fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Ketahui Cara Menarik Investor untuk Mengembangkan Bisnis Kosmetik

bisnis kosmetik

Bisnis kosmetik, kian hari makin berkembang. Bahkan jika dahulu usaha kosmetik selalu dihubungkan dengan para wanita, kini pria pun menjadi target pasarnya. Tentu saja bukan lipstik yang dijual kepada para pria, tetapi produk perawatan seperti parfum, sabun sampai pembersih wajah. Nah, pria juga butuh tampil prima di setiap kondisi.

Tak ubahnya bisnis lain, bisnis kosmetik makin berkembang dengan adanya bisnis online atau jualan online. Model bisnisnya bisa jual alat kecantikan dan produk kecantikan online. Kalau jual alat kecantikan tentu saja yang dijual semacam blush brush, jepitan bulu mata, face steamer, dan masih banyak lainnya. Sedangkan produk kecantikan online, bisa mulai yang habis pakai dan tidak habis pakai. Untuk yang habis pakai contohnya: lipstik, bedak, lotion dan sebagainya. Sedangkan produk tidak habis pakai, yaitu alat-alat kecantikan yang telah disebutkan. 

Kamu tentu sering dan dengan mudah menemukan bisnis kosmetik di marketplace. Artinya usaha kosmetik tersebut masih menggunakan perantara dalam bisnisnya. Bukan hal yang salah, hanya sayangnya brand produk yang dipasang di marketplace bersaing ketat dengan produk lainnya, sehingga sering terabaikan. Oleh sebab itu, berkembang model bisnis D2C atau direct to consumer, yang langsung berhubungan dengan konsumen. Dengan demikian brand bisnis kosmetik milikmu tidak hanya terjaga tapi juga punya kesempatan untuk berkembang. 

Namun ternyata berkembang dalam bisnis, bukan perkara mudah seperti ingin mendapatkan nilai bagus saat bersekolah. Guna mengembangkan jualan online, bukan hanya dedikasi tinggi dalam bisnis yang diperlukan, tetapi juga tambahan dana segar, yang salah satunya bisa kamu peroleh dari para investor. 

Usaha kosmetik dengan perkembangannya yang menjanjikan tentu menarik minat bagi investor. Namun tidak semua pengusaha bisnis kosmetik akan memperolehnya dengan mudah. Karena tidak semua pebisnis memahami yang diinginkan oleh investor. Oleh sebab itu, kamu yang berbisnis kosmetik harus memahami harapan investor kepada bisnismu, untuk mendapatkan dana dari mereka.

Ketahui Harapan Investor pada Bisnis Kosmetikmu

Tujuan utama seorang investor berinvestasi pada bisnis jualan online kosmetik, tentu saja untuk mendapatkan keuntungan. Namun sebenarnya untuk menuju target tersebut, ada beberapa hal yang juga menjadi harapan mereka, yaitu sebagai berikut: 

  1. Waktu yang Tepat

Jual alat kecantikan tentu saja paling tepat adalah di masa orang-orang akan saling bertemu. Momennya bisa saat lebaran, perayaan natal atau tahun baru. Pokoknya saat orang saling bertemu dan harus tampil prima. Dengan berjualan di masa tersebut, maka kamu akan memperoleh penjualan yang memuaskan.

Demikian pula saat mengajukan pendanaan pada investor, kamu sebagai pemilik bisnis kosmetik online, juga harus memperhatikan waktu yang tepat (timing). Dalam menentukan timing ini, kamu harus jeli melihat kebutuhan konsumen. Ketika kamu tahu kebutuhan mendasar konsumen dan kamu bisa memenuhinya, maka investor juga akan dengan senang hati berinvestasi dalam bisnismu. 

Umumnya timing untuk mendapatkan investor memang sudah direncanakan oleh pebisnis. Atau memang akan terjadi secara otomatis, karena produk kecantikan online-mu memang sedang booming.

  1. Jadilah Beda 

Bisnis kosmetik online dengan D2C atau direct to consumer fokus terhadap konsumen. Sehingga dari sana akan ditemukan perbedaan dengan bisnis jualan online kosmetik lainnya. Seperti contoh produk kosmetik “Wardah” yang fokus pada segmen pasar muslimah, atau “Viva” yang sesuai untuk daerah tropis. Kamu juga harus menemukan keunikan dari usaha kosmetik online-mu. 

Dengan memiliki sudut pandang dan keuntungan yang berbeda dengan usaha kosmetik lainnya, investor akan menjadi lebih tertarik kepada bisnismu. 

  1. Kuasai Kisah Pendirian Bisnis

Investor selalu merasa perlu untuk mengetahui latar belakang dari pendiri bisnis yang akan diberikannya modal. Oleh sebab itu, biasanya investor berasal dari orang-orang dekat, yang tahu persis bagaimana perjuangan seseorang membangun bisnis. Namun, tidak menutup kemungkinan investor yang tidak pernah mengenalmu juga mau menempatkan modalnya di bisnis kosmetikmu. Caranya dapatkan kepercayaan mereka, yakinkan mereka bahwa kamu mau bekerja keras, salah satunya dengan menguasai kisah berdirinya usahamu. Kisah tersebut akan menjadi penilaian layak tidaknya bisnis kosmetikmu memperoleh bantuan dana.  

  1. Sempurnakan Presentasi Bisnismu

Meminta dana pada investor tentu saja kamu harus membuat presentasi bisnis. Ceritakan semua hal tentang bisnismu, mengenai tujuan, rencana pengembangan hingga solusi yang kamu tawarkan, sehingga membuat bisnismu layak untuk diberikan modal. Semuanya harus disampaikan secara terorganisir dan mudah dipahami. Sehingga investor akan benar-benar paham dan tertarik untuk memberikan dananya. 

  1. Temukan Jalan untuk Menemukan Investor

Kalau kamu masih baru dalam usaha kosmetik, dan produkmu belum booming, tentu saja investor tidak akan mencarimu. Jangan menunggu, tetapi carilah jalan menuju mereka. Kamu bisa memanfaatkan jaringan profesional seperti Linkedin untuk menemukan investor potensial untuk bisnismu. 

Selain itu kamu juga harus memiliki website profesional, sehingga kamu dapat menunjukkannya pada calon investor. Kamu dapat melakukannya sendiri dengan mudah, salah satunya melalui LummoSHOP.  

  1. Pertimbangkan Opsi Lain Bisnis kosmetik

Selalu pertimbangkan banyak opsi dalam bisnis. Kamu bisa mempertimbangkan untuk mengajukan dana kepada pemerintah, mengikuti program pendanaan dari perusahaan besar, atau alternatif pendanaan lainnya. Karena nantinya saat bisnis kosmetikmu telah dikenal, investor juga akan datang dengan sendirinya. 

  1. Berjuanglah 

Bisnis apa pun termasuk usaha kosmetik, adalah tentang perjuangan. Demikian juga untuk mengembangkannya perlu perjuangan. Tidak semata-mata menunggu investor datang untuk membiayai bisnismu. Perjuanganmu pada waktunya akan mendatangkan hasil yang manis.

bisnis kosmetik

Bagaimana Menarik Investor untuk Bisnismu?

Setelah mengetahui tujuan investor berinvestasi pada bisnis kosmetikmu, maka kamu harus pula mengetahui cara menarik mereka. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Manfaatkan Pers

Jual alat kecantikan atau produk kecantikan online, wajib hukumnya memanfaatkan pers. Pers tentu saja maksudnya media cetak dan elektronik. Untuk melakukannya kamu bisa mengikuti atau mensponsori aneka event yang berhubungan dengan bisnis kosmetik. Bisa pula dengan mengeluarkan sejumlah dana untuk liputan mengenai bisnismu. 

Pers saat ini juga bisa berupa media sosial. Testimoni para pelanggan yang puas juga bisa menjadikanmu terus booming. Jika pers selalu memberitakan tentang hal positif produkmu, maka investor akan mulai melirik bisnismu. 

  1. Bangun Jaringan

Dalam bisnis jaringan sangat penting, salah satunya untuk mendatangkan investor. Sebagai pemilik bisnis kosmetik, bangun jaringan offline dan online, cari sebanyak mungkin jaringan yang mungkin akan menghubungkanmu pada investor yang tepat. 

  1. Temukan Komunitas yang Tepat

Usaha kosmetik adalah tentang membangun komunitas. Karena kosmetik mengedepankan hasil dan kepercayaan. Contohnya beberapa produk membuat kulit jadi hitam, sementara yang lainnya justru memutihkan. Hal-hal seperti itu akan membentuk komunitas. 

Dari komunitas yang terbangun, maka akan banyak pelanggan setia yang dengan sukarela menceritakan tentang bisnis kosmetikmu. Makin banyak yang percaya, maka komunitas akan membesar, artinya review positif akan terus bertambah. Jika sudah demikian, investor juga akan tertarik untuk menempatkan modal di usaha kosmetikmu.  

  1. Gunakan Data Konkrit sebagai Bukti

Pergunakan data konkrit untuk menarik investor. Caranya tentu saja dengan mendokumentasi dengan baik setiap kejadian dalam bisnismu. Salah satu yang paling dibutuhkan untuk menarik investor adalah data keuangan yang konkrit. Oleh karena itu, sejak memulai bisnis kosmetik, buat catatan keuanganmu terdigitalisasi. Sehingga perjalanan keuanganmu benar-benar dapat ditelusuri dan dievaluasi oleh investor. 

  1. Cari Investor di Tempat Tak Terduga

Investor bisa ada di mana saja. Tugasmu adalah berada di mana saja, yang kemungkinan terdapat investor. Kamu bisa mengikuti acara gathering bisnis, pelatihan, mengirimkan email, menghubungi investor langsung, dan banyak cara lainnya. Jadilah kreatif untuk menemukan mereka dan menarik perhatiannya. 

  1. Mulai dari Kecil

Investor yang menanamkan banyak modal tentu menuntut banyak. Oleh sebab itu, ada baiknya menerima yang kecil terlebih dahulu, dengan tetap fokus pada bisnis online model D2C atau direct to consumer. Seiring berjalan waktu dan usahamu bertumbuh, dana dari investor juga akan bertambah. Namun dengan kesabaranmu, kamu akan tetap memiliki langkah bisnismu sendiri. 

Memperoleh investor memang penting dalam mengembangkan bisnis online. Namun mempertahankan visi dan misi bisnismu sendiri, bakal mendatangkan lebih banyak investor di masa mendatang. Tetap tampil cantik dan semangat berbisnis. 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP