fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kiat Sukses Branding Jualan di Instagram

jualan di instagram

Healing paling simpel, walau nggak selalu murah, ya shopping. Jalan-jalan mengelilingi pusat perbelanjaan, masuk dari toko satu ke toko lainnya sambil asyik melihat-lihat berbagai macam display produk, lalu keluar dengan banyak tentengan tas belanja memang jadi terapi psikis yang menenangkan. Di era serba gadget sekarang, window shopping-nya berpindah ke media sosial, khususnya Instagram. Maka jangan kaget kalau sekarang banyak pebisnis yang jualan di Instagram.

Kita semakin terbiasa berselancar mencari referensi berbagai macam produk dan jasa di media sosial. Membaca komentar atau ulasan konsumen lain tentang produk atau jasa yang kita incar, menjadi cara memastikan kualitas produk atau jasa. Window shopping di media sosial menjadi cara healing konsumen zaman now

Efektivitas dari Instagram Marketing

Agensi marketing bernama ODM Group dalam sebuah studinya mendapati, sebanyak 74% orang-orang menggunakan media sosial sebelum membeli sesuatu. Sementara itu, berdasarkan laporan Hubspot sebanyak 71% konsumen melakukan pembelian berdasarkan referensi dari media sosial. 

Salah satu media sosial yang kian hari makin digandrungi adalah Instagram. Mengacu survei We Are Social, Instagram menjadi platform media sosial terfavorit bagi generasi Z secara global pada April 2021. Survei tersebut mendapati 32,9% pengguna internet perempuan berusia 16 sampai 24 tahun memilih Instagram sebagai media sosial paling favorit, sedangkan jumlah pria yang menyukai Instagram dari rentang usia yang sama sekitar 28,3%. WhatsApp menempati posisi kedua setelah Instagram di mana sebanyak 18,4% pengguna internet berjenis kelamin perempuan memilih menyukai WhatsApp dan sebanyak 21,6% merupakan kaum laki-laki. 

Kepopuleran Instagram sebagai media sosial maupun sebagai sarana pemasaran bisnis online memang semakin meroket. Instagram dengan kekuatan visual membuat banyak orang menyukainya. Kebutuhan mengunggah video berdurasi panjang pun kini terpenuhi berkat adanya fitur IGTV. Sebelumnya, pengguna media sosial yang ingin mengunggah video panjang hanya bisa melakukannya di media sosial YouTube.

jualan di instagram

Lalu seberapa efektif melakukan marketing Instagram? Sebagai gambaran, jumlah pengguna Instagram di seluruh dunia sudah mencapai lebih dari 1 miliar orang. Sedangkan di Indonesia sendiri, DataReportal menyebutkan bahwa pengguna Instagram sampai Januari 2022 mencapai 99,15 juta atau setara 35,7% total populasi di Indonesia. 

Artinya, dengan jumlah pengguna yang besar, marketing Instagram amat efektif menjangkau pasar yang lebih luas. Algoritma Instagram juga akan mengarahkan kamu ke orang-orang yang tepat berdasarkan minat dan perilaku sesuai dengan konten-konten unggahanmu. Instagram juga memiliki daya tarik visual yang kuat, yang memudahkan marketing Instagram bisnis online kamu.

Fitur-Fitur dari Instagram

Sebagai langkah awal jualan di Instagram kamu tentu harus membuka akun Instagram bisnis atau mengubah akun Instagram pribadi kamu menjadi akun bisnis. 

Instagram bisnis berbeda dengan akun Instagram pribadi. Instagram bisnis lengkap dengan berbagai fitur yang memudahkan kamu mengolah data pelanggan. Fitur-fitur tersebut antara lain:

  • Instagram Insight

Fitur ini menyediakan informasi soal usia, demografi, sampai minat konsumen. Dengan fitur ini, jualan di Instagram kamu akan lebih efektif karena kamu bisa menyasar segmen yang tepat. 

  • Auto Reply

Survei internal Instagram mendapati bahwa 82% responden (pengguna akun bisnis Instagram) mendapat direct message (DM) setiap hari. Apalagi karakter konsumen Indonesia doyan bertanya sebelum memutuskan membeli. Fitur Auto Reply ini membantu kamu menjawab chat konsumen dengan cepat. 

  • Filter Inbox

Fitur ini bermanfaat untuk menjaga engagement kamu dengan pelanggan. Fitur ini membantu kamu menyaring pesan yang masuk, lalu menandai pesan mana yang sekiranya perlu ditinjau dan tidak. 

  • Instagram Stories

Fitur ini juga bisa dinikmati oleh pengguna akun pribadi Instagram. Namun fitur ini juga menjadi favorit pebisnis online untuk jualan di Instagram. Yang menarik, pengguna Instagram di Indonesia merupakan kreator Stories terbesar di dunia. Kamu bisa memanfaatkan fitur seperti Poll Sticker atau Ask Me Questions di Stories untuk berinteraksi dengan pelanggan atau audiensmu. 

  • Live IG

Fitur Live Instagram juga menjadi fitur favorit apalagi selama pandemi Covid-19. Banyak pelaku usaha memanfaatkan fitur Live IG untuk menawarkan produk jualannya, atau membuka sesi tanya jawab melalui Live IG. Bahkan, di tengah masa pandemi, tepatnya pada 2020, Instagram meluncurkan fitur Live Rooms yang memungkinkan empat orang melakukan sesi siaran langsung secara bersama.  

Langkah awal jualan di Instagram tentu dengan membuat atau mengubah akun pribadimu menjadi akun Instagram bisnis. Caranya:

  1. Masuk ke aplikasi Instagram lalu pilih bagian Profile dan ketuk tanda titik tiga di sudut kanan layar dan pilih Pengaturan, lalu pilih Account dan alihkan ke Professional Account
  2. Setelahnya kamu akan diminta jenis profil yang akan kamu gunakan. Pilihannya Creator yang biasa digunakan influencer atau artis, dan Business yakni untuk perusahaan, bisnis online, atau merek. Tentu saja kamu harus pilih Business dan memilih kategori bisnis yang sesuai. 
  3. Jangan lupa mengisi halaman review kontak berupa nomor telepon, alamat email, dan lokasi bisnis. 
  4. Selanjutnya, Instagram akan memintamu menghubungkan dengan akun Facebook milikmu. Sebaiknya akun Instagram dan Facebook toko online kamu terkoneksi supaya mengotomasi postingan di Facebook setiap kali kamu mengunggah konten baru di akun Instagram bisnismu. 

Cara Jualan di Instagram

Kalau akun bisnis sudah kamu buat, fitur-fitur Instagram untuk bisnis pun sudah kamu pahami, saatnya memaksimalkan jualan di Instagram kamu dengan melakukan cara berpromosi yang tepat dengan Instagram. Beberapa cara promosi jualan di Instagram berikut ini patut kamu coba.

  • Manfaatkan Instagram Stories 

Socialinsider.io pernah menuliskan, rata-rata brand atau merek mengunggah Instagram Stories sekitar 15 sampai 16 video per bulan. Di sisi lain, mengunggah lima video stories dalam sehari menghasilkan retensi pelanggan, atau persentasi konsumen yang terus berhubungan setelah pembelian pertama, mencapai 70%. Studi yang sama juga melaporkan, konten Instagram Stories berupa video lebih memiliki daya tarik ketimbang berupa gambar. 

  • Jangan lupakan fitur IG Reels

Kalau IGTV hadir sebagai cara Instagram menghadapi YouTube, fitur IG Reels muncul pada 2021 untuk menjawab kompetisi dengan TikTok. Fitur ini memungkinkan kamu menampilkan video berdurasi pendek (maksimal 60 detik) dilengkapi dengan fitur efek kamera, musik, teks, dan stiker. 

Merek-merek kelas dunia, seperti Maybelline, Sephora, dan Louis Vuitton sudah menggunakan Reels sejak pertama fitur ini keluar. Kamu bisa memanfaatkan Reels untuk jualan di Instagram dengan menampilkan konten berupa edukasi, ulasan produk singkat, memperkenalkan produk terbarumu, menayangkan video di balik layar, dan video menarik lainnya. 

Kelebihan Reels, videonya bisa muncul di halaman jelajah pengguna Instagram meskipun mereka bukan pengikutmu.

  • Maksimalkan penggunaan tagar

Agar jualan di Instagram kamu mendapat perhatian dan engagement, penggunaan tagar sangatlah penting. Tagar berfungsi mengatur dan mengkategorikan foto atau video sesuai halaman tagar terkait. Penggunaan tagar juga memudahkan audiens menemukan konten yang mereka cari. Tagar juga bisa membantumu menganalisis kompetitor di industri yang serupa.  Berikut ini beberapa trik agar tagar yang kamu gunakan efektif:

    1. Lihat tagar apa yang banyak digunakan audiens atau cari di kolom search tagar mana yang disukai orang. Tapi ingat, tetap gunakan tagar yang relevan dengan postinganmu. 
    2. Instagram memang memberi ruang sampai maksimal 30 tagar, tapi lebih baik jangan gunakan sebanyak itu. Cukup 8 sampai 11 tagar saja untuk satu unggahan. 
    3. Jangan gunakan tagar yang sama untuk setiap unggahan. Buat kelompok tagar yang kamu gunakan di unggahan yang berbeda. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan visibilitas unggahan kamu, tapi juga menghindari akun kamu ditandai sebagai spam. 
    4. Kamu bisa membubuhkan tagar merek yang unik di setiap unggahan, tapi tidak persis hanya nama merek bisnis online kamu, tapi bisa kamu tambahkan kata-kata unik dan mudah diingat. Misalnya, kamu menjual kue-kue bermerek Lova, kamu bisa membuat tagar #LovaLovers atau semacamnya. 
    5. Trik jualan di Instagram dengan memaksimalkan tagar menuntut kamu menyediakan waktu untuk mencari tahu setiap tagar. Seberapa sering digunakan, apakah lebih banyak digunakan untuk unggahan yang sifatnya positif atau bertendensi negatif, dan sebagainya. 
  • Bangun interaksi lewat Instagram Stories atau Live IG

Jualan di Instagram itu bermanfaat membangun koneksi dengan lebih banyak pelanggan. Semakin banyak pengikutmu, semakin banyak pula tingkat interaksinya. Ada baiknya kamu me-repost Stories atau unggahan pengikutmu yang berisi testimoni tentang produk atau jasa yang kamu tawarkan. 

Interaksi juga bisa kamu lakukan dengan mengadakan Live IG untuk para pengikut sebagai ruang tanya jawab atau bisa juga mengundang influencer atau bintang tamu yang berkaitan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan. 

  • Adakan kontes

Jualan di Instagram akan lebih menarik ketika kamu menawarkan giveaway. Nah, maksimalkan program giveaway ini dengan mengadakan kontes atau kuis. Misalnya, mengadakan kontes foto atau giveaway lain dengan meminta audiens meninggalkan komentar dan menandai kawannya di kolom komentar. Bisa juga ditambah dengan meminta audiens mengikuti akun milikmu. 

Bagi pengguna akun pribadi, bermain Instagram terasa menyenangkan karena mengajak kita kreatif mengedit foto atau video agar terlihat estetik. Serta membuat kita menjadi copywriter dadakan dengan menulis caption yang enak dibaca. 

Begitu juga ketika memanfaatkan Instagram marketing alias jualan di Instagram. Selain dituntut menjadi kreatif dengan merencanakan dan mengolah konten yang menarik, kamu juga dituntut merancang dan menjalankan strategi marketing yang ciamik.