fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Toko Online Vs Marketplace, Mana yang Lebih Baik?

Toko Online vs Marketplace

Saat memulai bisnis online, hal pertama yang terpikirkan adalah mencari dan memilih media yang tepat untuk menjual produk. Membuat toko online sendiri atau menjual melalui marketplace. Kalau ditanya mana yang lebih bagus? Keduanya tentu memiliki keunggulannya masing-masing.

Untung Rugi Berjualan di Marketplace

Marketplace merupakan platform berupa website atau aplikasi yang dikelola oleh perusahaan atau pihak ketiga untuk memfasilitasi bertemunya penjual dan pembeli secara online. Ini seperti Department Store dengan menyajikan berbagai barang dagangan dengan perusahaan yang berbeda. Seperti itulah marketplace, bedanya hanya online.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Lalu apa kelebihan berjualan di marketplace?

  • Bisa dimulai kapan saja

Dengan marketplace memungkinkan kamu untuk berbisnis online kapan saja. Tinggal kamu memilih mana yang ingin kamu daftar dan serius untuk berjualan. Contohnya, apabila kamu ingin membangun bisnis di marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli atau Bukalapak, kamu harus mendaftarkan data pribadi kamu di tiap e-commerce tersebut. 

Setelah tahapan selesai, kamu bisa mengisi profil bisnis kamu, dan selanjutnya memasukkan produk untuk dijual. Sebagai informasi tambahan, bahwa setiap marketplace memiliki persyaratan berbeda. Namun, secara umum cukup daftar akun dan kamu sudah bisa menjual.

  • Tidak perlu modal

Kamu tidak perlu modal untuk berjualan di marketplace. Selain mudah, mendaftar di marketplace tidak dikenakan biaya. Meski ada biaya administrasi pemakaian dan itu tergantung dari marketplace. Mereka mempunyai biaya sendiri, seperti ada yang membebankan profit sebesar 1%. Apalagi jika kamu melakukan upgrade status keanggotaan jualan online kamu.

  • Sistem telah tersedia

Kamu tidak perlu menyewa profesional untuk membuat sistem di website jualan kamu. Marketplace sudah menyiapkan semuanya, kamu tinggal memasukkan produk, berjualan dan mempromosikan jualan kamu.

  • Pasar sudah terbentuk

Kamu tidak perlu bingung mencari pembeli, karena pasar otomatis sudah terbentuk dengan sendirinya. Misal kamu ingin mencari makanan kucing, tinggal melakukan pencarian di situs marketplace, kamu bisa memilih toko dan harga dari yang termurah hingga termahal. Intinya pembeli akan datang dengan sendirinya. Dikarenakan nama baik dari marketplace telah membuat calon pelanggan tertarik dan membeli di sana.

  • Tidak perlu strategi pemasaran khusus

Karena pasar terbentuk, kamu tidak perlu strategi pemasaran khusus untuk mempromosikan dan mengenalkan produk kamu. Tinggal menunggu dan mengikuti program dari tiap-tiap marketplace. Mereka akan menawarkan di waktu dan hari tertentunya. Misalnya, ada gratis pengiriman barang, diskon promo di tanggal 1 bulan 1.

Yang kamu pikirkan hanya satu, yaitu bagaimana ketersediaan produk kamu agar bisa dijual di marketplace.

Toko Online vs Marketplace

Lalu, apa kekurangannya berjualan di marketplace

  • Persaingan tajam

Di dalam marketplace ada ratusan bahkan ribuan orang yang menjual produk yang sama dan dengan harga jual yang berbeda-beda. Meski marketplace memudahkan kamu berjualan, belum tentu ada yang membeli produk kamu. Sebagai contoh apabila kamu ingin membeli sarung. Maka ketika kamu melakukan pencarian ‘sarung’, hasilnya akan muncul ratusan sarung dengan produk dan berbagai macam tokonya.

  • Margin laba terbatas dan bisa rugi

Ketika kamu menjual di marketplace bisa saja kamu hanya mendapatkan laba sedikit, karena terjadi perang harga yang sangat kompetitif. Jalan satu-satunya kalau kamu baru berjualan di marketplace adalah menurunkan harga yang murah dibandingkan yang lain. Sehingga membuat keuntungan kamu sedikit, bahkan bisa rugi.

Bisa saja kamu beriklan untuk mengatasi persaingan harga, tapi tetap saja menjadi biaya tambahan kamu dalam berjualan. Begitu juga kompetitor akan melakukan hal yang sama; Dengan kata lain, berjualan di marketplace untuk yang baru di awal menjual adalah merugi dulu sampai mendapatkan follower dan kepercayaan pelanggan dengan banyak ulasan.

  • Tidak dapat melakukan retargeting

Ketika ada yang membeli produk kamu dan ingin menawarkan ke pembeli tersebut, kamu tidak bisa melakukannya. Karena sistem di marketplace tidak bisa melakukan retargeting untuk menawarkan produk. Semua data transaksi menjadi milik marketplace. Meski ada marketplace yang menyediakan data transaksi untuk diunduh. 

  • Kurang mendukung untuk melakukan branding

Di marketplace, jarang pembeli hafal bertransaksi di toko mana saja. Apalagi siapa nama penjualnya. Dalam benak mereka adalah bagaimana ia bisa membeli barang dan sampai di rumah dengan aman.

Karena hal itu, kamu tidak bisa melakukan branding produk atau toko kamu, kecuali kamu mempunyai banyak follower dan penjualan mencapai jutaan produk di marketplace sehingga nama toko dan brand kamu terkenal.

  • Pasar terbatas

Jika kamu ingin melakukan ekspansi ke luar negeri, kamu tidak bisa melakukannya. Karena pasar kamu hanya di Indonesia. Meski tiap marketplace ada di berbagai negara, bukan berarti kamu bisa menjual di sana.

Menggali Peluang Lebih Besar dengan Memiliki Website Toko Online Sendiri

Alternatif lain yang bisa ditempuh untuk bisa meraih sukses dan bisa menjalankan bisnis online dengan cara yang lebih profesional dengan sistem model bisnis D2C (Direct-to-Consumer) adalah dengan memiliki website toko online sendiri.

Seperti namanya, toko online adalah toko yang menjual produk atau jasa di internet. Karena ini adalah online store, maka membutuhkan website untuk berjualan. Setelah melihat banyak kekurangan jika menjual di marketplace, mungkin kamu jadi mempertimbangkan membuat website jualan sendiri. Tapi tunggu dulu, membuat toko online sendiri juga ada kelebihan dan kekurangan.

Adapun kelebihan membuat toko online sendiri adalah sebagai berikut:

  • Jalannya bisnis tergantung kamu

Jika kamu berkeinginan untuk membuat toko online, maka semuanya tergantung kamu. Seperti apa sistemnya jualannya, letak barang posisinya di mana, apakah ingin lebih banyak memberikan promosi? Apakah ingin memberikan pendekatan edukasi melalui toko online kamu? Jadi bisa dikatakan cara sukses jualan online ada di tangan kamu sendiri.

  • Margin laba lebih besar

Kamu akan mendapatkan margin yang lebih besar ketimbang berjualan di marketplace, karena tidak akan ada kompetitor sebanyak marketplace. Kamu juga bisa mengatur harga produk, tidak perlu mengeluarkan biaya iklan untuk mempromosikan salah satu produk terbaru atau terlaris. Dan juga tidak ada pemotongan biaya administrasi setiap terjadi penjualan.

  • Bisa melakukan retargeting

Berbeda dengan marketplace, kamu bisa melakukan retargeting, karena semua data pelanggan ada di kamu. Sehingga kamu bisa menghubungi mereka untuk mengenalkan dan menawarkan produk agar dibeli oleh mereka.

Peluang untuk mendapatkan pembelian dengan melakukan retargeting sangat besar, karena mereka telah membeli dan pernah menggunakan produk kamu. Apalagi jika merasa puas.

  • Leluasa dalam melakukan branding

Berbeda dengan marketplace, kamu bisa leluasa untuk melakukan branding produk dan toko online kamu. Seperti mengenalkan produk, visi misi, dan citra perusahaan dengan pendekatan edukasi. 

  • Menyasar pasar global

Dengan website sendiri, kamu bisa menjangkau pasar dunia. Caranya kamu bisa mengikuti berbagai komunitas pasar ekspor dan mempromosikan website kamu di sana. 

Lalu apa kekurangan online store? Selain kelebihan ada kekurangannya seperti diperlukan investasi atau modal untuk membuat website, dibutuhkan kemandirian dan keseriusan dalam mengelola, karena kamu yang memegang kendali bisnis.

Itulah perbedaan marketplace dengan online store. Jika ditanya yang mana dipilih? Maka kamu sebaiknya menggunakan cara ketiga, yaitu menggunakan LummoSHOP.

Miliki Website Toko Online Lebih Mudah dengan LummoSHOP

LummoSHOP merupakan aplikasi membuat toko online gratis. Dengan ini, kamu bisa berjualan dengan mudah. Apalagi mereka juga menyediakan kursus cara jualan online untuk kamu yang belum pengalaman. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kamu tidak perlu memikirkan cara buat website jualan, karena LummoSHOP sudah menyediakan sistemnya hingga domain gratis. Kamu tinggal memilih nama untuk domain toko kamu, lalu berjualan. Semudah itu!

Simak penjelasan lengkap tentang bagaimana memulai bisnis dengan LummoSHOP di artikel-artikel berikut ini:

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP