fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Kredibilitas Usaha di Media Sosial, Ini Cara Membangunnya

kredibilitas

Salah satu strategi yang vital pada fungsi sales dan marketing, yaitu menjaga reputasi dalam berbisnis. Tujuannya, untuk menjaga kredibilitas dari bisnis yang kamu bangun.

– Foto utama: https://www.shutterstock.com/image-photo/customer-experience-ratings-concept-asian-woman-1978787582

Pada tahun 2020, reputationX merilis statistik, bahwa 49% konsumen sangat mempertimbangkan user feedback rate dengan hanya memilih berinteraksi dengan produk atau jasa dengan kredibilitas minimal bintang 4(****), dengan sedikitnya tujuh ulasan yang menjadi rujukan sebelum berujung pada keputusan to buy or not to buy. Statistik itu memberi gambaran, reputasi dalam berbisnis merupakan hal penting.

Sudahkah Kamu Membangun Bisnis yang Kredibel? 

LummoSHOP akan membantu pebisnis membuat checklist untuk mengetahui arti kredibilitas bagi bisnis yang kamu jalankan. Sebelum membahas langkah berikut peluang dan tantangannya, pebisnis perlu lebih dulu mengetahui, apa itu kredibilitas?

Sirclo memberikan gambaran yang sederhana tentang kredibilitas. Saat konsumen memberikan kepercayaan kepada bisnismu dengan keputusan membeli dan menggunakan produk dan jasa yang kamu tawarkan, maka bisnis kamu kredibel di mata konsumen tersebut.

Baca juga: Pebisnis Perlu Paham, Cara-Cara Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan

Berikut ini adalah check list yang LummoSHOP buat untuk memudahkan kamu melakukan self-check apakah bisnis kamu sudah beroleh kepercayaan konsumen:

  • Bisnismu memperoleh user feedback rate yang bagus dari konsumen, bintang 4 (****) atau lebih.
  • Konsumen memberikan testimoni atas penggunaan produk atau jasamu.
  • Konsumen me-review produk atau jasamu secara organik.
  • Kamu menyediakan informasi kontak jika konsumen ingin menyampaikan saran atau keluhan dan konsumenmu menggunakan kesempatan tersebut.
  • Produk atau jasamu menjadi pembicaraan di forum-forum review.
  • Produk atau jasamu direkomendasikan oleh konsumen.

Dengan memulai self-check tersebut, kamu dapat melanjutkan ke journey berikutnya dalam hal mempertahankan arti kredibilitas bagi bisnismu.

Jika bisnismu adalah bisnis yang baru dimulai, tips dari Forbes ini menarik untuk disimak.

Baca juga: Tertarik Mulai Bisnis Ramah Lingkungan? Brand Ini Bisa Jadi Inspirasimu

14 Langkah Penting Membangun Kredibilitas bagi Pebisnis Baru

kredibilitas

  1. Berkomitmen atas janji pada konsumen.
  2. Tentukan langkah untuk membuat portfolio terbaik, sehingga konsumen menjadi loyal.
  3. Rise your bar, dan upayakan memperoleh rekomendasi dari konsumen supaya produk atau jasamu lebih dikenal.
  4. Beri perhatian pada after sales services. Dalam hal ini, membangun loyalitas konsumen merupakan dukungan pada kredibilitas bisnismu.
  5. Selalu konsisten untuk mendengarkan masukan dari konsumen, terutama para konsumen loyal.
  6. Bangun reputasi melalui word of mouth dari staf maupun konsumen.
  7. Membuat konten tentang how leadership works di bisnis yang kamu jalankan. Konten ini menjadi alat bantu promosi yang tepat bagi calon konsumen melihat kesungguhan pengelolaan bisnismu. Dengan demikian, bisnis kamu layak masuk kategori sebagai bisnis yang memiliki kredibilitas.
  8. Telaten dan persisten untuk secara langsung merawat interaksi dengan konsumen. Dalam hal ini, interaksi merupakan kunci terbangunnya trust dengan konsumen.
  9. Badvocacy is a good news! Selalu! Jangan pernah takut akan keluhan yang masuk dari konsumen. Asalkan, keluhan itu tertangani dengan baik. Memberikan dokumentasi yang baik pada penanganan keluhan hingga progress yang diberikan justru bisa menjaring calon konsumen lain untuk melihat kredibilitas kamu dalam berbisnis.
  10. Beri ruang pada pihak ketiga untuk turut merekomendasikan produk atau jasamu karena testimoni mereka akan mewakili kemampuan bisnismu dalam berkompetisi dengan produk atau jasa sejenis.
  11. Manfaatkan keberadaan para trusted influencers. Pada era digital marketing, keputusan bekerja sama dengan influencer mesti berjalan secara sangat selektif. Pastikan kamu hanya bekerja sama dengan influencer yang membawa value dan identitas yang linear dengan brand kamu.
  12. Happy client happy company! Pastikan kamu memiliki komitmen untuk memuaskan konsumen dalam pengalaman mereka menggunakan produk atau jasamu. Dalam hal ini, kepuasan konsumen adalah masa depan dari keberlanjutan bisnismu.
  13. Upayakan memiliki website selain mengelola akun media sosial sebagai kanal promosi dan komunikasi.
  14. Bangun kemampuan public relation yang baik dan sesuai dengan target market bisnismu.

Konsisten

Nah, bagaimana, pebisnis? Sudah siap ya untuk mencoba tips dari Forbes tersebut. Dalam hal ini, LummoSHOP yakin, bahwa selama kamu siap untuk konsisten dan persisten, maka bisnismu akan berpeluang untuk terus berkembang.

Upaya membangun kredibilitas bisnis dengan konsisten dan persisten menunjang kesiapan kamu selaku pebisnis saat menjumpai peluang maupun tantangan. Demikian juga saat menghadapi peluang dan tantangan di media sosial.

Baca juga: Tantangan Menghadirkan Inovasi untuk Membuka Peluang Usaha

Peluang dan Tantangan Menjaga Kredibilitas Bisnismu di Media Sosial

kredibilitas

Setelah kamu mengetahui tips membangun kredibilitas bagi pebisnis baru, yuk sekarang kita intip apa saja ya tantangannya saat membangun kredibilitas usaha di media sosial.

  1. Menjaga supaya produk dan jasa yang terpampang pada promosi di media sosial memang merepresentasikan keadaan sebenarnya.
  2. Tidak terjebak dalam pola click bait atau sekedar viral dalam promosi di media sosial.
  3. Memiliki standar operasional dalam merespons interaksi dengan friends, followers, atau subscribers.
  4. Memiliki standar operasional dalam menyelesaikan isu dan komplain yang disampaikan via media sosial. Salah satunya dengan memberi service recovery process yang cukup, sehingga tidak terkesan mengumbar janji.
  5. Menyediakan kontak after sales service yang contactable di media sosial yang kamu kelola untuk mempromosikan produk atau jasa.

Lalu, peluang apa yang kamu bisa dapatkan di saat menjaga kredibilitas di media sosial, LummoSHOP menyarikan dari teori pola komunikasi media sosial atau lebih dikenal dengan CMC (computer mediated communication), dengan pendekatan pada aspek-aspek kompetensi pengguna, faktor pesan, faktor media, faktor konteks serta hasil yang diterima dan kecenderungan dampak positif dan negatif yang bisa dibawa oleh media sosial, maka berikut ini peluang yang bisa kamu dapatkan dengan mengelola kredibilitas di media sosial.

Baca juga: 11 Peluang Usaha Online Paling Menjanjikan di Tahun 2022

Dan merujuk pada penelitian ini, peluang organisasi di media sosial adalah fenomena maupun konsep yang dapat dimaksimalkan oleh organisasi untuk membangun reputasi di media sosial.

  1. Kolaborasi

Secara singkat, menjalin kolaborasi dengan para key opinion leader untuk dapat mengamplifikasi value dari brand yang tengah kamu bangun atau pasarkan. Peluang lain yang bisa kamu lakukan di media sosial adalah membangun interaksi melalui pemberian giveaway kepada follower, friends atau subscribers. Dengan giveaway tersebut, harapannya terbangun user engagement antara produk atau jasa pebisnis dengan audiens.

  1. Kekayaan media (media richness)

Media sosial dikenal dengan beragamnya bentuk komunikasi yang ditawarkan, artinya konten yang dibuat bervariasi atau tidak monoton. Sebagai gambaran, ada konten foto, video, teks, atau bentuk pictures lain seperti poster. Dalam hal ini, kekayaan media memberikan peluang bagi pebisnis untuk kanal komunikasi yang lebih komprehensif untuk menerima respons dari audiens.

Baca juga: Video Instagram Story untuk Promosi, Apa Masih Perlu Teks dan Foto?

  1. Interaktivitas

Merupakan peluang terbentuknya komunikasi dua arah antara pengelola media sosialmu dengan audiens. Masukan, kritik serta saran dari audiens menjadi ‘peluru’ bagi kamu untuk mempertahankan reputasi dari promosi produk dan jasa.

  1. Konten emosional

Terkait dengan media richness pada media sosial, terdapat peluang untuk membuat konten yang dapat membangun emosi positif dari audiens. Misalnya, dengan mendokumentasikan program-program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Penggunaan dokumentasi ini mencakup sarana membangun reputasi dan membuat organisasi menjadi tampak kredibel di mata masyarakat.

Lantaran kamu sudah memproleh gambaran tentang bagaimana membangun kredibilitas usaha di media sosial, maka jangan tunda untuk menerapkannya ya. LummoSHOP yakin, kamu pasti bisa, selama melakukan strategi ini dengan persisten.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP