fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Jualan Roti Bakar: Jenisnya, Modal Usaha, Omset dan Tips Suksesnya

Roti Bakar

Salah satu jenis bisnis makanan yang tak lekang oleh waktu adalah jualan roti bakar. Menu yang satu ini juga jadi favorit semua orang mulai dari anak muda, kaum pekerja, ibu-ibu hingga para lanjut usia. Harganya pun terbilang murah sehingga paling banyak dicari orang kalau sedang nongkrong diluar. 

Dari segi penjual pun membuat roti bakar tidak terlalu sulit. Bisa dipelajari dengan mudah asal ada kemauan dan niat. Bahan-bahan untuk membuat pun mudah didapat di pasaran tanpa harus diimport. Berbisnis roti bakar pun ada banyak variasinya. Ada yang model konvensional seperti menggunakan selain, keju, pisang  dan coklat. Ada pula yang sudah dimodifikasi dengan topping kekinian seperti menggunakan matcha, es krim atau ala Korean. 

Bila kamu sedang mencari ide bisnis, jualan roti bakar bisa jadi alternatif. Modal usaha pun tidak perlu ratusan juta. Hanya dengan modal sekitar Rp12-15 juta kamu sudah bisa memulai bisnis ini. Simak seluk beluk melakukan bisnis jualan roti bakar berikut ini.

Tips Sukses 

Sebelum memulai bisnis jualan roti bakar ini ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan agar bisa sukses, antara lain:

  1. Lokasi Strategis 

Karena bisnis ini bukan hal baru maka lokasi menjadi satu hal yang sangat penting. Pastikan kamu mencari lokasi di daerah yang ramai dengan pengunjung baik siang dan malam. Misalnya di daerah perumahan, sekitar tempat kost atau perkantoran. 

Tentukan juga apakah kamu mau model gerobak dorong atau kios kecil hanya dengan bangku kecil atau model kios dimana pengunjung bisa nongkrong santai. Bila pilihannya kios kecil, pastikan  tempatnya  nyaman. Tidak perlu mahal. Hanya dengan kursi dan meja pun sudah cukup yang penting pengunjung bisa santai dan ngobrol berjam-jam di situ.

  1. Tentukan Target Market

Walau roti bakar disukai semua jenis umur tetapi kamu perlu memikirkan siapa target market utama. Misalnya untuk para mahasiswa dan pekerja kantoran yang tergolong gen Z. Ini akan berpengaruh pada desain interior, jenis roti bakar yang kamu jual, harga jual, tampilan dan packaging.

  1. Konsep yang Menarik

Ada banyak jenis roti bakar yang sudah dipasarkan.  Kamu perlu memikirkan konsep yang menarik agar bisnis kamu berbeda dengan yang sudah ada. Lakukan survei, makanan jenis apa yang disukai oleh target market. Bisa juga kamu mengkreasikan sendiri roti bakar yang akan dijual dengan jenis yang sebelumnya tidak pernah ada.

  1. Skill Membuat Agar Enak 

Roti Bakar

Berbisnis kuliner, kelezatan rasa jadi hal penting.  Walau tempatnya instagramable dan bisa viral tetapi kalau rasa makanannya tidak enak, orang perlahan akan kehilangan minat. 

Bahan dasarnya sama-sama roti tawar dan membuatnya gampang tetapi dibutuhkan skill agar bisa membuat roti bakar yang enak. Kamu bisa mempelajari berbagai teknik membakar roti lewat YouTube atau sejumlah eksperimen. Sebelum berjualan, coba buat tester dan bagikan pada teman-teman.

  1. Layanan Pembelian Online 

Di era digital seperti saat ini, selain melayani penjualan secara offline. Kamu juga perlu menyiapkan layanan secara online. Manfaatkan platform aplikasi yang sudah ada seperti Grab Food, Go Food dan Shopee Food untuk jualan roti bakar online. Kamu juga bisa membuka saluran WA khusus untuk pemesanan agar memudahkan pembeli.

  1. Promosi Offline dan Online 

Keberadaan bisnis Kamu perlu diketahui orang banyak. Jangan lupa lakukan promosi secara offline dan online. Untuk promosi offline, Kamu bisa menyebarkan pamflet di sekitar lokasi. Entah itu di sekitar gedung perkantor terdekat, halte bus atau selipkan pada kotak surat di daerah perumahan. Gunakan teknik berpromosi yang menarik agar orang mau datang. Misalnya, cantumkan kupon diskon di pamflet agar orang tergoda untuk datang ke tempat Kamu. 

Selain promosi offline, manfaatkan media sosial untuk promosi online. Buat akun Instagram. Posting secara rutin menu-menu yang tersedia dan dilengkapi dengan harganya. Gunakan visual foto yang menarik dan menggugah selesai. Bisa juga sesekali memposting Instagram live agar orang semakin tergerak datang ke toko kamu. 

Jenis-Jenis 

Ada banyak variasi dari jualan roti bakar yang bisa kamu jadikan pilihan saat memulai bisnis kuliner ini. Beberapa di antaranya adalah: 

  1. Coklat Keju 

Jenis variasi roti bakar yang paling umum dan akrab di lidah orang Indonesia. Kombinasi antara coklat yang manis, susu kental manis dan rasa gurih dari keju merupakan rasa yang luar biasa. Kamu bisa sedikit berkreasi dengan menggunakan tipe keju leleh sehingga ketika kamu bakar tampilan kejunya pun lebih cantik.

  1.  Coklat Kacang 

Banyak orang tidak pernah bosan memesan menu yang satu ini. Roti bakar coklat kacang yang terbuat dari campuran selai kacang, meises cokelat ini cocok bagi mereka pecinta rasa manis. Kamu bisa memilih jenis selai kacang yang bertekstur kasar agar saat digigit terasa kacangnya.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  1. Keju, Pisang dan Coklat 

Roti bakar jenis ini banyak orang pilih yang butuh roti bakar yang mengenyangkan. Kombinasi antara potongan pisang yang lembut, cokelat yang manis dan gurihnya parutan keju membuat menu ini selalu jadi favorit pengunjung.

  1. Kornet Keju

Selain menyediakan variasi rasa manis, jangan lupakan juga variasi dengan rasa gurih atau asin. Salah satu variasi paling populer adalah kornet keju. Konsepnya mirip dengan roti sandwich di mana isiannya parutan keju dan kornet. Menu ini cukup mengenyangkan dan bisa kamu anggap sebagai menu makan berat.

  1. Sosis Keju 

Alternatif lain dari variasi rasa gurih adalah menggunakan sosis. Ada banyak jenis sosis yang bisa Kamu pilih misalnya sosis bratwurst, sosis sapi atau sosis ayam. Kamu juga bisa memvariasikan jenis keju. Misalnya untuk harga standar hanya  menggunakan keju Kraft, tetapi jenis spesial menggunakan keju mozzarella. Boleh juga isiannya kamu tambah dengan telur.

  1. Roti Bakar Es Krim 

Salah satu variasi kekinian yang bisa kamu coba adalah roti bakar es krim. Kombinasi antara gurihnya roti dengan rasa dingin dan manis dari es krim bisa menggoda hati para pengunjung. Sediakan beberapa variasi rasa es krim seperti vanila, stroberi atau coklat. Sebagai pelengkap bisa kamu tambahkan dengan astor, selai atau potongan buah segar.  

Model seperti ini lebih cocok bila kamu makan langsung di tempat. Kalau pun kamu menyediakan sistem take away, pikirkan baik-baik konsep pengemasan karena es krim mudah meleleh. 

  1. Roti Bakar Korea 

Banyaknya drama Korea dan Kpop sudah membuat kuliner asal negeri ginseng ini terkenal. Tidak ada salahnya kamu memanfaatkan trend makanan Korea dalam bisnis  jualan roti bakar. Gilgeori toast bisa jadi variasi pilihan.  

Gilgeori toast ini terdiri atas telur dadar isi sayuran, smoked beef, mayones dan saus tomat. Ukurannya yang besar ini cocok kamu jadikan sebagai makanan berat. 

Estimasi Modal

Roti Bakar

Berapakah modal usaha jualan roti bakar yang kamu butuhkan? Kamu perlu menghitung biaya perlengkapan dan biaya bahan-bahan makanan selama satu bulan. Modal perhitungan ini hanya patokan saja. Biaya bisa berubah tergantung dari menu yang akan kamu siapkan. Kira-kira seperti ini perhitungannya. 

Biaya Perlengkapan

Etalase, 1 unit , Rp 1.000.000

Kompor, 1 unit, Rp 300.000

Tabung gas melon, 1 unit, Rp 150.000

Pemanggang, 1 unit, Rp 320.000

Wadah besar, 2 unit, Rp 200.000 

Sendok, garpu, 50 pasang, Rp 150.000

Pisau, pemarut, talenan, 2 unit, Rp 200.000

Meja, 3 unit, Rp 900.000

Kursi , 16 unit, Rp 1.600.000

Total biaya perlengkapan =  Rp 4.820.000

Biaya Operasional/ Bulan:

Roti tawar, 600 pcs, Rp 3.000.000

Margarin 20 kg, Rp 120.000

Meises 12 kg, Rp 160.000 

Selai kacang, 5 kg, Rp 60.000

Keju 1 kg, 3 buah, Rp 300.000 

Plastik 1 pack, Rp 10.000

Kertas roti 1 pack, Rp 15.000 

Air dan listrik, 30 hari, Rp 450.000 

Susu kental manis, 50 pcs, Rp 400.000 

Total biaya operasional = 4.515.000

Berdasarkan estimasi di atas, total modal yang perlu kamu keluarkan sebesar Rp9.335.000. Atas dasar modal tersebut kamu bisa memperkirakan harga jual roti bakar per porsinya. Misalnya satu porsi Rp15.000 dengan target penjualan 40 porsi per harinya. 

Dari hasil perhitungan modal dan omzet yang kamu dapatkan maka keuntungan yang kamu dapat adalah: 

Rp 15.000 x 40 x 30 hari =  Rp 18.000.000

Estimasi modal awal = Rp 9.335.000 

Keuntungan bersih Rp 8.665.000

Demikian penjelasan menyeluruh soal memulai usaha jualan roti bakar. Bisnis ini bisa kamu jadikan salah satu alternatif karena modalnya tidak banyak dan pasti orang banyak sukai. Selamat mencoba! 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP