fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

7 Hal yang Diajarkan Mark Zuckerberg Pendiri Facebook untuk Pebisnis

Mark Zuckerberg

Facebook adalah fenomena. Popularitasnya memang sempat menurun beberapa waktu belakangan. Namun, media sosial kreasi Mark Zuckerberg ini masih bertengger sebagai platform yang memiliki pengguna aktif terbanyak di dunia. Facebook juga yang menjadikan Mark Zuckerberg sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Banyak hal inspiratif yang dapat kamu gali dari Mark. Kali ini kami akan membaginya untuk kamu.

Facebook yang (Mungkin) Tidak Akan Pernah Mati

Dalam artikelnya pada Juni 2018, Bryan Lufkin, jurnalis BBC menulis bahwa Facebook tidak akan pernah mati. Walaupun sempat mengalami hantaman masalah, terutama kasus kebocoran data yang membuat Mark harus berhadapan dengan Kongres AS, Facebook diprediksi tetap bertahan sebagai media sosial bagi warganet dunia. 

Lufkin mengibaratkan Facebook, yang kini berganti nama menjadi Meta, memiliki sembilan nyawa. Beberapa alasannya antara lain karena Facebook telah terintegrasi dengan ekosistem digital secara umum. Misalnya, ketika kita ingin masuk ke sebuah layanan, tidak jarang kita harus log in melalui Facebook terlebih dahulu. Facebook seakan telah menjadi de facto dalam dunia online. Selain itu, menurut psikolog Catalina Toma dari Universitas Wisconsin, AS, Facebook juga sudah merasuk menjadi kebutuhan dasar manusia. Walaupun banyak yang mencoba meninggalkan Facebook, mereka akan kembali lagi. 

Kesuksesan Facebook, tentu saja adalah andil dari salah satu pendirinya, Mark Elliot Zuckerberg. Mark adalah salah satu orang terkaya di dunia, yang bahkan di masa pandemi Covid-19, hartanya malah melonjak. Berdasarkan katadata, kekayaan Mark bertambah 30 miliar dollar AS, atau sekitar Rp420 triliun di masa pandemi. 

Salah satu faktor meningkatnya kekayaan Mark adalah, Facebook membuat langkah-langkah strategis untuk mendapatkan keuntungan, seperti, meluncurkan layanan e-commerce yang memungkinkan pengguna membuat etalase digital di Facebook. Facebook juga memanfaatkan momentum meningkatnya penggunaan panggilan video ketika sebagian besar orang harus menjaga jarak fisik (physical distancing). Lantas, siapa sebenarnya Mark Zuckerberg? Yuk, kita kulik!

Belajar Programming Sejak Kecil

Mark Zuckerberg dan Facebook ibarat dua sisi mata uang. Keduanya sama-sama fenomenal. Pria kelahiran New York, 14 Mei 1984 ini menjadi raja media sosial di usia yang terbilang muda. Saat ini, Mark menguasai tiga platform jejaring sosial terpopuler, yakni Facebook, Instagram, dan WhatsApp

Ia mendirikan Facebook pada tahun 2004. Delapan tahun kemudian, tepatnya tahun 2012, Facebook mengakuisisi Instagram. Berlanjut pada tahun 2014, giliran platform WhatsApp yang diakuisisi. Saat ini, mengutip dari katadata, jumlah  pengguna Facebook di dunia mencapai 2,8 miliar atau 35,59% dari total populasi dunia sejumlah 7,87 miliar jiwa. Time mengibaratkan, jika Facebook adalah sebuah negara, maka ia adalah negara dengan penduduk terbesar ketiga di dunia setelah China dan India.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Punya Pemikiran Kritis Sedari Kecil

Menyimak kehidupan Mark Zuckerberg memang menarik. Masih melansir Time, Mark terlahir di sebuah desa bernama Dobbs Ferry di negara bagian New York, AS, dari orang tua bernama Edward Zuckerberg, seorang dokter gigi dan ibu seorang psikiater, bernama Karen. Mark adalah anak pertama dan memiliki tiga adik perempuan. Menurut Edward sang ayah, Mark adalah anak yang kritis.

Bagi sebagian besar anak, bila bertanya pada orang tua, maka jawaban sederhana seperti “ya” atau “tidak” sudah cukup. Tapi, tidak bagi Mark. Menurut ayahnya, bila memberi jawaban “tidak”, maka sebagai orang tua, Edward dan Karen harus memiliki argumentasi berdasarkan fakta, logika, alasan, dan pengalaman. Sebab, itulah yang dikejar Mark. Ia tidak akan pernah puas jika hanya mendapat jawaban “ya” atau “tidak”.

Kecintaan Mark pada dunia programming bermula sekitar tahun 1990-an. Pada usia 11 tahun, ayah Mark mengajarinya ATARI BASIC Programming. Selain itu, ayahnya juga mendatangkan guru privat bernama David Newman, untuk mengajari Mark tentang seluk beluk software dan programming

Dari guru privat tersebut, kemampuan Mark kian berkembang. Pada usia 12 atau 13 tahun, ia membuat sebuah program bernama Zucknet. Sang ayah pun menggunakan program itu di klinik giginya. Dengan Zucknet, resepsionis di klinik gigi dapat menginformasikan jika ada pasien baru tanpa harus berteriak memanggil dokter. Zucknet juga digunakan oleh keluarga Zuckerberg untuk saling berkomunikasi satu sama lain. 

Mark zuckerbergDari Facemash, TheFacebook, Hingga Facebook

Pada masa remaja, Mark melanjutkan studi di Philip Exeter Academy. Mengutip Britannica, sekolah tersebut adalah sekolah persiapan khusus. Di masa SMA inilah Mark mencoba bekerja di sebuah perusahaan bernama Intelligent Media Group. Mark membuat sebuah software musik dengan nama Synapse Media Player. Ia kemudian mengunggah software itu ke sebuah situs bernama Slashdot dan mendapat peringkat 3 oleh majalah teknologi PC Magazine. Perusahaan teknologi seperti AOL dan Microsoft tertarik membeli software itu dan menawari Mark untuk bergabung dalam perusahaan mereka sebelum lulus sekolah. Namun, Mark menolak tawaran tersebut..

Setelah lulus SMA di tahun 2002, Mark melanjutkan studi di Harvard University dan mengambil jurusan psikologi dan ilmu komputer. Masih melansir Britannica, saat kuliah di Harvard inilah Mark mulai membuat platform jejaring sosial. Bersama teman seasramanya, Arie Hasit, Mark membuat Facemash. Dengan cepat Facemash menarik perhatian. Trafiknya melonjak. Tetapi, pada suatu pekan, pihak kampus menutup akses situs Facemash, karena Facemash membuat salah satu jaringan internet di Harvard kewalahan. 

Kemudian pada tahun 2004, dibantu dibantu beberapa teman asramanya yakni Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan Eduardo Saverin, Mark membuat The Facebook. The Facebook adalah direktori khusus untuk siswa-siswi yang berisi foto dan alamat layaknya buku kenangan sekolah. The Facebook memungkinkan penggunanya membuat profil mereka sendiri, mengunggah foto, dan berkomunikasi dengan pengguna lain. 

Awalnya, The Facebook hanya beroperasi di sekitar lingkungan Harvard. Lambat laun, operasionalnya berkembang hingga ke kampus lain, seperti Columbia University, New York University, Yale, dan lain-lain. Saat liburan musim panas, Mark dkk. pergi ke Palo Alto di Silicon Valley. Mereka menyewa sebuah rumah kecil yang digunakan sebagai kantor. Mark awalnya berniat kembali ke Harvard untuk melanjutkan studi, tapi urung. Ia memutuskan drop out dari Harvard dan menetap di Palo Alto untuk mengembangkan The Facebook.

Lika-Liku Pendanaan Facebook

Di Palo Alto, Mark Zuckerberg bertemu Peter Thiel yang kemudian menjadi investor awal The Facebook. Ada juga investor lain yakni Accel Partners yang berinvestasi sebesar 12,7 juta dollar AS (kurang lebih  Rp177 miliar dengan kurs saat ini). Pengguna The Facebook kala itu berkembang hingga 5,5 juta orang pada Desember 2005. Beberapa perusahaan besar seperti Yahoo dan MTV Network juga mulai melirik The Facebook untuk diakuisisi, tapi sosok yang pernah terpilih sebagai Person of the Year 2010 majalah Time itu menolak. Dia terus mengembangkan sendiri The Facebook, dengan menambah lebih banyak fitur.

The Facebook kemudian berubah nama menjadi Facebook, dan menjadi jejaring sosial terbesar di dunia. Pada tahun 2007, Facebook melakukan deal dengan perusahaan software terbesar di dunia milik Bill Gates, Microsoft. Mengutip Britannica, Microsoft membayar 240 juta dollar AS atau sekitar Rp2,3 triliun untuk 1,6% saham Facebook. Dua tahun kemudian, Digital Sky Technologies membeli 1,96% saham Facebook dengan nilai 200 juta dollar AS atau sekitar Rp2 triliun. Pada tahun 2008 saja, kekayaan Mark Zuckerberg ditaksir senilai 1,5 miliar dollar AS atau sekitar Rp15 triliun. Kekayaan tersebut meningkat pada tahun 2012 menjadi 19 miliar dollar AS atau sekitar Rp150 triliun. 

Pada tahun 2012, Facebook masuk di bursa saham di bursa NASDAQ, New York dengan kode “FB”. Berdasarkan data dari Tempo, saham Facebook mulai dijual kepada investor dengan harga awal 38 dollar AS per lembar, kemudian naik menjadi 42 dollar AS hanya beberapa jam setelah IPO (initial public offering) dibuka. Nilai perusahaan meningkat menjadi 104 miliar dollar AS dengan pendapatan sekitar 16 miliar dollar AS. Angka tersebut menjadikan IPO Facebook sebagai IPO perusahaan internet tertinggi sepanjang sejarah dan menjadikan Facebook sebagai salah satu perusahaan paling kaya di AS. 

Mark Zuckerberg7 Hal yang Diajarkan Mark Zuckerberg untuk Para Pebisnis

Kesuksesan Mark Zuckerberg pastinya membuat takjub banyak orang. Berhasil membuat terobosan dalam jejaring sosial di era internet, lalu menjadi salah satu orang terkaya di muka bumi, tentunya ada banyak hal yang dilakukan Mark, yang dapat kamu pelajari sebagai pebisnis. Berikut ini kami rangkumkan untuk kamu.

  1. Miliki Misi yang Jelas

Menurut Mark, misi sama pentingnya dengan bisnis itu sendiri. Oleh karena itu, saat membangun Facebook, ia memiliki misi yakni membuat dunia lebih terbuka dan terhubung. Mengutip Kontan, dengan memiliki misi yang jelas dan berfokus pada misi tersebut, Mark percaya jika bisnisnya akan terus dilirik masyarakat. 

  1. Jangan Takut Mengambil Risiko

Percaya atau tidak, seorang pebisnis sukses biasanya berani mengambil risiko. Ini juga yang diajarkan Mark. Dalam suatu kesempatan, ia berkata bahwa, “Banyak pebisnis yang khawatir mereka akan melakukan kesalahan saat berbisnis. Itu membuat mereka takut mengambil risiko. Hindarilah hal ini bila kamu ingin sukses.”

  1. Bangun Tim yang Solid

Mengutip Swa, Mark mendapatkan pelajaran tentang hal ini dari Steve Jobs. Pria yang memopulerkan perangkat iPod, iPhone, dan iPad ini, mengajarkan Mark cara fokus dalam berbisnis dengan membangun tim manajemen yang kuat dan solid. Sebab, membangun tim yang solid akan menciptakan bisnis yang berkualitas.

  1. Raih Setiap Kesempatan

Mark  selalu mengambil kesempatan yang ada di depannya. Ia tidak takut gagal dan memilih melakukan banyak percobaan selama memimpin Facebook. Mengutip Kontan, bagi Mark Zuckerberg, kegagalan bukan berarti kita tidak bisa sukses. Dari kegagalan tersebut, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik.

  1. Berani Bertindak

Melansir Warta Ekonomi, kultur di Facebook lebih menghargai orang yang bisa membangun sesuatu daripada orang yang hanya pandai berbicara. Ketika karyawan Facebook ingin bertemu Mark, mereka harus memiliki sesuatu yang akan ditunjukkan kepada Mark.

  1. Jangan Mencoba Menjadi Manusia Super

“Tidak ada orang yang mengetahui dan dapat mengerjakan segala sesuatu sendiri. Tapi, dengan tim, teman, atau keluarga, maka kamu dapat mengerjakannya.” begitu kata Mark Zuckerberg seperti dilansir dari CNBC

Bagi Mark, melakukan kesalahan adalah hal normal, sesuatu yang sangat wajar dalam proses menjadi entrepreneur. “Kamu tidak harus menjadi manusia super; kamu hanya perlu melakukan sesuatu dengan baik.”

  1. Done is better than perfect

Di kantor pusat Facebook di Menlo Park, California, kalimat “Done is better than perfect” atau “Menyelesaikan sesuatu lebih baik daripada melakukan sesuatu dengan sempurna”, terpasang di dinding kantor sebagai “mantra” bagi para pegawai Facebook. Masih melansir CNBC, Mark menjelaskan filosofi di balik mantra tersebut, bahwa, daripada berdebat panjang berhari-hari mengenai cara terbaik mewujudkan ide atau membangun sesuatu, lebih baik langsung beraksi melakukannya hingga selesai dan melihat sejauh mana hal tersebut bekerja.

Quotes Inspiratif dari Mark Zuckerberg

Berikut kami kutipkan beberapa quotes dari Mark Zuckerberg seperti dilansir dari Inc.com, untuk lebih banyak menginspirasi kamu.

  • Orang sukses adalah orang yang selalu menciptakan hal baru.
  • Risiko terbesar adalah tidak mengambil risiko apa pun.
  • Orang lain tidak peduli sesuatu yang kamu omongkan, tapi sesuatu yang kamu ciptakan.
  • Aturan sederhana dalam berbisnis adalah melakukan hal-hal yang lebih mudah terlebih dahulu.
  • Saya membangun sesuatu untuk jangka panjang. Selain itu adalah distraksi.
  • Orang yang sukses adalah orang yang percaya diri dengan kemampuan yang ia miliki.
  • Membantu miliaran orang terhubung satu sama lain adalah sesuatu yang mengagumkan dan salah satu hal membanggakan dalam hidup saya.
Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP