fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Libur Telah Tiba! Berikut 5 Pemasaran Jitu untuk Bisnis Produk Anak-Anak

Produk anak-anak

Dari sekian bidang bisnis yang ada, bisnis produk anak-anak adalah salah satu bisnis yang tak pernah sepi peminat. Bagaimana tidak, target pasarnya yang jelas serta produknya yang tak lekang oleh waktu membuat bidang bisnis satu ini menjadi peluang yang menjanjikan. 

Apalagi di momen-momen tertentu seperti liburan sekolah sekarang ini. Biasanya, banyak orang tua yang mencari produk anak-anak untuk membuat mereka betah di rumah selagi mengisi waktu liburan. Baik itu camilan, mainan, maupun pakaian baru, rasanya semua produk tersebut selalu jadi barang yang dibidik orang tua. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Meski begitu, bisnis ini punya segmen yang terbatas sehingga cukup berisiko. Oleh karenanya, butuh  strategi pemasaran yang tepat agar produk dapat memenuhi standar orang tua sekaligus kebutuhan dari anak-anak itu sendiri. 

Nah, supaya produk kamu ramai peminat dan masuk ke dalam penilaian orang tua, sebaiknya ikuti tips pemasaran bisnis produk anak-anak di bawah ini. 

Tips Pemasaran Bisnis Produk Anak-anak

Dalam memasarkan produk apa pun, kamu perlu menerapkan strategi untuk menjualnya. Apalagi jika produk tersebut adalah produk untuk anak-anak, maka butuh perhatian ekstra. 

Hal ini karena dua unsur yang harus kamu perhatikan, yakni si anak sendiri dan orang tua sebagai pengambil keputusan. Itulah alasan mengapa kegiatan pemasaran untuk bisnis produk anak-anak tidak boleh kamu lakukan tanpa hasil pemikiran yang matang. 

Meski terdengar sulit dicapai, tapi hal ini tetap bisa terwujud dengan strategi pemasaran bisnis produk anak-anak yang tepat seperti berikut ini. 

  1. Gunakan Desain Logo untuk Anak-Anak

Salah satu hal paling krusial dalam sebuah produk adalah desain logo. Sebab, dari logo tersebut dapat menentukan minat masyarakat dalam membeli. 

Terlebih jika yang dibidik adalah anak-anak, maka kamu harus membuat desain logo untuk anak-anak dengan permainan warna yang menarik. Selain itu, buatlah logo yang spesifik mungkin dengan penggunaan font yang lucu. 

Biasanya banyak perusahaan yang menggunakan warna-warna seperti merah, biru, dan kuning. Bahkan, tak sedikit perusahaan yang menggunakan warna pelangi di logonya.

Produk anak-anakBentuk logo yang biasanya dipilih untuk bisnis produk anak-anak adalah yang berbentuk lingkaran atau segitiga. Hal ini karena lingkaran menunjukkan kehangatan, menaungi, dan keamanan, sementara segitiga melambangkan pertumbuhan dan kreativitas.

Pertimbangkan pula penggunaan karakter kartun, mainan, dan gambar ramah anak-anak lainnya agar dapat menarik minat anak-anak maupun orang tuanya, karena merekalah yang akan membeli produkmu. Jika memang hal ini tidak cocok dengan citra perusahaan kamu, jadikanlah hal ini sebagai pengecualian karena barang yang akan kamu jual adalah produk anak-anak. 

Bukan hanya logo, kamu juga harus memikirkan nama brand yang mudah diingat. Bagaimana pun, baik nama dan logonya akan selalu melekat di produk kamu. 

  1. Branding yang Tepat

Selain memikirkan bagaimana desain logonya, hal lain yang juga harus kamu pikirkan dalam membangun bisnis produk anak-anak adalah branding produk itu sendiri. Branding yang kamu lakukan harus yang konsisten dan sesuai dengan logo yang kamu buat. 

Perlu kamu ingat bahwa orang tua adalah tipe orang yang kritis, terlebih saat membeli barang untuk anak-anaknya. Mereka akan menganalisa produk tersebut dari A-Z dan mencari tahu tentang plus minusnya, sementara anak-anak mungkin hanya peduli dengan tampilan produknya saja. 

Branding bisa dilakukan dengan cara fokus terhadap apa yang diinginkan oleh orang tua sang anak. Meski begitu, jangan lakukan branding yang terlalu hard-selling karena strategi ini dinilai kurang berhasil dalam menarik minat konsumen. 

Kamu bisa fokus pada aspek kesehatan atau pendidikan yang memang dibutuhkan untuk si kecil. Dalam branding yang kamu buat, pastikan kamu menunjukkan bahwa anak-anak juga menyukai produk tersebut. 

  1. Memiliki Nilai Edukasi  

Strategi pemasaran bisnis produk anak-anak selanjutnya adalah ia harus yang memiliki nilai edukasi. Orang tua sangat menyukai produk anak yang punya unsur edukasi di dalamnya karena hal ini dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif anak. 

Untuk menyelipkan nilai edukasi, hal yang perlu kamu lakukan cukup sederhana. Misalnya dengan membuat makanan berbentuk alfabet atau binatang. Atau kamu juga bisa memberikan hadiah berupa buku mewarnai untuk setiap pembelian produk tertentu. 

Meski terlihat sederhana, namun hal ini akan membuat anak-anak dan orang tua senang. Anak-anak bisa mendapat pengetahuan baru sambil bermain.

  1. Menggunakan Bahan yang Aman

Dalam membeli produk untuk anak-anak, orang tua pasti akan memerhatikan keamanannya. Oleh karenanya, penting untuk menggunakan material yang memang aman untuk anak-anak agar strategi pemasaran bisnis produk anak-anak yang kamu jalankan berjalan sukses.

Misalnya untuk produk makanan, hindari bahan tambahan seperti pewarna, pemanis, maupun pengawet buatan karena sangat berbahaya bagi anak-anak. Sedangkan jika produknya adalah mainan, maka gunakan bahan-bahan berkualitas yang mengantongi standar nasional. 

Apabila produknya adalah produk perawatan kulit, maka pastikan untuk menghindari bahan-bahan yang dapat membahayakan kulit anak. 

Produk anak-anakDengan menggunakan bahan yang berkualitas dan aman, kamu tidak hanya mendapatkan kepercayaan konsumen tapi juga menghilangkan beban moral atau rasa bersalah atas penggunaan bahan berbahaya yang tidak layak. 

Lagi pula, kini sudah banyak orang tua yang semakin sadar akan informasi terkait SNI atau Standar Nasional Indonesia. Banyak dari mereka yang lebih memilih untuk membeli barang yang sudah mengantongi izin standar keamanan dan kualitas barang layaknya SNI. 

Maka dari itu, jika ingin menghilangkan keraguan orang tua, usahakan untuk mendaftarkan bisnis produk anak-anak kamu agar memperoleh sertifikasi Standar Nasional Indonesia.

  1. Gunakan Media Sosial untuk Pemasaran

Umumnya anak-anak lebih tertarik dengan visual yang bergerak. Untuk itu, video marketing adalah cara terbaik untuk memasarkan bisnis produk anak-anak. 

Kamu bisa membuat video yang menampilkan anak-anak sedang menggunakan produk kamu. Ini adalah cara yang bagus untuk menunjukkan penggunaan produk kamu sekaligus manfaatnya.

Selain itu, lakukan pemasaran di media sosial agar lebih banyak orang yang mengenal bisnis produk anak-anak yang sedang kamu jalankan. Platform media sosial biasanya menyediakan fitur Ads yang dapat dimanfaatkan untuk beriklan 

Seperti kita ketahui, platform media sosial biasanya menyediakan fitur Ads dengan sistem penargetan yang canggih sehingga kamu bisa memasarkan produk kamu ke audiens yang tepat. Agar hasilnya lebih efektif, pilihlah platform media sosial dengan demografi yang cenderung muda seperti TikTok atau Instagram.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Itu dia beberapa strategi pemasaran bisnis produk anak yang bisa kamu mulai lakukan. Cobalah untuk menerapkannya secara satu per satu agar usaha yang sedang kamu rintis saat ini berjalan lancar. Semoga informasi di atas bermanfaat ya!