fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Marketing Tools Apa yang Cocok untuk Bisnis D2C Kamu?

marketing tools

Kamu yang sudah terjun di kancah D2C pasti paham, menjalankan usaha di zaman digital seperti sekarang tidak segampang yang dipersepsikan orang: posting produk – promosi – tunggu konsumen datang. 

Kenyataannya, banyak hal yang harus kamu lakukan dalam proses bisnis ini. Mulai dari manajemen konten, manajemen marketing, manajemen biaya, manajemen keuangan, hingga ke pasokan produk. 

Untungnya, sekarang banyak marketing tools yang bisa mendukung proses strategi digital marketing untuk meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis D2C-mu. 

Dalam digital marketing secara umum, marketing tools merupakan sistem otomatisasi pemasaran dan penjualan dalam bentuk platform atau aplikasi marketing. Tools itu akan membantu kamu untuk memahami apa yang dilakukan tim pemasaran dan penjualan setiap hari. 

Setiap marketing tools punya fungsi sendiri-sendiri. Ada yang bertujuan untuk membuat calon konsumen tertarik, ada yang dimaksudkan untuk mempengaruhi proses pengambilan keputusan calon consumen, memberikan informasi kepada konsumen, mengumpulkan data konsumen, dan masih banyak lagi.

Apa saja marketing tools yang sering digunakan untuk mengembangkan dan mendukung bisnis direct-to-consumer? Yuk, kita teliti jenis-jenis aplikasi digital marketing yang bisa mendorong kinerja website dan media sosialmu, sebagai channel komunikasi utama dari bisnis D2C. 

 

Marketing Tools untuk Optimalisasi Website

Website adalah channel digital marketing “klasik” yang sudah dikenal sejak lama. Sadar atau tidak, website-mu bisa digunakan untuk mempromosikan produk atau layanan D2C selama 24 jam penuh. Dengan adanya website, kamu akan terlihat profesional dan bisa dipercaya. 

Guna mengoptimalkan kinerja website, ada berbagai aplikasi yang bisa kamu manfaatkan. Berikut beberapa yang bisa kamu pertimbangkan 

  • Google Analytics. Platform ini biasa menjadi acuan standar dalam analisa data user website. Mulai dari mana mereka datang, durasi waktu kunjungan ke website, dan pada halaman apa saja mereka menghabiskan waktunya. Google Analytics juga dapat membantu kamu memahami preferensi pelanggan dan mengumpulkan insight tentang cara menciptakan behaviour yang lebih baik.

Tools digital marketing gratis ini juga memiliki fitur-fitur canggih, seperti pengukuran pencapaian dan metrik prediktif. Insight yang ditampilkan dapat membantu keputusan pemasaran dan return of investment (ROI) yang lebih baik, termasuk tren signifikan dan tindakan masa depan yang mungkin dilakukan pelangganmu.

  • Ahrefs. Ahrefs adalah tool SEO komprehensif yang berguna untuk meningkatkan traffic website. Ahrefs memiliki data lebih dari 150 juta keyword yang bisa dipelajari, sekaligus dieksplorasi untuk konten di industri yang kamu geluti.

Mirip seperti Google Analytics, Ahrefs juga bisa menganalisis kompetitor, seperti backlink, peringkat website, dan sebagainya. Juga ada fitur Rank Tracker yang dapat melacak kemajuan website. Selain itu, ada fitur Content Gap Tools untuk mengidentifikasi bagian mana dari situs web kamu yang perlu diperbaiki.

  • SEMrush. SEMrush bisa dibilang paket tools digital marketing all-in-one yang populer untuk mengelola SEO website, seperti penggunaan keywords. Tak cukup sampai mengoptimalkan SEO, SEMrush juga dapat membantu tim marketing dalam pemasaran konten, riset pasar, periklanan, manajemen media sosial, dan manajemen reputasi website

SEMrush juga bisa menganalisis kompetitor dengan tampilan diagram kapan mereka berhasil atau gagal, dan apa yang harus kamu lakukan untuk menjadi unggul. SEMrush dapat diakses secara gratis. Tapi kalau kamu butuh alat analisis yang lebih dalam, bisa memilih paket yang berbayar. 

  • Google Ads. Kamu pasti sudah tidak asing dengan Google Ads, minimal pernah melihat bentuk iklannya di Google, YouTube, atau websitewebsite lainnya. Ya, Google Ads adalah platform khusus iklan dari raksasa search engine Google. Platform ini memungkinkan siapa saja, untuk mendapatkan eksposur lebih luas ke pengguna internet. Apa pun format iklan yang kamu inginkan, sekecil apa pun skala bisnismu, dan sehemat apa pun budget iklanmu.

Di samping fleksibilitas yang ditawarkan, Google Ads juga punya poin plus strategis.
Pertama, ia menawarkan metrik atau tujuan iklan yang spesifik karena mereka memiliki fitur yang bisa digunakan untuk menarget pangsa pasar yang spesifik. Kamu bisa mengarahkan calon pelanggan untuk menghubungi bisnismu, mengunjungi toko offline, atau mengakses website bisnis D2C-mu.

KeduaGoogle Ads memberi opsi jangkauan lokasi sebelum memasang iklan. Dengan demikian, kamu bisa memastikan iklan yang dipasang benar-benar menyasar audiens di tempat yang tepat. Lewat cara ini pula, kamu bisa mendulang potensi yang maksimal dari pencarian lokal.

Ketiga, Google Ads akan membantumu mengoptimasi iklan. Optimasi membuat tampilan iklan yang kamu pasang tampak lebih efektif dan “mengundang”. Lebih penting lagi, optimasi ini membantumu mendapatkan hasil yang sesuai harapan. 

Jangan khawatir masalah biaya. Google Ads punya beberapa opsi anggaran yang fleksibel sesuai kemampuan kantongmu. 

marketing tools

Optimalkan Fungsi Media Sosial dengan Tools Ini

Melalui media sosial, kamu bisa berkomunikasi kepada target audiens dengan cara yang elegan. Kendati tidak diharamkan, pola komunikasi di media sosial biasanya tidak bersifat hard sell. Kamu bisa menyajikan story telling untuk produk atau layanan D2C milikmu melalui gambar atau tayangan video yang bisa memberikan sentuhan emosional. 

Kelebihan dari media sosial adalah gratis, atau kalaupun kamu ambil yang berbayar tetap saja relatif murah. Selain itu, media sosial juga bisa memberikan dampak bagus untuk perkembangan brand-mu. Kamu juga bisa meningkatkan kepercayaan konsumen, dan bisa menjalin interaksi dengan mereka. Bahkan kamu bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan traffic pada website jualan online milikmu.

Satu hal penting yang harus kamu perhatikan saat memanfaatkan media sosial adalah kreativitas konten. Faktor inilah yang akan membuat calon konsumen tertarik untuk membeli/memanfaatkan layanan D2C-mu, setelah berhasil menangkap dengan baik brand message yang kamu kirimkan. 

Dalam rangka mengoptimalkan fungsi media sosial, kamu bisa memanfaatkan beberapa aplikasi berikut ini. 

  • Hootsuite ─ Kalau kamu punya banyak channel bisnis di berbagai media sosial, platform ini sangat membantu untuk mengelola dan memantaunya dalam satu dashboard. Beberapa di antaranya adalah Facebook, Instagram, YouTube, Twitter, Pinterest, dan LinkedIn. Kamu bahkan bisa membuat konten dan menyimpannya sebagai draft, serta diatur agar ter-upload sesuai dengan waktu yang diinginkan. Dengan Hootsuite pula, kamu bisa menampilkan semua laporan analytics dalam satu halaman. 

Selain data umum seperti mentionsengagementlikes, dan semacamnya, Hootsuite juga memiliki opsi untuk menampilkan data yang berhubungan dengan performa tim. Secara spesifik, platform ini bisa menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan admin untuk merespons engagements dari audiens.

  • Facebook Business Page Manager. Saat ini Facebook merupakan platform yang sering digunakan dalam berbagai strategi digital marketing. Facebook Business Page Manager akan membantumu untuk mendapatkan dan mengelola insight, leads, dan data lainnya yang dapat digunakan untuk memaksimalkan ads campaign dalam digital marketingmu. Selain itu, berbagai fitur lainnya akan memudahkan untuk memaksimalkan seluruh kampanye digital marketing melalui Facebook Ads milikmu.
  • SocialMention. SocialMention juga merupakan salah satu platform yang bisa digunakan secara gratis. Tools ini sangat bermanfaat untuk mencari kata kunci popular di media sosial sehingga kamu bisa memonitor semua aktivitas yang sedang dibicarakan netizen yang mahabenar. Tools SocialMention menyediakan fitur influence, sentiment, strength dan passion.

  • SociaBuzz. Masih dalam tujuan promosi brand/bisnis D2C secara cepat, kamu bisa memanfaatkan SociaBuzz untuk menciptakan marketing online lewat word of mouth di media sosial. Tools ini merupakan platform yang menggunakan konsep marketplace online, yang menghubungkan bisnis dengan influencer di media sosial.

  • Buffers. Buffer adalah aplikasi mobile yang sangat dibutuhkan jika konten media sosial ingin selalu ter-update dengan cara mudah. Tinggal pilih tanggal, hari, dan waktu yang kamu inginkan maka Buffer akan memposting konten di media sosial untukmu. 

Dalam aktivitas pemasaran, pemanfaatan tools memang sudah sangat umum digunakan. Kamu bisa mengkombinasikan antara satu tools dengan tools lain, atau bisa juga memakai salah satu marketing tools spesifik agar mendapatkan pengalaman lebih mendalam. Pilih marketing tools sesuai kebutuhan dan selamat berlayar di bisnis! 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP