fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kiat Sukses Berdagang di Festival Jualan

festival jualan

Festival jualan artinya ada interaksi langsung antara penjual dan pembeli. Istilah asing ini cukup familiar di benak kita. Hal tersebut disebabkan oleh datangnya pandemi yang mengubah gaya hidup setiap orang. Termasuk gaya belanja, yang cenderung lebih suka lewat online ketimbang offline.

Akan tetapi semakin mendekati status pandemi menjadi endemi, orang-orang akan berkumpul kembali. Mereka akan mulai berinteraksi, dan berjualan langsung akan kembali diminati. Ini adalah kesempatanmu untuk meraih sukses dalam jualan di festival. Berikut beberapa kiat sukses jualan di festival. 

 

Alasan kamu harus jualan di festival

Kamu tentunya kenal dengan Pizza Hut. Merek terkenal satu ini memiliki banyak gerai di pusat perbelanjaan, mal, dan tempat strategis lainnya. Berjualan online pun mereka lakoni. Tetapi ternyata tak berhenti hanya di situ, Pizza Hut juga berjualan di event-event tempat anak muda berkumpul seperti konser. Juga di pinggir jalan langsung dengan berbatas waktu. 

Kamu pun sebagai pebisnis online perlu untuk melakukannya. Salah satunya lewat berjualan di festival. Model dagang ini adalah melakukan jualan langsung tetapi di tempat yang tidak permanen. Biasanya berupa jualan di event-event atau festival tertentu, yang diadakan pemerintah atau swasta. Ada beberapa alasan mengapa penting ikut berjualan di festival. 

  • Berinteraksi dengan konsumen lewat festival jualan

Kamu dengan bisnismu yang direct-to-consumer atau D2C, butuh untuk melakukan interaksi langsung dengan konsumen. Dengan begitu, kamu akan mengetahui dan mendengar langsung harapan mereka terhadap bisnismu.

Dari sisi konsumen, mereka juga berharap untuk melihat barang secara langsung, atau bahkan ingin merasakan langsung pelayanan dari produkmu. Dengan festival jualan, maka harapan-harapan tadi sangat mungkin terwujud bisa terwujud.

  • Festival jualan bantu membangun kesadaran merek

Boleh jadi merek bisnismu di online sudah demikian kuat melekat di benak setiap konsumen. Namun mereka juga berharap untuk melihatmu langsung, maksudnya gerai kamu secara langsung. Otomotis dengan demikian muncul di event seperti festival akan menambah keyakinan, dan akan menambah banyak orang yang membicarakan brand kamu. Semakin banyak yang tertarik, maka tugasmu selanjutnya adalah untuk mengkonversinya menjadi penjualan. 

  • Uji pasar dan lokasi fisik permanen

Setelah pandemi memang banyak toko offline yang lebih cenderung menjadi online. Namun ke depan, perdagangan langsung akan menarik pula. Oleh sebab itu, kamu membutuhkan uji pasar dan lokasi fisik, untuk rencana membuka gerai yang permanen. Dengan jualan di festival, tentu akan sangat membantu memutuskan hal tersebut.

  • Festival jualan dapat mendorong penjualan yang lebih tinggi saat ramai

Festival bisa berlangsung satu atau beberapa hari. Di masa tersebut ada waktu-waktu tertentu yang ramai pengunjung. Pada posisi tersebut, kamu dapat mendorong peningkatan penjualan. Hal ini lebih sulit dilakukan dengan sistem online

  • Uji pasar baru dan upaya untuk mempertahankan pasar yang sudah ada

Festival jualan yang kamu ikuti tentunya bisa beragam, mulai yang diadakan oleh pemerintah sampai swasta. Kesempatan tersebut bisa kamu manfaatkan untuk uji pasar baru dan tetap mempertahankan pasar yang sudah ada. 

  • Membongkar stok lama

Stok lama atau mati juga butuh biaya pemeliharaan. Dengan mengikuti festival, kamu bisa membongkar stok tersebut. Bahkan saat penjualan masuk dalam volume tinggi, kamu bisa menjual murah stok lamamu. Maknanya kamu akan memperoleh keuntungan dari stok tersebut, tidak hanya menghabiskan biaya untuk penyimpanannya. 

festival jualan
Beragam festival jualan 

Ada banyak festival yang bisa kamu ikuti. Bahkan mungkin kamu bisa membuatnya sendiri. Berikut adalah beberapa pilihan untuk melakukannya.

  • Bergabung di komunitas pebisnis

Komunitas pebisnis sering melakukan festival yang digabung dengan pelatihan. Cobalah untuk mengikuti festival atau pelatihan yang mereka adakan. Tentu saja syaratnya adalah tergabung dalam komunitas pebisnis tersebut. 

Terkadang festival atau pelatihan yang dilakukan pebisnis tidak hanya dihadiri oleh pebisnis, ada banyak dari mereka yang memang senang mengikuti pelatihan. Jika bertemu sesama pebisnis, kamu bisa membangun kolaborasi. Apabila bertemu dengan orang yang sekadar mengikuti pelatihan, ia akan bisa menjadi konsumen baru dari produkmu.

  • Berkolaborasi dengan pusat perbelanjaan atau mal

Kamupun bisa melakukan festival jualan di pusat perbelanjaan atau mal. Untuk yang satu ini kamu tentu perlu izin dari pemilik mal. Atau bisa pula kamu mengikuti event yang diadakan oleh mereka.

Sejak pandemi, banyak mal mengajak pebisnis untuk mengadakan event. Dengan melakukannya kamu akan menarik banyak pelanggan, karena pusat perbelanjaan memang banyak dikunjungi.

  • Berkolaborasi dengan toko atau kantor

Cobalah berkolaborasi dengan pemilik toko yang produknya masih berhubungan dengan produkmu. Bisa pula melakukan kolaborasi dengan kantor-kantor. Konsumen di sana juga cukup banyak, sehingga layak untuk didatangi.

  • Berkolaborasi dengan galeri 

Mengadakan festival di galeri adalah sebuah ide yang menarik. Mengingat selama pandemi galeri juga sepi peminat. Kini sudah mulai banyak galeri buka kembali, dan mengundang daya tarik beberapa orang. Cobalah berjualan di sana.

  • Menggunakan kendaraan sebagai gerai di festival jualan

Kamu masih bingung memutuskan akan mengadakan festival jualan pada tempat tertentu. Karena ternyata event di tempat tinggalmu selalu berpindah tempat. Jika demikian, ada baiknya kamu memikirkan untuk menggunakan kendaraan.

Ya, kamu bisa menggunakan kendaraan yang kamu kendarai sebagai gerai. Sehingga kamu lebih fleksibel untuk berpindah tempat dan mengikuti banyak event jualan. Dari sana kamu bisa memutuskan tempat mana yang bisa menggaet banyak konsumen. Model ini cukup efektif dan lebih rendah biaya. Tetapi tentu saja kamu harus selalu update dengan rangkaian event yang akan kamu ikuti.

  • Cari tempat yang kosong dan strategis

Jika kamu tidak tertarik untuk mengikuti event tertentu, kamu bisa membuatnya sendiri. Caranya cari tempat yang kosong dan strategis untuk berjualan. Kemudian kamu bisa membuka gerai tidak permanen di sana. Dengan begitu kamu juga akan menarik perhatian calon konsumen. 

festival jualan

Kiat sukses mengikuti festival jualan

Ternyata penting bukan untuk mengikuti festival jualan, meski kamu berbisnis online? Berikut adalah kiat sukses untuk mengikuti festival jualan. 

  1. Tentukan tema

    Dengan menentukan tema, kamu bisa mengabarkannya terlebih dahulu di media sosial atau website kamu. Sehingga calon konsumen lebih antusias untuk mengunjungi stand jualanmu. 

    Contoh tema untuk festival jualan, seperti: launching toko, pelibatan influencer, dan masih banyak lainnya.

  2. Pilih tempat strategis

    Kamu harus menentukan tempat festival jualan yang tepat, untuk memperoleh konsumen yang diharapkan. Setidaknya pertimbangkan hal berikut:

    • Pahami tujuanmu mengikuti festival jualan. Jika kamu jualan kue kering, akan lebih baik mengikuti event yang berhubungan dengan hari besar yang akan membutuhkan kue kering. Jangan mengikuti event sehubungan acara anak muda, seperti konser band.
    • Lihat pengecer atau pesaing lain, sebab clustering bagus untuk perdagangan. Bangun hubungan baik dengan mereka.
    • Perhatikan peminat dari event. Jika kamu mengadakan sendiri, maka pilih tempat yang lalu lintas pejalan kakinya tinggi.
  3. Atur geraimu

    Atur sebaik mungkin gerai untuk festival jualanmu, meliputi:

    • Eksterior, yang terdiri dari: bagian depan yang menarik, papan nama untuk tokomu sebagai pengenal, kondisi dan kebersihan gerai harus dijaga, serta parkir dan akses transportasi umum usahakan yang memudahkan calon konsumen.
    • Interior, yang terdiri dari: tata ruang harus memperhatikan protokol kesehatan dan kelancaran aktivitas pelanggan, akses internet akan memberikan daya tarik lebih, ruang persediaan yang mudah diakses, pencahayaan yang fokus pada produk dan membuatnya semakin menarik, fitur anti pencurian sangat penting terutama saat ada banyak pengunjung, ruang pamer diatur membuat konsumen berminat membeli, dan sistem pengeras suara yang berguna untuk melakukan penawaran, promo dan sebagainya.
  4. Buat kesepakatan yang legal mengenai tempat

    Tentu kamu harus mengatur kesepakatan untuk tempat yang kamu gunakan. Karena kesepakatan akan menjamin keamananmu berjualan. Beberapa hal yang harus kamu sepakati adalah: biaya sewa, perizinan, lisensi, dan pertanggungjawaban. Buat semuanya jelas dan memiliki kekuatan hukum, serta tentunya tertulis. Dengan demikian kamu dan konsumenmu akan merasa lebih tenang.

  5. Lakukan pemasaran

    Pemasaran selalu hal penting yang harus dilakukan. Untuk memasarkan festival jualanmu, maka kamu bisa melakukan:

    • Endorse media dan influencer, mereka bisa dengan cepat mengabarkan mengenai event jualan yang kamu lakukan.
    • Beritahukan lewat media sosial, karena ini juga cara tercepat untuk menyebarkan berita.
  6. Lakukan evaluasi

    Evaluasi adalah hal penting dalam setiap kerja yang dilakukan. Dengan melakukan evaluasi, kamu bisa melakukan perbaikan terus-menerus. Berikut adalah beberapa hal yang perlu kamu evaluasi:

    • Metrik penjualan, untuk mengetahui jumlah penjualan yang telah dilakukan.
    • Pelacakan lalu lintas pejalan kaki, untuk mengetahui berapa banyak dari mereka yang berhasil menjadi konsumen, serta kemungkinan untuk menjaring konsumen baru.
    • Cek berapa banyak bisnis online kamu disebut di media sosial. Semakin banyak dibicarakan, maknanya bisnismu semakin menarik. Bakal ada banyak konsumen baru di sana. Tinggal bagaimana kamu mengkonversinya menjadi konsumenmu sebenarnya.
    • Analisa secara kualitatif. Kamu bisa melakukannya sendiri, minta pendapat tim kamu, atau langsung bertanya kepada konsumen. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki kontak dari konsumen. 

Apakah kamu sudah siap untuk mengikuti festival jualan? Jangan ragu, sebab kamu sudah menguasai kiat suksesnya.