fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Niche Market adalah Peluang Bisnis, Ini 4 Cara Menentukannya 

mengenal niche 01

Saat terjun ke dunia bisnis, salah satu hal penting adalah menentukan segmentasi pasar. Apakah kamu memilih untuk mass market yang luas atau niche market yang spesifik? Untuk kamu yang baru akan memulai bisnis, namun gamang harus memilih segmentasi pasar, bisnis niche adalah pilihan tepat karena memungkinkan kamu mengembangkan audiens dengan lebih mudah. Selain itu, upaya pemasaran dan pembuatan konten menjadi lebih fokus dan terarah ke satu segmen pasar. 

Tapi, sebenarnya apa sih niche market itu? Dan mengapa harus memilih niche market? Lantas adakah cara sukses menentukan niche market untuk bisnis? Tenang, semua pertanyaan kamu akan dijawab satu persatu pada artikel ini. Simak sampai habis ya pebisnis! 

Baca juga: Mengenal Unique Selling Point dalam Strategi Brand dan 7 Manfaatnya (lummoshop.co.id)

Mengenal Niche Market

Niche market adalah segmen khusus atau terfokus dan spesifik dari bagian pasar yang lebih luas. Menurut Charlene Walters, mentor bisnis dan branding serta penulis Own Your Other, menemukan niche market akan membedakan bisnis kamu dari pesaing. Kemungkinan kamu juga bisa menjadi jawara di sektor bisnis yang tengah kamu geluti.

Niche adalah sebuah celah di pasar saat ini di mana sekelompok konsumen atau audiens terpilih sangat menghargai USP (unique selling proposition) bisnis kamu. Dan biasanya target audiens ini salah satu yang saat ini kurang terlayani, namun memiliki potensi pasar yang besar.

Menemukan niche ini penting bagi pebisnis yang ingin tidak hanya membangun pendapatan yang stabil, tetapi juga membangun audiens yang setia. Dengan niche market yang solid membantu memastikan bahwa sekelompok pelanggan tertentu ingin membeli dari bisnis kamu daripada bertransaksi dengan kompetitor.

Baca juga: Cara Branding Produk Lewat Packaging agar Lebih Eye-Catching (lummoshop.co.id)

Matt Woodley, seorang pengusaha online pendiri MoverFocus.com, yang melayani niche market layanan pindahan internasional mengatakan, bahwa menciptakan bisnis dengan pasar spesifik seringkali memberi pebisnis peluang untuk mengenakan tarif yang lebih tinggi untuk produk atau layanan mereka. Hal ini sangat masuk akal, mengingat rasio penawaran dan permintaan – terutama bagi pebisnis yang merintis sektor industri baru – bisa sangat menguntungkan dan memberi kesempatan untuk menjadi ahli dan thought leader di bidangnya.

mengenal niche 02

Alasan Memilih

Setidaknya ada 3 alasan sebaiknya kamu memilih bisnis dengan segmen spesifik. Alasan-alasan itu adalah seperti berikut ini. 

      1. Strategi marketing terfokus

Ketika kamu memutuskan untuk menargetkan niche, maka strategi marketing kamu akan menjadi sangat koheren. Artinya, kamu dapat memastikan bahwa setiap tindakan yang kamu lakukan menuju ke satu arah, sehingga ketika target niche kamu bertemu dengan produk atau layanan kamu, mereka akan langsung tertarik dengan semua yang kamu lakukan. Mengapa? Karena mereka menganggap kamu memahami masalah mereka dan menawarkan solusi yang berharga bagi mereka.

Berbeda halnya saat kamu membuat marketing untuk semua orang, maka bisa dipastikan hanya segelintir orang yang akan memperhatikan dan sisanya akan mengabaikan. Bagi konsumen, produk kamu menjadi “hanya produk lain seperti biasanya”. Oleh sebab itu cukup jelas bahwa kalau kamu ingin terlihat, maka kamu harus sedikit berbeda dan sangat spesifik.

Baca juga: Mau Bisnismu Sukses dan Jadi Brand Ternama? Ikuti 8 Langkah Ini (lummoshop.co.id)

     2. Menarik emosi konsumen dengan lebih mudah

Bicara tentang brand di mata konsumen, maka akan selalu berhubungan dengan perasaan dan pengalaman pribadi serta emosi. Dengan demikian, bisnis kamu harus menargetkan emosi pelanggan kamu. 

Meski bukan hal yang mudah untuk mencoba menarik emosi setiap tipe orang – tetapi kalau kamu hanya menargetkan target niche kamu, tidak akan sesulit bila dibandingkan brand dengan mass market. Kenapa begitu? Karena kamu bisa menjadi lebih relevan dan relatable bagi target niche kamu, sehingga bisa menawarkan solusi bagi mereka. 

      3. Peluang pertumbuhan bisnis jangka panjang 

Kalau kamu memilih strategi bisnis dengan pasar yang luas, maka kamu harus pastikan memiliki sumber daya untuk melakukannya. Mengapa? Karena artinya kamu akan membutuhkan bujet serta effort yang tidak sedikit daripada bisnis yang lebih terfokus. Oleh sebab itu, fokus pada bisnis niche untuk dapat mengatur dan membuat proses, yang selanjutnya dapat menyesuaikan dengan niche lainnya untuk meningkatkan dan mendiversifikasi marketing bisnis.

Yang patut diingat, memilih bisnis dengan pasar spesifik adalah tidak membatasi penjualan. Tapi sebaliknya, justru  meningkatkan penjualan! Sehingga, pilih pasar atau segmen yang tepat dan mulailah membuat strategi pemasaran yang jauh lebih fokus.

4 Cara Menentukan Niche Market

Pebisnis harus memperhitungkan dan mempertimbangkan beberapa elemen ketika ingin terjun di bisnis niche ini. Agar tidak salah langkah, tak ada salahnya mencoba mengidentifikasi dan mendominasi niche market dahulu. Berikut uraiannya:  

      1. Konsumen yang mudah dikenali

Salah satu ciri khas hebatnya bisnis dengan segmen spesifik adalah mudahnya mengenali atau melihat konsumen potensial. Dan ini adalah sebuah tips penting bahwa seharusnya mudah untuk mengidentifikasi siapa yang akan berbisnis dengan kamu berdasarkan serangkaian karakteristik. Atau dengan kata lain, kalau kamu tidak dapat mengidentifikasi segmen dengan menempatkan pelanggan ideal, maka rencana bisnis kamu harus berhenti.

Baca juga: Kiat Sukses Membangun Branding untuk Bisnismu (lummoshop.co.id)

      2. Pelanggan yang mudah diakses

Untuk bisa meraih pasar spesifik yang menguntungkan, pastikan untuk bisa mengakses serta  menjangkau pelanggan potensial dengan mudah. Jika tidak, maka ada kemungkinan ide bagus bisnis  kamu tidak akan berhasil.

Sebagai contoh, kamu mengembangkan solusi ideal untuk peternak organik kambing Etawa, tapi kamu tidak memiliki cara atau informasi untuk menjangkau mereka. Sebaiknya jangan lanjutkan, atau kecuali kamu berhasil menemukan jalan keluar dari persoalan aksesibilitas tersebut. 

 

mengenal niche 03

      3. Pasar yang kurang terlayani atau terabaikan

Dengan banyaknya bisnis atau startup yang menawarkan berbagai produk atau layanan, bisa membuat audiens dan pasar menjadi terlalu jenuh. Tetapi agar bisnis niche benar-benar bisa menonjol dalam persaingan pasar yang kian ketat, sebaiknya fokus pada pasar yang kurang terlayani, terlayani namun kualitas pelayanannya buruk atau bahkan yang terabaikan.

Salah satu caranya kamu dapat menggunakan Google Analytics dan AdWords untuk menemukan pasar atau grup yang kebutuhannya tidak terpenuhi. Cara lain untuk menemukan niche kamu adalah dengan mencari indeks dan situs peringkat konsumen untuk temukan area dengan layanan pelanggan yang buruk.

     4. Potensi pasar yang besar

Agar bisnis kamu menguntungkan, maka potensi pasar dan niche bisnis kamu pun harus cukup besar sehingga dapat menghasilkan uang dengan menjual produk dan layanan kamu. Hal ini wajar mengingat pasar potensial untuk bisnis apa pun harus memiliki ukuran dan massa yang cukup besar untuk menjamin investasi ketika memasuki pasar itu. 

Baca juga: Watch Out! Ini 7 Produk yang Selalu Trending (lummoshop.co.id)

Bila memang awalnya mulai dari segmen pelanggan yang cukup kecil, namun setidaknya harus dapat menjamin potensi pertumbuhan yang berkelanjutan sehingga bisnis kamu tidak akan mandek dan tetap akan menghasilkan keuntungan. 

Demikian penjelasan seputar bisnis niche, alasan memilih bisnis serta cara mengidentifikasinya. Pada dasarnya, bisnis niche adalah target pasar khusus atau terfokus dan spesifik dari bagian pasar yang lebih luas. 

Meski khusus atau terfokus, namun memilih bisnis niche ini tak lantas membatasi potensi keuntungan dan penjualan. Apalagi sebagai pebisnis online kamu pasti menyadari bahwa dalam bisnis online konsumen berdatangan dari kalangan, kebutuhan, dan latar belakang yang berbeda-beda. Dengan memilih niche market kamu bisa menyaring konsumen potensial untuk berbelanja produk atau layanan yang kamu tawarkan. 

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP