fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Monetisasi Konten TikTok untuk Tambah Penghasilan, Ini 6 Caranya

monetisasi konten tiktok

Monetisasi konten TikTok mungkin menjadi keinginan kamu saat ini. Bila iya, maka kamu telah datang ke tempat yang tepat. Artikel berikut akan mengupas caranya menambah penghasilan dari konten TikTok. Yuk, simak terus artikelnya.

TikTok memang tengah mengalami tingkat popularitas yang tinggi saat ini. Keberadaannya bahkan sudah mampu menyaingi media sosial lainnya, seperti Instagram, Twitter, dan Facebook. Orang-orang kini mulai menjadikan TikTok sebagai sarana untuk mencari informasi, hiburan, dan berpromosi. 

Insider Intelligence, sebuah lembaga riset digital, meramalkan bahwa TikTok akan jadi media sosial terbesar ketiga dunia. Saat ini, dia sudah membayangi kekuatan Instagram dan Facebook. Lembaga tersebut mencatat bahwa pada tahun 2022, penguna aktif TikTok mencapai 755 juta orang. Angka ini merupakan hasil perhitungan pertumbuhan Tiktok tahun 2020 yang mencapai 59,8% dan pada tahun 2021 mencapai 40,8%.

Baca juga: Cara Membuat Video Bisnismu Muncul di FYP Tiktok

Angka tersebut menunjukan kalau sekarang TikTok memang semakin banyak penggemarnya. Bila kamu salah satu pengguna, kenapa tidak monetisasi konten TikTok untuk menambah pemasukan? 

Apa Itu Monetisasi?

Monetisasi adalah cara bagi para kreator untuk mendapatkan uang atau pendapatan dari posting konten di media sosial, seperti blog, YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, dan sekarang Tiktok.

Berapa Pendapatan dari Tiktok?

monetisasi konten tiktok

Saat ini sudah banyak juga selebriti TikTok Indonesia yang memiliki followers sampai jutaan dan mereka meraup untung sangat besar. Ria Ricis, misalnya, memiliki 26,6 juta pengikut. Dia termasuk salah satu seleb TikTok besar di Indonesia. Dikutip dari Kompas, untuk penghasilan video, per postingnya antara US$1441,24 sampai US$3603 (sekitar Rp14 sampai 40 juta). 

Seleb TikTok lainnya yang juga terkenal adalah Sisca Kohl. Dikutip dari Republika, dia memiliki pengikut 10,7 juta. Diperkirakan dia mendapatkan pemasukan sekitar Rp31,6 – Rp52,6 juta. 

Jumlahnya sangat fantastis, kan? Namun, untuk bisa mendapatkan penghasilan dari TikTok, kamu minimal harus punya 1.000 pengikut dulu. Di bawah angka tersebut, kamu belum bisa monetisasi konten TikTok. 

Baca juga: Lebih Efektif Bisnis di Instagram atau TikTok?

Penghitungan gaji TikToker itu berdasarkan jumlah follower-nya. Pemilik akun TikTok kelas menengah bisa mendapatkan uang sekitar US$200 sampai US$5.000 (sekitar Rp2,8 juta sampai Rp70 juta) per bulan.  Sementara pengikut dan viewer besar, pendapatannya mencapai US$1.000- 30.000 (sekitar 14 juta sampai 400 juta) per bulan. 

TikTok sendiri memiliki tool analisa khusus bernama Exolyt untuk menghitung jumlah pendapatan para Tiktoker berdasarkan jumlah follower-nya. Mengutip Exolyt, kamu bisa dapat antara US$50.000 sampai US$150.000 (sekitar Rp724 juta sampai Rp2,2 miliar) per brand sponsorship kalau kamu punya profil yang bagus. Jumlah ini tergantung dari profil, target market, lokasi, dan engagement seorang TikToker. 

Langkah Awal sebagai TikToker

Sebelum kamu bisa monetisasi konten TikTok sampai mendapatkan penghasilan jutaan, ada tiga langkah awal yang bisa kamu lakukan, yaitu:

  1. Ciptakan brand 

Manfaatkan akun TikTok untuk menciptakan brand diri kamu sendiri. Carilah sebuah konsep yang bisa mendefinisikan diri kamu dengan unik dalam video Tiktok. Misalnya, kamu memiliki skill berbahasa Korea. Kamu bisa menggunakan konten Tiktok untuk memberikan informasi seputar belajar bahasa Korea. 

  1. Posting konten yang kamu sukai

Tidak berbeda jauh dengan media sosial yang lain, orang akan menyukai konten yang menarik. Bila konten kamu ingin banyak penyukanya, kamu perlu serius menciptakan konten yang unik dan mengikuti tren. Kamu harus rajin update konten video lebih dari satu secara konsisten setiap hari.

  1. Raih follower

Setelah membuat konten, maka kamu harus mampu menarik follower. Paling tidak, butuh antara 10.000 sampai 1 juta follower kalau kamu ingin monetisasi konten TikTok kamu. Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan follower adalah menciptakan konten yang sesuai dengan target market dan usahakan kamu update lebih dari satu setiap hari. 

Baca juga: Mengulik tentang Jadwal FYP TikTok untuk Keperluan Bisnis

  1. Promosi lintas platform

Untuk menambah jumlah follower di TikTok, kamu bisa mempromosikan akun TikTok  kamu di platform media sosial yang lain, seperti di Facebook, Twitter, atau Instagram. Promosi lintas platform ini juga akan meningkatkan engagement kamu. 

Jadi setelah kamu posting video di TikTok, jangan lupa gunakan fitur yang bisa langsung membuatnya terhubung dengan platform media sosial yang lain. 

Monetisasi Konten TikTok

monetisasi konten tiktokSetelah kamu sukses melewati tiga langkah ini, peluang kamu untuk memonetisasi konten TikTok lebih besar. Ada berapa cara yang bisa kamu lakukan. Cara ini ditawarkan oleh Tik Tok dalam website mereka tentang cara monetisasi aplikasi. Selain itu, mengutip Forbes, Allesandro Bogliari, CEO The Influencer Marketing Factory, juga memberikan cara untuk monetisasi TikTok yang bisa ditiru. Ini rangkumannya.

  1. Live streaming di TikTok

Kamu bisa  mendapatkan uang lewat live streaming di akun TikTok. Syaratnya, kamu harus sudah punya follower lebih dari 1.000 orang dan dari situ kamu bisa monetisasi konten Tiktok. Para follower bisa membeli koin yang ada pada pembuat konten live video. Kamu sebagai pembuat konten TikTok akan menerima donasi atau koin yang bisa kamu tukarkan dengan uang asli. 

Cara agar banyak yang menonton live streaming

    • Pilih waktu yang tepat

Cari waktu yang tepat saat follower kamu masih online. Kamu bisa mengecek audience insight dengan cara klik akun profil kamu dan cari analytics tab. Di sana akan ada data jam berapa audience kamu paling aktif. 

    • Live yang lama 

Semakin lama kamu live, semakin banyak juga follower kamu yang menonton. Bahkan lewat live streaming, kamu bisa mendapatkan follower baru. 

    • Posting video saat live streaming 

Saat sedang melakukan live, kamu bisa posting satu atau dua video. Ini membuat para follower TikTok yang sedang melihat video kamu, tetapi tidak tahu kamu sedang live streaming, bisa segera bergabung. Ini tentu akan menambah jumlah orang yang menonton live streaming kamu. 

    • Gunakan tagar

Sama seperti Instagram dan Twitter, penggunaan tagar akan sangat membantu pengguna TikTok yang lain menemukan akun kamu dengan cepat. 

Baca juga: 5 Cara Banjir Orderan Lewat TikTok Marketing menurut Digital Marketer

    • Koneksi kencang

Pastikan saat live, kamu punya koneksi internet yang kencang. Pikirkan juga lighting dan sound agar jelas dan membuat follower kamu nyaman menonton live streaming

  1. Kolaborasi dengan brands

Konsep kolaborasi ini tentu tidak asing lain dan sering ada juga di platform media sosial lain, seperti di Instagram, Twitter, atau YouTube. Istilah umumnya adalah endorsement. Kamu bisa monetisasi konten TikTok dengan cara mempromosikan, meresensi atau merekomendasi produk atau brand tertentu di akun kamu. Semakin banyak follower kamu, semakin tinggi harga video konten TikTok kamu. 

Selain menunggu brand menghubungi kamu, kamu bisa  berinisiatif menghubungi brand yang kamu rasa cocok dengan konsep dan konten TikTok kamu. 

  1. TikTok Creator Marketplace

Beberapa TikTok milik brand sering mencari konten kreator untuk melakukan kolaborasi. Kamu bisa monetisasi konten TikTok dengan cara menawarkan diri bikin konten bersama. Tentu saja dengan sejumlah imbalan yang sudah kamu sepakati sebelumnya. Biasanya mereka akan mencari saat launching produk baru atau pada event tertentu. 

  1. Kolaborasi dengan influencer TikTok

Cara lain untuk monetisasi konten TikTok adalah dengan  berkolaborasi dengan influencer TikTok yang lain. Kalian bisa membuat konten bersama, baik itu konten video atau konten live streaming.

Dengan kolaborasi seperti ini, yang menonton tidak hanya follower kamu, tetapi juga follower influencer. Bisa  jadi kamu akan mendapatkan tambahan follower juga. Konsepkan video dan live streaming yang menarik. Kamu bisa membuat kolaborasi ini secara berseri, misalnya, selama tiga hari berturut-turut dengan tema yang berbeda-beda. 

Baca juga: Inspirasi dari 9 Bisnis yang Rutin Jualan Live di Sosial Media Instagram dan TikTok

  1. Membuat merchandise

Kalau kamu sudah punya follower yang banyak itu bisa terhitung sebagai fanbase kamu. Kamu bisa membuat merchandise spesial dan menjualnya. Kamu bisa membuat merchandise seperti t-shirt, tas, topi, mug, atau tumbler. 

Jual produk dalam jumlah terbatas agar terasa eksklusif. Membuat merchandise juga membuat nama kamu sebagai TikToker semakin dikenal karena follower secara tidak langsung mempromosikan kamu saat menggunakan merchandise. 

  1. Konsultan TikTok

Semakin populernya platform ini, semakin banyak pula orang yang ingin punya banyak follower. Kalau kamu cukup punya skill dan pengetahuan seputar TikTok, kenapa tidak menjual ilmu ini pada orang lain? 

Kamu bisa jadi TikTok consultant baik untuk perorangan atau untuk perusahaan. Daripada Instagram, belum banyak orang yang paham akan cara kerja TikTok. Dengan pengetahuan yang  kamu miliki, kamu bisa memberikan usul dan masukan dalam menggunakan TikTok.

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP