fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kenali Perilaku Konsumen di Bulan Ramadan

kenali perilaku konsumen di bulan ramadan 01

Ramadan datang sekali dalam setahun, dengan lama waktu sekitar 29 sampai 30 hari. Meski demikian, euforia merayakannya terutama di Indonesia sungguh terasa. Selama rentang waktu tersebut, masyarakat muslim menjadi lebih religius, sibuk berpuasa, dan bersiap-siap menyambut datangnya Lebaran. Perubahan tersebut berpengaruh pula terhadap perubahan perilaku konsumen. Sebuah contoh sederhana, konsumen yang jarang mengakses media online pagi hari, jadi lebih rajin mengaksesnya di pagi hari, karena malas untuk tidur lagi setelah sahur. Di siang hari, saat puasa terjadi peningkatan penonton video online, karena mereka tidak bisa makan siang. 

Itu hanya beberapa contoh perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan. Perubahan lainnya masih banyak dan perlu kamu pahami sebagai pebisnis online. Bagaimanapun perubahan perilaku konsumen itu akan sangat berpengaruh terhadap proses pemasaran produkmu. Berikut beberapa perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan. 

  1. Menghabiskan lebih banyak waktu untuk beristirahat

Berpuasa tak ayal membuat badan ingin lebih banyak beristirahat. Biasanya waktu beristirahat adalah di siang hari, malam hari setelah berbuka, dan pagi hari setelah sahur. Karena banyak waktu beristirahat, maka mereka akan melakukan aktivitas lain yang tidak menghabiskan banyak tenaga. Salah satunya adalah bermain media online

Saran untuk bisnis online kamu:

Banyaknya waktu yang dihabiskan untuk online saat beristirahat, adalah kesempatan untuk bisnismu meningkatkan brand awareness. Buat promo baik berupa konten blog, penawaran promo di website jualan, video, atau podcast, pada jam-jam istirahat tersebut. Tentu kamu bisa mempersiapkannya lebih awal, kemudian menjadwalkannya untuk tayang pada jam-jam tersebut. 

  1. Waktu online lebih banyak

Perilaku konsumen di bulan Ramadhan adalah waktu untuk online lebih banyak. Mereka melihat video online, membuka media sosial, membaca website, dan masih banyak lainnya asal online. Tak hanya 1 atau 2 jam, Global Web Index di 2016 menyatakan bahwa orang Indonesia di bulan Ramadan mengakses media online selama 4 jam 20 menit perhari. Cukup lama, bukan? Tentunya lama waktu tersebut makin bertambah sekarang. 

Saran untuk bisnis online kamu:

Tentu saja berbisnis online adalah yang paling disarankan. Karena dengan kesempatan 4 jam lebih tersebut, ada banyak kemungkinan mereka yang online akan menjadi konsumenmu. Bahkan jika kamu menjalankan bisnis offline, berupayalah untuk online seperti memasang status di WhatsApp, selama Ramadan. Bagi yang sudah berjualan secara online, maka gencarkan promo untuk meningkatkan penjualan.  

  1. Lebih banyak melihat video online

Membaca memang bukan budaya orang Indonesia. Maka tidak heran jika saat online mengisi waktu istirahat di bulan Ramadan, yang lebih menarik perhatian adalah melihat video online. Jika kamu perhatikan, video-video yang ada di YouTube akan mengalami peningkatan penonton di bulan Ramadan. Apalagi jika konten YouTube-nya tentang makan-makan. Namun secara keseluruhan, semua konten yang menarik akan mengalami peningkatan penonton.

Saran untuk bisnis online kamu:

Karena video demikian diminati, maka buatlah promo model video. Karena kemungkinan untuk dilihat lebih besar. Dengan perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan tersebut, kamu akan bisa meningkatkan brand awareness. Tentu saja tidak hanya untuk konsumen setiamu, tetapi juga konsumen baru.

  1. Berbelanja online

Pandemi memang mengubah gaya belanja menjadi online. Namun sebelum pandemi, orang-orang memang sudah mulai beralih ke online, karena aneka kemudahan yang ditawarkan. Apalagi di bulan Ramadan yang membuat banyak orang malas keluar dengan alasan panas, capek, dan sebagainya, tak heran belanja online semakin diminati. 

kenali perubahan perilaku konsumen di bulan ramadan 02Saran untuk bisnis online kamu:

Jika bisnismu belum online, maka segeralah menjadi online. Apabila sudah online, kamu harus memahami waktu-waktu terbaik untuk melakukan promo seperti memasang status di WhatsApp, menayangkan video promo, menyiarkan podcast, dan sejenisnya. 

Waktu terbaik untuk promo di bulan Ramadan setidaknya ada tiga, yaitu pagi hari setelah sahur, siang hari saat istirahat siang, dan malam hari setelah berbuka. Di antara ketiga waktu tersebut, waktu setelah sahur adalah yang terbaik, karena badan dan pikiran masih fresh. Maka pemasaran online yang terbaik adalah di pagi hari, antara pukul 3 sampai 6 pagi. Bila lebih dari jam 6 pagi, umumnya calon konsumenmu sudah mulai bekerja.  

  1. Lebih banyak mencari produk yang sehubungan dengan Ramadan dan Lebaran

Bulan Ramadan tentu saja yang dicari lebih banyak adalah sehubungan dengan Ramadan dan Lebaran. Mulai dari makanan khas (kurma, makanan berbuka, kue kering), busana muslim (abaya, koko, kerudung, kopiah), alat ibadah (mukena, sarung, sajadah), perabotan, dan masih banyak lainnya. 

Saran untuk bisnis online kamu:

Perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan tersebut, bisa menjadi ide bisnis baru atau tambahan bagi bisnismu yang sudah berjalan. Untuk ide bisnis baru tentu kamu memulai bisnis sehubungan dengan barang-barang Ramadan dan Lebaran. Sedangkan untuk tambahan, semisal kamu terbiasa berbisnis online jualan baju, maka tambahkan item baju muslim lebih banyak. 

  1. Berbelanja lebih banyak

Sudah bukan rahasia di bulan Ramadan, perubahan perilaku konsumen yang selalu terjadi adalah berbelanja lebih banyak. Hal ini didorong oleh semangat berbagi, banyaknya promo yang ditawarkan, dan banyak bonus gaji yang diberikan. Maka orang-orang menjadi lebih dermawan. 

Saran untuk bisnis online kamu:

Tawaran promo borongan atau paket ini akan lebih menarik. Biasanya bentuknya berupa beli 2 dapat 3, beli banyak harga khusus, dan masih banyak lainnya. Dengan menawarkan promo tersebut, maka produkmu akan lebih menarik di mata konsumen. Mereka tetap bisa belanja lebih banyak, dengan harga lebih terjangkau. Kalau sudah demikian, mereka juga akan senang berbelanja lagi dan lagi. 

  1. Lebih giat mencari promo dibandingkan bulan biasa

Tak hanya aktif berbelanja, konsumen juga lebih rajin mencari promo. Mereka membutuhkan banyak barang, maka promo pun dikejar. Tujuannya tentu untuk mendapatkan semua barang yang diinginkan.

Saran untuk bisnis online kamu:

Buat promo sebanyak mungkin dan sekreatif mungkin. Kamu bisa memberikan potongan harga (diskon), pembelian lebih banyak harga murah, voucher belanja, belanja flash sale, dan masih banyak lainnya. Dengan banyak promo, maka brand kamu akan dilirik. Tinggal kemudian mengonversinya menjadi penjualan. 

  1. Berupaya tampil lebih baik dibanding bulan biasa

Perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan juga berhubungan dengan penampilan. Di bulan tersebut orang-orang lebih banyak bertemu dan berinteraksi, untuk keperluan: salat berjamaah, buka puasa bersama, salat tarawih, iktikaf di masjid, sampai kemudian bersilaturahim saat lebaran. Tentunya mereka berupaya untuk tampil sebaik-baiknya, baik diri, rumah, perabotan, maupun kendaraan.

Saran untuk bisnis online kamu:

Memulai bisnis fashion, perabotan, sampai kendaraan akan sangat menguntungkan di bulan Ramadan. Karena banyak konsumen yang mencari kebutuhan-kebutuhan tersebut. Bagi kamu yang sudah berbisnis, berikan keyakinan bahwa produk yang kamu jual akan membuat mereka berpenampilan lebih baik. Perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan ini juga bisa menjadi materi untuk promo yang kamu lakukan. Semisal kamu menjual bahan kue secara online, maka materi promomu bisa berupa “Sambut Ramadan dengan tampilan dan rasa terbaik dari bahan-bahan terbaik toko kami”. 

  1. Lebih perhatian kepada keluarga, teman dan sekitarnya

Bulan Ramadhan adalah bulan ketika konsumen menjadi orang yang lebih perhatian kepada keluarga, teman dan sekitarnya. Hal tersebut dibuktikan dengan saling memberi barang atau uang. Bisa juga pertolongan. 

Saran untuk bisnis online kamu:

Tentu saja perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan tersebut bisa menjadi inspirasi untuk konten promo kamu. Buat konten tentang perhatian kepada sekitar, tentu akan menarik perhatian. Selain itu kamu juga dapat menggencarkan promo untuk beli lebih banyak, sehingga konsumen bisa berbagi dengan keluarga, teman, dan orang sekitar. 

  1. Lebih rajin beribadah

Perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan juga menjadi lebih rajin beribadah. Hal tersebut didorong oleh perintah agama, perilaku sekitar, dan banyaknya fasilitas yang mendukung. Contohnya di bulan Ramadan setiap muslim umumnya melaksanakan salat tarawih berjamaah, sehingga yang biasanya tidak pernah ke masjid jadi pergi ke masjid juga.

kenali perilaku konsumen di bulan ramadan 03Saran untuk bisnis online kamu:

Kamu bisa memanfaatkan perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan tersebut, sebagai konten untuk promomu baik di media online atau offline. Kamu bisa merangkai cerita sehubungan dengan ibadah dengan brand bisnismu. 

  1. Banyak bersedekah

Bulan Ramadhan adalah waktunya muslim untuk mengeluarkan sedekah, baik yang wajib maupun sunah. Maka tidak heran jika lembaga-lembaga zakat banyak dikunjungi dan dicari. Tidak ada satupun muslim yang ingin melewatkan kewajibannya membayar sedekah.

Saran untuk bisnis online kamu:

Kamu bisa membuat promo yang ada materi sedekahnya. Seperti dengan belanja total sekian, sebagian akan disumbangkan untuk anak yatim, pembangunan masjid, dan sebagainya. Selain itu perubahan perilaku konsumen di bulan Ramadan ini juga bisa menjadi materi promomu untuk blog, video, atau podcast

Ternyata banyak yang berubah saat bulan Ramadan tiba, dan semuanya berhubungan dengan kebaikan. Kamu sebagai pebisnis online harus adaptif untuk tetap mendapatkan perhatian dari konsumen. Bukan hanya perhatian, tetapi yang terpenting adalah konversi penjualan. Maka kenali perubahan perilaku konsumenmu, dan menjual lebih banyak dalam bisnis online kamu. 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP