fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Market Penetration Strategy Untuk Meningkatkan Pendapatan Bisnismu

market penetration

Market penetration strategy adalah topik yang bisa jadi belum semua pebisnis pahami. Terlebih, bagi pebisnis pemula yang biasanya lebih fokus untuk meningkatkan pendapatan dengan berusaha menjual produk atau layanan sebanyak-banyaknya. Padahal, dalam penjualan produk atau layanan juga membutuhkan strategi dan pengukuran. Seumpama kamu juga masih merasa asing dengan istilah market penetration, yuk simak ulasan lengkapnya di sini.

Pengertian Market Penetration  

Market penetration adalah pengukuran tentang seberapa banyak jumlah produk atau layanan yang konsumen gunakan dibandingkan dengan total perkiraan pasar. Dalam bahasa Indonesia, market penetration juga lebih dikenal sebagai penetrasi pasar. Biasanya, market penetration akan dinyatakan dalam bentuk persentase yang memiliki makna jika pemakai produk bisnis mewakili persentase nominal tertentu dari total pangsa pasar terhadap produk tersebut.

Penetrasi pasar tidak hanya dapat kamu gunakan untuk mengukur jangkauan pangsa pasar, tapi juga bisa untuk menilai pangsa pasar produk yang akan kamu lempar ke pasar. Jadi, apabila suatu bisnis memiliki persentase penetrasi pasar yang tinggi terhadap suatu produk, berarti strategi pengembangan pasarnya sukses.

Lantaran demikian, pebisnis perlu memberi perhatian khusus terhadap penetrasi pasar agar mendapat nilai persentase tinggi. Salah satu langkah yang bisa kamu lakukan sebagai pebisnis adalah dengan merumuskan market penetration strategy.

(Baca juga: Penawaran Produk: Kunci Utama Bisnis Laris di Pasaran)

Kapan Bisnis Membutuhkan Market Penetration

market penetrationBerdasarkan buku berjudul “Strategic management: Concepts and cases: A Competitive Advantage Approach” karya Fred R. David dan Forest R. David pada tahun 2017, terdapat lima pedoman yang menunjukkan kapan penetrasi pasar dapat menjadi strategi yang efektif dalam bisnis, yaitu:

  • Pada saat kondisi pasar saat tidak jenuh dengan produk atau layanan perusahaan
  • Ketika tingkat penggunaan konsumen dapat meningkat secara signifikan
  • Kondisi di mana pangsa pasar dari pesaing utama telah menurun, sedangkan total penjualan industri telah meningkat
  • Terjadi korelasi antara penjualan dolar dan pengeluaran pemasaran dolar secara historis tergolong tinggi
  • Adanya peningkatan skala ekonomi sebab mampu memberikan keunggulan kompetitif

(Baca juga: Tajamkan Segmentasi Pasar agar Jualan Online-mu Efektif)

Metode Market Penetration

Terdapat tiga metode untuk mencapai penetrasi pasar, yaitu:

  1. Metode untuk merebut pelanggan dari pesaing
  2. Untuk menjual lebih banyak kepada konsumen setia
  3. Memikat minat konsumen baru untuk produk atau layanan yang sudah ada

Ketiga metode tersebut dapat berjalan optimal jika kamu mengimbanginya dengan mempertahankan margin laba yang rendah terhadap produk atau layanan bisnismu, sehingga harga jualnya pun rendah dan saluran distribusi makin luas. Itulah mengapa pebisnis sering menganggap market penetration strategy merupakan bauran pemasaran yang sifatnya agresif.

(Baca juga: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Seluk-beluk tentang Marketing)

Market Penetration Dalam Bisnis Online

Tiga metode yang ada pada penetrasi pasar memiliki keselarasan sudut pandang dengan strategi pemasaran bisnis online pada umumnya. Soalnya, aktivitas dunia bisnis itu sama, yaitu menjual produk atau layanan untuk mendapat keuntungan. Maka dalam bisnis online ataupun industri bisnis lainnya tentu akan menggunakan rumusan penetrasi pasar yang serupa dengan menyesuaikan kondisi perusahaan.

Manfaat Market Penetration Dalam Bisnis Online

Adapun beberapa manfaat yang bisa kamu dapat dengan adanya penetrasi pasar dalam bisnis online, yaitu:

(Baca juga: 5 Cara Cepat Dapat Uang Lewat Bisnis Online)

1. Penjualan meningkat

Produk atau layanan yang tepat sasaran dan mampu menjangkau segmentasi pasar yang diharapkan tentu akan mampu meningkatkan penjualan.

2. Meningkatkan brand equity

Ekuitas merek yang meningkat juga dapat meningkatkan nilai bisnis secara keseluruhan. Lantaran demikian, kamu jangan sampai sembarangan dalam merumuskan strategi penetrasi pasar, ya. Apalagi, dengan mengoptimalkannya dapat membuat perusahaanmu menekan biaya pemasaran yang saat ini nominalnya sangat fantastis.

3. Product positioning yang lebih baik

Penetrasi pasar berguna untuk menjustifikasi harga yang kamu tawarkan kepada konsumen. Umumnya, itu berlaku pada konsumen yang sudah memilki kepercayaan tinggi terhadap bisnismu.

Namun, dengan strategi penetrasi pasar, bisnis baru bisa menjustifikasi harga yang ia tawarkan berada pada level harga yang mana. Uniknya, meskipun harga jual produk atau layananmu lebih tinggi, tapi itu bukanlah hambatan bagi bisnismu. Sebab, kunci utamanya adalah dapat memposisikan brand dengan benar di pasar. Asal tepat, tentu bisa laris manis.

Cara Melakukan Market Penetration Strategy   

market penetrationUntuk melakukan strategi penetrasi pasar, ada beberapa langkah yang dapat kamu lakukan, di antaranya:

Mulai dari Produk atau Layanan Bisnismu

1. Menyesuaikan harga jual produk atau layanan

Biasanya, penetrasi pasar membutuhkan harga jual produk yang rendah dengan margin laba yang kamu dapat rendah pula. Sebab, harga jual yang rendah dapat meningkatkan penjualan.

(Baca juga: Apa yang Dimaksud Harga Pokok Penjualan (HPP)? Simak Pengertian dan 7 Tips Pentingnya)

2. Melakukan diversifikasi

Ini adalah strategi untuk memasuki pasar baru dengan membuat produk atau layanan baru yang sesuai kondisi pasar tersebut.

3. Melakukan perbaikan kualitas produk

Hal ini juga menjadi strategi penetrasi harga yang nggak kalah penting, mengingat kualitas produk sama halnya dengan harga. Hal itu akan memengaruhi penilaian dan keputusan konsumen sebelum tertarik.

Pemasaran juga Menjadi Kunci Keberhasilan

4. Meningkatkan jumlah konsumen

Langkah yang bisa kamu lakukan untuk meningkat jumlah konsumen, di antaranya dengan mengoptimalkan pemasaran. Semakin banyak yang mengenal, semakin banyak pula kesempatan atau peluang yang menggunakan produk atau layanan bisnismu. Hal ini akan berimbas pada penjualan.

5. Mengoptimalkan saluran distribusi

Saluran distribusi merupakan ruang untuk menyalurkan produk atau layanan bisnismu. Dengan mengoptimalkan itu, produk atau layanan dapat tersalurkan secara maksimal, penjualan pun akan meningkat.

6. Meningkatkan promosi

Siapa sih yang nggak suka promosi? Sudah menjadi rahasia umum, bahwa promosi selalu menarik perhatian konsumen dan mampu meningkatkan penjualan. Promosi juga dapat meningkatkan brand awareness, lho.

7. Mengoptimalkan penggunaan media sosial

Media sosial memang menjadi ruang yang dapat mengenalkan produk atau layanan bisnismu menjadi semakin luas. Dengan memanfaatkan atau membangun media sosialmu dengan baik, maka akan memudahkan konsumen dalam mengenali produk atau layanan bisnismu. Alhasil, dari berujung mencari tahu dan tertarik, akan terjadi peluang konversi pembelian.

Sesuatu yang Baru

8. Menggali ide

Kamu harus selalu memiliki ide yang berbeda dalam dunia bisnis. Maksudnya, pemikiran kreatif yang out of the box. Dengan adanya persaingan bisnis online yang semakin ketat memang menuntut setiap pebisnis untuk memiliki nilai unik tersendiri dengan ide yang fresh.

9. Kolaborasi

Kolaborasi atau menjalin kerja sama dengan pihak yang tepat juga dapat membantu bisnismu mengoptimalkan strategi penetrasi pasar dengan baik. Sebab, bekerja sendirian memang memuaskan, tapi bekerja dengan orang lain akan membuatmu pemikiranmu lebih kaya dan itu akan menjadikan perjalanan bisnismu lebih langgeng dan kuat.

Cara Mengukur Market Penetration

Cara mengukur penetrasi pasar terhadap produk atau layanan bisnismu adalah sebagai berikut:

(jumlah pelanggan / ukuran target pasar) x 100 = persentase penetrasi pasar

Kamu akan membutuhkan rumus ini untuk membantu membuat keputusan terkait strategi penetrasi pasar mana yang akan sesuai dengan kondisi kebutuhan bisnismu.

Sebenarnya, kamu sudah melakukan strategi penetrasi pasar, kan? Hanya saja, kamu belum mengetahui nama strateginya, bagaimana cara mengukurnya, apa saja yang dapat kamu optimalkan untuk mendapat hasil maksimal, dan segalanya yang lebih sistematis. Hal yang paling penting adalah pengukurannya. Sebab indikator keberhasilan bermula dan berakhir pada persentase yang didapat.

Nah, setelah kamu berpandangan, bahwa penetrasi pasar ini merupakan strategi yang tepat untuk perkembangan bisnismu, saatnya mempraktikkan secara nyata. Jadi, kamu sudah punya landasan dalam merumuskan strategi, sehingga tidak asal-asalan.

Ternyata, meningkatkan penjualan itu nggak sekadar dengan menjual produk sebanyak-banyak saja, ya?

Baca juga artikel terkait lainnya

4 Cara Meningkatkan Penjualan dengan Mengubah Kemasan

Digital Marketing untuk Meningkatkan Penjualan, Ini Tips-tipsnya

Tajamkan Segmentasi Pasar agar Jualan Online-mu Efektif

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP