fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Manfaat Google Analytics Untuk Menunjang Bisnismu

google analytics 01

Sebagai seorang pebisnis, kamu perlu memiliki data yang menyeluruh demi  kelancaran bisnis. Salah satu cara paling sederhana untuk mendapatkannya lewat google analytics yang merupakan platform yang menyediakan data soal  pengunjung website, lokasi, gadget yang pengunjung gunakan dan beberapa informasi seputar perilaku pengunjung. 

Google Analytic bisa membantu kamu menganalisa berbagai metrik yang akan kamu gunakan untuk strategi bisnis dan memberikan informasi soal perubahan trend.  Analisa yang google lakukan juga bisa kamu gunakan untuk membuat konten yang lebih bagus lagi untuk pelanggan. 

Platform ini sudah banyak pelaku bisnis gunakan karena efektif dan mudah terintegrasikan dengan produk keluaran Google yang lain. Tidak hanya itu, Google Analytic juga bisa kamu gunakan untuk semua desain web.  Kamu bisa mendapatkannya secara gratis. Namun,bila ingin mendapatkan analisa yang lebih lengkap,tersedia juga Google Analytics 360 yang sifatnya berbayar. 

Cara pasang Google Analytics: 

Google Analytics selain gratis juga gampang kamu gunakan. Seperti ini langkah-langkahnya: 

  1. Kunjungi website https://www.google.com/analytics/ dengan menggunakan akun Gmail. Walau bisa juga menggunakan akun non Gmail tetapi Kamu tetap harus connect dengan Google service. Jadi untuk memudahkan lebih baik gunakan saja akun Gmail. 
  2. Setelah masuk dalam website, ikuti instruksi yang muncul pada layar. Kamu akan mengisi data-data standar seperti alamat website, nama domain, kategori industri dan zona waktu. 
  3. Google Analytic akan memberikan tracking code yang bisa Kamu copy-paste pada halaman website Kamu. Ini bertujuan untuk menganalisa data yang ada dalam website kamu oleh mesin google. 
  4. Tunggu beberapa jam, Kamu sudah bisa melihat data trafik yang berkaitan dengan website bisnis Kamu. 

Apa manfaat dari Google Analytics? 

google analytics 02Jumlah pengunjung website 

Salah satu hal penting yang perlu kamu ketahui yang memiliki website bisnis adalah jumlah pengunjung. Bila pengunjung banyak tentu target penjualan pun bisa tercapai. Google Analytics memberikan data jumlah pengunjung yang datang ke website kamu setiap harinya. 

Isi konten 

Selain jumlah pengunjung yang datang, kamu juga bisa memantau konten website. Kamu bisa tahu konten-konten mana saja yang paling banyak pengunjung baca. Bila jumlahnya tidak sesuai dengan target bisa jadi konten yang kamu buat tidak sesuai atau tidak disukai oleh pengunjung. 

Lewat platform ini tergambar jelas konten apa yang pengunjung sukai. Jumlah Foto, video atau artikel yang diklik oleh pengunjung pun akan terdata dengan baik. 

Prime time terbaik 

Waktu saat mengunggah konten berpengaruh besar pada banyak tidaknya orang yang membaca. Setiap media sosial dan website memiliki waktu terbaik atau prime time-nya tersendiri. Sebagai pemilik website Kamu wajib tahu prime time dari pengunjung. Google Analytic memberikan data soal prime time yang bisa dijadikan patokan saat mengunggah konten. Misalnya prime time pengunjung jam 19.00 WIB, unggahlah konten pada jam tersebut sehingga mendapat target yang diharapkan.  

Domisi pengunjung 

Kamu juga bisa tahu dimana saja domisili pengunjung website.  Misalnya lebih banyak yang tinggal di wilayah kota besar atau lebih banyak di kota kecil. Dengan mengetahui lokasi ini Kamu bisa menyesuaikan bentuk promosi atau fokus produk yang akan dijual. 

Memahami karakter pengunjung 

Setiap website memiliki karakter pengunjung yang berbeda. Ada yang memang senang mencari info seputar konten, ada yang bertransaksi atau sekadar membandingkan produk satu dengan yang lainnya. Dengan bisa membaca karakter pengunjung Kamu bisa menemukan cara terbaik untuk meningkatkan penjualan. 

Data apa yang bisa dibaca lewat Google Analytics? 

Ada empat data penting yang bisa kamu temukan dalam setiap analisa dari Google ini, yaitu: 

Audience 

Audience adalah  orang-orang yang mengunjungi website kamu. Akan terlihat data demografis seperti jenis kelamin, umur, bahasa yang digunakan, dan domisili. 

Akuisisi

Akuisisi adalah bagaimana mereka masuk ke website kamu. Ada bererapa cara untuk  masuk misal lewat mesin pencari Google, langsung masuk ke website karena mereka sudah hafal alamat website brand kamu, lewat link di sosial media atau lewat agregator (seperti LineToday atau Babe) 

Behavior 

Behavior adalah apa yang mereka lakukan di website kamu. Misalnya, ada yang baru pertama kali masuk website, berapa lama mereka membuka-buka website dan  artikel yang mereka suka. 

Conversion 

Conversion adalah indikator yang menunjukan apakah mereka mau atau tidak melakukan apa yang kamu harapkan (dalam hal ini membeli produk). Ini berkaitan dengan persentase orang yang masuk ke website kamu dan menjadi customer. Akan menyedihkan kalau orang hanya mampir ke website kamu tetapi tidak menekan tombol beli. 

Conversion juga bisa melacak  berapa banyak seseorang membeli satu produk. Bisa terlihat juga apakah mereka konsumen loyal atau bukan. 

Optimalisasi Google Analytics untuk bisnis 

google analytics 03Banyaknya data yang disajikan oleh Google bisa kamu manfaatkan untuk menunjang bisnis. Baik dari segi penjualan, membuat konten marketing atau meningkatkan brand awareness. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain, yaitu: 

1. Mengoptimalkan kampanye marketing 

Dengan data yang ada kamu bisa menggunakannya untuk mengoptimalkan kampanye marketing. Data seputar domisili dan umur pengguna bisa disesuaikan dengan kampanye marketing kamu. Biasanya cara ini akan sangat efektif ketika kamu akan membuat  ide marketing baru. Sesuaikan konten kampanye dengan hal-hal yang disukai oleh target market. Ini bisa diterjemahkan dalam bentuk visual atau pun artikel. Misalnya kamu pemilik bisnis kopi. Dari data didapat kalau target market kamu senang dengan konten video. Maka saat membuat kampanye marketing varian kopi baru, buatlah kampanye dalam format video. 

2. Meningkatkan penggunaan website 

Data yang ada bisa memberikan gambaran berapa banyak orang yang mampir di website kamu, berapa lama mereka menghabiskan waktu membaca artikel atau melihat-lihat barang yang ditampilkan. Kamu bisa tahu apakah website yang kamu benar-benar memuaskan pengunjung atau tidak. 

Selanjutnya, Kamu bisa memperbaiki konten website agar pengunjung semakin lama dan betah. Misalnya perbanyak konten tips karena pengunjung suka konten model ini. Kualitas konten artikel bisa kamu perbaiki juga dengan menggunakan artikel yang ramah SEO sehingga ketika orang mencari di mesin, Google secara merekomendasikan website kamu. 

3. Identifikasi target audience

Kamu mungkin sudah punya bayangan seperti apa target audience brand kamu. Namun, Google Analytic memberikan data apakah persepsi soal target audience tersebut sudah cocok atau tidak. Misalnya, produk kamu adalah aksesoris yang target marketnya umur 15-20 tahun tetapi dari data yang ada menunjukan kebanyakan audience kamu 30 tahun. Bisa jadi apa produk dan konten yang kamu tawarkan salah sasaran. 

Kamu bisa memutuskan apakah mengubah target audience sesuai data dari Google karena mereka ternyata pembeli potensial atau kamu mengubah isi konten agar tetap sesuai dengan target market berumur 15-20 tahun.

4. Alokasi budget 

Data soal domisi, gender dan umur membantu kamu untuk menentukan di mana budget perlu kamu alokasikan. Misalnya, jia kamu bandingkan dengan wanita, lebih banyak pria yang membeli produk kamu. Maka kamu bisa lebih fokus menggunakan budget untuk menambah produk yang cocok bagi kebutuhan pria. 

Begitu pula bila data menyuguhkan domisi audience. Misalnya ada penambahan jumlah audience dari Singapura, kamu bisa menambah budget promosi untuk wilayah tersebut agar semakin banyak pembeli dari negara tersebut.

5. Perluasan bisnis 

Google analytic memberikan data soal domisi audience yang masuk ke website. Data ini akan sangat berguna bila kamu ingin melakukan perluasan usaha,terutama keluar negeri. Bisnis kamu ada di Indonesia tetapi dari data yang ada, ternyata banyak pengunjung  yang berdomisili di Singapura dan Malaysia. Kamu bisa membuat perluasan bisnis ke negara tetangga tersebut. Baik dengan cara membuka kantor cabang atau memberikan sejumlah kemudahan, misalnya  bekerja sama dengan bank di negara tersebut agar transaksi lebih mudah.