fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Penawaran Produk: Kunci Utama Bisnis Laris di Pasaran

Penawaran produk

Mengapa penawaran produk penting? Padahal dalam dunia bisnis, masalah penjualan adalah fokus utama. Di mana penjualan yang lambat akan membuat perputaran bisnis terhambat pula. Akibatnya omzet juga dapat menurun. Sementara produksi harus terus-menerus berjalan. Prinsip gali lubang tutup lubang akhirnya mau tidak mau harus dilakukan jika penjualan tidak berjalan dengan baik.

Lantas bisakah penjualan terjadi tanpa penawaran produk? 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Kedua hal tersebut ibarat sayur tanpa garam yang saling melengkapi. Faktanya tidak semua konsumen yang datang akan langsung berhasil melakukan pembelian. Kamu sebagai pebisnis terkadang perlu melakukan sebuah rayuan agar konsumen jadi membeli. Nah, rayuan ini yang dinamakan dengan penawaran. Itulah mengapa penawaran produk juga memiliki peran penting dalam dunia bisnis.

Penawaran yang baik punya kekuatan magis hingga bisa menampilkan produk biasa saja menjadi lebih menarik di mata konsumen. Dengan cukup mengetahui karakteristik konsumen bisnis kamu, maka penawaran terbaik dapat kamu berikan kepada mereka secara personal seolah itu hanya berlaku untuk mereka.

Model bisnis D2C atau direct to consumer yang dikenal memudahkan pebisnis dalam mendapatkan data konsumen bisa juga kamu gunakan untuk membantu proses penawaran produk menjadi efektif dan efisien. Data konsumen nantinya dapat kamu pelajari untuk menentukan strategi penawaran apa yang cocok. Karena tidak semua model penawaran cocok untuk semua konsumen. Semakin detail informasi yang diketahui tentang konsumen kamu, maka semakin matang juga persiapan strategi penawaran yang akan kamu gencarkan.

Cara Efektif Menawarkan Produk

Fokus kepada konsumen dan produk adalah kunci dari penawaran. Oleh karena itu, kamu perlu tahu lebih dalam lagi bagaimana cara menawarkan produk secara optimal agar bisnis online kamu laris di pasaran. Kali ini kami akan membagikannya tanpa perlu ada penawaran khusus, kamu langsung bisa membacanya. Yuk, simak ulasan berikut.

  • Pahami Kebutuhan Konsumen

Cermati, amati, dan cari potensi apa yang konsumen butuhkan. Dengan model bisnis D2C atau direct to consumer, hal tersebut sangatlah mudah didapat. Namun jangan hanya terlalu fokus kepada data, cobalah gali lebih dalam lagi dengan mendengarkan keluh kesah konsumen kamu.

Selain itu, mengenali karakter konsumen secara keseluruhan juga dapat memudahkan kamu untuk mengaitkannya dengan kebutuhan yang diperlukannya. Contohnya, kamu tahu kalau rata-rata konsumen saat ini tengah menyukai produk yang ramah lingkungan, maka tidak ada salahnya kamu berinovasi untuk menciptakan produk yang ramah lingkungan sesuai kebutuhan konsumen.

  • Kenali Produk Kamu Sebelum Ditawarkan ke Konsumen

Hal paling utama yang sering konsumen tanyakan adalah berapa harganya. Jangan sampai hal sederhana seperti ini membuatmu kesulitan menjawab. Kamu harus mempelajari detail produk kamu dari A sampai Z, bahkan lebih baik lagi jika kamu juga menyiapkan jawaban atas pertanyaan tidak masuk akal yang berpeluang ditanyakan konsumen. Misalnya saja, apa bedanya produk ini dengan produk toko sebelah? Nah, kita akan mempelajarinya lebih lanjut di poin ketiga

  • Pelajari Produk Serupa dari Kompetitor

Dipelajari bukan berarti untuk dicari kelemahannya lalu dijadikan bahan perbandingan yang buruk ya. Jangan sampai nilai sikap kamu sebagai pebisnis diabaikan. Itu adalah salah satu cara persaingan bisnis yang tidak sehat. Kamu boleh mempelajari produk serupa milik kompetitor semata untuk jadi bahan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, dan Threats) yang dapat kamu jadikan dasar dalam pengembangan produk kamu selanjutnya.

  • Sampaikan Keunggulan dan Manfaat Produk Kamu Tanpa Dilebih-lebihkan

Agar produk mudah diterima, kamu harus menjelaskan keunggulan dan manfaat yang akan konsumen dapat setelah membelinya. Sampaikan seluruhnya tanpa dilebih-lebihkan karena nantinya konsumen akan merasa tidak nyaman dan menaruh curiga. Sudah banyak contoh kasus konsumen yang merasa kecewa karena produk yang ditawarkan berbeda dengan kondisinya saat diterima. 

  • Beri Pelayanan Terbaik

Konsumen adalah raja. Selayaknya raja, maka konsumen pun ingin mendapat pelayanan sebaik raja. Jika kamu dapat memberikan pelayan terbaik untuk semua konsumen dan mereka merasa puas maka akan dapat berakibat ke aspek lainnya, yaitu meningkatnya penjualan.

Lantas pelayanan terbaik itu seperti apa? Pelayanan terbaik haruslah mengedepankan sikap yang baik, perhatian, tindakan yang santun, kemampuan membaca konsumen dan menghadapinya, penampilan yang rapi dan baik, bertanggung jawab, dan memiliki rasa simpati.

penawaran produk

  • Beri Promo Menarik

Promo apa pun akan dilirik oleh konsumen karena headline yang ditawarkan. Namun bukan berarti setiap promo itu dapat menarik minat konsumen. Ada juga promo yang lewat begitu saja karena konsumen merasa tidak ada urgensi untuk membelinya sesegera mungkin dan mendapatkan promo tersebut. Trial and error perlu dilakukan agar kamu sebagai pebisnis dapat tahu promo seperti apa yang disukai konsumenmu.

  • Sediakan Sample atau Fee Trial

Sample atau free trial diberikan ke konsumen secara percuma, seperti namanya. Dalam bisnis online terkadang pebisnis juga melakukannya. Cara kerjanya sederhana, konsumen hanya perlu membayar ongkos kirim. Namun untuk bisnis offline, hal ini umum dilakukan.

Coba saja lihat toko parfum di pusat perbelanjaan yang biasanya membagikan secarik kertas yang sudah disemprot parfum. Tanpa disadari, saat kamu menerima kertas tadi, telah terjadi proses penawaran di sana.

  • Ikuti Tren Penawaran Produk Saat ini melalui Live Shop

Instagram merupakan salah satu platform yang tengah ramai dijadikan pebisnis sebagai ladang melakukan penawaran secara langsung atau lewat Instagram Live. Kalau dulu, cara ini biasa dilakukan di beberapa stasiun televisi dan menghabiskan biaya yang cukup tinggi. Namun, saat ini tren sudah berkembang. Hingga artikel ini dirilis pun, Instagram masih digunakan oleh banyak pebisnis dan pengguna untuk update produk terbaru.

  • Menyapa Pelanggan dengan Nama Mereka

Dengan adanya model bisnis D2C atau direct to consumer, kamu tidak perlu kesulitan untuk bertanya siapa nama konsumen kamu. Cukup melihat nama akun yang tertera dan kamu sudah dapat menyapa mereka dengan nama panggilan. Konsumen akan merasa lebih diperhatikan ketika kamu melakukannya. Apa kamu sudah pernah mencobanya?

  • Sesekali Tanyakan Kabar Konsumen Melalui Pesan Pribadi

Tips berikut ini perlu dibarengi dengan tips sebelumnya. Tanyakan kabar konsumen secara personal setelah memanggil nama mereka. Kedekatan antara konsumen dan pebisnis memang perlu dilakukan untuk menjalin ikatan baik. Siapa tahu bentuk perhatian kamu melekat di hati konsumen dan mereka jadi selalu mengingat produk kamu seterusnya.

  • Pilih Bahasa Komunikasi yang Dapat Meyakinkan Konsumen

Pelayanan yang baik dan tutur kata yang santun ternyata tidaklah cukup. Kamu perlu sebaris dua baris kalimat persuasif untuk meyakinkan konsumen membeli produk kamu. Tapi bukan berarti kalimat yang kamu ucapkan nantinya terkesan memaksa, ya. Ciptakan suatu urgensi terkadang menjadi trik jitu sebagai jawaban dari kalimat persuasif tadi.

  • Buat Foto Produk Semenarik Mungkin

Don’t judge book from its cover bukanlah pepatah yang tepat untuk penawaran produk. Faktanya, foto adalah yang pertama kali ditawarkan atau bisa dikatakan ‘jualan dari foto’. Dan dewasa ini konsumen sudah semakin selektif dan membandingkan satu produk dengan produk lainnya. Foto produk yang menarik akan membantu bisnis kamu terlihat profesional pula, lho

  • Pahami Copywriting

Ilmu ini bukan hanya tren tapi juga berguna sebagai salah satu cara menawarkan produk secara natural. Biasanya orang menyebutnya dengan istilah soft selling. Hal paling pokok yang ditonjolkan adalah adanya kalimat call to action di mana pebisnis akan mengajak konsumen untuk terhanyut dan akhirnya membeli produk kamu.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Setelah mengetahui berbagai cara menawarkan produk agar bisnis kamu laris di pasaran, kini saatnya kamu segera beraksi. Perlu diingat jika penawaran tidak akan berhasil tanpa adanya upaya berulang. Karena bisa jadi pada upaya kesekian, konsumen jadi ingat produk kamu dan membelinya hingga akhirnya menjadi pelanggan yang loyal.

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP