fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Mengapa dan Kapan Pebisnis Perlu Melakukan Evaluasi dalam Berbisnis

Evaluasi

Apa itu evaluasi? Mengapa perlu evaluasi? Kapan waktu yang tepat untuk melakukannya? Sebagai pebisnis, tentu kamu pernah merasakan kondisi terendah dan membutuhkan cara agar dapat selamat darinya. Saat kondisi seperti itu terjadi, hal pertama yang terlintas pada pikiranmu tentu segera mencari solusi. Sementara solusi bisa kamu dapatkan dengan melakukan evaluasi dan mencari tahu penyebab dari situasi terendah tersebut. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Lantas, kalau begitu kamu hanya membutuhkan evaluasi saat kondisi terendah? Atau bagaimana seharusnya? Tidak perlu bingung. Karena kamu telah datang di tempat yang tepat untuk mempelajari jawaban tentang seluk beluk evaluasi bisnis, di sini.

Pengertian Evaluasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, evaluasi memiliki tiga pengertian. Pertama, merupakan penilaian. Kedua, proses untuk menemukan nilai layanan informasi atau produk sesuai dengan kebutuhan konsumen atau pengguna. Ketiga, pengumpulan dan pengamatan dari berbagai macam bukti untuk mengukur dampak dan efektivitas dari suatu objek, program, atau proses berkaitan dengan spesifikasi dan persyaratan pengguna yang telah ditetapkan sebelumnya.

Jika kamu dapat pahami dari pengertian evaluasi atau penilaian di atas. Ternyata penialain memiliki peran yang bisa bisnis gunakan kapan pun. Sebab perjalanan bisnis yang bertahap dan selalu berputar ini selalu memiliki tujuan yang jelas. Tanpa adanya penilaian, kamu tidak akan tahu apakah setiap keputusan pada setiap tahapan yang sudah terencana ini telah berhasil atau belum.

Satu tahapan akan memengaruhi tahapan lainnya. Misalnya saat melakukan inovasi produk, kamu sedang melakukan percobaan pengenalan produk baru ke pasar dan mengabaikan penilaian. Dengan hanya mengenalkan produk ke pasar, tidak akan dapat menilai tingkat keberhasilan produk baru tersebut.

Bisa jadi pasar menyukainya atau tidak. Sementara kamu sudah melompati penilaian dan memproduksinya dalam volume besar, lalu menjualnya secara luas. Ini merupakan keputusan yang tidak bijak dan dapat menimbulkan kerugian.

Pada dunia bisnis, kamu tidak boleh gegabah dalam melangkah. Bisnis membutuhkan strategi dan data. Nah, kedua hal tersebut akan kamu dapatkan secara mudah dengan adanya penilaian berkala pada setiap tahapan. Sampai sini, kamu sudah memiliki pandangan tentang betapa pentingnya peran dari penilaian ini, kan?

Fungsi Evaluasi 

EvaluasiTerdapat empat fungsi dalam penilaian, yaitu:

  1. Selektif

Menentukan kelayakan aspek bisnis dan menyeleksi mana yang sesuai standar dan mana yang tidak.

  1. Diagnosa

Untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan aspek bisnis.

  1. Penempatan

Menentukan posisi dalam menempatkan sesuatu dengan hasil terbaik.

  1. Fungsi Pengukur Keberhasilan

Mengukur tingkat keberhasilan pada tiap tahapan atau aspek bisnis.

Tujuan Evaluasi 

Tujuan penilaian yang utama adalah untuk memperkecil risiko kerugian dengan cara mengoptimalkan setiap aspek bisnis agar mendapat profit. Ada pun tujuan lainnya yang ingin bisnis capai dengan adanya penilaian biasanya berkaitan dengan hal berikut ini:

  • Untuk Mengetahui Posisi Bisnis

Penilaian berguna untuk mengetahui kondisi keseluruhan bisnis. Dengan adanya penilaian, kamu dapat mengetahui aset perusahaan, besarnya utang, nilai modal pada bisnismu, rata-rata pengeluaran bulanan, dan aspek lainnya yang kamu perlukan.

  • Untuk Mengetahui Perkembangan Bisnis

Semua keseluruhan data yang menggambaran posisi bisnis seperti penjelasan di atas, bisa kamu gunakan untuk membandingkannya dengan posisi bisnis tahun sebelumnya atau pun dengan kondisi pasar. Posisi bisnis ini akan berguna untuk mengetahui target bisnismu selanjutnya harus menggunakan strategi apa.

  • Untuk Mengambil Keputusan Bisnis

Keputusan bisnis biasanya berupa tiga hal ini, yaitu meningkatkan, memperbaiki, dan mengembangkan. Kamu tidak akan bisa memilih keputusan mana yang tepat untuk perjalanan bisnismu tanpa adanya penilaian terlebih dahulu.

Tahapan Evaluasi

Kegiatan penilaian ini memiliki beberapa tahapan yang harus kamu ketahui dan jalankan. Ada pun tahapan dalam melakukan penilaian adalah sebagai berikut:

  1. Analisis Aspek Pasar

Analisis ini berguna untuk mengetahui situasi permintaan pasar terhadap produk barang atau jasa yang kamu jual. Pastikan kamu sudah memiliki target pasar yang jelas sebelum melakukan analisis aspek pasar. Agar hasil nantinya bisa terukur. Jangan lupa juga untuk melakukan analisis terhadap pergerakan permintaan dan tren pasar yang berkaitan dengan produk bisnismu.

  1. Analisis Teknis

Analisis ini berkaitan dengan teknologi yang bisnismu butuhkan atau yang sesuai dengan kebutuhan bisnismu. Dalam memilih teknologi tentu kamu harus dapat mempertimbangkankan modal dan kemampuan sumber daya manusia yang kamu miliki. Sebab teknologi merupakan aset dan sekaligus investasi kamu terhadap bisnis dalam upaya menciptakan efektivitas dan efisiensi bisnis untuk mengoptimalkan profit.

  1. Analisis Finansial

Analisis ini berguna untuk mengetahui kondisi finansial bisnismu melalui laporan keuangan dan data lainnya yang mendukung. Tujuannya tentu untuk melihat prospek bisnismu di masa mendatang. 

Waktu yang Tepat untuk Evaluasi 

Terdapat dua waktu yang tepat dalam melakukan penilaian, yaitu:

  1. Penilaian Secara Berkala 

Penilaian secara berkala berguna untuk mengukur keberhasilan bisnismu secara menyeluruh. Biasanya akan dilakukan setiap periode tertentu, misalnya setiap tiga bulan sekali, enam bulan sekali, dan satu tahun sekali. Output yang akan kamu hasilkan biasanya berupa laporan yang bisa kamu gunakan untuk merancang strategi bisnis selanjutnya.

  1. Penilaian Secara Insidental

Kamu memerlukan penilaian secara insidental untuk mengatasi sebuah masalah atau kendala dalam bisnis yang dampaknya besar terhadap perjalanan bisnismu. 

Proses Evaluasi

EvaluasiProses penilaian yang umum terjadi pada dunia bisnis akan melalui proses berikut ini secara berurutan, yaitu:

  1. Menentukan Tujuan 

Tentukan tujuan yang ingin kamu capai dengan penilaian ini. Apakah untuk mengetahui posisi bisnis, perkembangan bisnis, atau pengambilan keputusan bisnis. Sebab tanpa adanya tujuan yang jelas, kamu akan kesulitan untuk merumuskan titik fokus masalahnya.

  1. Merumuskan Masalah 

Setelah kamu sudah mengetahui tujuan penilaian bisnis yang akan kamu jalankan, selanjutnya kamu bisa merumuskan setiap permasalahan yang membutuhkan penilaian. Jangan hanya merumuskan satu masalah saja. Semakin kompleks justru semakin baik.

Tapi pastikan juga untuk sesuai dengan kebutuhan dan waktu yang tepat. Sebab semakin menyeluruh akan semakin membutuhkan banyak waktu, pun biaya.

  1. Menentukan Jenis Data 

Setelah rumusan masalah sudah ada, selanjutnya kamu harus menentukan jenis data apa saya yang kamu perlukan untuk melakukan penilaian. 

  1. Menentukan Sampel

Jika penilaian membutuhkan pihak eksternal, kamu perlu menentukan sampelnya terlebih dulu. Misalnya saja saat kamu sedang melakukan pengembangan produk. Sampel di sini harus kamu pilih sesuai tujuan dari penilaian dan target pasar yang jelas.

  1. Merencanakan Biaya

Setiap penilaian, sesederhana apa pun tentu memerlukan biaya. Kamu bisa merumuskan biaya ini terlebih dulu lalu menentukankan metode dan alat yang akan kamu gunakan dalam penilaian.

  1. Menentukan Metode dan Alat

Metode sederhana seperti pengisian kuesioner bisa juga menjadi alternatif pilihan kamu dalam melakukan penilaian, lho. Bahkan alat yang kamu butuhkan bisa berupa teknologi seperti memanfaatkan google form. Kemudian kamu bisa melakukan rekapitulasi data dengan bantuan excel dan grafik. Pastikan kamu memilih metode dan alat yang tepat sasaran. 

  1. Merencanakan Jadwal Kegiatan

Ini merupakan proses inti dari penilaian. Pastikan kamu memikirkannya dengan serius, sebab salah memilih jadwal kegiatan bisa saja menghambat proses penilaian yang ada. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Hambatan terbesar yang sering terjadi dalam melakukan evaluasi bisnis adalah rasa malas dan hanya fokus mengejar profit bisnis. Padahal jika kamu sampai mengabaikan evaluasi ini dan tidak melibatkan seluruh staf untuk terlibat, tentu kamu akan menimbulkan masalah yang jauh lebih besar. Itulah mengapa, kamu harus bisa melawan rasa malas untuk melakukan evaluasi bisnis. Lagi pula, kamu sendiri yang akan merasakan manfaatnya kan jika bisnismu dapat berjalan dengan baik dan optimal?