fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kenali Perilaku Konsumen Perlengkapan Ibu dan Anak Lewat Strategi Ini

Bisnis Online Perlengkapan Anak

Tiap bisnis tentu memiliki perilaku konsumen yang berbeda-beda. Misalnya saja pada produk bisnis online perlengkapan anak dan ibu. Semua tahu jika industri bisnis tersebut tentunya akan menjual produk bayi, produk anak, produk ibu hamil, dan perlengkapan ibu dan anak lainnya.

Setiap konsumen yang akan belanja ke sana tentu punya kebutuhan dan keinginan yang berbeda meskipun tujuannya sama-sama mencari produk bayi. Namun produk bayi yang bagaimana? Warna apa? Harga berapa? Pasti lebih spesifik lagi pembahasannya.

Nah, hal ini yang harus kamu tangkap sebagai pebisnis. Jangan sampai mereka datang memberi harapan produk kamu akan terjual tapi justru sebaliknya mereka pergi dengan tangan kosong karena ketidakcakapan strategi yang kamu susun untuk menarik hati konsumen.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Sok kenal sok dekat ternyata sangat diperlukan dalam sebuah bisnis, loh. Bahkan kamu harus bisa kenal dan dekat dengan berbagai konsumenmu yang karakternya beragam. Tentu strategi yang digunakan tidaklah bisa sama antara satu dengan lainnya.

Jika kamu bisa lihai mempelajari perilaku konsumen bisnis kamu, tentu penjualan bisnis online perlengkapan anak dan ibu milik kamu akan berjalan dengan optimal. Bahkan bisa saja penjualan bisnis kamu mengalami peningkatan. Kenapa tidak?

Siapa Konsumen Perlengkapan Anak dan Ibu?

Sebuah riset salah satu mahasiswi di Universitas Negeri Jakarta tentang pengaruh kepribadian ibu rumah tangga terhadap perilaku konsumsi pada keluarga menyatakan hal berikut:

“Ibu rumah tangga selain merawat anak dan mengurus rumah tangga juga dapat dikatakan anggota keluarga yang sering melakukan kegiatan konsumsi paling tinggi dalam keluarga.

Ibu sebagai bagian dari anggota keluarga mempunyai peran yang sangat penting dalam proses keputusan pembelian suatu barang atau jasa. Seorang ibu rumah tangga memiliki kewenangan yang cukup besar dalam memutuskan produk dan merek apa yang akan dibeli atau dikonsumsi untuk dirinya maupun untuk anggota keluarganya.”

Bahkan pernyataan tersebut berjalan selaras dengan kenyataan yang ditemui di tengah masyarakat pada umumnya. Termasuk dalam bisnis perlengkapan ibu dan anak. Bukanlah suatu hal yang mengherankan dan sudah dapat dipastikan jika konsumen bisnis perlengkapan ibu dan anak adalah ibu itu sendiri.

Setelah kamu sudah tahu siapa konsumen bisnismu, sekarang saatnya melancarkan strategi sok kenal sok dekat yang tadi sudah LummoSHOP bahas. Yuk dimulai!

Strategi Mengelompokkan Konsumen Bisnis Kamu

Meskipun saat ini cara jualan online perlengkapan ibu dan anak juga memasuki era bisnis D2C atau Direct-to-Consumer. Kamu tetap bisa mengenali perilaku konsumen bisnis online perlengkapan ibu dan anak milikmu. Karena model bisnis D2C atau Direct-to-Consumer ini justru memiliki keunggulan untuk kamu menjadi lebih dekat secara personal dengan konsumen. 

Hilangnya perantara di antara kamu dan konsumen akan memberi ruang untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen. Sehingga semua data dan keinginan konsumen bisa tersampaikan dengan baik.

Jika setiap data konsumen ditelusuri dengan cermat, tentu kamu sudah dapat memetakan perilaku konsumen dengan baik. Adapun beberapa strategi yang dapat kamu lakukan untuk memetakannya adalah sebagai berikut:

  • Apa yang dibutuhkan atau diinginkan konsumen

Masalah konsumen akan terselesaikan dengan terpenuhinya kebutuhan. Namun berbeda dengan keinginan, umumnya konsumen tidak memiliki masalah apa pun yang harus dipenuhi. Hanya saja hasrat untuk memiliki itu ada pada konsumen yang dipenuhi dengan keinginan tertentu. Dan hal ini biasanya dipengaruhi oleh tren.

Cobalah cari berkomunikasi secara intens dengan konsumen kamu agar dapat mengetahui apa kebutuhan maupun keinginan mereka. Sehingga produk yang akan kamu tawarkan dapat memenuhi salah satunya.

  • Bagaimana persepsi konsumen terhadap produk kamu

Lakukan survei sesekali untuk membantu kamu mengetahui informasi tentang persepsi konsumen terhadap produk kamu. Tidak perlu dengan menyertakan nama agar kamu mendapat hasil yang sejujur-jujurnya.

  • Jadilah konsumen di bisnis kamu sendiri

Biasanya pengalaman ini akan membantu kamu untuk memahami secara utuh dari sisi konsumen. Dimulai dari pencarian produk, membaca deskripsi produk, ajukan pertanyaan ke Customer Service, hingga transaksi selesai dilakukan dan produk kamu sampai di tangan. 

Jika kamu tidak pernah mencoba menjadi konsumen di bisnis kamu sendiri, lantas bagaimana kamu bisa tahu jika produk dan pelayanan yang ada sudah baik?

  • Petakan semua data menjadi beberapa bagian perilaku konsumen

Tidak perlu terfokus pada teori perilaku konsumen yang berlaku. Bisa jadi kamu menemukan keunikan lain pada konsumen kamu setelah melakukan beberapa langkah pendataan di atas tadi.

Petakan saja apa adanya dan sesuai dengan yang kamu butuhkan. Agar kamu dapat merancang strategi selanjutnya sebagai upaya untuk memenangkan hati konsumen.

Bisnis Online Perlengkapan Anak

Berbagai Perilaku Konsumen dan Cara Memenangkan Hatinya

Setelah sudah tahu bagaimana caranya memetakan perilaku konsumen bisnis online perlengkapan ibu dan anak milik kamu. Sekarang saatnya kamu tahu berbagai macam perilaku konsumen yang ada dan cara memenangkan hati konsumen yang beragam tadi.

  • Beli karena penasaran

Tren yang ada biasanya dengan mudah membuat konsumen penasaran. Kamu dapat memanfaatkan momen ini sebagai peluang. Contohnya saat ini sedang tren baju anak yang bahannya terbuat dari katun bambu. Kamu dapat coba menjualnya untuk menarik minat konsumen yang suka membeli karena penasaran.

  • Beli karena mudah dirayu

Buatlah sebuah urgensi agar konsumen deal melakukan pembelian. Misalnya saja kamu dapat membuat promosi khusus hari ini ada penawaran spesial jadi sayang sekali jika melewatkannya. Atau upselling produk bayi. Beli pompa ASI tapi jadi sekalian sterilizer-nya. Awalnya mau beli jumper saja, tapi karena ada foto OOTD (outfit of the day)-nya dan dijual harga bundling, tentu itu tawaran yang sulit ditolak. 

  • Beli sesuai kebutuhan

Berbeda dari tiga konsumen di atas yang membeli karena keinginan saja. Konsumen yang mengunjungi toko online kamu karena sudah mengetahui kebutuhannya tentu akan lebih mudah ditangani. Cukup berikan saja katalog produk yang dibutuhkannya dengan spesifikasi yang lengkap. Contohnya, stroller. Itu saja spesifikasinya bisa disesuaikan kebutuhan. Stroller untuk bayi, balita, untuk jalan di mal, untuk traveling. Jika toko online kamu punya aneka pilihan ini, tentu akan sangat memuaskan bagi pelanggan saat mengambil keputusan.  

  • Beli sesuai kemampuan

Jika kamu mengelompokkan produk kamu berdasar katalog harga, tentu akan memudahkan konsumen yang biasanya beli sesuai kemampuan. Tidak ada salahnya mengelompokkan produk kamu dengan berbagai cara untuk memudahkan pencarian konsumen sesuai karakternya.

  • Beli karena teman

Ini adalah hal yang paling umum ditemui pada sekelompok ibu muda. Bukan karena ingin bersaing tetapi lebih ke kekompakan. Biasanya mereka akan secara suka rela membeli produk yang sama karena rekomendasi temannya. Peran kamu sebagai pebisnis tentu harus memberikan pelayanan terbaik agar menimbulkan kesan sehingga nantinya rekomendasi itu akan terus berlanjut dari mulut ke mulut.

  • Beli karena tampilan

“Ih, lucu …” Barang-barang keperluan anak produk Mom & Baby memang banyak yang dirancang gemesin, entah dari produk itu sendiri atau dari kemasannya. Foto produk dan packaging yang menarik adalah senjata utama dalam berjualan online dengan model bisnis D2C atau Direct-to-Consumer. Pastikan kamu selalu berupaya menampilkan kedua hal tersebut dengan sebaik-baiknya.

  • Beli karena diskon

Tak bisa disangkal barang keperluan anak produk Mom & Baby itu banyak yang harganya sangat mahal, sehingga lebih sering dijadikan gift list karena bisa patungan. Nah, diskon adalah salah satu strategi promosi yang tidak pernah sepi peminat. Kamu dapat memanfaatkan beberapa momen seperti 12.12 untuk menarik minat konsumen yang biasa membeli karena diskon. 

  • Beli karena bisa ditawar

Jangan pernah menganggap produk yang bisa ditawar itu hanyalah produk rendahan. Ini juga dapat kamu lakukan sebagai salah satu strategi untuk menarik konsumen dengan sistem pembelian grosir, lho.

  • Beli karena merek

Merek di sini bukan berarti harus branded, ya. Bahkan brand lokal sekalipun jika kualitasnya bagus tentu akan menemukan konsumennya. Jika kamu ingin menarik konsumen yang terbiasa membeli karena merek, kamu harus dapat menaikkan citra produk atau citra merek produk kamu secara berkala. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  • Beli karena produk ramah lingkungan

Sebenarnya produk perlengkapan ibu dan anak yang dijual di toko online terpercaya biasanya sudah dapat dipastikan aman digunakan. Namun masih ada satu lagi perilaku konsumen yang lebih selektif melakukan pembelian, yaitu konsumen yang memedulikan produk ramah lingkungan. 

Sebagai pebisnis yang tidak ingin kehilangan peluang 1% sekalipun tentu kamu juga harus dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan karakter seperti ini.

  • Beli karena loyal

Jangan anggap remeh meskipun konsumen sudah menjadi pelanggan yang loyal. Bukankah mempertahankan lebih susah daripada mendapatkan? Kamu perlu menjaga kualitas produk dan juga pelayanan kamu dengan optimal.

Bisnis Online Perlengkapan Anak
Tentu bukan hal mudah untuk memahami satu persatu perilaku konsumen kamu. Pengalaman juga dibutuhkan untuk memenangkan hati konsumen. Namun hasil yang didapat akan sepadan dengan semua kerja keras kamu nantinya. Jadi jangan menyerah untuk mengenali perilaku konsumen kamu dan mencoba segala strategi untuk membuat mereka menjadi pelanggan yang loyal!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP