fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Merekrut Karyawan Melalui Linkedln, Mengapa Tidak?

linkedin karyawan

Sebagai pebisnis yang jualan online-nya sedang berkembang, pastinya kamu ingin bisnis online kamu menjadi autopilot. Artinya kamu membutuhkan bantuan atau tenaga orang lain. Karena menurut kamu sudah tidak mungkin lagi bekerja sendirian, mulai dari produksi, mengelola stok, hingga mengirim barang. 

Ini dikarenakan model bisnis D2C (direct to customer) dalam perkembangannya memang butuh karyawan sebagai aset perusahaan, tidak bisa mengelola sendirian dari belakang layar laptop saja. Adapun salah satu cara rekrut karyawan aset perusahaan melalui Linkedln.

 

Apa Itu LinkedIn?

Bagi kamu yang belum tahu, LinkedIn merupakan media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram yang bertumbuh pesat dan dan banyak digunakan oleh para profesional, maupun yang belum bekerja. Selain itu, juga berguna membangun jaringan usaha baik itu usaha kecil maupun perusahaan yang sudah mempunyai reputasi.

Tidak hanya berguna untuk perusahaan, LinkedIn juga banyak menolong profesional untuk mempromosikan diri dan membangun jaringan untuk bekerja. Meski belum se-terkenal Facebook, media sosial ini banyak dilirik karyawan untuk merekrut karyawan atau profesional yang mereka perlukan.

Selain profesional, mereka yang baru lulus kuliah dan sedang mencari kerja juga menggunakan LinkedIn untuk mempromosikan diri mereka. Ini menjadi tren tersendiri dalam dunia perekrutan karyawan. 

Dengan lebih dari 55 juta perusahaan dan lebih dari 740 juta pengguna aktif, LinkedIn menjadi media sosial yang digunakan perusahaan untuk merekrut karyawan. Padahal, sebelum ada LinkedIn, merekrut karyawan sangatlah sulit dan harus menggunakan jasa pihak ketiga.

 

LinkedIn vs Jasa Rekrutmen Karyawan

Sebelum LinkedIn muncul, para HRD biasanya menggunakan jasa pihak ketiga untuk merekrut karyawan. Adapun jenis jasanya adalah sebagai berikut:

  1. Headhunter
    Headhunter merupakan jasa perekrutan profesional yang memanfaatkan database internal yang mereka miliki atau melakukan secara personal melalui berbagai situs tenaga kerja maupun LinkedIn. Karena ini jasa, tentunya ada tarifnya setiap mereka menemukan tenaga kerja yang cocok bagi perusahaan.
  2. Job portal
    Tentunya kamu telah mengenal job portal atau pernah menggunakannya sebagai situs pencarian kerja. Selain gratis, banyak perusahaan menaruh iklan lowongan kerja di situs job portal. Tanpa perlu melakukan riset dan pencarian, Job portal sangat memudahkan para HRD untuk mencari karyawan.
     

    Kekurangan menggunakan job portal adalah tidak ada kurasi sehingga kamu akan menerima lamaran yang tidak sesuai dengan harapan.

  3. Outsourcing
    Mirip-mirip dengan job hunter, hanya saja perusahaan ini adalah perekrut dan penyalur tenaga kerja untuk berbagai perusahaan. Biasanya jenis pekerja yang ditawarkan adalah tenaga security, cleaning service, operator, customer service, manufaktur, administrasi perkantoran hingga IT.Perbedaan dengan headhunter, karyawan yang bekerja di perusahaan adalah pekerja outsourcing. Keunggulan menggunakan jasa ini adalah menghemat biaya pelatihan karyawan, hemat waktu dalam merekrut, juga tidak perlu repot mencari cara kelola karyawan dengan outsourcing, sehingga perusahaan bisa fokus untuk bisnis atau hal lain. 

Bagaimana Merekrut dengan LinkedIn? 

Dengan LinkedIn kamu tidak perlu pusing memikirkan biaya perekrutan karyawan. Karena media sosial ini bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerja potensial dan sesuai dengan yang kamu harapkan. Namun, sebelumnya kamu harus buat akun perusahaan dulu.

Adapun cara merekrut karyawan di LinkedIn ada beberapa cara, yaitu sebagai berikut:

  1. Posting dan Iklankan Lowongan Kerja
    Jika sudah punya akun perusahaan, kamu posting dan iklankan lowongan kerja agar ada banyak profesional dan sarjana yang sedang mencari kerja. Kedua cara ini mudah dan tidak menghabiskan waktu dalam merekrut karyawan.
  2. Bergabung dengan Grup LinkedIn
    Di media sosial tersebut ada sekitar 2 juta grup yang aktif. Kamu bisa merekrut karyawan dengan masuk ke grup-grup tersebut dan memilih kandidat potensial untuk bergabung dengan perusahaan kamu. Tentu dengan cara ini bisa menghabiskan waktu, tapi kamu bisa mencobanya.
  3. Membuat Grup Perusahaan Sendiri
    Dengan membuat grup perusahaan sendiri, secara tidak langsung kamu membuat komunitas yang mendukung dan menyukai bisnis online kamu. Siapa tahu, kamu mendapatkan karyawan potensial dari sini. Bisa jadi itu juga adalah pelanggan kamu.
     
  4. Temukan Calon Karyawan Saat Ada Event
    Sering Linkedln membuat kegiatan sendiri baik tatap muka maupun virtual untuk mempertemukan penggunanya. Kamu bisa memanfaatkan kegiatan tersebut, Kamu juga bisa membuat event sendiri di LinkedIn sekalian mengenalkan bisnis online kamu di media sosial tersebut.

  5. Selalu Update LinkedIn Perusahaan
    LinkedIn adalah media sosial. Maka selalu update dengan memposting kegiatan maupun artikel untuk meningkatkan follower dan jangkauan media sosial kamu. Dengan begitu akan banyak yang tertarik untuk memfollow, bahkan menanyakan “apakah perusahaan sedang membuka lowongan?” dengan cara ini kamu tidak perlu repot-repot membuat lowongan kerja, mereka yang akan datang sendiri.Selain itu, dorong karyawan untuk menggunakan LinkedIn dan meminta mereka untuk membagikan dan dukungan terhadap perusahaan kamu. Ketika kamu membuka lowongan, dengan senang hati mereka berbagi lowongan pekerjaan ke jaringan mereka sendiri. Dengan aktif di LinkedIn, bisnis kamu akan terhubung dengan berbagai jaringan pekerja, bisnis, maupun profesional. Ketika mereka memberikan Like atau komentar berarti media sosial kamu hidup
  6. Kirim Pesan Langsung pada Calon Karyawan
    Seperti media sosial lainnya, LinkedIn mempunyai fasilitas mengirim chat atau pesan langsung kepada orang yang kamu rekrut. Jika kamu merasa cocok untuk dengan salah satu dari mereka. Kamu bisa langsung mengirim pesan melalui platform LinkedIn dan menawarkan pekerjaan langsung. Ini akan menghemat waktu kamu.

Itulah beberapa cara untuk merekrut karyawan dengan menggunakan LinkedIn. Namun, dalam seleksi karyawan ada yang harus kamu perhatikan:

  1. Melihat Latar Pendidikan dan Pengalaman Kerja
    Pertama saat merekrut karyawan, jangan sampai kamu memutuskan untuk mempekerjakan karena kasihan, tapi harus juga melihat latar pendidikan dan pengalaman kerjanya. Apalagi bila kamu membutuhkan karyawan dengan posisi yang penting, seperti manajer misalnya. Meski pengalaman dan pendidikan tidak menjamin bekerja maksimal, tapi mereka yang berpendidikan rendah juga belum tentu mampu bekerja dengan posisi yang tinggi, karena tidak ada kemampuan dan pengalaman.

  2. Melakukan Tes Kompetensi
    Meski kamu merekrutnya melalui media sosial, kamu tetap harus melakukan tes kompetensi. Pastinya banyak kandidat berasal dari universitas ternama, tapi bukan berarti mereka memiliki kemampuan dalam bidang yang saat ini kamu butuhkan. Karena kemampuan dan kecakapan seseorang bekerja akan sangat berpengaruh terhadap kinerja perusahaan kamu.
  3. Tidak Merekrut Karyawan Hanya Karena Mengenalnya
    Kamu bisa saja merekrut karyawan yang sudah dikenal, bukan? Tapi sebaiknya ini tidak dilakukan apalagi bila posisi yang dibutuhkan tidak sesuai dengan pengalaman dia. Bila ini kamu lakukan justru akan berdampak buruk bagi perusahaan ke depan.

Ketiga hal itu harus kamu perhatikan dalam memilih atau merekrut karyawan baru, Karena bila kamu melakukannya dengan asal-asalan bisa jadi kamu malah mendapatkan pekerja yang tidak sesuai dengan harapan. Bukannya baik untuk bisnis kamu, tapi malah berdampak buruk.

Dengan menerapkan tips di atas, kamu juga dapat mengetahui bagaimana cara menggunakan LinkedIn untuk mencari kandidat terbaik. Tidak perlu bergantung pada situs pencari pekerja untuk mencari kandidat di bisnis kamu.

Apalagi di LinkedIn, kamu dapat mengetahui kepribadian dan karakter kandidat dibandingkan sekadar melihat dari CV mereka. Setelah mendapatkan karyawan yang kamu mau, maka segala urusan administrasi yang berhubungan dengannya harus dikelola dengan baik. Karena mereka adalah aset perusahaan.