fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Paid Promote yang Efektif Tingkatkan Penjualan Bisnis

paid promote

Sudah menjadi rahasia umum bahwa perkembangan media sosial semakin pesat setiap tahunnya. Karenanya, peluang memanfaatkannya termasuk melalui paid promote memang sangat menjanjikan untuk meningkatkan penjualan bisnismu.

Bahkan dalam suara.com, DataRepoltal menyebutkan bahwa jumlah pengguna media sosial di Indonesia pada bulan Januari 2022 mencapai 191,4 juta atau 68,9 persen dari total penduduk. Di mana, jumlah penduduk Indonesia mencapai 277,7 juta hingga Januari 2022. Data ini menunjukkan peningkatan pengguna sebanyak 21 juta pengguna atau sekitar 12,6 persen dari tahun 2021.

Untuk pengguna YouTube saja, di Indonesia jumlahnya mencapai 139 juta atau setara dengan 50 persen total penduduk Indonesia pada tahun 2022. Pengguna Facebook ada 129,9 juta atau sama dengan 46,8 persen total penduduk. Sementara untuk Instagram, TikTok, dan Twitter masing-masing ada 99,15 juta, 92,07 juta, dan 18,4 juta pengguna.

Data tersebut berasal dari seberapa banyak jangkauan iklan yang diluncurkan platform tersebut kepada para penggunanya. Tak heran jika banyak pelaku bisnis yang memilih media sosial sebagai channel mempromosikan bisnisnya. Namun, pengetahuan ini tidak akan berguna jika tidak dibarengi dengan strategi promosi yang efektif.

Baca juga: Strategi Komunikasi yang Memikat Hati Pelanggan untuk Transaksi

Apa Itu Paid Promote?

paid promote

Paid Promote atau promosi berbayar adalah strategi promosi yang bekerja sama dengan pihak ketiga seperti influencer, reviewer, selebgram, komunitas, ataupun lainnya. Umumnya, mereka memiliki followers banyak dengan engagement rate tinggi.

Karena itu, kemampuan mereka untuk menggiring opini positif inilah yang menjadi kekuatannya. Hal ini pula yang menjadi perbedaan nominal tarif yang harus kamu bayarkan, sesuai dengan kesepakatan awal antara penyedia jasa dan penggunanya.

Tidak hanya kesepakatan harga, pelaku bisnis dan penyedia jasa juga harus memastikan beberapa hal lainnya. Mulai dari konsep, banyaknya konten, durasi, engagement rate, dan tujuan promosi. Setelah itu, keduanya membahas konsep iklan dan penyedia jasa akan mengunggah konten sesuai kesepakatan. 

Selama jangka waktu mengunggah konten tersebut, pelaku bisnis harus melihat pengaruh konten terhadap bisnis. Kriteria keberhasilan paid promote dapat terlihat dari engagement rate, jumlah pengikut, reaction suka, dan komentar, serta transaksi penjualan.

Melansir dari journal.uc.ac.id, dalam penelitiannya, Arifah dan Mustikarini menyebutkan bahwa kegiatan paid promote pada produk terbukti meningkatkan konsumen potensial. Selain itu, juga bisa meningkatkan angka penjualan dan mengenalkan produk ke masyarakat yang lebih luas. 

Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat perilaku masyarakat yang lebih mempercayai iklan berbayar di media sosial ketimbang cara konvensional. Selain konsumen dapat berinteraksi langsung dengan admin penyedia jasa, mereka juga mendapat kemudahan untuk mengambil tindakan. Apakah masih ingin mencari informasi lebih lanjut untuk meningkatkan kepercayaan atau langsung membeli saat itu juga.

Perlu kamu ketahui bahwa konten promosi akan mengikuti personality dari penyedia jasa. Karena itu, pelaku bisnis harus jeli melihat potensi ini. Karena target konsumen dan brand image produk bergantung pada mereka. Misalnya, untuk barang kebutuhan outdoor tidak mungkin selebgram yang mempromosikan itu adalah yang menyukai tempat-tempat hits kekinian seperti kafe. Karena, target konsumennya akan berbeda.

Baca juga: Tingkatkan Engagement di Media Sosial, Begini Caranya!

Tips Meningkatkan Penjualan yang Efektif dengan Promosi Berbayar

paid promote

Ada beberapa tips agar paid promote yang kamu lakukan bisa efektif untuk menjangkau pembeli dan meningkatkan penjualan. Simak ulasan berikut agar pengeluaranmu untuk paid promote juga menjadi tidak sia-sia atau boncos.

Percantik Tampilan Akun

Penting untuk mempercantik tampilan toko online-mu sebelum menggunakan jasa paid promote. Karena sekeren apa pun konten yang influencer tampilkan, tak akan berguna jika akun utama yang menjual produknya tidak meyakinkan.

Agar lebih kredibel, pakai username yang mudah konsumen ingat dan tidak terlalu panjang. Jangan lupa untuk mencantumkan deskripsi menarik tentang bisnis di profil dan tambahkan link untuk mempermudah proses closing. Tambahkan juga highlight story untuk meningkatkan estetika dan memberikan informasi pada calon konsumen.

Perhatikan layout yang unik untuk posting-an akun. Gunakanlah foto dan video dengan resolusi yang tinggi. Jadwalkan posting-an itu setiap hari untuk meningkatkan interaksi dan insight. Akun yang memiliki tampilan menarik akan membuat pembeli betah berlama-lama di akun bisnismu. Apalagi, jika isi kontennya tidak hanya produk, tetapi juga berisi pengetahuan untuk menambah wawasan konsumen.

Sesuaikan Target Konsumen Brand dengan Followers

Sebagai pelaku usaha, tentu kamu sudah paham tentang karakteristik konsumen yang tepat untuk produk dan jasamu. Mulai dari rentang usia, jenis kelamin, minat, dan kesukaan mereka. Pemilihan influencer juga harus mempertimbangkan hal ini. Kamu harus memprediksi apakah akun tersebut dapat mewakili brand, sehingga awareness dapat tepat sasaran.

Pilih Akun Publik Paid Promote yang Tepat

Jumlah followers tidak bisa menjadi patokan akun publik tersebut memiliki engagement rate yang bagus. Perhatikan interaksi pada tiap posting-an mereka. Mulai dari rata-rata jumlah like dan komentar di setiap posting-an, jangkauan audiens, serta jumlah tayangan.

Untuk instagram, ketiganya dapat terlihat dari fitur insight. Umumnya, mereka yang akan menjadi penyedia jasa akan membagikan screenshot insight pada calon pengguna jasa sebagai bahan pertimbangan. Pilihlah influencer atau akun publik yang memiliki audiens minimal dua persen dari jumlah followers. Jika akun publik tersebut memiliki 500 ribu followers, maka setidaknya ada sekitar 10 ribu like dan komentar di posting-an tersebut. 

Baca juga: Instagram Ads vs Influencer, Lebih Baik Mana? Cari Tahu di Sini

Pilih Jam Tayang

Melihat dari aktivitas pengguna media sosial, ada waktu-waktu potensial di mana unggahan akan lebih sering terlihat orang lain. Seperti, pada waktu makan siang dan sepulang kerja. Untuk hari, biasanya pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Waktu potensial inilah yang memiliki insight dominan terhadap penjualan. Tak heran, jika pemilihan jam tayang juga mempengaruhi fee yang harus kamu bayarkan. 

Pakai Copywriting yang Ciamik

Caption dengan copywriting yang ciamik tidak hanya cocok digunakan untuk paid promote, tetapi juga untuk konten di akun bisnis. Umumnya, copywriting yang baik menggunakan konsep AIDA. Yakni, Attention/Awareness, Interest of the Customer, Desire, dan Action.

Pertama adalah Attention/Awareness produk kemudian, Interest of the Customer yang berisi keunikan produk yang berpotensi menarik minat konsumen. Desire merupakan ikatan emosi, sehingga konsumen tidak hanya suka tetapi juga ingin memiliki produk tersebut. Terakhir, Action yang berisi ajakan untuk membeli, bergabung, atau berlangganan newsletter di e-mail.

Pertimbangkan Harga 

Sesuaikan harga dengan engagement rate akun paid promote. Jika perlu bandingkan antar satu influencer dengan influencer lain. Jangan lupa, untuk memperhatikan interaksi yang terbangun di tiap posting-an. Lebih bagus lagi jika ada brand lain yang menggunakan akun paid promote yang sama.

Kamu bisa membaca pergerakan efektivitas promosi akun dari sana juga. Karena bagaimanapun, akun publik yang memiliki promosi efektif akan dicari oleh banyak brand. Sedangkan, bagi pemula, mungkin bisa menggunakan akun publik yang memiliki followers di bawah 10 ribu dan di atas 5.000. Karena, biasanya akun publik ini masih memiliki keterikatan emosi yang kuat dengan followers-nya, sehingga rasa percaya lebih mudah terbangun.

Hitung Profit dan Pengeluaran

Jangan lupa untuk menghitung profit dan pengeluaran untuk biaya paid promote. Apakah penggunaan promosi tersebut mendatangkan traffic yang bagus atau tidak. Jika kamu menggunakan lebih dari satu akun publik, maka evaluasi akun mana yang memberikan dampak signifikan.

Kamu bisa mencantumkan nomor berbeda pada CS di posting-an influencer tersebut. Sehingga, kamu akan mengetahui secara langsung akun mana yang bisa diajak bekerja sama lagi.

Tujuh tips di atas dapat memberikan efek yang positif jika kamu dan bisnismu memang siap untuk naik kelas. Perhatikan kualitas produk dan kesediaan di gudang agar saat orderan meningkat kamu tidak kelabakan. Bagaimanapun, paid promote menjadi strategi marketing yang paling banyak digunakan oleh pelaku bisnis karena memang hasilnya mulai terlihat jelas.

 

Baca juga artikel terkait lainnya:

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP