fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pengertian Brand Ambassador dan 5 Manfaatnya untuk Bisnis

brand ambassador

Memanfaatkan brand persona unik seorang brand ambassador, saat ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menghadapi kompetisi bisnis yang ketat. Keberadaan media sosial yang telah menghadirkan dimensi baru pada sudut pandang konsumen, menuntut tim manajemen brand untuk semakin mampu menghadapi tantangan agar tidak kehilangan posisi di pasar.

Apa pengertian brand ambassador dan mengapa pebisnis menggunakan jasa brand ambassador? Baca sampai habis artikel ini untuk mengetahui fakta dan manfaatnya, ya!

Pengertian dan Peran Penting Seorang Brand Ambassador

Sebelum bicara tentang peran penting seorang brand ambassador, mari simak lebih dahulu pengertiannya.  Menurut Wikipedia, brand ambassador atau duta merek dalam padanan bahasa Indonesia, adalah seseorang maupun sebuah grup untuk mewakili merek suatu perusahaan—penyewa jasa—secara positif, membantu meningkatkan brand awareness, dan penjualan.

Pemilihan brand ambassador ini dalam rangka mewujudkan identitas perusahaan dalam penampilan, sikap, nilai-nilai dan etika. Elemen kunci dari brand ambassador terletak pada kemampuan mereka untuk menggunakan strategi promosi guna menguatkan pengaruh terhadap konsumen.

Media Sosial, Mengubah Era Baru Pemasaran

Media sosial telah mengubah sudut pandang kita dalam membaca, membuat, dan mengonsumsi konten. Dengan munculnya media sosial, mereka yang dulu dianggap “orang biasa”, sekarang memiliki kemampuan untuk menjadi terkenal di akun masing-masing. Setiap individu dapat membangun karakter dan membuat konten dengan niche tertentu sehingga memiliki jutaan followers. Banyak pebisnis yang melirik brand ambrassador untuk mengiklankan produknya dengan anggapan mitranya itu memiliki pengaruh pada para pengikut masing-masing.

Mari kita lihat dulu, mengapa saat ini para pemilik bisnis menganggap brand ambassador itu penting? Padahal, saat pebisnis meluncurkan sebuah produk atau jasa, mereka juga merancang iklan dengan sangat kreatif dan menarik, juga tampil dengan tagline yang tajam.

  1. Dilansir dari keyhole.co, sebuah survei di tahun 2015 dilakukan oleh American Association of Advertising Agencies, menampilkan fakta bahwa 96% konsumen berpikir bahwa iklan tak lagi tulus dan jujur. Hal ini diperkuat dengan laporan khusus dari Barometer Edelman Trust 2019, In Brands We Trust, bahwa bagi 81% konsumen, kepercayaan adalah faktor penentu saat jual beli.
  2. Laporan Edelman menunjukkan bahwa 74% orang sebenarnya menghindari iklan. Ini berarti 3 dari 4 orang akan mengabaikan pesan-pesan iklan. Bahkan, mereka seketika menekan tombol silang saat iklan muncul di beranda media sosialnya.
  3. Fakta lain yang tak kalah mengejutkan, saat ini sudah bermunculan aplikasi untuk memblokir iklan.
  4. Para pengguna internet melakukan segala macam cara untuk menghindar dari iklan, termasuk menggunakan fasilitas live streaming di beberapa platform. Hal ini tentu membuat para pemilik bisnis memutar otak, agar pesan iklan produknya sampai kepada target pasar sesuai keinginan.

Fenomena ini yang membuat perusahaan sadar, bahwa mereka harus berkolaborasi dengan individu berpengaruh, yang bisa membawa citra positif pada merek mereka. Orang-orang berpengaruh inilah yang kemudian masyhur dengan sebutan brand ambassador. 

brand ambassador

Peran brand ambassador atau disingkat BA ini menguat dalam industri dan bisnis. Kolaborasi menggunakan jasa BA untuk kampanye produkmu jauh lebih menguntungkan. BA akan terus memegang satu merek saja. Promosi ini akan berlaku hingga masa kontrak berakhir. Edelman menyebutkan, seorang brand ambassador juga adalah seorang influencer, tetapi influencer belum tentu seorang brand ambassador.

Cara Memilih Brand Ambassador yang Tepat

Sebagai pemilik bisnis, kamu wajib tahu cara memilih brand ambassador, sehingga kamu dapat memilih orang yang tepat untuk mewakili citra perusahaanmu.

  1. Identifikasi brand ambassador potensial

Opsi pertama yaitu menelusuri para followers di akun media sosialmu, kemudian pilah beberapa konsumen yang rajin berinteraksi di sana. Teknik ini sangat membantu untuk menemukan BA potensial yang loyal. Kelemahannya, cara ini sangat memakan waktu, apalagi jika jumlah followers sudah sangat banyak.

  1. Telusuri tagar yang terkait dengan merek bisnismu 

Lihat interaksi teratas yang viral, karena dari sini kamu bisa melihat para pembuat konten yang memang sudah memiliki basis followers yang mapan, loyal dan rajin berinteraksi dengan mereka. Amati profil pembuat konten, dan nilai kinerja postingan mereka. Cara ini cukup efektif, karena aktivitas dan citra publik seseorang tercermin dari akun media sosialnya.

5 Manfaat Bekerjasama dengan Brand Ambassador

Seorang BA cenderung memposting sebuah merek dalam jangka waktu panjang, bahkan dapat mencapai beberapa tahun. Mereka juga aktif mempromosikan merek di saluran media sosialnya dengan keyakinan para followers akan selalu mengikuti aktivitasnya.

Perusahaan lebih suka menggunakan jasa BA saat meluncurkan produk barunya. Seorang BA akan diminta untuk menguji produk, dan memberikan umpan balik yang berharga sebelum peluncuran, sehingga dapat membantu mengatasi segala aspek negatif.

Sebagai imbalannya, BA dapat menerima pembayaran dalam bentuk hadiah produk, pendapatan dari penjualan afiliasi, atau memilih fee tetap selama masa jabatannya sebagai BA.

Garis besar tugas dan tanggung jawab seorang BA, adalah:

  • Memahami visi, misi, dan tujuan perusahaan
  • Mempertahankan brand image yang positif, dengan cara review, dan feedback kepada perusahaan
  • Membangun brand awareness saat kampanye merek, dalam peluncuran produk, acara, dan pameran dagang

Setelah mengetahui peran penting BA sebagai wakil dari perusahaanmu, mari kita lihat ulasan LummoSHOP tentang 5 manfaat brand ambassador berikut ini:

  1. Memanusiakan merek atau produk

Ketika konsumen memikirkan sebuah merek, mereka sebenarnya melihat bisnis dan bukan individu di baliknya. Brand ambassador membantu memanusiakan merek ketika mereka menggunakan produk, lalu menunjukkan cara kerja produk tersebut di kehidupan nyata. Seorang BA akan menunjukkan kesukaan mereka secara tulus terhadap karakter sebuah merek.

  1. Melakukan pendekatan kepada konsumen

Penelitian menunjukkan bahwa konsumen cenderung memperhatikan lingkaran sosial mereka, terutama di media sosial daripada iklan berbayar. Sebanyak 72% konsumen memutuskan apa yang ingin mereka beli berdasarkan postingan media sosial. Dalam situsi itulah peran penting seorang BA dalam membantu menjembatani antara brand dengan konsumen.

  1. Meningkatkan jangkauan merek

Konsumen lebih menyukai post yang jujur dan apa adanya, karena konektivitas dengan kehidupan sehari-hari. Contohnya, Nadiem Makarim—saat masih menjabat CEO Gojek Indonesia—melakukan hal ini dengan cara selalu memanfaatkan produk bisnisnya, yaitu Gojek sebagai transportasi andalan. Secara tak langsung, Nadiem juga berperan sebagai BA bisnisnya, karena ia adalah “Top Customer Gojek”.

  1. Mendongkrak brand awareness

Brand ambassador menciptakan image yang positif dan unik, sehingga konsumen lebih mudah mengidentifikasi brand.

brand ambassador

  1. Menggiring opini 

Pemilihan BA yang tepat, membuat konsumen lebih mudah memutuskan saat membeli sebuah produk. Ketika seseorang terlihat sangat loyal terhadap sebuah merek, bahkan tanpa diminta mereka akan menjelaskan kelebihan merek tersebut. Hal ini otomatis akan membuat calon konsumen tertarik. Mereka akan latah dan ikut-ikutan membeli untuk mencoba, sehingga dapat mendorong penjualan produkmu.

Selamat memilih dan menggunakan jasa BA!

 

Baca juga artikel terkait lainnya

Jenis-Jenis Influencer yang Perlu Kamu Tahu

Cara Bikin Followers jadi Pelanggan Setia

Beriklan Tanpa Ribet dengan Fitur Digital Ads LummoSHOP

 

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP