fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mau Bisnis Hewan Peliharaan? Ketahui Jenis Hewan yang Paling Diminati

bisnis hewan peliharaan

Kesukaan sebagian orang pada hewan-hewan peliharaan sudah lama terjadi. Namun, beberapa tahun belakangan makin banyak orang yang memelihara hewan di rumah, Ini adalah peluang bagi kamu untuk bisnis hewan peliharaan. Tetapi, hewan peliharaan seperti apa yang banyak peminatnya dan dapat dijual online? Kita bahas, yuk!

 

Hewan yang Banyak Dipelihara

Statusnya sebagai makhluk hidup membuat tidak semua hewan dapat dipelihara dan dijual secara online. Berikut hewan-hewan yang cocok jadi peliharaan dan biasa dijual online.

  1.  Ikan cupang, bisnis hewan peliharaan yang mudah

    Ikan cupang atau betta fish sempat naik daun selama pandemi Covid-19. Sejak lama orang telah banyak memelihara ikan cupang. Tidak hanya untuk dipelihara, bahkan ada yang dijadikan mahar pernikahan, lho. Ikan hias ini memang mudah untuk kamu pelihara. Harga ikan cupang pun beragam, tergantung seberapa unik corak warna dari ikan cupang tersebut. Kisaran harganya dari belasan ribu sampai puluhan juta rupiah. 

  2. Kelinci

    Hewan berbulu nan lucu yang satu ini termasuk hewan peliharaan yang paling banyak peminatnya. Karena merawat kelinci cukup mudah, cukup taruh di kandang dan beri makan sayuran dan air secara rutin. Ada dua jenis kelinci, hias dan pedaging. Namun, sebagian besar orang membeli kelinci hias sebagai peliharaan. 

    Jenis kelinci yang biasa dipelihara adalah Kelinci Rex, Anggora, Satin dan Lop. Kamu perlu menghabiskan modal setidaknya kurang lebih Rp5.000.000 untuk mengawali bisnis kelinci hias, mulai dari pembuatan kandang hingga operasionalnya.

  3. Landak mini

    Pernah melihat orang yang memelihara landak? Nah, landak yang dipelihara adalah landak mini atau hedgehog. Binatang ini punya tubuh yang mungil, bulunya tidak tajam, dan jinak pada manusia. Durinya halus dan dapat kamu bersihkan hanya dengan sikat. Hewan asal Afrika ini dapat bertahan hidup sampai usia 6 tahun dan termasuk binatang yang aktif.

    Jika kamu ingin beternak hewan ini, tentu butuh banyak sekali perawatan. Pastikan untuk memberikan makanan berkualitas seperti seperti buah, sayur, dan camilan. Usia landak mini yang dapat dijual adalah 2-3 bulan, serta dapat dijual dengan kisaran harga Rp150.000–Rp600.000.

  4. Kura-kura

    Kura-kura juga termasuk hewan peliharaan yang banyak peminatnya karena bentuknya yang lucu. Apabila kamu berniat bisnis hewan peliharaan kura-kura, kamu perlu menyiapkan kocek Rp8.000.000 untuk modal beli kandang, operasional dan bibit kura-kura.

  5. Kucing, bisnis hewan peliharaan yang menjanjikan

    Selain banyak peminatnya, hewan satu ini memiliki banyak jenis (ras). Ada 40 hingga 70 ras kucing, tapi yang umum dipelihara di Indonesia adalah jenis kucing Persia, Anggora, Himalaya, Siam, Bengal, Maine Coon,  dan beberapa yang lain.

  6. Hamster

    Binatang kecil mirip tikus ini memeliharanya mudah. Cukup memberikan biji, sayur, dan buah, serta kadang yang nyaman. Sayangnya, hamster termasuk hewan berumur pendek yaitu 3 tahun. 

    Kamu tidak perlu modal besar untuk bisnis hewan peliharaan hamster ini. Cukup Rp500.000-Rp1.000.000 saja untuk membeli indukan hamster siap kawin, kandang, dan makanan.

  7. Anjing

    Anjing terkenal sebagai salah satu hewan sahabat manusia. Tidak saja lucu, anjing juga dapat kamu latih untuk melindungi sang pemilik. Jenis anjing yang mudah dipelihara adalah Golden Retriever, Siberian Husky, Alaskan Malamute, Poodle, Mini Pom, Shihtzu, dan sebagainya.

 

Menjual Hewan Peliharaan Secara Online

Sebelum kamu menjual hewan peliharaan secara online, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan. Yang pertama, riset pasar. Kegiatan ini mesti kamu lakukan apabila ingin menjual hewan, perlengkapan, jasa, atau ketiganya. Dari sana, barulah kamu dapat menentukan siapa target pasarmu. 

Hampir semua marketplace atau website yang melayani penjualan hewan peliharaan, menerapkan aturan ketat. Bahkan, ada yang tidak menyediakan layanan bisnis hewan peliharaan. Dari beberapa marketplace yang memperbolehkan penjualan hewan, LummoSHOP merangkum beberapa persyaratannya di bawah ini.

  • Penjual wajib untuk menjamin kebersihan dan sanitasi tempat hidup hewan peliharaan, pengendalian dan penanggulangan zoonosis, penjaminan kebersihan sarana, prasarana, peralatan, dan lingkungannya, pencegahan bersarangnya hewan pengganggu; dan/atau penjaminan kesehatan dan kebersihan personel atau karyawan toko.
  • Penjual wajib mengirimkan hewan peliharaan menggunakan mitra logistik yang menyediakan layanan pengiriman hewan hidup pada ekspedisi tertentu. Ekspedisi ini bisa meminimalisir risiko selama proses pengiriman.
  • Penjual harus menjamin proses pengiriman yang aman dengan memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan hewan peliharaan.
  • Dilarang menjual hewan berbahaya yang dapat membahayakan keselamatan kurir atau ekspedisi.
  • Tidak boleh menjual hewan berbahaya, dan/atau hewan yang dilindungi berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Nah, bila kamu telah memahami hal-hal di atas, kamu dapat memulai bisnis hewan peliharaan. Karena peraturan dari berbagai platform yang mensyaratkan harus memiliki toko fisik, maka kamu harus memilikinya, selain kamu tetap dapat memanfaatkan website sebagai sarana untuk informasi dan promosi jualanmu. 

Kamu dapat membuat website jualan yang langsung menghubungkanmu dengan pembeli, salah satunya melalui LummoSHOP. Dengan berjualan online melalui LummoSHOP kamu sebagai bisnis makin dekat sama konsumen. Asyiknya lagi, LummoSHOP menyediakan domain website secara gratis, lho!

 

Produk Pelengkap yang Dapat Dijual

Selain hewan peliharaan, kamu juga dapat menjual berbagai perlengkapan hewan dan jasa pelayanan, antara lain:

  1. Kandang hewan
  2. Aksesoris hewan
  3. Obat/vitamin untuk hewan
  4. Makanan hewan
  5. Pakaian hewan
  6. Jasa penitipan hewan
  7. Layanan perawatan hewan (grooming)
  8. Jasa pelatihan hewan
  9. Klinik hewan

bisnis hewan peliharaan
Tips Menjual Hewan Peliharaan

Supaya bisnis hewan peliharaanmu sukses, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu ikuti.

  1. Gunakan foto atau gambar terbaru. Hal sangat penting untuk membantu calon pembeli mengetahui dengan jelas kondisi hewan peliharaan yang kamu jual. Gunakan foto beresolusi tinggi dan menarik agar pembeli benar-benar tahu dengan detail.
  2. Cantumkan dengan jelas kondisi hewan peliharaan. Misalnya, apabila ada memar, luka, atau sedang sakit, beri tahu dengan detail pada konsumen. Selain menghindari complain dari pembeli, ini juga berpengaruh pada kepuasan pembeli. Jika pembeli merasa puas, mereka akan merekomendasikan hewan peliharaan yang kamu jual pada rekan-rekannya. 
  3. Kamu bisa mengajak pembeli untuk melihat langsung hewan peliharaan yang kamu jajakan. Selain untuk memberikan kepercayaan, juga untuk memastikan apakah pembeli serius membeli atau ingin melakukan penipuan. 
  4. Ikuti komunitas pecinta hewan di media sosial. Dengan mengikuti komunitas, kamu bisa mendapat beragam informasi mulai dari tips-tips memelihara hewan, do’s and don’t’s bisnis hewan peliharaan, info-info terkini tentang bisnis hewan peliharaan, dan masih banyak lagi. 

Bisnis hewan peliharaan memang tidak bisa dibilang mudah ataupun sulit. Selama kamu terus belajar, bisnis ini dapat menghasilkan cuan bagimu. Tertarik mencoba?