fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Niche Market Produk Kecantikan, Simak 15 Ide Usahanya di Sini

ide niche market kecantikan 01

Niche market produk kecantikan bisa menjadi salah satu ceruk yang bisa kamu coba untuk memulai usaha. Beauty industry atau industri kecantikan kini sudah mendunia dan Indonesia termasuk di dalamnya. Namun demikian, saking besarnya industri kecantikan itu, sehingga bagi para pemula yang ingin bergelut di dalamnya terkadang kebingungan harus memulai dari mana. Menentukan niche market produk kecantikan adalah keputusan tepat agar kamu tidak salah langkah. 

Melansir dari oberlo.com, Niche market itu sendiri adalah sebagian kecil dari pasar dengan kebutuhan yang khusus. Konsentrasinya pada kebutuhan khusus atau spesifik inilah yang membedakan niche market dengan mass market. Bila mengaitkan dengan industri kecantikan, itu artinya niche market produk kecantikan menyasar kategori tertentu dan kebutuhan yang lebih spesifik. Contohnya: dulu orang hanya tahu produk sampo untuk rambut hitam mengkilat. Tapi kemudian, muncullah produk sampo untuk rambut berketombe, rambut pecah-pecah, rambut rontok dan sebagainya. 

Baca juga: Strategi Promosi Produk Kecantikan yang Mudah Dilakukan

Keuntungan Memanfaatkan Niche market Produk Kecantikan

Mungkin kamu mengira bahwa jika menentukan niche market produk kecantikan itu sama artinya kehilangan kesempatan meraup untung dari pasar yang lebih besar. Namun tidak selalu demikian. Berikut keuntungan kamu menentukan niche market produk kecantikan: 

  • Pelanggan yang lebih tersegmentasi itu jumlahnya tidak sedikit. Memang lebih sedikit dari pasar umum, tetapi pesaingnya tidak sebanyak itu. Sehingga lebih besar kemungkinan keterkenalan produk kamu di mata calon pelanggan. 
  • Kamu akan lebih terfokus saat melakukan branding image. Lihat saja merek otomotif, memiliki beberapa niche market. Misalnya: Toyota Innova untuk keluarga, Toyota Camry untuk eksekutif muda, dan Toyota Fortuner untuk yang berjiwa petualang. Calon pelanggan akan menentukan definisi dirinya sendiri melalui produk kamu. 
  • Lebih besar kemungkinan adanya repeat order atau menjadi pelanggan setia. Jika branding image-nya begitu melekat dan pesaingnya pun lebih sedikit, maka bukan tidak mungkin para pelanggan akan menjadi pelanggan setia karena selain tidak ada pilihan lain, juga produk kamu terbukti menjawab kebutuhannya. 

Baca juga: Cara Efektif Jual Produk Kecantikan dan Kosmetik Secara Online

ide niche market kecantikan 02

Cara Menentukan Niche Market Produk Kecantikan dan Perawatan Tubuh

Saat hendak menentukan niche market produk kecantikan kamu, mulailah dari potongan yang besar dulu, baru kemudian kamu pecah menjadi potongan kecil. Di bawah ini adalah langkah memilah pasar menjadi bagian-bagian kecil. Cara paling mudah adalah dari gendernya atau dari jenis kelaminnya. 

     1. Berdasarkan gender 

Wanita jelas adalah pasar terbesar untuk produk kecantikan. Rasanya tidak ada habis-habisnya produk kecantikan yang muncul untuk menjaga para wanita tetap cantik. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. 

Bagaimana dengan pria? Pria zaman sekarang juga ingin tampil glowing. Jadi, meski belum ada yang namanya produk ‘kegantengan’, kamu tetap bisa membuat produk kecantikan khusus untuk pasar pria. Jika dulu masih berkutat di sabun pembersih muka, kini niche market untuk produk kecantikan untuk pasar pria semakin beragam. Serum wajah untuk pria? ‘Lakik’ banget! 

Baca juga: Cara Menentukan Target Pasar dengan Facebook Ads

     2. Berdasarkan jenis produk

Setelah menentukan gender target pasar kamu, kini tentukan jenis produk apa yang hendak kamu jual. Ini penting sebagai langkah awal, jika dalam perkembangannya kamu mengeluarkan lini produk yang lain, itu lain cerita. Seperti Wardah yang awalnya mengeluarkan produk kosmetik, kini juga merambah ke produk skin care. Hal itu karena satu sama lain masih saling bertautan fungsinya. Ada beberapa jenis produk yang dapat kamu pilih. 

    • Make-up. Ada sederet produk kosmetik yang bisa kamu eksplor mulai dari primer, foundation, lipstick, eye shadow, termasuk juga dengan perlengkapannya seperti beauty blender, kuas dan sebagainya.  Di sini yang perlu kamu perhatikan adalah tren warna yang tentu saja menyesuaikan dengan target marketnya. Make-up adalah fashion bagi wajah.
    • Face Skincare. Sejak pandemi, skin care naik daun karena semua orang berlomba-lomba tetap terlihat cantik meski di rumah saja dan tidak memulas make-up. Target glowing menjadi tujuan banyak orang. Perawatan seperti ini tentu membutuhkan perhatian terkait komposisi bahan dan keamanannya di kulit.
    • Body care atau perawatan tubuh. Meski popularitas face skincare lebih dominan, tapi produk perawatan tubuh justru termasuk produk yang usianya lebih lama. Rangkaian handbody lotion, sunblock, sampo, sabun, dan lainnya, sudah lama menjadi penghuni tetap di rumah-rumah orang. 

15 Ide Usaha untuk Bisnis Produk Kecantikan

Setelah menentukan dua hal di atas, barulah kamu bisa mulai menentukan niche market untuk produk kecantikan kamu. Ada beberapa kriteria yang dapat memudahkan kamu memilih hendak membuat atau menjual produk untuk kebutuhan pelanggan yang mana. Lanjutkan terus membacanya. 

  • Berdasarkan kelompok usia

Setiap kulit memiliki fasenya. Oleh sebab itu, kebutuhannya pun berbeda. 

      1. Bayi.

Kulit bayi memerlukan produk yang alami alias tidak mengandung banyak bahan kimia. Mulai dari sabun, sampo, lotion, cologne, tonic rambut, hingga krim pijat bayi. Tujuan umum dari produk kecantikan untuk bayi adalah agar kelembutan kulitnya bertahan lama. Namun ada juga yang menambahkan kelebihan lain, seperti membantu bayi untuk tidur lebih lelap atau mencegah kembung pada bayi. Selain itu, rangkaian perawatan untuk bayi ini juga bisa dijadikan kado untuk bayi baru lahir. Sehingga tak jarang yang mengemasnya dengan sangat cantik, seperti yang dilakukan The Bodyshop. 

     2. Remaja.

Para orangtua pasti tahu tanda seorang anak mulai memasuki usia remaja, yaitu: jerawatan dan bau badan. Pubertas remaja memang membawa banyak perubahan pada tubuh seseorang. Kulit berminyak, jerawat, dan kusam adalah sederet masalah kulit umum pada remaja. Produk seperti pembersih wajah berbasis antijerawat, mengontrol minyak, dan mencerahkan kulit menjadi pilihan utama. Jangan lupa, pasar ini masih sangat mementingkan kemasan. Karena remaja identik dengan pribadi yang dinamis dan aktif, maka pastikan kemasan produk kamu juga tetap keren dan aman meski dibawa ke mana-mana. 

     3. Dewasa.

Memasuki usia yang harus berhadapan dengan pigmentasi, kulit kendur, garis keriput, wajah lelah mendorong tumbuhnya produk-produk antiaging. Serum, pembersih wajah, pembersih make-up, dan masih banyak lagi. Berbeda dengan remaja yang semuanya ingin praktis, produk untuk dewasa bisa lebih banyak variannya. Dari penganut 9 langkah, 5 langkah, hingga mungkin hanya perlu satu langkah perawatan wajah. Masing-masing punya penggemarnya. Produk kamu mau bermain di mana? 

Baca juga: Bisnis Tumbuh Pesat dengan Target Pasar yang Tepat

ide niche market kecantikan 03

  • Berdasarkan anggota tubuh

Masih bingung juga menentukan niche market untuk produk kecantikan kamu? Mari telusuri anggota tubuh kita. Tiap-tiap bagiannya punya kebutuhan yang berbeda, loh. 

     4. Wajah.

Bagian yang paling mendapat sorotan untuk produk kecantikan. Meski begitu, tetap ada banyak varian yang bisa kamu eksplorasi. Dari produk make up saja ada banyak sekali pilihannya, belum lagi serangkaian face skincare-nya. Produk yang masih terus berkembang variannya dan termasuk mudah adalah masker. Apalagi budaya Indonesia punya tradisi masker alami yang bisa kamu eksplorasi untuk varian produk. Tentukan kamu mau memulai dari mana.

Kamu bisa mengerucutkan niche market produk kecantikan kamu dari warna kulit dan kondisi kulit. Misalnya, yang berpori besar, mudah berminyak. Berpori kecil, mudah kering. Berkulit gelap, mudah terlihat kusam. Yang berkulit terang, mudah jadi belang kalau terpapar matahari. Masalah adalah kesempatan bagi kamu untuk menjadi solusinya.

     5. Rambut.

Rambut adalah mahkota, tidak hanya untuk wanita tetapi juga untuk pria. Dan bangsa Indonesia dengan perpaduan ras jelas menghasilkan aneka jenis rambut beserta masalahnya sendiri. Misalnya, yang lurus ingin terlihat tebal. Berambut ikal, tapi ingin terlihat rapi. Atau keriting ingin tidak kusut lagi. Yang beruban, tapi ingin diwarnai hitam. Mungkin juga yang sering diwarnai, tapi ingin rambutnya tidak kering. Kamu mau jadi solusi bagi siapa? Dan bicara tentang rambut, berarti bicara tentang perawatannya setelah keramas, perawatan sehari-hari, perawatan mingguan, bahkan bulanan. Dari sampo, conditioner, tonic, hair mask, hingga vitamin. 

     6. Kuku.

Kamu suka desain dan berkreasi dengan manik-manik dan stiker? Kamu bisa membuat produk kuku tempelan yang sudah dihias atau didesain sesuai dengan kemahiran kamu. Apalagi, mempercantik kuku kini bisa dilakukan dari rumah dan varian semakin banyak. 

     7. Bagian intim.

Meski bagian ini tidak bisa sembarang disebut, tetapi bagian intim seperti selangkangan termasuk ketiak butuh perawatan yang ekstra karena memiliki masalah yang membandel seperti warna gelap yang terbentuk sehingga seperti orang ‘dakian’ menahun. Perawatan lainnya adalah produk hair removal untuk area ini, mulai waxing hingga semprotan perontok. Keampuhannya harus sejalan dengan kenyamanannya karena bagian ini sangat sensitif. Belum lagi untuk aroma di daerah ini. Tentunya itu artinya produk kamu akan sangat diperlukan, meski letaknya tersembunyi. 

Baca juga: Penawaran Produk: Kunci Utama Bisnis Laris di Pasaran

  • Berdasarkan kebutuhan tubuh

     8. Orang berhijab.

Mereka yang berhijab biasanya memiliki beberapa masalah, seperti rambut berketombe dan gatal karena bagian kepalanya sering berkeringat dan terus tertutup, kulit wajah belang karena garis hijab, dan bau badan karena penggunaan bahan kain berlapis yang kurang menyerap keringat dengan baik. Meski, problem bau badan ini ada yang bawaan dari orangnya juga. Dari sini saja, kamu sudah bisa menemukan beberapa ide produk. 

     9. Orang lapangan & orang kantoran.

Mereka yang banyak menghabiskan waktunya di luar ruangan berarti harus berhadapan dengan debu dan polusi. Atau dengan perubahan cuaca. Seperti para traveller yang suka ke laut atau ke tempat dengan suhu sangat dingin. Atau pekerja lapangan seperti teknik sipil, polisi, bahkan SPG.

Kebalikan dari orang lapangan, masalah orang kantoran adalah paparan AC yang berlebihan yang dapat membuat kulit kering. 

Keduanya meski berbeda, juga ada kesamaan. Misalnya, bagi kalangan profesional punya kecenderungan sulit tidur. Kamu bisa membuat produk perawatan tubuh yang membantu mereka lebih mudah tidur dan segar saat bangun di pagi hari. 

   10. Orang dengan treatment khusus.

Jika dua poin di atas erat kaitannya dengan situasi yang dihadapi, nah untuk orang dengan treatment khusus situasinya ia buat sendiri. Misalnya, orang-orang di depan kamera biasanya sering dalam keadaan full make-up sepanjang hari. Kamu bisa mencoba membuat produk make-up yang tetap membuat kulit dapat bernapas atau produk yang digunakan setelah membersihkan make-up agar kulit bisa pulih. 

Atau orang-orang yang diwarnai rambutnya atau sering melakukan hair styling, juga punya kebutuhan tertentu. Rambut rusak, kering, biasanya yang jadi masalah utamanya. Bisnis produk kecantikan kamu dapat berupa produk perawatan sebelum atau sesudah. Dan niche market produk kecantikan dan perawatan tubuh kamu dapat bersifat pencegahan atau pengobatan. 

   11. Orang alergi.

Orang dengan kulit sensitif biasanya sangat pilih-pilih produk. Mereka akan memilih produk kecantikan dan perawatan tubuh yang berbahan dasar sealami mungkin. Hampir mirip dengan produk untuk bayi, tapi dengan kemasan yang berbeda. 

  • Berdasarkan bahan dasar pembuat

Menyambung ide usaha produk kecantikan dan produk perawatan tubuh untuk orang alergi, kamu juga bisa mempertimbangkan faktor bahan dasar produk kamu seperti berikut ini.

   12. Organik.

Penggunaan bahan dasar organik itu artinya pada proses penanaman tetumbuhan yang menjadi bahan dasarnya tidak menggunakan bahan kimia. Biasanya yang memilih produk ini adalah mereka yang sangat peduli dengan kepedulian lingkungan. 

   13. Halal.

Tertuju untuk para penganut agama Islam tentu sangat membutuhkan produk kecantikan dan perawatan tubuh yang halal karena memang pada praktiknya ada bahan-bahan yang tidak halal baik secara bahan dasar atau proses pengerjaannya. 

   14. Vegetarian.

Nah, ini biasanya menjadi pilihan pula bagi para muslim yang suka dengan produk kecantikan dan perawatan tubuh dari luar negeri. Jika kamu hendak menjadi supplier produk kecantikan dan perawatan tubuh dari luar negeri, memilih yang berbasis vegetarian adalah cara aman. 

   15. Eco-friendly.

Tahukah kamu kalau scrub pembersih muka itu sulit mengurai? Oleh sebab itu, Emina mengeluarkan produk pembersih muka dengan klaim menggunakan scrub yang eco-friendly. Atau munculnya sampo batangan juga dalam rangka eco-friendly. Produk yang eco-friendly juga bisa dari kemasannya yang tidak menggunakan plastik. 

Ide-ide usaha bisnis produk kecantikan dan perawatan tubuh di atas masih bisa dikolaborasikan untuk membentuk niche market produk kecantikan yang lebih spesifik. Misalnya: membuat balm > untuk wanita dengan masalah bau ketiak > terbuat dari bahan organik > karena alergi dengan bahan kimia. Terus kulik karena percayalah, kamu akan menemukan niche market di mana produk kamu bisa jadi pelopor. 

Selamat meramu niche market produk kecantikan dan perawatan tubuh yang cocok dengan kebutuhan target marketmu. 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

 

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP