fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Lebih Efektif Bisnis di Instagram atau TikTok?

instagram atau tiktok

Pebisnis zaman now, wajib hukumnya memanfaatkan media sosial seperti Instagram atau TikTok untuk mengembangkan bisnisnya. Media sosial penting untuk membangun kesadaran akan merek, mendongkrak penjualan, membangun interaksi dan loyalitas, serta banyak manfaat lainnya.

Masalahnya, jumlah media sosial banyak. Tiap media sosial juga punya kelompok penggunanya masing-masing. Selain itu, sejumlah media sosial juga memberikan ruang bagi pemilik usaha untuk beriklan dan mengembangkan bisnisnya. Sementara itu, kamu mungkin merasa tidak punya daya, dan sumber daya manusia jika harus menggunakan semua media sosial yang ada untuk berjualan.

(Baca juga: Curi Perhatian Konsumen di Media Sosial dengan Cara Ini)

Instagram atau TikTok menjadi media sosial yang makin hari makin banyak penggunanya. Berdasarkan laporan DataReportal sampai Januari 2022, jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 191,4 juta. Jumlah ini meningkat 12,6% atau 21 juta dari tahun 2021. Artinya, angka ini setara dengan 68,9% populasi Indonesia yang mencapai 277,7 juta jiwa sampai Januari 2022.

Data tersebut juga melaporkan jumlah pengguna Instagram di Indonesia mencapai 99,15 juta atau 35,7% dari total populasi. Sementara itu, data periklanan ByteDance menunjukkan, jumlah pengguna TikTok di Indonesia mencapai 92,07 juta pada 2022. Namun, angka ini hanya pengguna yang berusia 18 tahun ke atas. Padahal, TikTok bisa menjangkau usia minimal 13 tahun.

Dengan pengguna yang terus bertambah, Instagram atau TikTok menjadi media sosial yang cukup menjanjikan sebagai media untuk memasarkan bisnis online milikmu. Meski banyak keuntungan memanfaatkan kedua media sosial tersebut untuk bisnis,tapi Instagram atau TikTok untuk berbisnis tetap punya plus minusnya masing-masing. Merangkum dari avocetcommunications.com, berikut plus dan minus Instagram maupun TikTok:

Instagram

Plus:

  1. Fitur Instagram Story sangat efektif membawa merek bisnis online kamu berada di halaman teratas. Meskipun hanya bertahan 24 jam, namun unggahan Story bisa mendatangkan cuan dan kesadaran akan merek.
  2. Audiens Instagram lebih banyak ketimbang TikTok.
  3. Instagram sangat tepat bagi kamu yang akan menggunakan influencer.
  4. Instagram menyediakan fitur belanja yang mengantar audiens untuk ‘checkout’ alias melakukan transaksi, atau setidaknya mengarahkan audiens ke tautan toko online milikmu.
  5. Mengunggah foto dan video sangat mudah, apalagi dengan pilihan filter, musik, teks, dan efek lain yang beragam.
  6. Bisa menjadwalkan konten yang akan diunggah.
  7. Iklan Instagram menawarkan lebih banyak pilihan.

Minus:

  1. Audiensnya terbatas, kebanyakan berusia antara 18 sampai 34 tahun.
  2. Visual berupa foto dan video menjadi kekuatan Instagram. Jadi kalau alat marketingmu berupa tulisan, rasanya sulit jika menggunakan Instagram.
  3. Ada sekitar lebih dari 25 juta merek bisnis di Instagram, sehingga ini menjadi tantangan untuk merek milikmu untuk tampil.

TikTok

Plus:

  1. Pada tahun 2020 TikTok merupakan aplikasi paling banyak diunduh.
  2. Jumlah pengguna TikTok terus bertumbuh. Pada tahun 2019, pengunduh TikTok tumbuh 49% sedangkan Instagram hanya 28%.
  3. TikTok juga memiliki fitur yang mirip dengan fitur ‘checkout’ di Instagram. Pengguna bisa menyelesaikan transaksi dengan menghubungkannya ke toko terkait.
  4. Biaya iklan TikTok lebih rendah ketimbang Instagram.
  5. Demografi pengguna TikTok lebih mudah yakni berusia 13 sampai 24 tahun. Usia ini mendominasi sebesar 69% dari seluruh pengguna TikTok.

Minus:

  1. Demografi usia pengguna TikTok yang cukup muda mungkin kurang pas dengan target konsumenmu.
  2. Sulit mengarahkan lalu lintas ke halaman website toko online karena kamu tidak bisa menambah tautan di unggahan TikTok.
  3. TikTok hanya menyimpan analitis selama 28 hari. Kamu harus menyimpan datanya secara manual sebelum hilang.
  4. Kamu tidak bisa menjadwalkan konten, sehingga harus manual.
  5. Usia aplikasi TikTok terbilang baru, sehingga hanya waktu yang tahu apakah TikTok berumur panjang.

Fitur Bisnis Instagram Vs TikTok

instagram atau tiktok

Sebelum kamu memutuskan, mana yang lebih efektif, berjualan di Instagram atau TikTok, mari kita bandingkan dulu fitur-fitur pendukung bisnis yang keduanya miliki. Tabel berikut ini semoga memudahkan kamu memahaminya.

instagram atau tiktok
Sumber: mediakix.com, creatopy.com


Pilih Instagram atau TikTok?

Kamu pasti sering mendengar istilah ‘insting bisnis’. Artinya, dalam berbisnis kamu perlu mempertajam nalurimu untuk menentukan dan membuat keputusan-keputusan bisnis. Seringkali, mengikuti insting lebih berhasil ketimbang perhitungan secara matematis.

Hal itu termasuk dalam menentukan Instagram atau TikTok. Keduanya sama-sama platform media sosial yang penggunanya terus tumbuh dan kian banyak peminat. Dengan demikian, baik Instagram atau TikTok sangat potensial membantu pengembangan bisnismu. Tapi mana yang lebih tepat, coba jawab sejumlah pertanyaan berikut, seperti dikutip dari avocetcommunications.com, dan gunakan insting bisnismu.

(Baca juga: Maksimalkan Platform YouTube untuk Berjualan)

  1. Siapa target konsumenmu?

Kalau kamu menyasar demografi yang lebih muda, ya TikTok jawabannya. Sedangkan kalau kamu menargetkan segmen yang lebih matang dan dewasa, tentu saja Instagram pilihan yang lebih tepat.

  1. Apa rencana optimalisasi konten dan iklan?

Jika kamu mengejar data pelacakan dan optimalisasi konten serta iklan, rasanya kamu harus menggunakan Instagram untuk mencapai target bisnismu. Analitis Instagram lebih lengkap dan berusia lebih panjang daripada TikTok.

(Baca juga: Beriklan Tanpa Ribet dengan Fitur Digital Ads LummoSHOP)

  1. Apa yang kamu cari; tren atau sesuatu yang sudah terbukti?

TikTok merupakan aplikasi yang terbilang baru. Ia menawarkan sesuatu yang menyenangkan dan tren kekinian. Gunakan instingmu, kalau ini sejalan dengan esensi merek yang kamu usung, ya optimalkan bisnis di TikTok. Tapi ingat, Instagram hadir lebih dulu, jangkauannya juga lebih luas. Ini patut kamu pertimbangkan.

  1. Bagaimana kamu akan mengunggah konten?

Dengan Instagram yang terhubung ke Facebook kamu bisa menjadwalkan konten yang akan tayang. Sementara di TikTok tidak tersedia fitur ini, sehingga kamu harus mengunggah setiap posting-an secara manual.

  1. Berapa banyak waktu yang kamu punya untuk membuat konten?

Membuat konten video tentu memerlukan waktu lebih banyak ketimbang teks atau gambar. Berdasarkan itu, kalau waktumu terbatas, konten video Instagram lebih mudah dilakukan.

  1. Konten apa yang ingin kamu tonjolkan?

Memilih Instagram atau TikTok juga tergantung pada konten yang ingin kamu tonjolkan. Jika lebih banyak unggahan video, maka sebaiknya kamu memaksimalkan penggunaan TikTok. Sebaliknya, jika kontenmu kombinasi foto dan video, Instagram lah jawabannya.

Penelitian, data, fakta bisa saja menghitung mana yang lebih unggul untuk berjualan, Instagram atau TikTok. Namun, sejatinya tidak ada yang bisa memastikan keberhasilan keduanya jika kamu tidak menjalankan strategi yang optimal.

(Baca juga: Tips Cara Jualan di Tiktok: Ini 7 Cara Bikin Konten yang Menarik)

instagram atau tiktok

Yang jelas, apapun pilihanmu, baik Instagram atau TikTok, sebaiknya kamu memulai bisnismu dengan membuka toko online milikmu sendiri. Ingat, dari penjelasan di atas, menggunakan media sosial Instagram atau TikTok untuk bisnis akan maksimal jika terhubung dengan situs toko online.

Jangan sedih, sekarang punya toko online sendiri mudah, kok. Kamu nggak perlu pusing memikirkan hosting. Apalagi, mempelajari hal-hal teknis untuk membuka situs toko online milikmu sendiri. LummoSHOP punya solusinya buatmu. Apalagi, membuat toko online di LummoSHOP bebas biaya alias gratis.

7 Keuntungan Berbinis di LummoSHOP

(Baca juga: Dapat Keuntungan Lebih dari Program Affiliate Marketing LummoSHOP)

  1. Pendaftaran gratis

Cukup unduh aplikasinya dan ikuti panduan pendaftarannya.

  1. User friendly

Platform pembuatan toko online ini berbasis aplikasi dan bukan web seperti kebanyakan platform lainnya, sehingga penggunaannya lebih mudah.

  1. Akses luas

Akses LummoSHOP bisa melalui perangkat mobile atau PC. Selain melalui aplikasi, kamu juga bisa mengakses LummoSHOP melalui website.

  1. Tersedia berbagai metode pembayaran dan pengiriman

Fitur pembayaran dan pilihan jasa pengiriman di LummoSHOP beragam. Untuk pembayaran tersedia berbagai dompet elektronik, begitupula dengan pilihan jasa kurir.

  1. Sediakan sarana promosi

LummoSHOP menyediakan alat promosi, berupa poster yang bisa langsung kamu gunakan di media sosial tempat kamu berjualan online.

  1. Berjualan tanpa bersaing

Ini yang membedakan LummoSHOP dengan marketplace. Karakter marketplace ialah menempatkan banyak toko dalam satu platform. Ibarat pedagang di pasar pasti bersaing dengan pedagang lain dalam sebuah bangunan bernama pasar. Hal ini tidak terjadi di LummoSHOP.

Jadi, tunggu apalagi, segera buka toko online milikmu sendiri di LummoSHOP, lalu manfaatkan media sosial entah Instagram atau TikTok untuk memperkenalkan brand milikmu sekaligus mendongkrak penjualan toko online-mu.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP