan Youtube menjadi lebih luas dibanding platform lainnya. Apalagi, kamu juga bisa menambahkan link di deskripsi video yang bisa mengarahkan calon konsumenmu ke toko.

Kekurangan dari Youtube adalah dari segi estetika. Mengapa? Karena konten kreator Youtube harus memproduksi video berkualitas tinggi, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan teknik yang mumpuni untuk menghasilkannya. Meskipun, sebenarnya jika kamu mau merogoh kocek lebih dalam, kamu bisa menggunakan jasa orang lain untuk mengedit videomu.

Cara Membuat Video Review

Jadwal FYP TiktokMengapa pebisnis sepertimu harus membuat video review produk di TikTok? Melansir dari smartinsight.com, bahwa pada tahun 2020, 92 % marketer mengungkapkan bahwa video memiliki peran penting dalam strategi pemasaran. Padahal, pada tahun 2015, prosentasenya hanya mencapai 75 % saja.

Agar  video review produkmu dapat mencapai insight maksimal, simak ulasan berikut :

  1. Siapkan Naskah Script 

Agar informasi yang kamu sajikan bisa tersampaikan dengan tepat, buatlah naskah script terlebih dahulu. Kamu juga bisa merekam videonya, kemudian mengisi suara dengan naskah yang telah kamu siapkan.Pastikan cara bicaramu menarik minat penonton, informatif, dan tidak ambigu.

  1. Suguhkan Kualitas Gambar dan Suara yang Bagus

Untuk mendapatkan kualitas gambar maksimal, kamu harus memiliki pencahayaan yang baik. Gunakan ring light atau cahaya matahari pada waktu pagi atau sore hari. Jangan lupa gunakan kamera yang berkualitas dan dengan tripod agar hasil videomu tidak goyang.

Sementara untuk mendapatkan suara yang oke, kamu bisa menggunakan microphone eksternal agar suaramu lebih jernih. Jangan lupa untuk menggunakan jaringan internet yang stabil agar tidak ada masalah saat mengunggah videomu.

  1. Bicarakan Keunggulan dan Fiturnya

Kamu bisa mulai dengan keresahan terhadap masalah yang sering dialami dan ternyata bisa kamu atasi oleh produk yang kamu review. Kemudian sebutkan keunggulan dan fitur-fitur yang membangunnya. Pastikan kamu menggunakan kalimat persuasif agar konsumen yakin dengan produk yang kamu gunakan.

Jika memungkinkan, berikan video before after untuk memberikan efek memukau terhadap produkmu. Penggunaan efek transisi yang tepat akan membuat videomu lebih mudah audiens ingat.

  1. Berikan Review yang Jujur

Usahakan berikan review sejujurnya agar penonton videomu tidak merasa tertipu jika ternyata produkmu tidak recommended. Namun, pastikan jika kamu telah mengaplikasikan sesuai dengan panduan produknya.

  1. Aplikasikan atau Gunakan Produk

Penggunaan produk langsung ditujukan agar penonton video review produk di TikTok memperoleh gambaran yang tepat. Sebelumnya kamu bisa memperlihatkan keseluruhan bagian produk. Lalu aplikasikan produk pada obyek. Entah itu kamu sendiri atau benda mati. Jangan lupa untuk menyesuaikan suara dengan visualisasi agar penonton paham dengan apa yang kamu jelaskan.

  1. Call-to-Action

Pada bagian akhir video, jangan lupa untuk mengajak penontonmu untuk membeli produk kamu. Gunakan kalimat persuasif bahwa produkmu menjawab segala pertanyaan, sehingga mereka merasa menyesal jika mengabaikannya.

  1. Edit Video

Membuat video review produk di TikTok memang terkendala pada waktu. Karenanya, maksimalkan waktu yang ada dengan penjelasan yang padat dan enak audiens dengar. Kamu bisa memanfaatkan editing dari aplikasi handphone ataupun laptop. Agar videomu lebih terlihat professional.

Memproduksi video review produk di TikTok memang tidak bisa disepelekan. Karena hal ini bisa meningkatkan kepercayaan konsumen, engagement rate dan kecepatan proses pengambilan keputusan oleh konsumen. Jadi, lakukan secara berkala, agar bisnismu semakin berkembang.

Setelah membuat video review di Tiktok usahakan agar bisa tayang di FYP. Tayang di FYP menjadi salah satu cara menambah pengikut. Salah satu trik agar video bisa nongol di FYP, kamu harus mengunggah video sesuai jadwal FYP Tiktok.

Apa itu FYP TikTok?

Jadwal FYP Tiktok FYP merupakan akronim dari For Your Page. Jadi, halaman inilah yang akan muncul setiap kali kamu membuka aplikasi TikTok. Biasanya, FYP TikTok menampilkan video yang sedang trending atau viral. Video-video yang muncul di FYP bergantung pada rekomendasi atau ketertarikan masing-masing pengguna TikTok. Prinsip yang sama berlaku di halaman explore Instagram.

Sebagai informasi, FYP berbeda dengan halaman following di pertemananmu. Pada halaman following, kamu bisa melihat unggahan video teman-temanmu, hanya saja belum tentu unggahan video-video tersebut tayang di FYP TikTok.

Mengapa Penting Tampil di FYP?

Berhasil tampil di FYP bagi pembuat konten ibarat kesuksesan tersendiri. Karena artinya, kualitas unggahan konten sesuai dengan target audiens, dan cocok dengan jadwal FYP TikTok. Sedangkan bagi pelaku bisnis, ini alasan mengapa penting tampil di FYP mengutip dari NeilPatel.com.

  • Menambah Pengikut dan Monetisasi

Muncul di FYP artinya kamu bisa mendapat pengikut lebih cepat dan lebih dekat ke target 10.000 pengikut. Itu artinya juga kamu bisa menghasilkan uang dari videomu lewat TikTok Creator Fund. Karena untuk menghasilkan uang dari TikTok, pengguna harus berusia 18 tahun ke atas dengan 10.000 pengikut, dan 100.000 penanyangan video dalam 30 hari terakhir.

Wajar dong, karena kalau videomu berhasil tayang di FYP artinya kamu sudah menjangkau audiens yang lebih luas, sehingga peluangmu mendapat sponsor lebih besar, dan penjualanmu bisa meningkat.

  • Dampak Lintas Platform

Maksudnya begini, kalau kamu sudah berhasil tampil di FYP artinya kamu berhasil mendapat perhatian dari lebih banyak audiens. Ini bisa kamu arahkan ke platform lain yang kamu gunakan seperti Instagram atau YouTube sehingga jangkauan audiensmu lebih luas lagi.

  • Eksposur Gratis

Kalau bisanya video TikTok mu hanya mendulang 100 tampilan, dengan masuk FYP akan lebih banyak lagi yang melihat videomu. Artinya kamu dapat sarana promosi gratis bukan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kapan Jadwal FYP TikTok?

Jadwal FYP TikTok berguna untuk membantumu mengetahui waktu terbaik menggunggah konten di TikTok. Tujuannya tentu saja, supaya video unggahanmu mendapat banyak viewers.

Tapi yang perlu kamu ingat, tidak ada cara yang menjamin sebuah konten langsung viral. Selain itu, jadwal FYP TikTok sebenarnya bergantung pada faktor demografi, lokasi, dan jam aktif audiens di wilayah tempat tinggal pengguna.

Hanya saja, sebagai gambaran, influencermarketinghub.com pernah melakukan analisa pada 100.000 postingan TikTok untuk mengetahui waktu interaksi terbaik. Analisa tersebut menghasilkan jadwal FYP TikTok sebagai berikut:

  • Senin: 6 pagi, 10 pagi, 10 malam.
  • Selasa: 02:00, 04:00, *09:00
  • Rabu: 07.00, 08.00, 23.00
  • Kamis: 09.00, *12, 19.00
  • Jumat: *5 pagi, 1 siang, 3 sore
  • Sabtu: 11.00, 19.00, 20.00
  • Minggu: 07.00, 08.00, 16.00
Jadwal FYP Tiktok
Sumber: InfluencerMarketinghub.com

Pedoman Menentukan Jadwal FYP 

Jadwal FYP TikTok di atas bukan harga mati. Seperti sudah disebutkan pula, bahwa jadwal FYP TikTok yang akurat bergantung pada demografi serta lokasi audiensmu berada. Kalau kamu mau mencari tahu jadwal FYP TikTok yang pas, setidaknya pelajari dua hal berikut.

  • Pelajari Dimana Audiensmu Berada

Basis pengguna TikTok di tiap negara bahkan daerah di Indonesia pasti berbeda. Bahkan di Tanah Air, zona waktunya pun berbeda. Jadi sebaiknya kamu pelajari darimana saja audiensmu berada. Lalu, jika kamu pengguna TikTok akun Pro kamu bisa melihat data analitik yang bisa membantu memetakan audiensmu.

Analitik ini akan membantumu mengetahui berapa banyak pengikutmu, lalu demografi gender, wilayah terbanyak, dan sebagainya.

  • Jam Berapa Audiensmu Bangun

Wah kok kelihatannya rumit ya. Tenang, maksudnya kamu harus mengetahui kapan jam audiensmu terjaga dan aktif. Caranya dengan mengetahui perbedaan zona waktu. Kalau di Indonesia kamu unggah video di pagi hari, saat orang memulai aktivitas, beda cerita di negara lain.

Sayangnya, TikTok memang tidak memiliki fitur penjadwalan konten seperti layaknya Instagram. Tapi tak apa, fokus saja pada dimana audiensmu kebanyakan berada.

7 Cara Masuk FYP (For Your Page)

Memang tidak ada yang bisa memastikan sebuah konten video bakal masuk di FYP TikTok atau tidak. Mengunggah konten sesuai jadwal FYP TikTok pun hanya jadi salah satu trik videomu masuk FYP. Namun, supaya kemungkinan masuk FYP TikTok lebih besar, kamu bisa menerapkan sejumlah cara berikut, merangkum dari InfluencerMarketingHub.com dan NeilPatel.com.

  1. Bangun Interaksi Audiens

Prinsipnya, algoritma TikTok bakal membaca berdasarkan seberapa banyak komentar, jumlah yang menyukai, dan kolaborasi dalam video kamu. Selain itu, kamu mesti mengolah konten yang membuat orang betah menontonnya sampai video selesai.

Kualitas konten bukan hanya soal ketajaman gambar, tapi juga originalitas konten sehingga terlihat unik dan menarik minat audiens menyimaknya.

  1. Kolaborasi dengan TikTokers lain

Kabarnya, cara ini sangat ampuh untuk meningkatkan jumlah viewers. Kamu bisa mencari konten kreator lain yang mempunyai pengikut lebih banyak, dengan begitu, kamu bisa menjangkau audiens baru dan menambah pengikutmu.

  1. Ikuti Tren 

Salah satu keseruan TikTok adalah selalu ada lagu, suara, atau gerakan tertentu yang sedang tren. Kamu harus up to date dengan tren di TikTok. Selain itu, mainkan tagar dan caption yang menarik. Tapi jangan sembarangan kasih tagar, ikuti aturan dasar tagar TikTok berikut:

    • Pilih tagar yang relevan dengan unggahanmu
    • Campur tagar yang populer dengan yang kurang populer
    • Gunakan tagar yang sekiranya sedang tren di segmen audiensmu
    • Ambil bagian dalam tantangan tagar
    • Boleh menggunakan #fyp atau #foryoupage, tapi ini tidak menjamin videomu bakal FYP
  1. Buat Video yang Lebih Pendek

Pada poin pertama tadi sudah disebutkan, bahwa salah satu kunci FYP ialah bagaimana membuat viewers bertahan menyaksikan video sampai selesai. Nah, ada baiknya, kamu membuat video berdurasi lebih pendek tapi menarik. Semakin tinggi tingkat penyelesaian viewers menyaksikan sebuah video, semakin besar peluangmu masuk FYP.

  1. Unggah Konten Sesuai Waktu Aktif Audiens

Selain mengandalkan jadwal FYP TikTok di atas, kamu juga mesti mengetahui waktu-waktu terbaik kapan audiensmu paling aktif lewat analitik di akun TikTok Pro milikmu. Analitik ini akan memberi informasi penayangan video selama 7 sampai 28 hari terakhir, pertumbuhan pengikut, video yang tren, dan sebagainya.

  1. Ikuti Challenge

Ciri khas TikTok itu banyak menampilkan challenge atau tantangan yang kemudian jadi tren. Kalau sebuah tantangan berhasil jadi tren, artinya banyak yang memperhatikan tantangan tersebut. Sebaiknya kamu ikut ambil bagian tantangan platform yang sedang viral ini

  1. Konsisten Soal Tema

Kalau kontenmu membahas soal kecantikan atau game misalnya, sebaiknya fokus pada tema tersebut. Karena selain jumlah interaksi, TikTok juga menilai berdasarkan konsistensi tema. Konsistensi tema membuatmu terlihat sebagai konten kreator tepercaya.

Berhasil masuk dalam FYP TikTok jelas efektif untuk menjangkau calon-calon konsumen baru sekaligus mendongkrak penjualan. Hanya saja memang banyak faktor yang menentukan keberhasilan videomu masuk FYP.

Selain mengunggah sesuai jadwal FYP  kamu juga harus menjalankan berbagai strategi untuk menambah jumlah pengikutmu dengan konsisten menghasilkan konten-konten terbaik.

Intinya, jangan patah arang kalau belum berhasil masuk FYP. Apapun bisa terjadi, apalagi di TikTok yang seringkali tidak terduga. Yang penting, terus produksi konten, kenali yang sedang tren, dan lakukan dengan konsisten.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP