fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Market Entry Strategy Untuk Pengembangan Usahamu

Market entry strategy

Market Entry Strategy (MES) adalah salah satu strategi pemasaran yang perlu kamu kuasai. Soalnya, sebagai pemilik bisnis, kamu harus terus mengembangkan usaha. Tanpa pengembangan usaha, maka bisnis tidak bisa menjadi sumber pendapatan utama. Dampaknya, kamu tidak bisa fokus pada usahamu.

Market entry strategy adalah strategi pemasaran yang memiliki tujuan, jenis, dan tantangan serta peluang. Untuk lebih memahami dan menerapkannya, kamu perlu untuk membaca artikel berikut.

Pengertian Market Entry Strategy

Menurut Daniels dan Radebaugh dalam bukunya “International Business 8th Edition”, market entry strategy adalah metode terencana untuk menyampaikan barang dan jasa kepada target pasar dan mendistribusikannya kepada mereka. Oleh karena itu, MES adalah bagian dari strategi pemasaran. Di dalamnya ada perencanaan mengenai target pasar dan pendistibusiannya. Dengan menggunakan strategi ini, harapannya barang atau jasa sampai di pasar dengan tepat.

Kamu sebagai pemilik usaha perlu memahami strategi pemasaran ini. Soalnya, sampainya barang ke target pasar yang tepatakan mendukung perolehan pendapatan yang maksimal. Oleh sebab itu, ada manfaat besar dari market entry strategy.

Manfaat Market Entry Strategy Untuk Bisnis

Market entry strategyMenerapkan market entry strategy akan menguntungkan bagi usahamu. Dalam hal ini, MES akan bermanfaat untuk memastikan, bahwa usahamu bisa masuk pasar baru dengan nyaman, mudah dan minim risiko. Dengan demikian, seluruh biaya atas produksi barang sampai penjualannya, bisa ditekan atau diminimalisasi. Rendahnya biaya akan meningkatkan keuntungan bisnismu. Perihal itu, market entry strategy memiliki beberapa tujuan.

Tujuan Market Entry Strategy

Menerapkan market entry strategy dalam bisnismu, memiliki beberapa tujuan yaitu:

  • Membuka Ceruk Pasar yang Baru

Strategi ini memiliki tujuan untuk membuka ceruk pasar yang baru. Hal tersebut perlu terus kamu lakukan sebagai pengusaha. Dengan demikian, makin banyak orang yang bakal mengenal produkmu. Alhasil, penjualan akan meningkat, dan menambah modal untuk mengembangkan bisnis.

  • Memenangkan Kompetisi Pemasaran diantara Rival Bisnis

Kini, makin banyak usaha baru, sedangkan yang lama terus melakukan inovasi. Dalam hal ini, market entry strategy bertujuan untuk memenangkan kompetisi pemasaran dengan rival bisnis.

  • Memeroleh Lebih Banyak Konsumen

Dengan strategi ini, kamu akan memiliki pasar yang luas, sehingga mendatangkan lebih banyak konsumen. Konsumen yang terus bertambah akan membantu mengembangkan bisnismu karena ada peningkatan penjualan.

  • Meningkatkan Penjualan

Tentu, setiap strategi dalam bisnis bertujuan untuk meningkatkan penjualan. Demikian pula dengan market entry strategy, juga berupaya untuk meningkatkan penjualan.

Setelah memahami tujuannya, kamu perlu pula memahami jenis-jenis dari marketing entry strategy.

Jenis-Jenis Market Entry Strategy

Market entry strategyMarket entry strategy terdiri atas beberapa jenis. Dalam hal ini, bukan hanya MES untuk lokal, tapi juga internasional. Berikut adalah jenis-jenis MES:

  • Ekspor Tidak Langsung

Dalam MES ini, bisnis melakukan ekspor atau menjual barang ke luar negeri secara tidak langsung. Caranya, yakni menjual produknya melalui perantara atau agen ekspor, dapat pula dengan lebih dulu menjual produk kepada perusahaan lain untuk keperluan ekspor. Beberapa agen yang bisa kamu manfaatkan untuk ekspor tidak langsung, yaitu pedagang ekspor domestik, agen ekspor domestik, dan perusahaan manajemen ekspor.

  • Ekspor Langsung

Sesuai sebutannya, dalam hal ini, bisnis melakukan ekspor secara langsung. Untuk keperluan tersebut tentu mesti mengurus serangkaian izin. Soalnya, tidak semua bisnis bisa langsung melakukan ekspor. Selain itu, perusahaan juga perlu untuk membentuk departemen atau divisi ekspor berbasis domestik, cabang atau anak perusahaan penjualan luar negeri, perwakilan penjualan ekspor, dan distributor atau agen berbasis di luar negeri. Meski memiliki banyak kelebihan daripada ekspor tidak langsung, jenis MES ini membutuhkan banyak modal dan penguasaan sistematika ekspor lebih baik.

  • Strategi Kerjasama

MES berikutnya adalah melakukan kerja sama dengan pihak lain demi mencapai tujuannya. Beberapa contoh jenis MES ini, yakni:

    • Membuat usaha patungan, yang artinya bisnismu dibiayai banyak orang. Dengan demikian ceruk pasarmu bisa menjadi lebih luas. Selain itu, penanggung jawab bisnis menjadi lebih banyak.
    • Aliansi strategis, maknanya adalah bekolaborasi dengan perusahaan lainnya. Kolaborasi ini akan memberikan kemudahan dalam penyampaian produk, termasuk pendistribusiannya.
  • Investasi Langsung

Marketing entry strategi berikutnya adalah dengan melakukan investasi langsung. Dalam hal ini, perusahaan berinvestasi untuk masuk pada pasar baru secara mandiri. Tentu saja akan membutuhkan modal dalam melakukan MES jenis ini. Contoh dari investasi langsung, di antaranya, mendirikan anak perusahaan sendiri dan mengakuisisi perusahaan lain.

Dari beragam jenis market entry strategy tersebut, pebisnis bakal menjumpai peluang dan tantangannya.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Peluang dan Tantangan Dalam Market Entry Strategy

MES sebagai salah satu strategi pemasaran menghadapi peluang dan tantangan dalam pelaksanaannya. Keduanya akan menjadi kesempatan untuk mencapai tujuan sesuai harapan. Berikut adalah peluang dan tantangan dalam MES.

  • Peluang

    • Kemajuan Teknologi Informasi, membuat Pelaksanaan MES Lebih Mudah dan Efektif

Semua kegiatan dalam MES bisa menggunakan teknologi digital, sehingga akan lebih hemat biaya, efektif dan efisien. Dengan demikian, pelaksanaan MES tidak hanya menjadi dominasi perusahaan besar, tapi setiap bisnis bisa melakukannya.

    • Skema Kerja yang Lebih Sederhana

Dengan adanya kemajuan teknologi digital, maka skema kerja dalam MES menjadi lebih sederhana. Sebuah contoh sederhana, asalnya usulan untuk MES dikerjakan secara manual kemudian diketik dan baru disebarkan. Kini, dengan menggunakan teknologi digital, usulan MES bisa langsung disebarkan saat itu juga.

    • Saluran Distribusi yang Beragam

Kemajuan teknologi membuat pelaksanaan MES lebih mudah. Salah satunya dengan tersedianya beragam saluran distribusi. Saluran distribusi juga bisa dengan online, tidak hanya offline. Contoh saluran distribusi offline, di antaranya, pasar, toko, agen. Sementara itu, contoh saluran distribusi online, di antaranya website jualan dan marketplace. Makin banyak saluran distribusi yang dimasuki oleh bisnis, pendistribusian produk akan menjadi lebih mudah.

  • Tantangan

Tantangan dalam MES lebih banyak berfokus pada pasar internasional, seperti:

    • Risiko Cuaca

Saat masuk ceruk pasar internasional, usahamu akan berhadapan dengan risiko cuaca. Kamu perlu memahami kondisi tersebut. Dengan demikian, produk yang kamu jual ke negara lain tidak mengalami hambatan dalam pendistribusiannya.

    • Risiko Sistematis

Risiko ini adalah risiko pasar secara keseluruhan. Sebenarnya, bukan hanya pasar internasional. Ketika berupaya masuk ke pasar dalam negeri yang belum begitu dikenal, akan berhadapan dengan resiko sistematis. Oleh sebab itu, merupakan hal penting untuk memahami sistem yang berlaku dalam pasar yang dituju.

    • Risiko Kedaulatan

Kedaulatan akan banyak berpengaruh terhadap peraturan-peraturan yang berlaku. Oleh sebab itu, penting untuk memahami kedaulatan negara yang menjadi tujuan untuk memperluas pasar.

    • Risiko Nilai Tukar

Penerapan MES sehubungan dunia internasional akan berhadapan dengan risiko nilai tukar. Nilai tukar yang lebih tinggi akan membuat biaya lebih tinggi. Kendati demikian, hasil yang bakal kamu peroleh juga tinggi.

    • Risiko Budaya

Masuk pasar baru apalagi yang memiliki budaya berbeda, memberikan tantangan untuk memahami budaya baru tersebut. Tanpa memahaminya, bisa terjadi miskomunikasi, dan berpotensi menggagalkan perluasan pasar.

Ternyata, market entry strategy sangat penting dalam pengembangan bisnismu. Tanpa upaya untuk mengembangkan usaha, bisnismu akan jalan di tempat. Akan sangat disayangkan bukan? Jadi tetap semangat berbisnis, semangat mengembangkan usaha!

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya

Strategi Promosi, Kenali Jenis-Jenisnya untuk Bisnismu

Pre Order untuk Strategi Bisnis Online Kamu, Ini 5 Manfaatnya

Mengenal Unique Selling Point (USP) dalam Strategi Brand dan 7 Manfaat Pentingnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP