fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Loyalitas Pelanggan, Ini Manfaatnya untuk Bisnismu

Loyalitas pelanggan

Loyalitas pelanggan atau customer loyalty, adalah istilah yang menunjukkan hubungan erat bisnismu dengan pelanggan. Sebuah contoh loyalitas pelanggan, adalah ketika seseorang tidak nyaman menggunakan produk yang tidak dikenalnya atau tidak biasa dipakainya. Memiliki pelanggan yang demikian akan membantu kelangsungan bisnismu. Oleh karena itu kamu harus membangun customer loyalty.

Untuk membangun customer loyalty, kamu harus memahaminya dengan baik. Dalam artikel berikut akan dibahas lengkap mengenai loyalitas pelanggan.

Mengenal Loyalitas Pelanggan

Ada banyak ahli memberikan definisi mengenai loyalitas pelanggan. Salah satunya Freddy Rangkuti, dalam bukunya “Measuring Customer Satisfaction”, menjelaskan loyalitas pelanggan adalah kesetiaan konsumen terhadap perusahaan, merek maupun produk. Dari pengertian tersebut, tampak bahwa loyalitas pelanggan meliputi perusahaan, merek maupun produk. Sehingga tidak mengherankan, ada konsumen yang sangat fanatik pada sebuah perusahaan. Mereka akan menggunakan semua produk yang dihasilkan perusahaan tersebut. Apabila sebuah usaha atau perusahaan sudah memiliki pelanggan yang demikian, maka akan sanggup terus bertahan. Tak hanya bisa mempertahankan kelangsungan usaha, customer loyalty juga memiliki banyak manfaat lain dalam bisnis.  

Loyalitas Pelanggan

Manfaat Loyalitas Pelanggan dalam Bisnis

Loyalitas pelanggan adalah hal yang harus ada dan dipertahankan dalam bisnis, sebab mendatangkan banyak manfaat. Berikut adalah beberapa manfaatnya:

  • Mempertahankan Kelangsungan Usaha

Dengan adanya pelanggan yang setia atau pelanggan tetap, maka usaha akan terus mampu bertahan. Karena pelanggan setia sudah merasa nyaman dengan produkmu, maka ia akan berulang kali melakukan pembelian. 

  • Meningkatkan Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan akan mengalami peningkatan dengan adanya pelanggan tetap. Hal ini bisa terjadi karena keuntungan yang bakal diperoleh sudah pasti, dan biaya untuk perawatan pelanggan menjadi lebih rendah. Dengan dua aspek tersebut, maka kinerja keuangan bisa mengalami peningkatan. 

  • Prospek Keuntungan yang Lebih Besar

Pelanggan tetap tidak perlu lagi ditawari bonus, diskon dan sejenisnya. Sehingga perusahaan bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar. Bahkan ketika konsumen sudah menjadi loyal, maka ia tidak akan segan mengeluarkan berapapun untuk membayar produk yang menarik minatnya. Jika sudah sampai pada level yang demikian, maka keuntungan besar sudah di depan mata. 

  • Biaya Perawatan Pelanggan Lebih Rendah

Pelanggan juga membutuhkan biaya perawatan. Ada iming-iming yang perlu kamu berikan, agar mereka menggunakan produkmu. Namun dengan adanya pelanggan yang loyal, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya tersebut. Jika sudah demikian, pengeluaran biaya untuk perawatan pelanggan bisa diminimalisir. 

  • Efisiensi

Ketika sebuah usaha sudah berlangsung lama dan memiliki pelanggan yang lama pula, maka hubungan keduanya menjadi erat dan hangat. Oleh sebab itu, pelanggan lama tersebut tidak akan banyak mengajukan komplain. Jika sudah demikian maka efisiensi usaha akan tercapai. 

  • Menjadi Pembela 

Bisnis tentu perlu pembelaan, apalagi di jaman banyak bisnis baru yang muncul dan persaingan usaha yang ketat. Kamu sebagai pemilik bisnis tentu akan menjadi pembela di garda depan. Ketika kamu memiliki konsumen setia, maka mereka juga akan menjadi pembela bisnismu. Mereka akan menjadi yang pertama bicara, bahwa produkmu adalah yang terbaik dan sudah membuktikannya sendiri. Pembelaan dari pelanggan adalah pembelaan yang terbaik, dan seringkali mereka berikan dengan sukarela. Maka penting bagi usahamu untuk mengupayakan munculnya pelanggan yang setia.  

Demikian banyak manfaat krusial dari loyalitas pelanggan, tentu kamu harus tahu cara untuk membangunnya. Karena customer loyalty juga merupakan proses, bukan sesuatu yang instan. 

Cara Membangun Konsumen yang Loyal

Loyalitas pelanggan adalah sebuah proses panjang. Ada cara untuk membangunnya, sebagai berikut. 

  1.  Berikan Produk dan Layanan Berkualitas

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk membentuk customer loyalty adalah memberikan produk dan layanan yang berkualitas. Dua hal ini akan membuat pelanggan menjadi loyal. Pada langkah pertama ini kamu harus sukses. Karena ketika gagal melampaui cara pertama ini, akan sulit untuk memperoleh pelanggan setia. Tetapi ketika langkah pertamamu berhasil, maka pelanggan setia akan kembali datang.

Untuk memberikan produk dan layanan berkualitas, kamu juga perlu mempelajari pelanggan. Pastikan produk yang mereka butuhkan dan pelayanan yang mereka harapkan, kemudian wujudkan. Itulah yang disebut dengan produk dan layanan berkualitas. 

  1. Kenali Pelanggan dengan Baik dan Tunjukkan Perhatian

Ketika kamu sudah memiliki pelanggan, maka berupayalah mengenali mereka dengan baik. Kamu bisa mengenalnya secara langsung, atau di era sekarang kamu bisa mengikuti media sosial mereka. Dengan bantuan platform tersebut, kamu bisa mengetahui hal-hal mendetail pelangganmu. 

Kemudian kamu perlu untuk menunjukkan perhatianmu kepada pelanggan. Sebuah perhatian kecil seperti mengucapkan selamat ulang tahun atau mengiriminya kartu ucapan, akan membuat mereka menjadi pelanggan yang susah move on dari bisnismu.  

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  1.  Lakukan Follow Up

Setiap penjualan yang telah sukses kamu lakukan, berikan follow up. Kamu bisa melakukannya dengan meminta nomor handphone, email, atau media sosial. Kemudian kamu mengucapkan terima kasih atas pembelian yang mereka lakukan. Selanjutnya kamu bisa memberikan aneka penawaran lainnya sebagai langkah follow up.  

  1.  Perhatikan Komplain

Pernah mendapatkan komplain pelanggan? Itu adalah kesempatan emas untuk mendapatkan pelanggan setia. Tanggapi komplain mereka dengan baik, usahakan penuhi harapan mereka. Pelanggan yang mengajukan komplain, dan kemudian merasa puas dengan produk dan pelayanan berikutnya, kebanyakan akan menjadi pelanggan setia.

  1. Berikan Penghargaan yang Pantas

Pelanggan setia perlu untuk kamu berikan penghargaan yang pantas. Bentuk penghargaan yang bisa kamu berikan seperti: diskon khusus, penawaran khusus, dan lainnya yang sifatnya diperuntukkan untuk pelanggan setia. Dengan memberikan penghargaan yang pantas kepada pelanggan setia, mereka akan semakin puas dengan produkmu dan tidak beralih ke yang lain.  

  1.  Tawarkan Keanggotaan

Menjaring pelanggan setia memang tidak mudah. Namun kamu bisa merangsangnya dengan menawarkan keanggotaan. Kamu bisa menawarkan yang berbayar atau gratis, kemudian memberikan tanda member, serta menginformasikan beragam kemudahan yang bakal mereka peroleh. Umumnya jika puas dengan produk dan pelayanan yang kamu berikan, maka pelanggan tidak akan ragu menjadi member bisnismu.

  1.  Terus Lakukan Evaluasi

Setiap cara yang kamu tempuh dalam bisnis harus dilakukan evaluasi. Demikian pula dengan cara memperoleh pelanggan setia, kamu juga harus melakukan evaluasi. Kemudian lakukan langkah yang berhasil, dan koreksi langkah yang ternyata banyak mengalami kegagalan.

Sehubungan dengan evaluasi, kamu tentunya harus mengetahui seberapa besar loyalitas pelangganmu. Maka kamu dapat mengukur tingkat loyalitas pelanggan.

manfaat loyalitas 02

Cara Mengukur Pelanggan yang Loyal 

Ada beberapa cara untuk mengukur loyalitas pelanggan, sehingga kamu bisa memastikan bisnismu telah memiliki cukup banyak pelanggan setia atau justru masih berjuang mendapatkannya. Berikut adalah cara untuk mengukur loyalitas pelanggan.

  • Tingkat Pembelian Kembali

Cara mengukur customer loyalty paling mudah yaitu dengan melihat tingkat pembelian kembali. Semakin tinggi tingkat pembelian kembali, maka dapat kamu simpulkan bahwa bisnismu telah memiliki banyak pelanggan setia. Untuk menghitungnya, kamu cukup membandingkan antara pembeli yang melakukan pembelian ulang, dengan pembeli yang hanya melakukan satu kali transaksi. 

  • Net Promoter Score (NPS)

Untuk mengukur customer loyalty dengan cara ini, kamu perlu melakukan survey langsung kepada pelangganmu. Kemudian hasil survey kamu hitung menggunakan tools NPS. Nantinya akan muncul hasil berupa skala angka antara -100 sampai 100. Nilai yang semakin kecil menunjukkan rendahnya customer loyalty.

  • Customer Lifetime Value (CLV)

Cara mengukur customer loyalty dengan CLV adalah menghitung jumlah dana yang pelanggan habiskan untuk berbelanja produk tertentu, selama jangka waktu tertentu. Nantinya dari perhitungan tersebut, akan muncul nilai. Semakin tinggi nilai, menunjukkan bahwa pelanggan tersebut cukup setia terhadap produk tertentu.  

  • Customer Loyalty Index (CLI)

Jika kamu menggunakan pengukuran CLI, maka perlu menggunakan lebih dari satu pengukuran. Beberapa pengukuran yang terlibat seperti: NPS, rasio pembelian ulang dan rasio upselling. Dengannya kamu bisa mengetahui kesetiaan pelanggan dari waktu ke waktu.

Ternyata merawat customer loyalty bukan sesuatu yang mudah untuk melakukannya. Kamu harus benar-benar memahaminya dan bisa melakukannya dengan benar. Jadi, mulai sekarang rawat pelanggan dengan sebaik-baiknya. Karena mereka adalah sumber kemajuan bisnismu, atau justru kehancuran bisnismu. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP