fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Membuka Bisnis Pengerjaan Kayu Secara Online

Pengerjaan kayu adalah sebuah kegiatan atau keterampilan membuat sesuatu atau barang dari kayu. Baik itu sebuah ukiran, patung kabinet, pertukangan kayu, pembubutan kayu dan sebagainya. Keahlian ini ternyata juga bisa dijual secara online di era digital ini, ditambah dengan kemajuan teknologi modern, sekarang seorang pengerjaan kayu bisa memproduksi secara massal dengan cepat.

Industri pengerjaan kayu saja telah ekspor produk furnitur dengan kode HS 9401-9403, mencapai USD1,61 miliar pada tahun 2021. Ini baru satu jenis produk, sehingga bisa disimpulkan ada banyak peluang dalam bisnis ini, tidak hanya bisa dijual di dalam negeri, juga di mancanegara.

Jika kamu berencana membuka bisnis pengerjaan kayu secara online secara serius dan menjanjikan. Maka kamu harus memperhatikan dan mempelajari bisnis pertukangan kayu ini dengan cermat. Ini dikarenakan segala sesuatu yang terbuat dari kayu dan diproses menjadi sebuah furnitur banyak disukai oleh banyak kalangan, baik itu dari masyarakat awam, perusahaan konstruksi, perusahaan furnitur besar, lembaga publik maupun swasta.

Sebelum kamu membuka usaha pengerjaan kayu ada beberapa hal yang harus kamu lakukan, antara lain:

Mencari Ide Bisnis

Kamu perlu ide, jenis bisnis pengerjaan kayu apa yang akan kamu jual. Adapun berbagai ide bisnis perkayuan sebagai berikut:

  • Furnitur Kayu

Jika kamu ingin menjual furnitur kayu, kamu membutuhkan modal besar, karena untuk mendapatkan bahannya sulit di pasaran. Meski membuat furnitur dari kayu ini memberikan hasil yang bagus, karena dapat bertahan lama.

Kamu bisa membuat beberapa barang dari furnitur kayu, seperti, ranjang, meja, kursi, meja opi, meja rias, laci, dan lain-lain.

  • Perbaikan Furnitur

Bisnis memperbaiki furnitur yang rusak jarang. Kamu bisa memulai bisnis seperti ini, karena banyak orang memiliki furnitur dan mengalami masalah. Mereka seringkali tidak tahu cara memperbaiki furnitur seperti itu atau tidak punya waktu untuk melakukannya. Oleh karena itu, kamu dapat menciptakan peluang ini.

  • Produk Kayu Kecil

Jika kamu belum punya modal yang cukup, kamu bisa memulai dengan memproduksi perlengkapan untuk furnitur. Seperti, tempat lilin, papan catur, tempat botol anggur,  bingkai foto, pengumpan burung, rak apung, kotak perhiasan, kotak kenang-kenangan, mainan, nampan bahkan aksesoris seperti kacamata dan jam tangan pun bisa dibuat dari kayu.

  • Proyek Rumah

Selain membuat produk furnitur, kamu bisa mencoba untuk proyek lebih besar lagi. Seperti membangun rumah dari kayu, atau sejenis gobyok.

LummoSHOP_Bisnis-Kayu

Melakukan Riset Pasar

Setelah mengetahui ide apa untuk memulai bisnis pengerjaan kayu. Maka yang diperlukan adalah riset pasar terlebih dahulu. Berikut hal-hal yang bisa kamu pelajari:  

  1. Harga Bahan Baku dan Kualitas

Harga bahan baku itu penting, tidak apa harganya lebih tinggi sedikit dibandingkan kompetitor, tapi bahan baku kayu yang kamu gunakan berkualitas. Pilihlah jenis bahan baku kayu dengan kualitas terbaik, tentu pembeli akan membeli kualitas kayu tinggi yang dibuat dengan maksimal. Meski sebetulnya kamu juga bisa menjual produk dengan berbagai kualitas

Memang harga bahan baku akan menentukan harga pasar. Oleh, karena itu nantinya kamu harus menentukan target pasarnya.

Meski demikian, memang perlu juga kamu tahu harga tiap bahan baku, jika suatu hari ada proyek atau pekerjaan dengan menggunakan bahan baku dari kualitas lower hingga high grade.

Kamu bisa memperoleh bahan baku kayu dengan mengunjungi supplier dan perusahaan yang menjual bahan baku yang kamu inginkan. Kalau perlu buat daftar perusahaan-perusahaan yang kira-kira menjual bahan kayu untuk proyek kamu. Jangan sampai ketika ada proyek atau permintaan konsumen, kamu bingung mencari bahan baku kayu di mana.

2. Target Pasar

Setelah meriset harga bahan baku dan kualitas. Kamu juga perlu meriset target pasar kamu. Apakah untuk menengah ke bawah, menengah ke atas atau untuk orang-orang kaya. Dengan begini, kamu fokus bisnis online kamu di jual ke mana. Jangan sampai, kamu berbisnis dengan target pasar random, bahkan tidak pasti.

3. Mulai Menyusun Proyek Bisnis Kamu

Setelah kamu mengetahui dari bahan baku, sampai target pasar. Maka kamu perlu menyusun proyek bisnis kamu. Apakah, nantinya bisnis ini dikerjakan sendiri terlebih dahulu atau membutuhkan bantuan seperti karyawan untuk mengerjakan proyek kamu. Atau dengan outsource

Jika kamu hanya mempunyai modal sedikit atau tanpa modal uang, hanya bermodal kemampuan  untuk mengerjakan pengerjaan kayu, kamu bisa memulai proyek kecil-kecilan terlebih dahulu dengan kamu yang mengerjakan. 

Namun, apabila kamu sudah memiliki modal yang cukup, kamu bisa mencari dan memilih karyawan yang berpengalaman. Karena untuk menjamin kualitas produk kayu yang nanti dihasilkan. Nantinya, karyawan akan menjadi aset yang berharga dalam usaha pengerjaan kayu kamu.

Sebab, dalam usaha pengerjaan kayu tergantung pengalaman dan kemampuan seseorang dalam mengolah kayu. Maka dari itulah jangan sembarangan untuk memilih karyawan. Kalaupun, kamu ingin mendapatkan tenaga tanpa pengalaman, kamu bisa memberikan pelatihan terlebih dahulu atau mengerjakan pekerjaan yang mudah. Misal mengecat atau memasang furnitur.

Tapi jika kamu termasuk orang yang menyukai kerajinan kayu, punya sedikit modal, dan tidak punya keterampilan, kamu bisa bekerja sama dengan para pengrajin kayu. Faktanya tak banyak pengrajin kayu yang melek digital, jadi kamu dapat berperan sebagai yang mendekatkan konsumen dengan pengrajin.

4. Dijual di mana Saja?

Setelah semua peralatan dan bahan siap dan kamu sudah memproduksi barang-barang kamu. Kamu bisa menjual produk kamu di beberapa tempat berikut:

a. Bermitra dengan Toko Lokal

Kamu bisa memulai dengan bermitra dengan toko lokal di daerah kamu, seperti toko furniture, toko kerajinan dan lain-lain. Caranya kamu tawarkan barang-barang kamu di sana dan mereka mendapatkan komisi apabila produk kamu terjual.

b. Jual di Pasar Loak

Bila kamu belum yakin menjual di toko lokal, kamu bisa memulai di pasar loak atau pasar terdekat di daerah. Kamu cukup menyewa tempat di sana dan memajang produk kamu.

c. Toko Online Kamu Sendiri

Membuka toko fisik memang mahal, tapi kamu selalu bisa memulainya dengan toko online di LummoSHOP. Selain mendapatkan domain gratis dan toko online gratis. Kamu juga diajarkan cara berjualan, cara jualan online, hingga cara buat website jualan.

LummoSHOP_Bisnis-Kayu

5. Jasa Pengiriman

Jasa pengiriman itu penting, jangan sampai kamu salah memilih jasa pengiriman sehingga produk kamu ke tangan konsumen rusak. Sebaiknya gunakan jasa pengiriman kargo apabila produk kamu merupakan mebel. Dengan menggunakan jasa pengiriman yang berkualitas tentu saja, konsumen akan puas, kamu juga akan untung.

Karena dengan konsumen puas, secara otomatis, ia akan menjadi pembeli kamu yang loyal, bahkan akan mereferensikan produk dan usaha kamu ke orang-orang terdekatnya.

6. Promosi Online

Salah satu cara sukses jualan online adalah memasarkan di berbagai saluran seperti

  1. Facebook

Untuk jual kerajinan tangan online, kamu bisa memasarkan melalui Facebook Marketplace untuk jual kerajinan tangan online. Selain memasarkan, kamu juga bisa membuat berbagai konten pengerjaan tukang kayu kamu.

2. YouTube

Jika kamu belum memilikinya, mulailah. Selain dapat mengenalkan produk kamu, juga bisa mendapatkan uang dari video yang kamu unggah di YouTube, bahkan dapat menggunakan kesempatan untuk mengiklankan produk kamu.

3. Blog

Kamu juga bisa menggunakan blog dari toko online kamu, dengan menulis berbagai hal tentang pengerjaan kayu, mengulas produk kamu yang sudah jadi, dan sebagainya.

Itulah tips mendapatkan uang dari pengerjaan kayu dengan menjualnya secara online. Jika kamu memang serius dan mempunyai keterampilan dalam pengerjaan kayu manfaatkanlah. Karena pekerjaan terbaik adalah berasal dari hobi atau yang disukai. Kamu bisa menerapkan kiat-kiat di atas secara menyeluruh sehingga dapat menghasilkan uang dari pertukangan kayu dan tidak masalah jika kamu memulainya sebagai hobi.

Jika kamu terus mengembangkan keterampilan dan menjadi lebih baik dalam hal itu, maka sebaiknya keahlian tersebut bisa menghasilkan, atau setidaknya menjadikannya sebagai pekerjaan sampingan untuk menambah apa pun yang kamu peroleh dari pekerjaan rutin.

Selamat mencoba dan sukses!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP