fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kiat Sukses Bikin Konten di YouTube

Bikin Konten

Saat ini YouTuber telah dianggap sebagai “profesi” yang menjanjikan. Bahkan, tidak sedikit anak-anak yang menjadikan YouTuber sebagai cita-cita. YouTube memang salah satu fenomena yang muncul di era di digital. Banyak YouTuber yang rela melakukan apa saja demi videonya populer, seperti nge-prank (lelucon yang mengagetkan orang), bersandiwara, hingga melakukan editing klip-klip film atau animasi. Kesuksesan para YouTuber ini bukannya tanpa alasan. Mereka sudah tahu kiat sukses bikin konten di Youtube.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

4 Kiat Sukses Bikin Konten

Kamu mungkin sudah pernah menonton channel Content Creator YouTube, seperti Raditya Dika, Deddy Corbuzier, Arief Muhammad, Kopral Jono, sampai MiawAug. Kamu penasaran enggak sih mengapa mereka bisa sesukses itu hanya karena membuat konten di YouTube? Berikut ini kami rangkumkan kiat sukses bikin konten di YouTube.

  1. Tentukan indikator sukses yang ingin kamu raih

Langkah pertama kiat sukses bikin konten di YouTube adalah menentukan jenis suksesnya. Ini penting, karena kamu akan fokus dengan apa yang akan kamu capai. Dengan begitu, hal-hal yang mengganggu prioritas untuk sukses tidak perlu kamu gubris. Ada tiga jenis kesuksesan di YouTube:

    • Jumlah Subscriber : Jika kamu ingin memiliki banyak subscriber, kamu harus membuat konten yang menarik.
    • Engagement : Kamu hanya membuat konten yang sekiranya bisa mendapat like, comment, dan share dalam jumlah banyak.
    • Monetisasi : Jika tujuanmu mendapatkan uang dari YouTube, kamu harus membuat konten yang berkualitas dan unik. Sehingga marketer tertarik untuk memasang iklan di konten YouTube kamu. Dari ketiga tujuan tersebut kamu bisa memilih salah satu. Namun, kamu juga bisa memilih semuanya sesuai kemampuan dan perkembangan Channel YouTube kamu.
  1. Tentukan target

Setelah memiliki tujuan, kiat sukses bikin konten di YouTube selanjutnya adalah menentukan target. Hal ini untuk memudahkan kamu dalam mengukur dan memantau progres dari tujuanmu. Sehingga kamu bisa menetapkan timeline untuk mencapai tujuan tersebut. Misalnya, kamu punya target bisa meraih 10.000 subscribers dalam waktu enam bulan

Jika target belum tercapai, kamu dapat mengukur apakah strategi kamu selama enam bulan tersebut sudah sesuai atau belum? Apakah targetnya terlalu tinggi? Singkat kata, target inilah yang akan menjadi bahan evaluasi performa Channel YouTube kamu. Setelah itu, kamu bisa menentukan strategi berikutnya. Misalnya, mengadakan giveaway atau berkolaborasi dengan YouTuber lain. 

  1. Pilih niche yang sesuai minat dan kemampuan

Niche adalah topik khusus sesuai dengan target viewer yang kamu inginkan. Contohnya, kamu mengkhususkan diri sebagai YouTuber yang mengulas musik, film, gaming, sejarah, olahraga, dan sebagainya. Dengan menentukan niche, kamu bisa lebih produktif. Sebab, kamu bisa fokus membuat video berdasarkan topik yang kamu pilih alias bukan random dan asal-asalan.  

Berikut ini referensi niche dari para pembuat konten. Kamu bisa jadikan contoh untuk membuat konten yang berkualitas.

    • Kuliner : Niche ini membahas seputar makanan. Dapat berupa review, cara memasak, makanan unik, dan lain-lain. Referensi channel yang bisa kamu jadikan contoh adalah Tanboy Kun dan Nex Carlos.
    • Life Style : Niche ini mengulas gaya hidup, seperti tips menabung, tips hidup sehat, kehidupan selebriti, dan sebagainya. Kamu bisa jadikan channel YouTube Michelle Pane, Nagad, dan Love Your Natural sebagai referensi.
    • Travelling : Kalau kamu penyuka jalan-jalan, kamu bisa mencoba niche ini. Referensi channel yang bisa kamu jadikan contoh antara lain, Hey Nadine, Kristen Sarah, Louis Cale, dan Drew Binsky.
    • Animal : Jika kamu penyuka satwa atau mempunyai pengetahuan tentang hewan tertentu, kamu bisa mencoba niche ini. YouTuber yang bisa kamu jadikan referensi di antaranya Animal Planet, Panji Si Petualang, dan Brave Wilderness.
    • Teknologi : Kamu suka mengulas gadget, barang elektronik lain, atau tema-tema teknologi? Kamu bisa mencoba niche ini. Channel YouTube yang berfokus pada niche ini antara lain Gatgetin, Sobat Hape, dan Kepoin Tekno.
    • Musik : Biasanya berisi cover lagu, kumpulan musik video, kumpulan backsound, dan lain-lain. Hanin Dhiya dan Reza Darmawangsa adalah YouTuber niche ini yang dapat kamu jadikan referensi.
  1. Tentukan tipe konten channel YouTube-mu

    Bikin Konten
    Menentukan tipe konten yang akan kamu buat, akan memudahkanmu memproduksi dan membuat video yang diinginkan. Berikut tipe-tipe konten dalam YouTube.

    • Edukasi : Dengan membuat konten ini, penonton akan mendapat pengetahuan dan ilmu baru dari video yang kamu buat. Maka dari itu, pastikan kamu membuat konten dengan sumber-sumber yang kredibel. Penggunaan sumber yang sembarangan bisa berujung pada misinformasi. Kamu tentu tak mau hal itu terjadi, kan?
    • Entertainment : Seperti namanya, konten ini bertujuan untuk menghibur penonton. Biasanya konten jenis ini cocok bagi kamu yang berfokus pada meningkatkan engagement.
    • Konversi : Konten konversi cenderung membuat penonton untuk melakukan sesuatu, misalnya melakukan pembelian terhadap ulasan yang sudah dibuat, berlangganan, dan lain-lain.

Kiat sukses bikin konten di YouTube terkait niche ini supaya kamu fokus pada satu niche dan satu konten. Misalnya, apabila niche kamu adalah musik, kamu bisa menggunakan konten edukasi mengenai cara belajar musik (memetik gitar, meniup seruling, dan lain-lain) 

Cara Mendapatkan Uang dari YouTube

Setelah menentukan niche, dan menetapkan konten, kiat sukses bikin konten di YouTube berikutnya adalah cara mendapatkan uang dari sana. Langkah-langkah yang harus kamu lakukan sebagai berikut.

  1. Buat akun YouTubeBiasanya jika kamu sudah memiliki akun email di Gmail (Google), otomatis kamu sudah terdaftar di akun YouTube. Kemudian, buatlah nama akun kamu. Kamu dapat menggunakan nama pribadi atau nama lain yang menarik. Usahakan nama akun kamu sesuai dengan konten dan niche yang sudah direncanakan. Namun, agar channel YouTube-mu dapat dimonetisasi, ada persyaratan yang harus dipenuhi:
    • Tinggal di negara atau wilayah tempat Program Mitra YouTube tersedia.
    • Tidak memiliki teguran yang terdapat di Pedoman Komunitas 
    • Punya lebih dari 4.000 jam waktu tonton yang valid dalam 12 bulan terakhir.
    • Terdapat lebih dari 1.000 subscriber.
    • Memiliki akun AdSense.
  2. Riset keywordIni langkah penting berikutnya dalam kiat sukses bikin konten di YouTube. Hal ini agar konten yang kamu buat benar-benar dicari oleh banyak orang. Kamu dapat menggunakan Google Trends untuk melakukan riset keyword. Caranya hampir sama seperti mencari kata kunci untuk website. Bedanya, kamu perlu mengganti kategori pencarian menjadi YouTube Search
  3. Optimasi judul dan deskripsiBuatlah judul yang bisa menarik minat penonton. Misalnya dengan menambahkan kata  “Wow”, “Ampuh”, “Hebat”, “10 jam nonstop”, dan sebagainya. Sedangkan untuk deskripsi video, kamu perlu perhatikan hal  berikut:
    • Minimal 250 kata. 
    • Masukkan kata kunci yang kamu targetkan di 25 kata pertama. 
    • Ulang tulis kata kunci sebanyak empat kali.
  4. Manfaatkan tagSama seperti blog, dalam YouTube juga berlaku tag. Kamu bisa menambahkan tag di kolom bawah deskripsi video. Meskipun terlihat sepele, ini membantu video kamu juga terangkat di Google dan Youtube.
  5. Buat Call-to-ActionCall-to-Action merupakan cara agar penonton melakukan hal yang kamu minta. Biasanya YouTuber selalu mengatakan hal seperti ini, “Jangan lupa like dan subscribe”, “Link ada di deskripsi ya”, dan sebagainya.
  6. Promosi melalui media sosialBikin Konten
    Kiat sukses bikin konten di YouTube selanjutnya adalah promosi melalui media sosial. Ada banyak media sosial dan forum
    online yang dapat kamu manfaatkan seperti Twitter, Facebook, Instagram, WhatsApp, LINE, Kaskus, Quora, Detik Forum, Kompasiana. Kamu juga dapat mengikuti berbagai grup di Facebook atau forum lain sesuai dengan tema channel YouTube-mu.
  7. Hubungkan video dengan websiteJika punya blog atau website, kamu pun bisa menaruh videomu di sana. Apalagi kalau website-mu kamu memiliki traffic yang tinggi. Ini akan memberikan efek positif bagi channel YouTube-mu. Jika kamu belum punya website, kamu bisa memulainya di LummoSHOP.
  8. Monetisasi channel YouTubeJika akun kamu sudah memenuhi syarat untuk dimonetisasi, sebaiknya segera lakukan. Tanpa monetisasi, kamu tidak bisa mendapatkan uang dari traffic video kamu.
  9. Jual produkJika channel YouTube-mu masih belum bisa monetisasi, kamu dapat menjual produk melalui konten yang dibuat. 
  10. Bekerja sama dengan brandJika channel YouTube-mu telah memiliki subscriber yang banyak, kamu juga bisa bekerja sama dengan berbagai brand. Ini bisa menjadi penghasilan tambahan buatmu di samping dari Adsense.

Bagaimana, kamu sudah mulai semangat bikin konten di YouTube? Semoga kiat sukses bikin konten di YouTube yang kami berikan, dapat menginspirasi kamu.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP