fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kini Eranya D2C, Mulai Interaksi Langsung Dengan Pelangganmu

Bisnis online kini makin diminati, mulai dari adik-adik berbaju abu putih sampai ibu-ibu berdaster. Ada saja yang dijual. Mulai dari jualan fashion, kebutuhan makan, kosmetik, kesehatan, sampai onderdil mobil semuanya ada di bisnis online. Penjualnya dari seantero jagat, demikian pula pembelinya. Tinggal klik sana sini, barang yang diinginkan bisa sampai di rumah. 

Demikian mudahnya bisnis online untuk dilakukan. Maka mengapa masih menggunakan perantara penjualan, jika kamu bisa lebih leluasa berinteraksi dengan calon pelangganmu? Mari kita mengenal model bisnis direct to consumer (D2C) yang bisa membantu kamu untuk menjalankan bisnis onlinemu dengan lebih efektif. 

 

Apa itu D2C?

D2C adalah singkatan dari direct-to-consumer alias langsung ke pelanggan. Berdasarkan nama tersebut, maka model bisnis ini menyarankan pelaku bisnis untuk langsung berinteraksi dengan pelanggannya. Model direct to consumer adalah model bisnis vertikal yang menghilangkan perantara. 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, di zaman bisnis online sekarang, pebisnis online datang dari mana-mana demikian pula dengan pelanggannya. Sehingga makin mudah untuk melakukan interaksi langsung antara pebisnis dan pelanggan. Jika sudah demikian, tentu banyak keuntungan yang akan diperoleh.  

 

Kelebihan D2C dari Model Bisnis Lain

Banyak kelebihan yang bisa diperoleh pebisnis online dengan menerapkan D2C:

  • Tak memerlukan perantara 

Perantara dalam bisnis lazim disebut dengan distributor. Saat ini bentuknya beragam, salah satu yang dikenal adalah marketplace, yaitu sebuah website yang dengan senang hati menjualkan aneka ragam barang. Tetapi tentu saja sebagai perantara perdagangan, mereka akan mengenakan biaya untuk setiap transaksi yang berhasil. Jadi pebisnis online yang menggunakan jasa marketplace, harus siap mengeluarkan biaya untuk keperluan tersebut. 

Dengan model D2C maka tidak perlu lagi menggunakan jasa marketplace yang sudah ternama sebagai perantara. Kamu dapat langsung berjualan, tentu saja dengan memiliki web jualan online sendiri. Seluruh hasil penjualan akan menjadi milikmu tanpa potongan sepeser pun. Maka biaya untuk perantara bisa dihilangkan, dan tentunya keuntungan bisnis online yang diperoleh akan menjadi lebih besar.

  • Berhubungan lebih baik dengan pelanggan

Era sekarang berbisnis harus paham betul dengan keinginan pelanggan. Bahkan ketika sebuah bisnis mampu menjawab keresahan calon konsumennya, maka ia akan menjadi pemimpin dalam bisnis tersebut. D2C adalah model bisnis yang membuat pebisnis mampu membina hubungan baik dengan pelanggannya. Ya, tentu saja karena terjadi interaksi langsung dengan pelanggan. Beda dengan yang menggunakan perantara, karena yang berhubungan baik dengan pelanggan adalah si perantara.

 

  • Terkenal lebih cepat

Dengan menerapkan D2C maka sebuah brand atau merek akan terkenal lebih cepat. Sebuah contoh sederhana, jika bisnis online-mu ikut pada platform web jualan online yang sudah besar, maka yang bakal terus terkenal adalah web jualan online tersebut. Lain jika bisnis online-mu kemudian dibuatkan web jualan online, kemudian melakukan D2C. Maka bisnis online-mu akan terkenal lebih cepat. Bukankah brand-brand yang telah terkenal akan memiliki nilai lebih dan mendatangkan pelanggan setianya berulang-ulang? Jika sudah demikian, maka pendapatan akan terus datang, keuntungan mengikutinya.

 

  • Pengendalian merek lebih baik

D2C membuat pemilik bisnis online bisa mengendalikan merek dengan lebih baik. Jika menggunakan perantara, tentu saja brand akan mengikuti perantara. Tidak akan mudah saat akan melakukan perubahan atau perbaikan. Komunikasi dengan pelanggan pun terbatas. Namun, dengan D2C yang di dalamnya ada komunikasi yang baik dengan pelanggan, maka pengendalian brand atau merek akan menjadi lebih baik.

 

  • Hemat biaya

Dengan menjual langsung, tentu saja akan memotong biaya untuk perantara. Tidak perlu lagi menetapkan keuntungan yang rendah agar harga tetap terjangkau oleh konsumen. Tetapkan harga sesuai target konsumen yang telah ditentukan. Gencarkan pemasaran. Tak perlu lagi memikirkan biaya untuk perantara.

 

  • Bisa berada di manapun dan kapanpun

Bisnis online membuat siapa pun bisa melakukan penjualan di manapun dan kapanpun. Tanpa kehadiran agen atau perantara pun, penjualan bisa dilakukan. Maka bisnis online dengan D2C, sangat menjanjikan di era digital.

 

Sekarang Eranya D2C

Secara sekilas D2C telah lama dilakukan seperti yang terjadi di pasar-pasar tradisional. Namun tentu saja pada posisi tersebut terdapat keterbatasan tempat, waktu dan pelanggan. Padahal interaksi langsung pebisnis atau penjual dengan pembeli sangat penting dalam sebuah bisnis. Karena di sana terbentuk kesepakatan yang saling menguntungkan.

LummoSHOP Kini Eranya D2CHadirnya kecanggihan teknologi informasi yang kemudian melahirkan bisnis online, kemudian kembali membangunkan kekuatan penjualan langsung kepada konsumen atau D2C. Kini dengan segala kemudahan, kamu dapat memulai bisnis online-mu dengan D2C. Tanpa perantara, bebas untuk mengelola bisnis online, dengan tetap menjaga hubungan baik dengan pelanggan. 

Tetapi tentu saja dalam bisnis online ada banyak hal yang harus dipersiapkan, terutama sehubungan dengan D2C. Kamu harus mau meluangkan waktu untuk membuat web jualan online, melakukan pemasaran, sampai pengiriman barang. Tapi ingat, bisnis online-mu akan mutlak menjadi milikmu dan brand kamu akan terkenal. Caranya?

 

  • Bagaimana Memulai Sukses dengan D2C?

Tak ada sukses tanpa perjuangan, demikian pula dengan bisnis online. Kamu yang memang serius untuk memulainya, bisa mulai bergerak dari sekarang. Jika sudah lancar, bahkan dengan rebahan merekmu akan dikenal dan pesanan terus-menerus datang. Lha, ga jadi rebahan. OK, berikut adalah langkah sukses bisnis online dengan D2C.

 

  • Putuskan produk yang akan dijual dan target pasar

Ini adalah hal penting mendasar yang harus ditetapkan oleh setiap pebisnis, baik offline maupun online. Tetapkan barang yang akan dijual dan target pasar, sebab keduanya akan menjadi bekal dalam pembuatan web, pemasaran dan tentu saja penjualan.

 

  • Buat web jualan online

Berjualan online tentu membutuhkan web. Seperti yang telah disebutkan, jika ikut dengan web jualan online yang sudah besar, merekmu tidak akan dikenal. Jadi buatlah sendiri web jualan online milikmu. Web jualan online tersebut tentu saja harus berisi daftar barang yang kamu jual, harga, cara pembayaran, jasa pengiriman, promo, sampai pada evaluasi penjualan dan pelanggan. Waduh, ternyata agak rumit ya? 

Tidak, kok. Kamu bisa menyerahkan semuanya pada LummoSHOP. Di sana kamu bisa membuat web jualan online-mu sendiri yang super lengkap, kemudian atur suka-suka. Dengan LummoSHOP kamu akan menjadi pemilik merek yang diperhitungkan dalam bisnis online. Jadi bisa mulai jualan online beneran.

  • Lakukan pemasaran melalui media sosial

Berjualan tentu butuh pemasaran. Kamu bisa memaksimalkan media sosial yang kamu miliki. Perkenalkan web jualan online-mu melalui media sosial dan datangkan pelanggan yang benar-benar menjadi pembeli. Dengan web jualan online yang kamu buat lewat LummoSHOP, kamu juga bisa melakukan flash sale seperti layaknya web jualan online yang sudah terkenal. Flash salenya juga menjadi otoritas penuhmu. Nah, jualan online beneran kan!

 

  • Berikan pelayanan yang terbaik

Direct to consumer, maka pelayanan adalah segalanya. Kamu berinteraksi langsung dengan pelanggan. Sehingga jangan memberikan pengalaman yang kurang menyenangkan. Atau pelanggan tersebut akan menjadi destroyer merekmu. Oleh sebab itu, model direct to consumer memerlukan customer support yang maksimal.

 

  • Evaluasi

Semua hal perlu evaluasi untuk terus berbenah. Demikian pula dengan model D2C. Interaksi, masukan dari pelanggan harus selalu menjadi prioritas evaluasi. Web jualan online-mu yang dibuat melalui LummoSHOP juga bisa melakukan evaluasi loh. Tentu saja yang paling utama adalah evaluasi penjualan dan pelanggan. Ingat pelanggan adalah sumber pendapatan, maka evaluasi atas interaksi dengan mereka adalah hal yang penting dilakukan.

 

  • Terus lakukan

Semua hal yang dilakukan terus-menerus akan menemukan jalan suksesnya. Maka kunci paling utama bisnis online dengan D2C adalah dengan terus-menerus melakukannya. Dengan demikian kamu akan menjadi yang terbaik di bisnis online

 

Jadi agar bisnis online semakin lancar dan jualan online terus cuan, jangan ragu berinteraksi langsung dengan pelangganmu.