fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mau Follower Jadi Pelanggan Setia? Begini Caranya!

follower jadi pelanggan

Di era persaingan bisnis yang sangat ketat seperti sekarang ini, sudah menjadi keharusan bagi pebisnis untuk memanfaatkan media sosial sebagai salah satu strategi marketing. Tak berhenti di sana, follower media sosialmu juga harus dijaga. Mereka adalah aset bagi bisnismu. Namun, aset tersebut harus dikelola agar tak berhenti sekadar jadi follower media sosialmu, tapi juga menjadi konsumen/pelanggan, bahkan pelanggan setia. Bagaimana caranya? Simak tips-tips yang LummoSHOP rangkum berikut ini.

Langkah Awal Menambah Jumlah Follower 

Sebelum menjadikan follower-mu sebagai pelanggan setia, kamu perlu menambah jumlah follower. Memang, follower yang banyak bukan jaminan bahwa media sosialmu telah sukses, karena yang juga penting adalah engagement. Walaupun begitu, jika kamu dapat menambah follower, tentu ini juga baik, karena akan makin banyak orang yang akan terpapar dengan bisnismu. Berikut ini beberapa langkah awal menambah jumlah follower media sosial.

  1. Merapikan dan membuat link bio. Foto profil harus terlihat profesional dan pastikan kamu mencantumkan informasi terkait bisnismu. Misalnya, nomor kontak yang bisa dihubungi, alamat, jam buka atau jam operasional, alamat website, serta informasi lainnya yang dapat memudahkan pelanggan menjangkau bisnismu.
  2. Cari tahu masalah utama pada market bisnis dan buat konten mengenai solusinya.
  3. Gunakan call to action, agar setiap merilis sebuah konten, follower terpancing untuk mengklik link yang kamu sarankan.
  4. Kenali market dengan melihat fitur insight, sehingga bisa selalu berinteraksi di Instagram Story.
  5. Interaksi menggunakan tiga tema konten yang paling diminati market di niche atau akun bisnis sebagai pedoman konten, misalnya kalimat motivasi, teknik work out, atau membuat resep sederhana.
  6. Evaluasi konten-konten yang diunggah. Kamu bisa melakukannya setiap minggu. Perhatikan kolom komentar sebagai masukan untuk minggu yang akan datang.
  7. Konsisten dan gunakan pola ini hingga menemukan winning content.

Mempertahankan Followers sebelum Menjadikannya Pelanggan Setia

follower jadi pelangganSetelah usahamu menambah follower media sosial bisnismu menampakkan hasil yang bagus, kamu harus memperhatikan hal-hal lain, supaya follower-mu bertahan dan menantikan konten-konten dari media sosialmu. Berikut ini beberapa hal yang dapat kamu lakukan.

  1. Stay aesthetic

Kunci sukses digital marketing adalah memiliki konten visual yang hebat. Itu sebabnya, saat ini banyak sekali jasa untuk memotret produk, atau bahkan penawaran untuk membuat video singkat dengan teknik b-roll cinematic. Jika kamu dapat berkolaborasi dengan fotografer profesional, lakukan! Namun, jika budget-mu pas-pasan atau bahkan kamu tidak memiliki budget, miliki dan kembangkan gayamu sendiri. 

  1. Be personal

Seorang food photographer atau foodies bernama Vicky Yuwono, mendulang sukses saat mengunggah foto-foto camilan tradisional yang ia tata secara estetik. Dari sini, banyak sekali pebisnis yang menggunakan jasa Vicky untuk menata ulang dan memotret produk mereka. Intinya, kenali gaya personal akun bisnismu, sehingga ketika audiens melihat, mereka bisa segera mengaitkannya dengan brand atau bisnismu. Lama kelamaan, kamu bisa membuat follower jadi pelanggan.

  1. Good quality content

Tak jarang, pelaku usaha merasa jenuh atau “mati gaya” karena sering mengunggah konten yang bernada sama di media sosialnya. Konten pun jadi tidak fokus dan bahkan sembarangan. Untuk itu, galilah ide-ide dan tema-tema baru, lalu kembangkanlah.

  1. Edukatif dan informatif

Pastikan, saat mengunggah konten tak sekadar mengunggah gambar yang cantik saja, tapi juga bersifat informatif. Jika mengunggah video pendek, cari musik dan konten yang sedang tren.

Mengubah Followers Jadi Pelanggan Setia

follower jadi pelangganKamu sering mendengar istilah “mempertahankan jauh lebih sulit dibanding mendapatkan”, kan? Hal ini berlaku juga pada strategi marketing. Upaya mempertahankan follower, bahkan untuk menjadi pelanggan, tidak semudah mendapatkannya. Kamu dapat mencoba tips-tips mengubah follower jadi pelanggan berikut ini.

  1. Buat follower merasa spesial

Setiap orang pasti senang diistimewakan atau dibuat merasa spesial. Begitu juga follower-mu. Tak bisa dipungkiri, tanpa follower atau audiens, sulit bagimu mendapatkan konsumen. Merekalah yang mendukung brand-mu. Walaupun mereka mungkin belum menjadi pelangganmu, tapi seperti telah disebut di awal, follower adalah aset dalam brand awareness.

Oleh karena itu, buatlah mereka selalu merasa spesial dengan kehadiran brand-mu. Misalnya, kamu bisa membuat “Follower of the Month”. Pilih salah satu atau beberapa follower-mu dan tampilkan sebagai “Follower of the Month”. Kamu dapat memberi mereka hadiah, walaupun tidak memberi pun tidak masalah. Sebab, terpilih sebagai “Follower of the Month” sudah menjadikan mereka merasa diistimewakan. Mereka akan lebih lekat lagi sebagai follower-mu. 

  1. Cepat merespons pesan atau komentar

Ini adalah hal yang terkesan sepele, tapi sebenarnya sangat-sangat penting. Ada banyak follower yang unfollow atau bahkan kecewa karena komentar atau keluhan mereka tidak direspons dengan cepat, atau bahkan sama sekali tidak direspons. Jadi, pastikan kamu selalu merespons secepat mungkin semua komentar, keluhan, atau pertanyaan, yang dilontarkan follower-mu, baik melalui kolom komentar atau direct message.  

Apabila kamu atau admin media sosialmu belum bisa menjawab, kamu bisa merespons secara umum dahulu, misalnya: “Terima kasih telah menyampaikan keluhanmu. Akan segera kami tindak lanjuti.” Merespons setiap komentar dan keluhan, menunjukkan kepedulianmu terhadap follower, yang secara langsung akan meningkatkan customer experience mereka.

  1. Melakukan promosi

Langkah lain dalam mengubah follower jadi pelanggan adalah menawarkan promosi. Tawarannya tentu harus menarik. Misalnya, kamu posting produk kamu di Instagram dengan menyertakan kode diskon yang dapat follower gunakan dalam jangka waktu tertentu untuk membeli produkmu. 

Setiap orang menyukai diskon, apalagi bila produk yang sedang didiskon adalah produk kesukaan mereka. Mereka akan dengan cepat memanfaatkan kesempatan itu. Melakukan promosi seperti ini juga akan membuat follower-mu mengunjungi website bisnismu. Juga ada kecenderungan mereka akan kembali mengunjungi, untuk mencari diskon atau promosi lainnya. 

  1. Aktif dalam komunitas media sosial

Rajin melakukan posting atau membuat konten yang menarik saja tidak cukup, lho. Kamu juga perlu aktif di komunitas media sosial, jika ingin mengubah follower jadi pelanggan. Apa yang dapat kamu lakukan? Jangan pelit memberi like dan komentar terhadap figur-figur yang berpengaruh di media sosial pilihanmu. Ini akan membantumu dalam membuat exposure ke prospek konsumen.

  1. Menganalisis konten

Setelah beberapa kali mengunggah konten, lakukan analisis. Kegiatan ini mempunyai tujuan, antara lain, mengetahui jenis media sosial apa saja yang bisa mendatangkan leads paling banyak dan posting-an mana yang mendapat respons tinggi dari audiens. Kamu juga perlu menganalisis waktu terbaik untuk posting konten dan memastikannya sesuai dengan demografis follower-mu. 

  1. Pantau kompetitor

Persaingan adalah hal lumrah dalam bisnis. Karena itu, penting bagimu memantau media sosial kompetitormu. Yang dapat kamu pantau adalah harga produk, mutu produk, lokasi dan jalur distribusi produk, dan teknik promosi produk mereka. Itu semua dapat dilihat dari konten-konten yang mereka posting di media sosialnya. Pemantauan ini akan menghasilkan keunggulan dan kelemahan produk kompetitormu, sehingga dapat kamu jadikan masukan untuk melakukan yang lebih baik. 

Nah, itu dia tips mengubah follower menjadi pelanggan setia. Yang terpenting, proses ini bukanlah hal yang instan. Jadi, kamu harus konsisten dan kontinu melakukannya. Semangat selalu, ya!