fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Marketing Campaign Hemat untuk Bisnis Online-mu

Marketing campaign

Apa yang kamu tahu tentang strategi digital marketing campaign? Bersyukurlah kamu hidup dalam era digital yang memberikan banyak kemudahan untuk jualan online. Strategi marketing campaign melalui digital adalah cara jualan online ampuh untuk mendatangkan cuan lebih banyak. 

Beberapa contoh teknik marketing campaign yang termasuk dalam digital marketing adalah SEO (Search Engine Optimization), social media marketing termasuk iklan online-nya, Google Ads, billboard elektronik, email marketingmobile marketing, dan masih banyak lainnya

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Manapun strategi yang akan kamu pilih, penting untuk mempertimbangkan efektivitas dan tentu saja kemampuan kantongmu. Untuk memahami lebih dalam kelebihan dan kekurangan masing-masing strategi, yuk simak paparan di bawah ini sampai selesai. 

Pilah-Pilih Digital Campaign Hemat dan Efektif

Mahal atau tidaknya marketing campaign tergantung jenis yang digunakan untuk toko onlinemu. Teknik digital marketing seperti SEO dan konten tentu saja tidak menghabiskan banyak anggaran. Sementara marketing campaign seperti brosur online serta email tentu saja memerlukan biaya-biaya tertentu.

Namun sebaiknya kamu tidak terpaku pada satu jenis digital campaign saja. Kalau itu yang kamu lakukan, bisa-bisa tersalip kompetitor. 

Pada prinsipnya, strategi marketing campaign terbaik adalah langkah optimal, biaya minimal dengan hasil maksimal.  Berikut beberapa jenis marketing campaign hemat dan efektif untuk kamu terapkan di toko online-mu.

  1. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah upaya untuk mengoptimasi sebuah situs, agar mendapatkan peringkat teratas dari hasil pencarian. Strategi marketing campaign ini yang paling banyak diterapkan oleh para pelaku bisnis online. Media yang dapat digunakan biasanya website dan blog. 

Untuk menjadi peringkat teratas, kamu perlu memahami bagaimana sistem mesin pencari bekerja.  Dengan membidik kata kunci tertentu dan membuat konten berdasarkan  SEO, jenis digital campaign ini diharapkan bisa membantu menjangkau pengguna internet untuk mengenal bisnis yang sedang dijalankan.

SEO masih dipercaya memberi pengaruh besar dalam upaya promo dan pemasaran produk maupun jasa secara online. Alasannya, banyak orang mencari informasi di internet terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian atas suatu produk atau jasa. 

Namun satu hal yang harus kamu ingat, pengguna internet biasanya hanya akan membuka beberapa halaman pertama di Google untuk menemukan apa yang mereka cari. Karena itu, maksimalkan penerapan SEO agar pengguna internet dapat dengan mudah menemukan kata kunci yang kamu bidik.

Dari sisi biaya, SEO adalah strategi digital marketing campaign yang sangat terjangkau. Kamu hanya perlu melakukan optimasi pada website jualanmu agar muncul di halaman pencarian search engine dan mendapatkan pengunjung yang benar-benar menginginkan produkmu. 

  1. Social Media Marketing (SMM)

Hari ini, sebagian besar manusia di muka bumi, dari berbagai profesi, usia, gender, dan lapisan masyarakat apa pun,  memiliki akun media sosial sebagai sarana untuk saling berinteraksi.  Karena itu, tidak berlebihan jika banyak pemasar memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk melakukan marketing campaign, baik melalui cara berbayar atau secara organik (gratis).

Dan faktanya, teknik social media marketing (SMM)  adalah salah satu tools yang memberikan dampak signifikan dalam proses pemasaran.   Pemanfaatan secara tepat akan sangat membantu kamu dalam proses promosi, memperkenalkan produk atau  layanan baru sekaligus menyebarkan brand awareness,  bahkan memasarkan produk-produk di toko online-mu melalui konten yang kamu buat. 

Lebih dari itu, media sosial juga merupakan wadah terbaik untuk menjalin interaksi dan membangun hubungan lebih baik dengan pelangganmu, menyelesaikan pertanyaan dan keluhan, mengumumkan produk dan layanan baru, mendapatkan umpan balik dan rekomendasi, serta membangun komunitas mereka. 

Namun sekali lagi, syaratnya kamu harus bisa memilih media sosial mana yang tepat untuk mendukung pemasaran produkmu. Dipadukan dengan strategi content marketing yang tepat, kamu akan mendapatkan calon pelanggan yang tepat pula, sesuai dengan apa yang mereka butuhkan. 

Media sosial mana yang kira-kira tepat untuk bisnismu? Berikut  beberapa platform media sosial populer lengkap dengan informasi MAU (Monthly Active Users – pengguna aktif bulanan) yang harus kamu pertimbangkan karena efektivitas dan kehematannya.

Marketing campaign

Kendati mulai kurang popular di kalangan anak muda, Facebook masih menjadi platform media sosial yang dikunjungi mayoritas audiens. Di seluruh dunia, jumlah pengguna aktif bulanan Facebook saat ini mencapai 2, 895 miliar (per Januari 2022), yang datang dari kelompok umur 18-45+ ​​tahun. 

Terlepas apakah bisnis yang kamu jalankan B2B atau B2C, termasuk direct to consumer (D2C), kamu harus hadir di platform Facebook. Platform ini menggabungkan fitur-fitur terbaik dari hampir setiap platform media sosial dan kemungkinan besar audiens kamu juga ikut menggunakannya.

YouTube adalah platform berbagi video online yang memungkinkan kamu melihat, membagikan, dan mengunggah konten video. Per Januari 2022, platform ini memiliki MOU sebesar 2,291 miliar.

Pertumbuhan eksponensial pemasaran video telah mendorong para pemilik merek untuk membuat dan berbagi konten video di YouTube secara ekstensif.  Faktanya, YouTube adalah mesin pencari terpopuler kedua setelah Google.  

Instagram adalah platform visual berbasis seluler yang memungkinkan kamu berbagi gambar dan video. Mayoritas audiens platform ini berada pada rentang umur 18-35 tahun. 

Popularitas Instagram telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir (MAU per Januari 2022 sebesar 1,393 miliar). Prediksi, akan tumbuh lebih besar karena konsumen terus menyukai video vertical (IGTV) yang memungkinkan kamu untuk berbagi video dengan durasi lebih dari satu menit. Selain itu mereka juga menyediakan fitur live video, story dan yang terbaru reels

Jika kamu menjual produk fisik, maka kamu harus mencoba fitur ‘Toko’ di Instagram. Ini adalah fitur keren oleh banyak pakar klaim sebagai masa depan perdagangan sosial.

Cara jualan di WhatsApp banyak diminati pelaku bisnis online di era digital  ini. Pasalnya, WhatsApp efektif menarik minat pelanggan untuk bertransaksi. 

Pemanfaatan WhatsApp sebagai media jualan online mulai populer beberapa tahun terakhir. Data Kominfo menyebutkan sebanyak 83%  dari 171 juta pengguna internet di Indonesia, menggunakan WhatsApp. Data itu jelas sudah berbicara mengenai peluang emas untuk menjangkau pasar lebih luas melalui WhatsApp.

Alasan utama penggunaan platform chatting ini untuk jualan adalah kemudahannya dalam proses transaksi dengan pelanggan tanpa bertatap muka langsung alias secara daring (online). Pelanggan juga lebih mudah menghubungi bisnis tanpa install aplikasi tambahan. Hubungan yang terjalin baik antara bisnis dengan pelanggan akan membangun loyalitas mereka. Maka dari itu, sangat penting bagi pebisnis online untuk memiliki cara jualan di WhatsApp yang efektif.

Mirip dengan Snapchat dan Instagram, TikTok bersifat eksklusif untuk seluler. Aplikasi tersebut, bagaimanapun, terutama berorientasi pada video dan melayani audiens yang jauh lebih muda sehingga kamu dapat memilihnya untuk secara khusus menargetkan pengguna Gen Z (kelompok umur 10-29 tahun). Dengan MAU sebesar 1 miliar per Januari 2022, platform ini punya potensi luar biasa untuk mendorong kampanye viral berbiaya rendah. 

Dikenal sebagai perintis penggunaan hashtag, Twitter adalah platform media sosial bagi pengguna untuk berbagi pemikiran, menjangkau merek dan selebriti, serta mengonsumsi berita dan cuplikan informasi. Kebanyakan pemilik merek menggunakan Twitter untuk layanan pelanggan karena bisa memberikan interaksi merek yang tepat waktu. 

Data per Januari 2022 menunjukkan, jumlah MAU twitter sebesar 363 juta juta.  Pengguna Twitter cenderung lebih paham teknologi, sehingga Twitter telah menjadi pusat penemuan informasi. Oleh karena itu, merek B2B dan B2C cocok menggunakan Twitter untuk mempublikasikan konten mereka.

Untuk kamu yang baru mulai merintis strategi social media marketing, sebaiknya kamu fokus saja dulu terhadap satu atau dua medsos karena lebih hemat waktu, biaya, SDM dan ilmu. Di sana kamu bisa menentukan kepribadian brand toko online milikmu apakah mau muncul dalam gaya formal atau semi formal.

  1. Content Marketing, Viral Marketing dan Email Marketing 

Content marketing adalah praktik pemasaran yang dilakukan dengan membuat konten bermakna dan berkualitas untuk penggunanya. Konten yang kamu buat akan menstimulasi ketertarikan terhadap  produk, memberi informasi berguna yang bisa mengundang terjadinya transaksi. Bahkan bisa mempengaruhi orang lain untuk melakukan transaksi.

Jenis digital marketing  yang satu ini tidak terbatas pada konten dalam bentuk tulisan blog, website atau caption di media sosial, tetapi juga bisa berupa  banner, gambar, rekaman suara bahkan video.

Sementara viral marketing adalah praktik membuat suatu konten yang memiliki kemungkinan viral tinggi, sehingga bisa menarik lebih banyak pengguna internet untuk mencari tahu, membaca, bahkan melakukan interaksi. Konten viral di sini bisa dalam bentuk sesuatu yang sedang tren, lucu atau aneh, tapi intinya bisa memikat banyak orang dan membuat mereka terstimulasi untuk membagikannya. 

Kedua jenis marketing campaign ini memang gampang-gampang susah. Kamu perlu mempelajari lebih dalam mengenai media sosial dan digital marketing. 

Tapi perkara optimasi website sebagai media content marketing, kamu bisa memanfaatkan fasilitas dari kami untuk mendapatkan toko online gratis dengan domain gratis. Kalau kamu bergabung dengan LummoSHOP, akan difasilitasi website jualan gratis. Jangan khawatir ribet, tim mereka mereka akan memandumu bagaimana cara buat website jualan sekaligus memberikan mentoring tentang cara sukses jualan online dan cara buat promosi online.

Marketing campaign
Di luar itu, masih ada
email marketing yang kendati konvensional tapi masih efektif digunakan karena hampir semua orang di dunia punya email sendiri-sendiri. Email marketing sendiri adalah proses pengiriman pesan dalam bentuk tulisan maupun gambar kepada semua pelanggan yang telah mendaftarkan email di website jualanmu, atau platform tertentu milikmu. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kalau kamu berminat memanfaatkan email marketing, kirimkan konten-konten yang sedapat mungkin memberikan manfaat bagi pelanggan. Karena dari situlah, kamu bisa membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan terhadap bisnis online kamu. 

Bagaimana, siap bertempur?

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP