fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pengertian, dan Manfaat Emoji untuk Bisnis Online Kamu

manfaat emoji_01

Apa sih manfaat emoji? Hm, jangan pandang remeh dulu ya. Karena meskipun kesannya hanya seperti hiasan biasa, ternyata manfaat emoji sangat berarti loh. Nah, bila ingat kata emoji, pasti pikiran kamu otomatis akan langsung tertuju pada berbagai ekspresi yang ada di dalam smartphone. Tanpa disadari ternyata emoji ini sudah biasa digunakan saat berselancar di media sosial ataupun berbagi pesan singkat.

Kehadiran emoji mampu menyampaikan berbagai perasaan yang tidak bisa seseorang ucapkan dengan kata-kata. Apalagi di zaman sekarang rata-rata orang sudah pernah menggunakannya dalam berbagai kegiatan. Entah itu untuk bertukar informasi, silaturahmi, berjejaring, hingga untuk berbisnis. 

Pengertian Emoji

manfaat emoji_02Emoji merupakan istilah dalam Bahasa Jepang berupa bentuk gambar, ikon ataupun karakter yang biasanya digunakan untuk berbagi pesan singkat di media elektronik maupun halaman web. Awalnya penggunaan emoji hanya tersedia di operator Jepang, tetapi kini beberapa karakter telah berhasil dimasukkan ke Unicode hingga bisa digunakan di luar Jepang. Hingga kini penggunaannya semakin meluas dan terus berkembang. 

Perbedaan Emoji dan Emoticon

Pastinya kamu agak bingung ya, apa sih perbedaan antara emoji dan emoticon, karena terkesan hampir sama. Nah, berikut ini LummoSHOP akan mengungkap perbedaannya buat kamu.

Emoji adalah bentuk gambar yang mewakili berbagai hal, bisa berupa perasaan, karakter, simbol, makanan, buah-buahan, hewan, dan lain-lain. Untuk mendukung penggunaan dan manfaat emoji, software yang kamu miliki juga harus mendukung beberapa emoji yang akan digunakan. 

Bila tidak, tentu emoji yang kamu inginkan tidak dapat terbaca di perangkat tersebut. Sebagai contoh, mungkin kamu pernah mengalami saat ada emoji yang tidak terlihat bentuknya karena software yang kamu miliki tidak mendukung emoji tersebut.

Tak sama seperti emoji yang memerlukan software untuk mendukungnya dapat terlihat, emoticon lebih ke bentuk dari ekspresi wajah. Seperti sedih, bahagia, senyum, marah, dan sebagainya. Penggunaannya juga sangat ringkas dan mudah, hanya perlu memadukan kombinasi tanda baca. Mungkin ini bisa kamu temui dulu saat orang-orang masih masif menggunakan SMS (Short Message Services)  

Contoh dari emoticon misalnya  😀 :’( :-@ :-* ^-^

Sebagai pebisnis, tentunya kamu ingin terkesan lebih ramah saat melakukan komunikasi lewat chat dengan konsumenmu. Selain itu pesan yang disampaikan juga akan lebih mengena karena bisa mendeskripsikan nuansa hati si penulis teks, meski tentu tak sepenuhnya ya. 

Mana yang kamu suka, teks yang ada nuansa emoji atau emoticonnya?  

Jika di era chat messenger saat ini, rasa-rasanya emoticon terkesan ketinggalan zaman ya, karena bentuk emoji yang langsung berupa smiley face dan kawan-kawannya cukup menarik hati karena bentuknya lucu dan lebih bsia menggambarkan nuansa hati yang diinginkan.  

Manfaat Emoji untuk Bisnis Online

1. Menarik hati konsumen

Tanpa kamu sadari, penggunaan emoji mampu menarik hati konsumen untuk melirik bisnis yang kamu jalankan. Apalagi saat melakukan promosi di media sosial.

Konsumen cenderung akan penasaran dengan apa yang kamu jual, ditambah lagi dengan copy writing yang keren. Penggunaan emoji juga mampu mengikat hati konsumen dan membuat mereka terngiang-ngiang dengan produk, jasa atau layanan yang kamu tawarkan. 

Sebagai contoh : 

“Tinggal hari ini saja ada diskon 50 % di toko kami, karena besok harga sudah kembali normal. Yuk order sekarang juga, karena stoknya sangat terbatas🔥” 

Tanda api di sini berarti lagi ada diskon besar-besaran dan akan berakhir sebentar lagi. Juga menunjukkan semangat yang membara seperti api supaya tak ketinggalan diskonnya. 

Dampak psikologisnya, emoji akan membuat konsumenmu untuk berpikir dan bersemangat untuk segera membeli produk sebelum kehabisan. Kata-kata ini tentunya bisa kamu modifikasi sesuai kebutuhan.

2. Membuat emoji menjadi brand sesuai produk atau jasa 

Kini sudah banyak brand-brand terkenal yang telah berhasil memperkenalkan produknya melalui emoji. Misalnya brand Burger King ternyata berhasil menggunakan emoji untuk strategi pemasarannya, dalam rangka merayakan kembali menu chicken fries, perusahaan fast food asal Florida, Amerika Serikat ini menciptakan beberapa emoticon lucu chicken fries.

Tak hanya itu, brand lain seperti Domino’s Pizza, Mentos, Disney, Taco Bell dan berbagai brand lainnya juga berhasil menggunakan strategi yang sama agar produknya semakin dikenal banyak orang. Dari melihat simbolnya saja, orang-orang sudah tahu itu produk atau brand apa karena familiarnya.

3. Menggunakan emoji sesuai target konsumen

Saat ini sudah banyak sekali emoji yang tersedia. Pastinya kamu juga harus mengetahui dan memahami arti dari setiap penggunaannya. Sehingga dapat kamu pakai sesuai dengan target konsumenmu, dan tentunya tidak salah dalam penggunaan yang menimbulkan salah tafsir. 

Misalnya untuk target konsumen ibu-ibu, kamu bisa menggunakan karakter ibu, anak, keluarga, atau simbol bunga, pakaian, serta menu makanan yang sesuai dengan keseharian ibu-ibu.

4. Menjelaskan konteks yang terdapat dalam konten

Ketika menjelaskan isi konten yang kamu promosikan, terkadang penggunaan emoji lebih ampuh kamu gunakan untuk menghemat penulisan karakter yang sangat terbatas. Di sinilah manfaat emoji sangat terasa.

Contohnya saat kamu ingin memasarkan kontenmu di Twitter yang terbatas oleh 280 karakter. Tentunya penggunaan emoji sangat mudah dan efektif untuk kamu gunakan. Konsumen pun akan memahami bahwa konten yang kamu sajikan secara visual sangat menarik. Jadi mulailah untuk menerapkannya di bisnismu ya.

5. Menggunakan emoji seperlunya akan membuat pesanmu terlihat elegan

manfaat emoji_03Penggunaan emoji memang benar mampu meningkatkan strategi penjualan. Namun, jika kamu menggunakannya terlalu banyak tentu akan membuat pesan yang ingin kamu sampaikan menjadi tidak efektif lagi. Jadi, gunakanlah emoji seperlunya, misal saat ada kata-kata yang tidak bisa kamu sampaikan langsung dari tulisan. Atau memang tulisan tersebut membutuhkan penyampaian mood yang terwakilkan oleh emoji. 

Contoh dari emoji ini saja sudah dapat menggambarkan bahwa kamu sedang bersedih, tanpa perlu kamu ucapkan kata sedih.

Meski terkadang menggunakan emoji dapat membuat kesalahpahaman karena perbedaan pemahaman setiap orang dalam menanggapinya. Sebagai penyeimbang, kamu dapat meminimalisir hal tersebut dari teks yang kamu sampaikan. 

Apalagi setelah kamu memahami salah satu strategi pemasaran adalah menggunakan emoji dan apa manfaat emoji jika diterapkan di bisnismu. Maka yang perlu kamu lakukan sekarang adalah dengan mencoba dan menerapkannya dalam bisnismu agar terus berkembang dan dikenal banyak orang.

Jadi tunggu apa lagi? Apakah kamu sudah punya ide untuk menerapkan emoji dalam bisnismu? 

Penggunaan emoji yang tepat akan memberikan manfaat emoji yang sebesar-besarnya seperti contoh yang telah dilakukan brand ternama di atas. Kamu juga perlu untuk melakukan standarisasi emoji, misalkan ketika dipakai untuk chat yang akan selalu digunakan tim customer service mu. 

Jadikan hari dan bisnismu lebih ceria dengan emoji sesuai penggunaan sesuai konteksnya. Asal tidak berlebihan dan menggunakannya dengan tepat, kamu pasti bisa memanfaatkan emoji untuk bisnismu.