fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pengertian dan Seluk-beluk Lainnya tentang Katalog dan e-Katalog

e-katalog

Kamu sudah mengenal, bahkan pernah menggunakan katalog untuk mempromosikan bisnis kamu? Kalau belum mengenal, katalog merupakan medium untuk menawarkan produk dan jasa oleh para marketer dan penjual. Namun, seiring berjalannya waktu banyak penjual sudah tidak menggunakan lagi. Soalnya, saat ini, konsumen bisa melihat sebuah produk melalui ponselnya, tak mesti dari katalog cetak. Singkatnya, katalog bertransformasi menjadi e-katalog atau katalog elektronik. Penggunaanya sebagai alat promosi kembali berlaku. Selain untuk meminimalisasi biaya, peralihan katalog ke e-katalog juga mengikuti perkembangan teknologi.

Apa Itu Katalog?

Beberapa dekade lalu, setiap perusahaan membuat katalog yang menarik untuk mempromosikan produk atau jasanya masing-masing. Mereka mencetak katalog dengan berbagai bentuk, ukuran, tapi  penggunaannya tidak selalu tepat sasaran.

Jadi, secara definisi, katalog adalah daftar rincian barang atau jasa yang diperjualbelikan oleh sebuah perusahaan untuk media promosi dan mengenalkan ke calon konsumen. Biasanya, terdapat gambar dan harga promosi yang tercantum.Biasanya, sebuah perusahaan menggunakan dua cara dalam penyampaiannya.

  • Pertama, perusahaan menempatkan di etalase toko dan berharap calon konsumen mengambilnya atau sekadar melihat isinya.
  • Kedua, perusahaan membagikan katalog di jalanan. Untuk cara pembagian katalog di jalanan, kegunaannya belum tentu tepat sasaran. Mengingat kegunaan yang tidak efektif dan memerlukan banyak uang untuk mencetak katalog, pebisnis meninggalkan penggunaannya.

Dengan mencetak banyak katalog, target penjualan belum tentu tercapai, bahkan bisa jadi malah boncos atau gagal. Apalagi, pencetakan katalog perlu terus-menerus tiap periode tertentu karena memiliki tanggal kedaluwarsa. Jadi, mereka menganggap, pengeluaran biaya perusahaan untuk pencetakan katalog merupakan hal kurang tepat.

e-Katalog Sebagai Solusi

e-katalog Para pebisnis mencari solusi dengan menggunakan website, mengubah katalog menjadi e-katalog. Tujuannya tidak hanya untuk mengurangi biaya, juga dapat melakukan promosi lebih efektif dan luas. Semenjak itu, banyak pebisnis yang menggunakannya.

E-katalog merupakan media informasi atas seluruh daftar produk atau jasa, merk, jenis, harga, spesifikasi hingga jumlah barang atau jasa yang disediakan oleh perusahaan yang bisa diakses secara online dan terus-menerus.

Perbedaan Katalog dan e-katalog

Merujuk uraian sebelumnya, terdapat beberapa perbedaan antara keduanya, yakni:

  • Katalog dicetak dengan berbagai ukuran, sedangkan e-katalog tidak dicetak

Biasanya, katalog atau biasa disebut direktori yang bisa dicetak mencapai ribuan lembar untuk mempromosikan produk dan jasa. Sementara itu, e-katalog tidak perlu dicetak, sebab sudah menjadi media informasi di dunia maya.

  • Katalog cetak membutuhkan biaya, sedangkan katalog elektronik lebih hemat

Biasanya, pencetakan katalog yang berupa majalah atau buku mencapai banyak eksemplar, menghabiskan biaya lebih besar daripada e-katalog. Sementara itu, publikasi e-katalog yang memuat informasi harga, produk, hingga spesifikasinya bisa melalui website.

  • Katalog cenderung kurang tepat sasaran, e-katalog tepat sasaran

Dengan menyebarkan di pinggir jalan membuat katalog kurang tepat sasaran. Berbeda dengan e-katalog yang penyebarannya bisa sesuai target dan keinginan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Penerapan e-Katalog di Industri Usaha, Keuntungan dan Kelemahannya

e-katalog E-katalog atau electronic catalogue tidak hanya bermanfaat bagi calon konsumen untuk melihat keunggulan produk atau jasa perusahaan sebelum membeli, tapi juga membawa keuntungan bagi perusahaan. Adapun keuntungannya adalah sebagai berikut:

Keuntungan e-Katalog

  1. Menjangkau Pasar Lebih Luas

Dengan kepraktisan katalog elektronik, penyampian informasi perihal promosi bisa lebih luas untuk menjangkau calon konsumen secara digital. Hal itu berbeda dengan katalog cetak. Calon konsumen juga bisa menggunakan katalog elektronik untuk memilh pengadaan barang atau jasa tanpa harus keluar rumah. Dengan cara ini, perusahaan selangkah lebih maju dari perusahaan lain.

  1. Lebih Tepat Sasaran

Dengan menggunakan katalog elektronik, perusahan tidak perlu membagikan media promosi cetak ke calon konsumen. Langkahnya cukup memasukkan katalog elektronik pada media sosial dan website. Dengan demikian, siapa pun bisa mengaksesnya apabila membutuhkan barang atau jasa.

  1. Mengurangi Risiko Penyalahgunaan Harga

Biaya cetak yang tinggi dan banyaknya departemen dalam perusahaan dapat memungkinkan terjadinya penggelapan dana. Sebab, bisa saja tanpa diketahui, salah seorang atau dua pengawai menambahkan harga barang atau jasa saat pengadaan buku informasi yang berisi produk dan harga untuk keuntungan pribadi. Tentu, ini dapat merugikan perusahaan.

Dengan menggunakan media informasi secara digital, semuanya menjadi transparan dan dapat terhubung langsung dengan konsumen. Cara ini dapat menekan risiko akibat pihak yang memanipulasi harga yang akan merugikan perusahaan.

  1. Lebih Efisien Waktu dan Efektif dalam Proses Penjualan

Dengan media informasi produk secara digital, kerja perusahaan menjadi lebih mudah. Perihal itu, bahkan ada juga yang menyediakan fitur pemesanan, sehingga tidak perlu repot-repot melayani konsumen.

  1. Mendukung Go Green karena Tanpa Kertas

Lantaran memanfaatkan media informasi digital, perusahaan dapat menghemat pengeluaran uang. Selain itu, perusahan juga ikut andil dalam program pemerintah, yakni go green.

Kelemahan e-Katalog

Pada dasarnya, penggunaan katalog elektronik memang membantu perusahaan dalam mempermudah mengenalkan produk dan bisnis ke calon konsumen. Sebab, pada masa sekarang memang butuh yang cepat, praktis dan efesien dalam bisnis untuk mendapatkan keuntungan dan lebih lebih banyak pelanggan.

Kendati demikian, segala sesuatu yang menggunakan teknologi digital tidak hanya ada nilai positifnya, juga ada kelemahannya. Adapun kelemahannya, yakni dalam hal kelengkapan katalog elektronik menampilkan produk barang dan jasa secara keseluruhan. Bisa jadi, hanya sebagian produk saja yang bisa tertera dalam media informasi. Perihal itu, terkadang konsumen merasa produk yang tertera masih belum lengkap. Bahkan, produk yang tercantum boleh jadi tidak termasuk kebutuhan konsumen, sehingga promosi terkesan tidak memberikan hasil maksimal.

Contoh Penerapan e-katalog

Dalam penerapannya, dapat dibuat dengan berbagai macam jenis, berdasarkan isi di dalamnya dan siapa yang menerbitkannya. Berikut contoh penerapannya:

  1. Katalog Elektronik Nasional

Biasanya, yang mendesain katalog elektronik ini dari lembaga pemerintahan. Umumnya, berisi informasi berkaitan pengadaan barang dan juga bantuan untuk fasilitas milik negara.

  1. Katalog Elektronik Sektoral

Biasanya. yang menyusun dan mendesain dari kementerian negara. Adapun, isinya berupa informasi barang dan jasa yang berkaitan dengan kementerian negara.

  1. Katalog Elektronik Daerah

Adapun penerapannya dilakukan oleh pemerintah daerah setempat. Biasanya, berisi barang atau jasa yang berkaitan dengan pemerintah setempat.

  1. Katalog Elektronik Fotografi

Berisi media promosi mengenai hasil fotografi yang dilakukan fotografer atau perusahaan. Selain karya fotografi, juga berisi penawaran harga dan spesifikasi jasa.

  1. Katalog Elektronik Bisnis atau Usaha

Merupakan media promosi mengenai bisnis sebuah perusahan. Selain untuk mengenalkan produk, juga berisi detail harga dan penawaran. Contohnya, informasi mengenai harga sayuran, laptop, smartphone dan sebagainya.

  1. Katalog Elektronik Pameran

Adalah berisi informasi identitas seniman beserta karya-karya yang mereka pamerkan di pameran.

Jadi kesimpulannya, menggunakan e-katalog itu lebih menguntungkan perusahaan ketimbang menggunakan katalog cetak. Selain itu, calon konsumen dan konsumen lebih mudah melakukan pencarian produk dan jasa, baik itu harga, dan spesifikasinya.

Akan lebih baik lagi apabila e-katalog turut memuat fitur membeli atau pre-oder. Dengan demikian, calon konsumen bisa langsung melakukan pembayaran secara online. Bagaimana? Apakah kamu mau mengaplikasikannya di perusahaan?

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya :

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP