fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Menjadi Reseller Skincare? Simak Langkah-langkahnya di Sini

Reseller skincare

Reseller skincare layak untuk kamu lirik sebagai peluang bisnis. Mengapa? Karena siapa sih yang enggak mau jadi glow up? Belum lagi adanya tren ala Korea. Kulit sehat dan wajah glowing adalah idaman setiap orang, terutama kaum wanita. Apakah kamu mulai berpikir ingin jadi reseller skincare? Mari kita bahas, yuk!

Pengertian Reseller dan Reseller Skincare

Reseller adalah orang yang menjual kembali produk yang ia beli dari agen atau pemasok, dengan harga yang lebih tinggi. Jadi, reseller skincare adalah orang yang membeli produk skincare untuk menjualnya kembali agar mendapat keuntungan. 

Reseller skincare biasanya mendapatkan produk langsung dari produsen, atau distributor, juga agen. Ketika membelinya, reseller telah mendapatkan harga khusus. Reseller memperoleh harga di bawah harga pasar. 

Reseller skincare

Peluang Menjadi Reseller Skincare

Selagi jumlah perempuan di dunia masih banyak, maka peluang bisnis ini masih ada. Melansir Kompas.com, perempuan di Indonesia ada 135.576.278 jiwa atau 49,5%. Kemudian, melansir dari Rm.id, pemerintah RI juga tengah mendukung peluang bisnis skincare dengan program substitusi impor 35 % pada industri kosmetik untuk tahun 2022.

Selain itu, terdapat faktor lain yang turut menyumbang tingginya peluang bisnis reseller skincare, seperti: 

  1. Kondisi Iklim

Indonesia beriklim tropis. Cenderung tinggi intensitas sinar matahari. Kondisi ini mempengaruhi Kesehatan kulit. Sehingga perlu perawatan khusus.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP
  1. Tren Korea

Drama Korea Selatan juga Kpop membawa pengaruh signifikan. Saat ini persepsi perempuan cantik bukan sekedar putih. Namun, istilah glowing lebih diminati. Berkiblat dengan kecantikan perempuan Korea. Wajah bersih, sehat itu berkilau terkesan berminyak dan tanpa pori-pori. Berdasarkan informasi fortuneidn, Riset Inventure-Alvara Januari 2022, konsumen mencari skincare untuk glowing 39,6 %, whitening 21,7 %, anti-acne 19,6 %, dan anti-aging 19,1%.

  1. Pergeseran Persepsi Tujuan

Menggunakan skincare bukan hanya untuk cantik. Persepsi lainnya yaitu, untuk kulit sehat. Sehingga, bukan hanya untuk perempuan. Konsumen laki-laki pun bisa menjadi target pasar tersendiri. Kamu dapat membuktikannya dengan infografik dibawah ini: 

Produk Perawatan Kulit Paling Banyak Dipakai Menurut Gender (2021)

Laki-laki

Reseller skincare

  1. Peluang dari Sisi Mayoritas Muslim di Indonesia

Hal ini menjadi peluang untuk menjual produk yang halal. Target pasar ini pun cukup menggiurkan. Sebagaimana terlihat dalam data dari databok.katadata.co.id berikut ini:

Reseller skincareData diatas menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai konsumen kosmetik halal. Walaupun pada data tersebut yang digunakan adalah kosmetik bukan skincare. Tetapi, tetap saja ini menunjukkan bahwa target pasar muslim cukup besar.

  1. Semakin Banyak Produsen Lokal 

Mengintip pada halaman website BPOM, per 3 juni 2022  sebanyak 5.102 merek skincare yang terdaftar. Ini menunjukan peluangmu untuk mencari supplier sangat banyak dan mudah. 

Alasan lain, mengenai bisnis ini adalah pemakaiannya setiap hari. Bahkan perlu adanya rangkaian. Konsumen dalam menggunakan skincare umumnya berkelanjutan. Jadi, besar kemungkinan konsumen untuk membeli kembali. Bayangkan, jika kamu mendapatkan 30% dari harga jual dikalikan beberapa produk. Anggaplah, kamu menjual produk perawat wajah mencerahkan. Untuk perawatan wajah mencerah terdapat 4 rangkaian produk. Dengan begitu umumnya konsumen akan membeli secara paketan. Asumsikan, masing-masing harganya Rp 70 ribu rupiah. Maka, keuntungan kamu dari 1 konsumen tersebut kurang lebih Rp 84 ribu rupiah. Jika dalam sehari ada 10 pembeli paketan tersebut, maka kamu memperoleh keuntungan sebanyak Rp 840 ribu rupiah.    

Hal yang Reseller Perlu Ketahui tentang Produk Skincare 

Mengenal produk yang kita jual amat sangat penting. Mengapa? Karena konsumen yang akan membeli harus mendapatkan haknya. Yaitu, untuk mendapat informasi produk secara jelas dan benar. Perlu diingat kamu adalah konsumen dari pemasok. Jadi, kamu dan konsumenmu membutuh informasi yang sama mengenai produk.

Mengenai produk skincare, berikut yang perlu diketahui reseller:

  1. Bahan Kandungan

Pastikan produk yang akan kamu jual kembali tidak mengandung zat berbahaya. Seperti paraben, mercuri atau lainnya yang berbahaya. Selain itu,  mengingat adanya target pasar muslim, maka pastikan tidak mengadung bahan haram.

  1. Kegunanan

Pahami betul kegunaan dari masing-masing produk yang akan kamu jual kembali. Misal serum dengan botol biru adalah untuk mencerahkan. Botol hijau untuk acne atau jerawat. Jangan sampai keliru. Apalagi sampai tidak tahu kegunaannya.

  1. Efek Samping

Jangan lupa, pelajari atau tanyakan apakah produk yang kamu jual kembali memiliki efek samping.  

  1. Perizinan

Kamu harus cek izin BPOM produk, serta jika ada cek juga logo atau sertifikat halal-nya. 

  1. Jenis Produk

Kamu harus mengetahui jenis produk yang ada. Misalnya macam-macam seri nya seperti acne, anti aging, dan lainnya. Juga harus tau apakah produk bentuk nya cream, cair atau padat dan karakter jenis produk lainnya.

  1. Harga

Harga tiap produk, harga pasar umumnya juga harga resellernya kamu wajib mengetahuinya. Bahkan, kamu harus tahu juga harga tertinggi dan terendah dipasaran. Hal ini bisa dijadikan pertimbangan untuk membuat strategi pemasaran kamu.

  1. Program Promo

Kenali program promo apa saja yang ada di supplier kamu. Ini bisa menghemat budget modal belanja.

  1. Cara Perawatan

Yang kadang terlupa adalah cara perawatan produk. Misal, cara penyimpanannya. Dengan mengetahui cara pereawatan, kamu jadi bisa menjaga persediaan produkmu dengan baik. Produk skincaremu terjaga kualitasnya sampai tangan konsumen nanti. 

  1. Masa Berlaku

Ini hal umum yang harus kamu cek Ketika ingin membeli dan menjualnya kembali. Jika tidak, kamu bisa rugi. Bayangkan saja kalau ternyata produk yang kamu jual masa berlakunya beberapa hari lagi. Kalau sampai ditangan konsumenmu, mereka akan kecewa dan protes. Ini membahayakan kelangsungan bisnismu

Kebutuhan Untuk Memulai Bisnis Reseller Skincare

Memulai sebagai reseller skincare relatif lebih sederhana. Karena, kamu tidak perlu belanja bahan baku, melakukan proses produksi, dan lainnya. Beberapa yang kamu butuhkan adalah:

  1. Niat 

Awali bisnis reseller skincare dengan niat yang baik dan tekad yang kuat. Karena hal ini bisa menjadi awal motivasimu. Berjualan sebagai reseller tidak semudah yang kamu bayangkan. Meski kamu hanya menjual kembali, tidak melalui proses produksi. Tetapi, kamu akan menghadapi tantangan lainya. Seperti, persaingan harga. Maka jika niatmu kuat, kendala mendatang akan mampu kamu lewati.

  1. Pengetahuan

Produk skincare adalah hal yang sensitif. Maka kamu perlu berhati-hati. Harus kaya pengetahuan, diantaranya mengenai produk, cara kerja produk, jenis-jenis kulit, masalah-masalah kulit, dan lain-lain.

  1. Supplier

Dalam hal ini kamu harus teliti, carilah supplier yang profesional. Selain produk, informasi dan pembelajaran juga harusnya kamu dapat dari supplier. Mendapat supplier yang professional sangat mempengaruhi kelancaran bisnismu.

  1. Rencana Bisnis

Walaupun tugasmu hanya menjual kembali, tetap saja memerlukan sebuah perencanaan. Hal ini sebagai bentuk mendisiplin diri dalam berbisnis. Membuat rencana bisnis dengan sistematis. Up date dengan kondisi yang ada. Sehingga mudah merealisasikannya. Jangan lupa, tentukan target pasarmu. Siapkan juga rencana dalam mencegah kemungkinan risiko.

  1. Modal 

Sudah tentu modal adalah hal yang wajib ada dalam memulai bisnis. Modal bukan hanya uang, tapi bisa juga kemampuan, relasi, dan hal dasar lainnya. 

reseller skincare 03

Cara Memulai Bisnis Reseller Skincare

Setelah kebutuhan yang disebutkan diatas sudah siap. Saatnya kamu memulai bisnis skincare. Kemajuan teknologi memudahkan kamu untuk memulai bisnis Ini, caranya:

  1. Mendaftar Pada Supplier

Kamu bisa mendaftarkan diri menjadi reseller skincare dari berbagai merek. Tetapi lebih baik kamu lakukan survey atau riset dahulu. Bisa melalui review, atau rating produk dan lainnya. Pastikan kamu sudah paham mengenai syarat dan ketentuan yang berlaku.

  1. Menentukan Harga

Menentukan harga adalah bagian dari rencana bisnis. Kamu bisa bermain harga untuk mencari pasar. Tetapkanlah harga yang sesuai target pasar. Pastikan dalam perhitunganmu, tetap menguntungkan.

  1. Membuat Akun Media Sosial, Website atau Marketplace

Untuk mengenalkan produk, dan juga tokomu. Maka ini perlu sosial media dan sarana media internet lainya. Ibarat memancing, kamu sedang menebar umpan.

  1. Membuat Konten Promosi

Konten atau materi promosi adalah hal wajib dalam bisnis online. Semakin aktif kamu memposting atau meng-update konten, semakin kamu dikenal banyak penonton. Harapannya penonton tersebut menjadi peluang sebagai konsumen.

  1. Bergabung Komunitas 

Cara ini cukup ampuh untuk membangun relasi. Kamu bisa bergabung bersama reseller lainnya. Untuk bertukar informasi. Bisa juga bergabung dengan penggemar produk skincare jualanmu.

Jadi, dari data-data dan ulasan diatas dapat disimpulkan bahwa bisnis reseller skincare sangat berpeluang di Indonesia. Target pasar untuk reseller skincare cukup bervariatif berdasarkan pengelompokannya. Misalnya berdasarkan gender, agama (halal/haram), usia dan lain-lain. Untuk kebutuhan dan memulainya pun mudah.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP