fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Peluang, Tips, dan Estimasi Rincian Modal Usaha Depot Air Minum

Depot air minum

Pernahkah kamu melihat dan perhatikan, bahwa masalah di kota-kota besar adalah polusi dan pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran air. Ini mengakibatkan banyak masyarakat, khususnya di kota besar kekurangan air bersih. Di Jakarta saja, mereka yang menikmati air bersih dari layanan PAM (Perusahaan Air Minum) Jaya DKI Jakarta baru mencapai 65 persen. Artinya sisanya membeli air minum di luar PAM melalui depot air minum atau memasak air dari sumur di rumah-rumah mereka.

Selain di daerah perkotaan, daerah di Indonesia seperti di NTT, Bali dan beberapa daerah pedesaan di Jawa juga sering mengalami krisis air bersih. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi kamu untuk membuka depot-depot air minum di daerah-daerah yang mengalami krisis air bersih. Sebab, air bersih tidak hanya digunakan untuk keperluan sehari-hari, tapi kualitasnya memenuhi syarat-syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Peluang Usaha Depot Air Minum

Mungkin kamu masih belum yakin dengan tingginya kebutuhan air sangat tinggi di masyarakat, sehingga terjadi krisis air bersih. Sebetulnya banyak hal yang membuat usaha depot atau isi ulang air minum masih berpeluang untuk dijual.

  • Setiap Orang Butuh Air Bersih

Pertama, setiap orang membutuhkan air, tapi tidak semua mempunyai akses mendapatkan air bersih. Akhirnya, masyarakat lebih memilih membeli galon atau lebih praktis mengisi galon kosong yang dibawa dari rumah. Dengan kondisi seperti ini bisa menjadi peluang bagi kamu untuk membuka usaha depot air minum. Sebab, selain kamu mendapatkan keuntungan dari menjual air minum, juga memberikan solusi kepada masyarakat yang membutuhkan air minum.

  • Lebih Praktis

Kedua, usaha depot air minum merupakan bisnis yang mudah dijalankan dan menguntungkan. Terlebih lagi dengan semakin minimnya ketersediaan air bersih, terutama di kota-kota besar yang disebabkan pencemaran dan meningkatnya kebutuhan masyarakat akibat bertambahnya jumlah penduduk. Sehingga, tidak dapat dipungkiri masalah-masalah di atas membuat masyarakat memilih membeli air yang sudah siap diminum ketimbang harus menampung air dan merebusnya. Belum lagi harus menunggu sampai air tersebut siap untuk diminum. Tidak praktis dan membuang waktu. Padahal sudah ada depot yang menjual air layak minum dan bisa langsung ditempatkan di dispenser. 

  • Lebih Hemat

Selain itu, meski sudah ada air minum dalam kemasan galon dengan merek ternama, tapi harganya cukup mahal bagi sebagian orang. Padahal, sebagian orang itu membutuhkan air minum dalam jumlah yang banyak. 

  • Sadar Akan Manfaat Air Putih

Keempat, sebagian masyarakat sudah sadar akan manfaat mengonsumsi air putih bagi kesehatan tubuh. Hal inilah membuat sebagian dari mereka memilih membeli di depot air minum yang terpercaya kualitasnya.

  • Lebih Bersih Dan Higienis

Memang benar, jika air di rumah bisa digunakan untuk memasak dan mandi. Bahkan untuk air minum. Namun, apabila air di rumah terdapat rasa tertentu dan warna yang tidak jernih, bahkan ada bau bisa dipastikan airnya tidak sehat dan tidak layak untuk diminum. Maka biasanya bila terjadi hal itu, sebagian masyarakat akan mencari depot air minum yang airnya higienis. 

Inilah yang yang membuat peluang usaha depot air minum masih dibutuhkan oleh masyarakat. Walaupun begitu, usaha depot sudah banyak yang melakukan. Namun, peluangnya masih tetap menjanjikan bagi kamu yang ingin mencoba bisnis ini. Apalagi jika lokasinya strategis dan kualitas air minum yang kamu jual tetap terjaga, dan tetap melakukan promosi sehingga bisa berkembang dan memenangi persaingan

Keuntungan Menjalankan Depot Air Minum

Depot air minum Setelah mengetahui bagaimana gambaran peluang usaha depot air minum. Kini, kamu juga perlu beberapa keuntungan menjalankan usaha ini. 

  1. Tidak Perlu Modal Besar

Mungkin ada yang bilang ke kamu bahwa menjalankan depot air minum butuh modal besar. Padahal tidak juga. Kamu hanya perlu modal untuk alat mengisi air, galon, dan juga alat pembersih. 

  1. Tidak Butuh Tempat yang Luas

Untuk menjalankan usaha ini, kamu bisa memanfaatkan ruangan yang ada di rumah. Namun, apabila kamu tidak mempunyai ruangan yang cukup, juga bisa menyewa ruko dengan luas 2×2 meter.

  1. Mudah Dalam Mendapatkan Konsumen

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, semua orang memerlukan air. Sehingga kamu mudah mendapatkan konsumen. Kamu tidak perlu berusaha keras mencari konsumen, mereka akan datang dengan sendirinya. Apalagi kamu menjalankan bisnis isi ulang air dengan baik, maka pelanggan akan semakin meningkat.

Berapa Modal Usahanya?

Modal usaha untuk air isi ulang sebetulnya yang paling cukup merogoh kocek adalah peralatan air isi ulang dan sewa tempat, apabila kamu tidak mempunyai ruang yang cukup di rumah. Adapun detailnya adalah sebagai berikut:

  1. Sewa Tempat

Apabila kamu tidak mempunyai cukup ruang di rumah, kamu perlu sewa tempat. Harga sewa tempat tiap daerah berbeda-beda. Ada yang per tahun 15 juta. 

  1. Peralatan Penyulingan Air

Peralatan penyulingan juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakan. Untuk yang reguler saja, kamu perlu menyiapkan modal minimal 17 juta. Sedangkan yang menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO) untuk harga peralatannya bisa mencapai 21 juta. RO merupakan sistem pemurnian air dengan cara menghilangkan kandungan mineral di dalamnya. 

  1. Motor Bekas

Apabila kamu tidak mempunyai motor sebagai sarana antar jemput air isi ulang. Maka kamu perlu membelinya. Kisaran harga motor bekas antara 2 juta – 6 juta.

  1. 50 Galon

Kamu perlu menyiapkan sekitar 50 galon. Sebab, tidak semua orang mempunyai galon di rumahnya. Kamu bisa menyewakan galon tersebut dengan syarat mereka membeli air isi ulang ke kamu. Jika mereka sudah tidak mengisi ulang air, maka kamu berhak mengambilnya. Adapun harga satu galon sekitar Rp 20 ribu. Jika 50 galon, artinya kamu perlu merogoh kocek Rp 1 juta rupiah. Untuk galon ini adalah optional,  artinya, kamu boleh menggunakan, juga tidak memakainya. 

Adapun estimasi modal usaha yang perlu kamu persiapkan apabila dengan sewa tempat dan membeli 50 galon dan menggunakan sistem penyulingan biasa adalah sekitar 39 juta. Sedangkan apabila kamu ingin menggunakan sistem RO dengan sewa tempat adalah 43 juta.

Jika dalam sehari kamu dapat menjual 50 buah air isi ulang. Maka perkiraan omzet yang kamu dapat adalah 300 ribu sehari (50 galon x Rp 6 Ribu). Jadi dalam sebulan, maksimal kamu dapat omzet sekitar 9 juta rupiah.  Kalaupun untuk biaya operasional seperti listrik, bensin makan, anggap saja tiap bulan, kamu keluar 4 juta rupiah. Artinya bisnis ini masih menguntungkan. Ini baru, 50 galon saja. Belum, jika kamu sanggup menjual sampai 100 – 500 galon sehari. Semakin banyak menjual, semakin cepat balik modal dan tentu kamu semakin untung. 

Tips Sukses Depot Air Minum

Depot air minum

  1. Survei Tempat 

Sebelum kamu memulai bisnis air isi ulang ini adalah survei tempat. Apakah kamu ingin di pinggir jalan, kawasan perumahan. Semakin strategis, usaha kamu banyak  orang yang tahu. Ingat semakin strategis, semakin harga sewanya tinggi. Jadi, kamu perlu menyesuaikan dengan anggaran modal yang telah disiapkan. 

Selain berguna untuk mencari tempat strategis, survei tempat juga untuk memudahkan kamu melihat kompetitor. Jika sudah ada beberapa pesaing di sekitar perumahan, atau di pinggir jalan, sebaiknya kamu cari tempat lain yang belum ada usaha isi ulang. Dengan cara ini, kamu menjadi penyuplai dan penjual air utama di wilayah tersebut. 

  1. Peralatan Selalu Bersih

Pastikan peralatan yang kamu gunakan selalu gunakan selalu bersih dan steril sehingga air isi ulang kamu berkualitas.

  1. Buat Brosur 

Meski usaha kamu masih rumahan, tetap saja perlu brosur untuk mengenalkan masyarakat sekitar. Di brosur, kamu bisa memberikan informasi mengenai diskon atau promo. Misal, pembelian mencapai sepuluh galon dalam sebulan gratis satu galon isi ulang. 

  1. Pelayanan yang Prima 

Pelayanan kepada konsumen adalah kunci. Pelajari bagaimana melayani konsumen. Usahakan setiap kali ada pembeli, kamu layani dengan cepat dan ramah. Jangan sampai membuat mereka kecewa. Sebab, sekali kecewa terhadap pelayanan, mereka tidak akan pernah kembali untuk membeli. Ja

  1. Layanan Antar Jemput 

Anggara untuk motor, sebaiknya kamu keluarkan untuk membuat layanan antar jemput. 

Jadi, setiap kali air minum isi ulang konsumen habis, mereka bisa telepon atau menghubungi kamu melalui WhatsApp.

  1. Aktif Mencari Konsumen

Meski depot air minum kamu sudah banyak mengenal. Bukan berarti, kamu hanya duduk diam saja. Kamu tetap aktif mencari konsumen dengan mengitari satu kawasan perumahan ke kawasan lain. Sebab, semakin banyak konsumen, semakin cepat kamu balik modal dan untung.

  1. Izin Kemendag dan Kemenkes

Agar tidak terjadi masalah hukum di kemudian hari. Usahakan untuk memperoleh izin pemerintah. Selain memperkuat usaha kamu, juga sebagai sarana promosi kepada konsumen, bahwa usaha kamu sudah berizin sehingga air isi ulang yang dijual layak diminum.

Itulah berbagai peluang, estimasi dan tips dalam membuka depot air minum. Semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin membuka usaha air isi ulang.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP