fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Naikkan Penjualan Lewat Strategi Dasar Digital Marketing Bisnis UMKM

Strategi Dasar Digital Marketing

Selamat datang di era Digital Marketing bisnis UMKM. Dulu, tak ada yang pernah menyangka tempat-tempat pusat perbelanjaan seperti mall, akan tersaingi toko online berbasis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hanya dengan melentikkan jari di layar gawaimu, berbagai produk bisa dipesan dengan mudahnya sampai di depan rumah.

Era Digital Marketing bisa menguntungkan pebisnis UMKM, tapi di sisi lain juga menjadi tantangan tersendiri. Sebagai pebisnis online berskala kecil hingga menengah, apakah kamu juga merasakannya?

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Pebisnis online kini memiliki tuntutan untuk up-to-date mengikuti tren kekinian termasuk menerapkan Digital Marketing. Dalam perkembangannya, Digital Marketing bahkan sudah menjadi satu keharusan. Teknologi komunikasi memungkinkan calon konsumen mendapatkan informasi yang melimpah dan beragam. Karena itu, sudah saatnya kamu mengetahui strategi dasar Digital Marketing bisnis UMKM.

Menurut data Indonesian E-commerce Association (idEA) dan We Are Social, aktivitas belanja online di Indonesia selama pandemi, mengalami peningkatan sebesar 25-30%. Larangan pemerintah untuk tidak berkerumun di tempat-tempat keramaian untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19, kemungkinan ikut mendukung peningkatan belanja online. Jadi, pebisnis online seharusnya tidak menyia-siakan momentum berharga ini.

Apa Itu Digital Marketing?

Ada banyak sekali definisi Digital Marketing. Namun, secara garis besar, Digital Marketing adalah aktivitas pemasaran dengan menggunakan berbagai media digital untuk dapat menjangkau konsumen potensial. Contohnya, memanfaatkan Search Engine Marketing, Mocial Media Marketing, Email Marketing, Content Marketing, Digital Advertising, dan sebagainya.

Penggunaan Digital Marketing menjadi kelebihan karena pebisnis bisa lebih menghemat biaya dari pada model Marketing konvensional. Selain bisa memperluas pangsa pasar, Digital Marketing bisnis UMKM tentunya juga akan menghemat tenaga karena kita bisa memanfaatkan perangkat elektronik dan jaringan internet.

Strategi Digital Marketing Bisnis UMKM

  • Optimasi Website Bisnismu

Media sosial seakan bisa melakukan segalanya, namun nyatanya bukan lah segala-galanya. Kamu harus tetap bisa menjalankan website bisnismu dengan optimal. Penggunaan Company Profile profesional, jenis layanan atau jenis produk di website akan menentukan tingkat trust dari masyarakat terhadap bisnismu.

Banyak pula orang yang mencari informasi melalui Search Engine. Maka, optimasi website bisnismu dengan Search Engine Optimization juga menjadi hal mutlak. Kamu bisa menggunakan keyword yang tepat dengan melakukan riset, juga memberikan link antar artikel sesuai kebutuhan konsumen. 

Saat ini, banyak pebisnis online menggunakan Online Commerce Builder untuk membuat website bisnis mereka dengan mudah sehingga mereka tidak perlu membangunnya dari awal. Contohnya, kamu bisa memanfaatkan fasilitas yang ada di LummoSHOP

Kelebihan: Website bisnis akan membantu media sosial bisnismu. Kamu akan lebih mudah menyajikan informasi lengkap dan komprehensif di website bisnis tersebut untuk mendongkrak Digital Marketing bisnis UMKM.

Kekurangan: Kamu memerlukan waktu untuk melakukan riset keyword dan memiliki Content Writer berkualitas yang akan membantumu mengoptimasi website bisnismu.

  • Membuat Akun Google My Business

Akun Google My Business merupakan salah satu penerapan dari Local Search Engine Optimization. Sebab, lokasi bisnismu akan dapat terdeteksi dalam mesin pencari, terutama bagi orang-orang yang berada di sekitarmu. Mereka akan lebih mudah menemukan lokasimu dan menikmati layanan atau produk yang ada di tokomu.

Buatlah informasi tentang bisnismu sedetail dan semenarik mungkin, sehingga orang-orang akan mempercayai manfaat dari produkmu. Jangan lupa, minta lah penilaian jujur dari para konsumen loyal yang sudah menikmati layananmu, sehingga bisa menjadi rekomendasi bagi konsumen lain. 

Kelebihan: Membuat banyak orang percaya bahwa bisnismu bukanlah bisnis fiktif. Murah dan mudah sehingga cocok untuk Digital Marketing bisnis UMKM yang paling sederhana.  

Kekurangan: Harus rajin dan berani meminta konsumen melakukan review pada akun Google My Business milikmu agar kamu bisa mendapat rating yang baik. 

  • Mengelola Social Media Bisnismu

Hampir setiap bisnis saat ini kemungkinan memiliki media sosial yang resmi. Media sosial rasanya sudah menjadi semacam identitas dari suatu bisnis. Penggunaan media sosial sebenarnya menjadi salah satu strategi Digital Marketing bisnis UMKM yang paling umum saat ini.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial untuk memasarkan produk atau jasa secara organik tanpa bantuan ads sebagai langkah awal. Buatlah Content Planning dengan meriset konten kompetitor serta jenis konten yang sedang tren. Lalu, kreasikan jenis kontenmu sendiri. Kombinasikan antara foto, video, infografis, microblog, maupun caption agar terlihat lebih menarik.

Namun, media sosial bukan tempat yang tepat untuk melakukan pembelian secara langsung. Yang harus menjadi tujuan kamu adalah meningkatkan Brand Awareness dari konsumen. Upayakan engagement konsumen dengan mem-posting secara rutin atau mengadakan program menarik seperti kuis, giveaway dan live Instagram.

Apabila kamu merasa sudah rutin mengunggah konten organik, kamu bisa saja mencoba mengoptimalkan fitur Ads untuk menjaring demografi konsumen yang lebih spesifik. Namun, kamu sebaiknya menyesuaikan dengan budget dan pilihlah circle yang tepat untuk menemukan konsumen potensial.

Kelebihan: Penggunaan media sosial itu mudah, murah. Tapi, banyak calon konsumen potensial yang menghabiskan waktunya di media sosial untuk mencari konten menarik seperti hiburan maupun edukasi. 

Kekurangan: Kamu memerlukan tenaga khusus untuk mengelola media sosial. Usahakan untuk menjaga ritme rutinitas di media sosial, supaya algoritma tetap berpihak pada akun bisnismu. Apabila kamu lama tidak aktif, maka kamu harus memulai mengelola dan membangun engagement dari awal lagi. 

  • Menggunakan Email Marketing

Strategi Dasar Digital Marketing

Email Marketing merupakan salah satu strategi Digital Marketing bisnis UMKM yang cukup mudah. Sebab, Email Marketing akan memperoleh data email calon konsumen saat mereka mengunjungi website dan mengisi email-nya sebagai kelengkapan data. Kamu bisa melakukan Email Marketing dengan layanan Email Blast Service sesuai dengan program apa yang sedang kamu tawarkan.  Email Marketing juga bisa dipersonalisasi dengan template dan sebagainya.

Kelebihan: Kamu bisa menggunakan Email Blast Service. Kamu juga mudah mendapatkan alamat email sebagai basis data.

Kekurangan: Email Blast Service berbayar. Terkadang, ada tipe orang yang jarang membuka email kecuali untuk hal urgent atau memang basis profesinya berhubungan dengan dunia digital.

  • Memanfaatkan Chatbot

Chatbot adalah layanan untuk menjawab chat sehingga kamu dapat lebih cepat melayani calon konsumen yang sedang membutuhkan bantuan saat mengunjungi website. Jika menggunakan fitur Whatsapp Business, kamu bisa mudah mengaturnya terlebih dulu. Fasilitas itu membuat kamu seperti memiliki asisten yang menyapa calon konsumen.

Kelebihan : Bisa melayani calon konsumen lebih cepat untuk memuaskan konsumen sehingga bisnismu mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Kekurangan : Terkadang, tulisan untuk menjawab konsumen lewat Chatbot kurang alamiah atau manusiawi sehingga terkesan bukan interaksi secara langsung.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Nah, itu dia beberapa strategi dasar Digital Marketing bisnis UMKM yang bisa menjadi pilihan untuk mengembangkan bisnis onlinemu. Dalam setiap pilihan akan selalu ada tantangan sesuai perkembangan zaman dan psikologi konsumen yang berubah-ubah. Tetapi, bukankah itu seni dalam berbisnis? Selamat mencoba.

Baca Juga Artikel Terkait :