fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mencari Modal Usaha, Simak Sumber dan Caranya di Sini

modal adalah

Modal atau kapital adalah salah satu hal penting yang kamu butuhkan dalam bisnis. Tanpa modal, bisnis tidak akan terwujud. Kapital sebenarnya tidak hanya berwujud uang, bisa pula modal tekad, ilmu dan banyak lainnya. Namun, artikel ini hanya akan membahas modal yang berupa uang.

Demikian penting kapital dalam bisnis, maka kamu perlu untuk terus mengusahakannya bertambah. Untuk membuatnya bertambah, bisa dari laba bisnis, atau kamu mengusahakannya dari sumber lain. Keduanya sangat penting untuk kamu lakukan. Berikut ulasan lengkap mengenai pengertian modal, sumbernya, cara mendapatkannya dan manfaatnya untuk bisnismu.

Pengertian Modal Usaha

Menurut Rafidah dalam bukunya “Pengaruh Modal Usaha, Lama Usaha, Dan Kewirausahaan Islami terhadap Pendapatan Dan Kesejahteraan Keluarga Wanita Pengrajin Batik Danau Teluk Kota Jambi”, modal adalah sejumlah uang yang penggunaannya untuk kegiatan operasional sebuah usaha atau bisnis. Berdasarkan pengertian tersebut, maka tanpa kapital kegiatan operasional bisnis tidak akan bisa kamu lakukan. 

Modal sebenarnya tak hanya berhubungan dengan operasional bisnis, namun juga erat hubungannya dengan pengembangan bisnis. Sebuah bisnis yang ingin terus bertahan dan berkembang harus memperoleh cukup modal. Untuk mendapatkan kapital, tentu kamu harus mengetahui sumber modalnya.

Baca Juga: Melirik Peluang Bisnis dan Perhitungan Modal Bisnis Toko Swalayan

Sumber Kapital

modal adalahSumber modal adalah tempatmu untuk memperoleh modal. Ada beragam alternatif, di antaranya sebagai berikut:

  • Swadaya

Sumber kapital pertama adalah dirimu sendiri. Kamu bisa membiayai bisnismu dengan menggunakan: uang tabungan, pendapatan yang disisihkan, penjualan aset pribadimu, atau pesangon dari perusahaan. Intinya adalah kamu memperoleh modal dari dirimu sendiri. Kelebihan dari sumber kapital ini adalah sangat mudah untuk memperolehnya. Namun jika tidak berhati-hati, bisa jadi aset pribadi akan hilang untuk membiayai bisnis.  

  • Perorangan

Maksudnya, kamu dapat memperoleh kapital dari orang lain, seperti: orang tua, saudara, teman, atau orang terdekat lainnya. Sistemnya bisa kamu meminta atau meminjamnya. Jika kamu meminjam dari mereka, maka kamu akan berdisiplin untuk mengembalikannya. Sayangnya sumber kapital ini, peluang dananya terbatas, dan kamu mungkin akan merasa sungkan dengan mereka.

  • Investor

Tak mau merepotkan orang-orang terdekat, dan ingin memperoleh modal yang besar? Kamu bisa mulai mencari investor untuk bisnismu. Investor bisa perorangan atau perusahaan. Jika kamu menggunakan sumber kapital ini, maka kamu perlu mengajukan proposal dan memastikan bahwa bisnismu memang layak dimodali. Tentu kamu akan bersaing dengan banyak pihak yang juga mengajukan modal.

  • Lembaga keuangan

Kamu bisa mengajukan pinjaman kapital kepada lembaga keuangan seperti bank dan perusahaan fintech. Meminjam di sumber modal yang satu ini, kamu perlu mempersiapkan jaminan. Kemudian, ada mekanisme yang jelas untuk alur perolehan kapital dan cara mengembalikannya. Apabila kamu bisa lancar dalam mengembalikan dana yang kamu pinjam, lembaga keuangan bisa menjadi partner penyedia kapital yang cukup efektif.  

  • Kompetisi 

Coba saja mengikuti kompetisi bisnis untuk menambah modal usahamu. Sumber kapital ini berasal dari hadiah kompetisi bisnis. Tentu saja untuk memenangkannya kamu harus memiliki nilai lebih dan mempersiapkan segala urusan administrasi lomba dengan baik. Tetapi memperoleh kapital dari sumber yang satu ini, sungguh sangat menyenangkan dan menantang.

Baca Juga: Analisa Keuntungan Bisnis untuk Menggaet Investor

Cara Mendapatkannya

modal adalahLalu bagaimana cara mendapatkan modal dari beragam sumber tersebut? Untuk mendapatkan modal usaha, kamu bisa menggunakan beberapa alternatif berikut.

  • Tabungan pribadi

Kamu bisa memanfaatkan tabungan pribadimu untuk memodali bisnis. Jika kamu berminat demikian, harusnya kamu sudah menabung sejak lama. Jika sekarang ingin berbisnis dan baru mulai menabung, maka keinginan berbisnismu akan lambat terwujud. Padahal berbisnis perlu untuk segera dilakukan.

  • Pesangon

Kamu bisa pula menggunakan pesangon yang kamu peroleh dari perusahaan untuk berbisnis. Kamu bisa mendapat pesangon karena pemutusan hubungan kerja (PHK). Selain itu, mungkin kamu bisa mengajukan pensiun dini atau memang sudah masuk waktu pensiun. Oleh sebab itu, tentu saja kamu harus bekerja di sebuah perusahaan terlebih dahulu untuk memperoleh pesangon

  • Penjualan aset pribadi

Aset atau harta pribadimu juga bisa kamu jual untuk memperoleh kapital usaha. Jika kamu melakukannya, pastikan kamu berupaya untuk memperolehnya kembali. Apabila tidak demikian, tidak menutup kemungkinan bisnismu akan menggerogoti asetmu, bukannya menambah aset seperti harapan.

  • Teman, keluarga atau orang-orang terdekat

Modal usaha bisa kamu peroleh dari orang-orang terdekat. Kamu bisa mengajukan pinjaman kepada mereka. Tentunya kamu harus jeli untuk memastikan siapa di antara orang terdekatmu yang sangat mungkin memberikan kapital usaha. 

  • Crowdfunding

Cara mendapatkan kapital satu ini, bisa kamu sebut dengan patungan. Kamu bisa mengumpulkan beberapa orang dengan ide bisnis yang sama, kemudian mengumpulkan sejumlah uang untuk kapital memulai bisnis. Kini, crowdfunding tidak hanya bisa kamu lakukan dengan orang-orang terdekatmu, kamu pun bisa mengumumkannya melalui media sosial. Karena banyak orang yang ingin berbisnis sepertimu, namun tidak memiliki cukup modal.

  • Angel Investor

Investor sudah biasa, bagaimana dengan angel investor? Jika kamu menemukan investor satu ini, hal tersebut adalah sebuah keberuntungan. Angel atau malaikat investor, adalah pemilik dana yang sanggup membiayai bisnismu namun ia bahkan tidak berharap kapital tersebut dikembalikan. Tentu saja kamu perlu memiliki bisnis dengan prospek yang cukup menarik, agar mereka tertarik dan melirikmu. 

  • Venture capital

Kalau mau mendapatkan kapital dari sini kamu harus memiliki bisnis dengan prospek yang bagus. Sistem kerja venture capital hampir sama dengan investor perorangan. Intinya adalah kamu harus memiliki proposal bisnis yang menarik, dan kamu buktikan dengan bisnismu yang memang layak untuk diberikan tambahan kapital. 

  • Pinjaman KUR

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah cara mendapatkan modal usaha dari bank pemerintah. Pinjaman KUR ini ada yang menggunakan agunan dan tanpa agunan. Selain itu banyak keringanan dalam pinjaman KUR. Cara mendapatkan pinjaman ini, banyak diminati oleh pengusaha mikro, kecil sampai menengah. 

  • Pinjam ke Bank

Tak hanya KUR, bank-bank lain baik pemerintah maupun swasta juga membuka kesempatan untuk meminjam sejumlah modal. Kamu bisa memanfaatkannya untuk modal usaha. 

  • Hadiah dari kompetisi bisnis

Kapital usaha juga bisa kamu peroleh dari hadiah kompetisi bisnis. Kini banyak sekali kompetisi bisnis diadakan, dengan hadiah sejumlah uang yang bisa kamu pergunakan sebagai kapital usaha.

Baca Juga: Jurus Jitu Menarik Minat Investor di Bisnis Kesehatanmu

Manfaat modal usaha untuk bisnismu

Modal adalah dasar utama dalam bisnis. Tanpa kapital, sekali lagi bisnis tidak akan bisa kamu lakukan. Selain alasan tersebut, ada beberapa manfaat lain dari modal, yaitu:

  • Mengembangkan bisnis

Kapital bisa kamu pergunakan untuk membangun bisnis, sekaligus mengembangkan bisnis. Termasuk dalam pengembangan bisnis adalah: menambah jumlah perlengkapan, menambah ceruk pemasaran, menambah luas area produksi, menambah karyawan dan sebagainya.  

  • Sebagai pengamanan dan kondisi darurat

Tambahan kapital atau cadangan kapital sangat kamu butuhkan dalam menghadapi kondisi darurat seperti krisis. Contohnya adalah krisis sebagai dampak pandemi Covid-19, yang memaksa pebisnis untuk membatasi waktu operasional penjualan. 

  • Penyegaran kas bisnis

Kapital bisa kamu pergunakan untuk penyegaran kas bisnis. Dengan adanya tambahan kapital, maka arus kas-mu bisa makin sehat. Tentu saja kamu perlu untuk memberikan manajemen arus kas yang terbaik. 

  • Perawatan aset

Aset bisnis yang kamu miliki perlu untuk dirawat. Tambahan kapital yang kamu peroleh bisa kamu pergunakan untuk perawatan aset yang tak jarang membutuhkan dana besar.

Kapital ternyata tidak hanya untuk merintis bisnis. Oleh sebab itu, penting bagimu untuk terus menggali sumber kapital untuk mendapatkannya. Sehingga, bisnismu terus bertahan dan berkembang.

 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya:

Cara Mendapat Uang dengan Cepat Lewat Investasi Saham

Mengapa dan Kapan Pebisnis Perlu Melakukan Evaluasi dalam Berbisnis

Catatan Atas Laporan Keuangan, Pengertian dan 7 Cara Membuatnya