fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pentingnya Jumlah Follower Instagram Untuk Bisnis Online Kamu dan Cara Meningkatkannya

Follower Instagram

Ingin punya bisnis online dengan banyak follower Instagram, tapi nggak tahu manfaat jumlah follower Instagram bisa untuk apa saja? Tenang, kamu enggak sendirian. Masih banyak kok pebisnis yang belum tahu manfaat dan pentingnya follower Instagram untuk keperluan bisnisnya. Malah, seringkali karena ketidaktahuannya, pebisnis memakai cara pintas dalam menambah jumlah follower. Fokus menambah follower menjadi hanya terletak pada kuantitas. Sayangnya, dengan cara itu pebisnis justru enggak akan mendapat manfaatnya sama sekali.

Daftar Isi Sembunyikan

Potensi Instagram Untuk Keperluan Bisnis

Riset dari DataIndonesia.id dalam laporannya, menunjukkan bahwa jumlah pengguna media sosial di Indonesia mencapai 191,4 juta pada Januari 2022. Angka ini meningkat 21 juta atau 12,6% dari tahun sebelumnya. Selain itu, angka ini juga setara dengan 68,9% dari total populasi di Indonesia.

Jumlah Pengguna Aktif Media Sosial di Indonesia
(2015-2022)

Jumlah Pengguna Aktif Media Sosial di Indonesia
Sumber : DataIndonesia.id

Sedangkan secara khusus, pengguna Instagram di Indonesia pada Januari 2022 telah mencapai 99,15 juta orang atau setara 35,7% dari total populasi. Dari jangkauan iklan Instagram, ternyata 52,3 persen audiens-nya adalah pengguna perempuan. Sementara 47,7% sisanya adalah laki-laki. Sebagai tambahan, jangkauan iklan Instagram di Indonesia pada awal tahun 2022 setara dengan 48,4% dari basis pengguna internet.

Negara dengan Jumlah Pengguna Instagram Ierbanyak di Dunia
(Januari 2022)

Negara dengan Jumlah Pengguna Instagram Terbanyak di Dunia
Sumber : Statista

Meskipun Instagram bukanlah juara pertama dalam peringkat penguna media sosial di Indonesia, namun tetap saja kamu tidak dapat melupakan potensi yang bisa kamu optimalkan dari Instagram untuk keperluan bisnismu. Apalagi pertumbuhan pengguna Instagram di Indonesia semakin bertambah dari tahun ke tahun.

Dewasa ini, banyak pebisnis yang menggunakan Instagram sebagai media komersial dan berlomba untuk menjangkau lebih banyak audience dengan menjadikan akun Instagram-nya menjadi akun bisnis. Sebab audience tersebut akan berpeluang besar menjadi followers.

Enggak mungkin ada semut kalau nggak ada gula, kan? Sama halnya dengan enggak mungkin ada pebisnis yang mau berlomba mendapat banyak follower, tanpa ada manfaatnya untuk keperluan bisnis. Apa lagi bagi pebisnis, time is money. Kira-kira apa saja manfaat jumlah follower Instagram untuk keperluan bisnis, ya?

Follower Instagram

Manfaat Jumlah Follower Instagram Untuk Keperluan Bisnis

Berikut adalah sederet manfaat dan pentingnya jumlah follower Instagram untuk kamu yang ingin memaksimalkannya dalam menunjang keperluan bisnismu.

Berhubungan dengan Kepercayaan Pelanggan

  1. Meningkatkan kredibilitas

Konsumen memiliki kecenderungan untuk lebih yakin kepada akun bisnis dengan jumlah follower yang banyak. Bagi konsumen, bukti itu menjadi tanda kalau akun bisnis tersebut mampu menjaga kredibilitas bisnisnya sehingga bisa dipercaya oleh banyak follower. Akhirnya, konsumen juga tidak akan ragu untuk melanjutkan langkahnya untuk melakukan pembelian.

Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapat kepercayaan dari audiens yang berkunjung ke profil bisnismu hingga mampu mengubahnya menjadi follower, yaitu dengan mengoptimalkan detail informasi di Instagram bisnismu. Pastikan kamu memudahkan mereka untuk dapat mengetahui bisnismu lebih dalam. Sebab perkembangan bisnis dan pelayanan maksimal yang kamu berikan akan menjadi senjata ampuh untuk menarik perhatian audiens.

  1. Memperkuat branding

Branding menjadi salah satu cara bisnis untuk sukses karena memiliki manfaat sebagai berikut:

    • Membuat merek bisnismu semakin dikenal.
    • Menguatkan posisi merek bisnismu di pasar.
    • Mendukung strategi pemasaran yang efektif.

Dengan memiliki jumlah follower Instagram yang banyak, maka otomatis juga dapat memperkuat branding bisnismu.

Melebarkan Potensi Pasar

  1. Menjangkau lebih banyak calon konsumen

Semakin banyak follower di Instagram akan membuat potensi calon konsumen bisnismu semakin meningkat. Berawal dari tertarik untuk mengikuti akun bisnismu, bisa jadi berakhir dengan menjadi konsumen setia di bisnismu, lho.

  1. Meningkatkan traffic

Instagram LikeManfaat jumlah follower Instagram lainnya adalah untuk meningkatkan traffic. Apa lagi jika fokus proses bisnismu sepenuhnya online. Maka akan sangat menguntungkan bagi kamu untuk menjangkau audiens yang berpotensi menjadi konsumen. Dengan memiliki traffic yang baik, kamu juga jadi bisa menghemat pengeluaran untuk beriklan.

Jangan lupa juga untuk selalu meningkatkan engagement dengan follower agar hubungan tetap selalu terjaga baik. Ajak follower untuk melakukan interaksi di Instagram. Hal yang sering pebisnis lakukan adalah mengajak follower terlibat aktif di setiap feed Instagram, misalnya, pada kolom komentar.

Berhubungan dengan Penjualan

  1. Meningkatkan konversi penjualan

Tentunya ini adalah kesempatan yang paling kamu tunggu, kan? Memang benar jika manfaat jumlah follower Instagram sangat berpotensi untuk mempercepat konversi penjualan produk bisnismu. Dengan adanya kepercayaan dan traffic yang meningkat, strategi penawaran produk bisnismu akan lebih mudah diterima audiens. Alhasil, banyak yang tertarik untuk segera bertransaksi di produk bisnismu.

  1. Mendapatkan insight baru

Semakin banyak jumlah follower, maka semakin beragam pula karakter follower akun bisnismu. Otomatis kamu jadi mendapat insight secara nyata dan orisinil langsung dari follower yang tertarik terhadap produk bisnismu. Hal ini akan membuat preferensi konsumenmu semakin bertambah. Sehingga kamu juga bisa memenuhi kebutuhan konsumenmu dengan memproduksi produk baru yang sesuai.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Jumlah Follower Masih Sedikit, Apa Tetap Bisa Berbisnis?

Tentu saja kamu masih bisa berbisnis dengan jumlah follower yang masih sedikit. Hanya saja, hasil yang akan kamu capai tentu tidak bisa sesuai harapan dan melambung tinggi. Atau bisa juga dengan kamu tetap berbisnis sambil menaikkan jumlah follower di Instagram milikmu dengan cara sebagai berikut:

  1. Konsisten dalam mengunggah konten berkualitas

Konten di Instagram menjadi daya tarik bagi audiens ketika pertama kali melihat akun bisnismu. Kamu harus berusaha untuk selalu menyajikan konten yang berkualitas dan mampu menghibur audiens-mu agar mereka betah berada di akun bisnismu.

  1. Gunakan hashtag yang relevan atau sedang tren

Pencarian menggunakan hashtag masih menjadi primadona bagi follower di Instagram. Sebab lebih memudahkan dalam melakukan pencarian. Cobalah untuk mencari referensi hashtag pada kolom search Instagram atau dengan mengikuti perkembangan tren hashtag terkini.

  1. Manfaatkan fitur tag lokasi pada setiap postingan

Tag lokasi memungkin postinganmu dapat dilihat oleh audiens dengan jangkauan yang lebih luas. Sama halnya dengan hashtag.

  1. Pertimbangkan waktu ketika mengunggah konten

Fitur Insight pada akun bisnis akan memudahkan kamu untuk memahami karakter follower bisnismu. Pastikan kamu mengunggah konten pada waktu yang tepat saat audiens aktif mengakses Instagram. Manfaatnya kamu akan mendapat perhatian lebih cepat dan ini akan meningkatkan engagement akun bisnismu.

Waktu Terbaik Posting di Media Sosial Instagram
Sumber : HubSpot, SproutSocial & HootSuite
  1. Promosikan akun bisnismu secara gratis maupun berbayar

Fitur Promote Post saat ini menjadi jalan pintas yang jauh lebih baik daripada harus membeli follower. Sama-sama membutuhkan biaya, tapi dengan hasil yang berbeda. Kamu bisa memanfaatkan fitur ini untuk memperluas jangkauan audiens pada akun bisnismu.

Menyeimbangkan Follower Instagram dan Jaringan Dunia Nyata

Pernahkah kamu mendengar istilah teman di Instagram belum tentu temanmu di dunia nyata, atau temanmu di dunia nyata belum tentu jadi temanmu di Instagram? Sebenarnya, hal tersebut umum saja jika akunmu bersifat pribadi. Toh, setiap orang memang butuh keleluasaan. Bisa jadi, kamu merasa kurang nyaman ketika teman-temanmu di dunia nyata menjadi follower-mu. Namun, hal tersebut tak berlaku jika kamu memiliki bisnis. Follower Instagram dan jaringan dunia nyata kamu sama-sama penting. Artinya, kamu harus melakukan maintainance follower Instagram dan jaringan dunia nyata yang kamu miliki.

Kenapa Perlu Penyeimbangan?

  • Dunia maya adalah perpanjangan dunia nyata

Sesungguhnya, jaringan dunia nyata dan follower Instagram ini saling berhubungan. Decky Tri, seorang travel blogger, dalam webinar Hidup Pintar di Tengah Dunia Digital dengan penyelenggara Kominfo bersama Jaringan Pegiat Literasi Digital beberapa waktu yang lalu sebagaimana lansiran dari kontan.co.id mengatakan, bahwa dunia maya sejatinya adalah perpanjangan dunia nyata. Di dunia nyata, kamu tak mungkin berinteraksi 24 jam dengan konsumenmu. Berbeda dengan di dunia maya, misalnya Instagram, kamu bisa berinteraksi sewaktu-waktu dengan follower-mu.

Apabila untuk akun personal, Instagram boleh jadi adalah “pelarian” dunia nyata karena karakter seseorang di dunia dunia ini bisa saja bertolak belakang. Namun, tidak demikian jika posisimu adalah pebisnis. Sesungguhnya, follower Instagram dan jaringan dunia nyata adalah dua hal yang tak bisa kamu pisahkan. Kamu pastinya senang jika sebagian besar follower kamu di Instagram sudah pernah bertemu denganmu di dunia nyata atau setidaknya benar-benar kamu kenal.

  • Terlalu lama di dunia maya menimbulkan adiksi yang bisa memengaruhi mentalmu

Pernah, nggak, kamu merasa jadi “sesuatu” di Instagram, tapi kemudian kembali bukan siapa-siapa lagi di dunia nyata? Di Instagram, kamu bisa jadi selebgram sedangkan di dunia nyata kamu manusia biasa yang tak bisa bebas speak up. Jika kamu tak mengalaminya, boleh jadi kamu melihat pengalaman orang lain seperti ini. Bagi pebisnis, ini jelas tidak sehat. Jika menengok poin pertama, followers Instagram dan jaringan dunia nyata seharusnya sama. Tak ada perbedaan karaktermu di sana. Toh, dunia maya hanyalah sarana saja.

Follower InstagramSedihnya, tak sedikit yang kemudian lebih nyaman di dunia maya karena merasa dirinya “segalanya”. Padahal, hal tersebut jelas tak sehat untuk mental. Mengutip dari CNBCIndonesia.com, Komisaris Jenderal Polisi Dharma Pongrekun mengatakan, bahwa media sosial bisa membuat pelakunya berperilaku menyimpang secara tak sadar. Pernyataan itu mengemuka saat Dharma Pongrekun masih menjabat Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Masih dari sumber yang sama, media sosial hypnoelectromagnetic menghasilkan hormon beracun, sehingga membuat penggunanya selalu gelisah kalau tidak posting. Kamu pasti pernah melihat seseorang over sharing di media sosial hingga mereka tak sadar hal-hal yang seharusnya tak mereka sebar malah menyebar ke mana-mana.

Itu sebabnya, sebagai pebisnis jangan sampai hal ini terjadi padamu. Ingat bahwa jaringan dunia nyata dan follower Instagram sama pentingnya. Keduanya sama saja, hanya medianya saja yang berbeda. Dengan demikian, kamu tidak akan terjebak sebagaimana yang sudah ditulis sebelumnya.

  • Meningkatkan engagement

Pebisnis dan konsumen butuh hubungan emosional yang kuat. Pastinya akan berbeda, ya, kenal di Instagram saja atau kenal di dunia nyata saja dengan kenal serta berhubungan baik di keduanya. Hal utama adalah, bisa meningkatkan engagement tentu akan sangat baik untuk bisnismu.

  • Instagram sebagai media untuk mengenal bisnismu lebih jauh

Saat pertama kali bertemu seseorang di dunia nyata entah dalam kegiatan santai atau serius, biasanya kamu tak mungkin menguasai pembicaraan. Kamu hanya menginformasikan atau berbagi cerita yang umum-umum saja. Setelah kamu memberi akun Instagram pada teman barumu, barulah mereka bisa “mempelajarimu” lebih jauh. Jika kamu pebisnis, mereka akan tahu seperti apa bisnismu dan bagaimana sepak terjangmu. Pada kemudian hari, saat bertemu lagi di dunia nyata, hubungan akan lebih mudah untuk dijalani karena lawan bicara enggak nge-blank banget tentangmu, begitu pun sebaliknya.

Follower Instagram

  • Bisnismu nggak zonk

Banyaknya flexing akhir-akhir ini membuat orang-orang menjadi tak percaya lagi dengan hal-hal yang ditampilkan di Instagram, terlebih yang sifatnya hiperbola. Di sinilah jaringan dunia nyata dan follower Instagram berperan. Mereka yang mengenalmu baik di dunia nyata maupun maya akan yakin, bahwa kamu nggak omdo alias omong doang. Bisnismu nyata dan tidak zonk. Dengan demikian, kepercayaan mereka semakin meningkat.

5 Cara Menyeimbangkan Follower Instagram dan Jaringan Dunia Nyata

Melihat sepenting itu menyeimbangkan follower Instagram dan jaringan dunia nyata, kamu perlu banget melakukan maintanance keduanya dengan melakukan beberapa hal berikut.

  1. Adakan jadwal kopi darat

Kenyataannya, tak semua follower kamu merupakan orang-orang yang kamu kenal di dunia nyata. Untuk yang seperti itu, ada baiknya kamu memiliki jadwal kopi darat atau kopdar dengan mereka. Tentu, tak hanya sekadar kopdar, juga isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Kamu bisa menjadwalkan kopdar rutin bulanan, tahunan, dan yang spontan. Misalnya, saat pergi ke suatu tempat, kamu mengajak follower-mu yang berada di kota tersebut untuk ngumpul. Jaringan dunia nyata dan follower Instagram bisa kamu maintenance dengan cara ini.

  1. Adakan jadwal Nge-Zoom

Tak hanya bertemu secara langsung, kamu juga bisa menyeimbangkan jaringan dunia nyata dan follower Instagram dengan membuat jadwal di Zoom bersama. Dengan demikian, follower bisnis kamu yang belum pernah kamu temui sama sekali bisa berinteraksi dengan follower kamu yang notabene juga teman di dunia nyata.

  1. Jangan biarkan Instagram kamu sepi postingan

Salah satu alasan mengapa mereka follow kamu adalah karena merasa mendapatkan manfaat. Maka, jangan biarkan mereka unfollow karena merasa tak mendapatkan apa-apa. Terlebih, akunmu adalah bisnis, perlu postingl hal-hal yang bermanfaat yang berkaitan dengan dunia bisnis saat ini secara berkala, misalnya tiga kali dalam satu pekan. Sebisa mungkin jangan posting hal-hal pribadi karena kurang etis.

  1. Adakan Instagram Live secara berkala untuk interaksi

Hal lain untuk menyeimbangkan follower Instagram dan jaringan dunia nyata adalah dengan rajin membuat Instagram Live secara berkala. Jangan lupa juga informasikan hal ini kepada kenalanmu di dunia nyata. Siapa tahu, ada di antara mereka yang belum menjadi follower-mu dan akan mengikuti Instagram-mu setelah melihat acara yang kamu adakan.

  1. Tanyakan pendapat mereka, manusiakan mereka

Menanyakan pendapat follower Instagram adalah salah satu cara memanusiakan mereka. Follower kamu adalah manusia, bukan mesin. Lantaran demikian, sebagaimana di dunia nyata, di Instagram juga perlu ada interaksi. Salah satu bentuk interaksi tersebut, yakni mengadakan tanya jawab dengan mereka.

Sejatinya, follower Instagram dan jaringan dunia nyata mesti seimbang, mengingat keberadaan mereka semua sangat berarti. Untuk itu, beberapa cara di atas bisa kamu terapkan.

Rumus dan Ide Membuat Konten Agar Follower Instagram Kamu Bertambah

Apakah kamu pernah merasa kehabisan ide untuk membuat konten di Instagram? Sebagai netizen di negara pengguna Instagram ke empat terbesar dunia, sudah tentu  suatu saat kita pasti merasa kehabisan ide. Apalagi ya, informasi yang bisa kita bagikan kepada para follower? Bagaimana caranya membuat konten yang menarik, sehingga dapat menambah jumlah follower Instagram?

Rumus Konten Yang Dinamis dan Mengundang Engagement Audiens

Sebelum merambah ke berbagai ide menarik yang bisa kamu gunakan sebagai konten, perlu kita ketahui dulu nih, rumus paten agar konten yang buat ditonton oleh banyak orang. Karena, jika kontenmu terkoneksi dengan audiens, pasti jumlah follower Instagram-mu otomatis bertambah setiap waktu. Apa rumus tersebut?

Rumus tersebut adalah : “tentang saya, untuk kamu, dan bagi kita”

Rumus sederhana yang digaungkan oleh founder Antelope.com ini, ternyata ampuh untuk semua jenis konten, dan mengundang traffic Instagram-mu menjadi lebih ramai.

  1. Tentang saya

Ada beberapa konten yang bisa kamu unggah – untuk memperkenalkan bisnismu kepada audiens, yaitu :

    • Work in Progress atau Behind the Scene

Yaitu konten yang membagikan momen “di balik layar” ketika kamu bekerja. Upload dalam bentuk reels atau video pendek untuk memperlihatkan aktivitas kamu ketika memproduksi makanan atau produk bisnismu. Upload dengan menggunakan hashtag #wip atau #bts.

    • Failures Tale

Membagikan “kegagalan” dalam produksi juga menjadi konten yang disukai audiens, karena sangat dekat dan relate dengan kehidupan. Sisipkan kalimat tentang pelajaran yang bisa kamu ambil. Dijamin, setelah ini jumlah follower Instagram-mu bertambah!

    • Being Yourself

Jangan lupa, di belakang sebuah produk ada orang-orang yang memproduksinya, Sesekali, upload momen kebersamaan bersama keluarga dan teman, agar membuat audiens tahu kamu bukan robot.

  1. Untuk Kamu

Post konten yang memberi caption berjenis open question, riset, atau hanya sekedar menanyakan saran dan rekomendasi, membuat bisnismu terasa dekat – seolah bersahabat – dengan konsumen.

  1. Bagi Kita

Interaksi dengan follower untuk mencapai sebuah target, misalnya duet atau stitch, dan ajakan untuk bergabung ke webinar atau forum, akan membuat follower dan calon follower terpanggil untuk ikut serta loh!

14 Ide Konten Yang Dapat Menambah Follower Instagram

Setelah mengetahui rumus dasar membuat konten, ini dia ide-ide konten yang bisa viral dan membuat akunmu kebanjiran follower. Baca sampai habis, ya.

  1. Best Product Under  … Rupiah

Keke Genio, seorang content creator menyarankan pada saat membuat review produk, kamu bisa menambahkan kalimat ajaib “Review barang X kurang dari … rupiah.”

    • Misalnya : jika kamu memiliki usaha villa, buatlah judul : “Review villa di Bali, Harga  Kurang Dari 500 ribu Rupiah Per-Malam!”
    • Atau jika kamu memiliki usaha jual beli handphone, maka bisa membuat judul : “Review Handphone X Terbaru 2022, Harga Kurang dari Tiga Juta Rupiah!”
  1. Transformation Video

Kamu pasti ingat seorang beauty vlogger bernama Yohana Cicilia. Ia membuat konten video transformasi make up bertema HUT RI. Dalam satu video Yohanna membuat face painting yang mengubah wajahnya menjadi beberapa kali, sesuai dengan lirik lagu. Video ini viral, dan ditonton 29 juta kali. Tentu saja, follower Instagram Yohanna melonjak hingga 40,8K.

Video transformasi yang juga diminati, selain mengubah wajah dari jelek ke cantik, make over ruangan kumuh menjadi estetik, juga proses diet dari gemuk menjadi langsing.

  1. How to Get Started

Konten yang tak kalah audiens minati adalah belajar dari awal tentang segala sesuatu, misalnya :

    • Bagaimana cara memulai bisnis kue kering
    • Bagaimana cara memulai trading dengan Cryptocurrency

Untuk ini, kamu sebagai pebisnis harus menempatkan diri di posisi audiens agar menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Berita baiknya adalah, konten ini dapat dipecah menjadi beberapa bagian dan semua mengundang views yang tinggi.

  1. Konten Berisi Opini

Konten berisi opini, biasanya dibuat untuk memberi opini atau pendapat tentang apa yang sedang viral saat itu. Walau pasti diminati, dan membuat jumlah follower Instagram-mu bertambah, tapi kamu harus berhati-hati untuk tidak memberikan opini yang menyangkut politik.

  1. Top Ten

Audiens menggemari pencarian “10 terbaik” dalam bidang apa pun, jadi konten ini termasuk konten yang cepat dapat menambah follower Instagram.

  1. Room Tour, House Tour, atau Office Tour

Konten video ini terbukti banyak peminatnya, sehingga cocok untuk kamu yang memiliki usaha jual beli property atau jual beli interior dan produk rumah tangga.

  1. Comparison

Membandingkan barang atau produk, membuat audiens memperhatikan dengan seksama, karena mereka ingin membuat perbandingan mana yang terbaik sebelum memutuskan membeli sesuatu.

  1. Q&A Video

Konten video ini sangat tepat dilakukan sebelum atau setelah kamu meluncurkan produk baru. Konten ini juga sarana tepat untuk sekalian mengasah soft-selling skill saat mempromosikan produkmu.

  1. First Experience

Audiens tentu senang mengetahui tentang pengalaman pertamamu. Bisa saja kamu membuat konten tentang “Pengalaman Pertama Membeli Saham dengan Cryptocurrency” atau “Pengalaman Pertama Lasik Surgery” dan lain-lain.

  1. Product Unboxing Video

Video yang memperlihatkan kamu membuka kotak produk, selalu menarik, karena secara psikologis, orang senang mendapatkan hadiah. Walau hanya narasi tanpa wajah, konten seperti ini sukses mengundang audiens, dan bukan tak mungkin menyumbang tambahnya jumlah follower Instagram kamu.

  1. Prank Seseorang

Walau konten sejenis ini tak terlalu disukai oleh wanita karena seolah mengerjai orang lain, namun konten prank tetap mengundang audiens untuk menontonnya sampai habis.

  1. Tutorial Step-by-Step

Karena dibuat secara detail, audiens menyukai konten sejenis ini karena mereka merasa juga bisa membuat produk atau makanan seperti yang kamu contohkan. Beberapa contohnya adalah:

    • Membuat alis seperti Lisa Blackpink
    • Memasak daging kanguru
    • Memasak mie instan nyemek
  1. Pointing Video

Tren konten yang sedang digemari ini, disebut juga sebagai konten “tunjuk-tunjuk” dan biasanya disematkan pada Instagram Reels. Caranya adalah membuat headline yang mengundang rasa ingin tahu audiens, tunjuk headline-nya dan poin-poin tips yang mau di-share.

Tanya ke audiens apakah mereka penasaran, dan beritahu audiens untuk membaca selengkapnya di caption. Berikan Call-to-Action mengarah ke link yang ingin kamu tunjukkan.

  1. List of Ideas

Konten yang memberikan beberapa ide pada topik tertentu adalah konten yang audiens gemari. Contohnya adalah:

    • 10 Ide Masakan Rumahan
    • 12 Ide Bisnis Untuk Anak Muda
    • 50 Ide Jualan Produk

Semoga beberapa ide membuat konten ini bisa memberikan insight pada feed Instagram-mu, disukai dan ditunggu oleh follower dan audiens yang menonton, sehingga jumlah follower instagram-mu bertambah!

Engagement InstagramTips dan Cara Menambah Follower Instagram yang Mesti Kamu Tahu

Cara menambah follower Instagram menjadi bahasan yang menjadi pembicaraan banyak orang sejak satu dekade terakhir. Bagaimana tidak, saat ini platform Instagram membuat penggunanya dengan mudah sharing pengalaman, tips dan trik, memberikan edukasi dan tutorial. Manfaat yang juga penting dari Instagram, yakni bisa untuk berbisnis.

Bagaimana cara menambah follower instagram tanpa terdeteksi spam, tanpa tools, organik, dan bukan dari giveaway? Dari mana datangnya para follower tersebut?

Keuntungan Memiliki Banyak Follower di Instagram

Instagram merupakan media sosial terpopuler. Statita Research Department menyebutkan, bahwa proyeksi jumlah pengguna Instagram mencapai 1,2 miliar pada 2023. Kendati saat ini sudah ada aplikasi TikTok, tapi Instagram juga selalu menambah fitur yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna, seperti fitur video pendek Reels, fitur Take a Break, dan Parental Control agar orangtua bisa memantau anak-anak saat menggunakan media sosial.

Follower Instagram

Sebagai pemilik bisnis di era digital, kamu bisa beroleh beberapa keuntungan dengan jumlah follower yang banyak dan aktif. Keuntungan tersebut antara lain:

  • Menambah Penghasilan, karena di Indonesia, 99,5 juta pengguna menghabiskan waktu luangnya dengan membuka Instagram, terutama jika  pengguna membutuhkan informasi-informasi terbaru dan berbelanja online. Data pengguna itu merujuk laporan Hootsuite (We are Social) : Indonesian Digital Report 2022.
  • Menambah jaringan pertemanan dan mendapat klien baru.
  • Menunjukkan karya terbaik dan terbaru dari produk yang kita miliki,
  • Meningkatkan traffic, sehingga mempercepat konversi penjualan.

Cara Menambah Follower Instagram Organik dan Aktif

Sebelum menambah jumlah follower dengan berbagai cara, perlu kita pahami dari mana follower tersebut? Apabila tujuannya hanya menambah sejumlah angka followers, kamu bisa membuat giveaway (untuk merangsang pertambahan follower) atau menghubungi beberapa akun yang menjual follower.

Akan tetapi, bagi seorang pebisnis, tentu kamu ingin followers-mu adalah orang-orang yang mendukung bisnismu, membutuhkan dan kemudian tertarik untuk membeli produk yang kamu jual. Followers yang aktif seperti inilah yang datang dari konten yang kamu buat.

Menambah Jumlah Follower dari Non-Follower

Audiens yang bukan followers-mu adalah yang diharapkan bisa berinteraksi di akun Instagram-mu. Biasanya, mereka melihat Instagram Feed Post (bisa Carousel, IGTV, Single Image) dan Instagram Reels. Keduanya adalah tools yang efektif dalam membuat konten, sehingga dapat menambah jumlah follower.

Remix Reel Video InstagramMenurut Niko Julius, seorang pengamat media sosial, sebelum menambah follower Instagram, kamu perlu tahu tiga hal berikut ini, yang dijamin akan berhasil jika diterapkan secara optimal. Mari kita cermati.

  1. Optimasi Kata Kunci Bio Instagram

Salah satu cara untuk mendapatkan impresi secara konsisten, yakni dari pencarian di Instagram. Kamu perlu memperhatikan tiga hal seumpama ingin menambah traffic, yaitu:

    • Nama Instagram di Bio

Pastikan nama akun Instagram mengandung kata kunci. Misalnya, jika bisnismu menjual kopi, nama Instagram perlu mengandung kata kunci kopi. Tujuannya, untuk memunculkan bisnismu saat orang mengetik kata kunci tersebut. Sementara itu, untuk username boleh tidak menggunakan unsur kata kunci.

    • Muncul di Kolom Top Search

Bagaimana caranya agar nama akunmu muncul di pencarian teratas? Algoritma Instagram bekerja dengan cara memunculkan akun yang tercatat paling aktif, dan paling banyak memiliki interaksi.

Lantaran demikian, jadwalkan postingan secara konsisten, jika perlu setiap hari. Membarengi itu, kamu membuat dan posting konten bermanfaat, sehingga proporsi like, save dan share-nya baik. Postingan juga mesti mengundang audiens untuk berinteraksi, karena ranking di Instagram tak hanya berdasarkan dari besarnya jangkauan (reach), tapi juga perbandingan persentase antara jumlah follower dengan jumlah interaksi.

  1. Membuat Konten yang Mendatangkan Follower

Follower InstagramSetiap konten memiliki performa tersendiri untuk memancing interaksi dengan follower dan mendatangkan follower baru. Untuk itu, di saat awal kamu harus meluangkan waktu melihat konten mana yang lebih banyak mendatangkan followers.

Buatlah beberapa jenis posting-an, misalnya konten edukasi, kalimat motivasi atau tutorial. Setelah itu, cek di insight Instagram, konten mana yang paling banyak mendatangkan jumlah follower baru.

Berapa lama sih untuk mengetahui impresi dan jangkauan terbaik dari setiap konten? Para pakar pengamat Instagram sepakat, luangkan waktu dalam 1 x 24 jam setelah postingan dibuat untuk mempelajari insight-nya. Jika performanya baik, kamu bisa mengevaluasi ulang setelah 7 hari dan 30 hari kemudian.

Masukan dari insight setiap konten yang baik dan mendatangkan follower tersebut yang bisa kamu jadikan acuan untuk membuat konten berikutnya.

  1. Memahami Sumber Impresi

Untuk menambah follower Instagram, kamu juga perlu tahu, bahwa setiap konten Instagram memiliki rasio penyebaran konten yang memiliki kualitas berbeda. Beberapa jenis sumber impresi tersebut, berasal dari:

    • Home (beranda)
    • Hashtags (tagar)
    • Location (lokasi)
    • Profile (profil)
    • Explore (jelajah)
    • Others (lainnya)

Impresi ini berguna saat mengevaluasi dari mana saja follower baru kamu berasal.

7 Cara Menambah Follower Instagram

Setelah tahu ketiga hal dasar dari mana saja follower berasal, berikut adalah 7 cara menambah follower Instagram yang efektif:

Follower Instagram

  1. Memanfaatkan Alat Automasi untuk Mempermudah Pemasaran

Pada saat bisnis berjalan, tentu kamu mesti mengelola akun media sosialmu secara konsisten. Apabila perusahaanmu belum memiliki tenaga khusus untuk mengelolanya, gunakan alat automasi Instagram seperti SocialDrift. Gunanya, yaitu agar kamu tetap terlibat dengan audiens atau konsumen, walaupun kamu sedang tak punya waktu untuk melakukannya.

  1. Luangkan Waktu untuk Menulis Caption

Cara terbaik mengetuk hati audiens agar merasakan kedekatan dengan brand adalah dengan menceritakan sebuah cerita melalui konten. Kamu bisa menjalin kedekatan dengan follower dan calon follower melalui berbagi ide baru yang menarik, edukatif, menggugah, bahkan lucu. Jadi, usahakan selalu memikirkan caption untuk mendeskripsikan sebuah post.

  1. Follow dan Berinteraksi dengan Influencer

Berinteraksi di kolom komentar dengan pengguna yang memiliki pengaruh besar di sebuah niche akan membuat audiens atau target mengenali nama dan bisnismu, sehingga mereka akan mengunjungi profilmu.

  1. Ikuti Tren dengan Hashtag dan Musik yang Viral

Untuk mendapatkan eksposur, kamu juga harus update terhadap informasi. Gunakan penelusuran hashtag, dan gunakan 10 hingga 15 hashtag yang berbeda di setiap postingan karena audiens menelusuri konten apa yang mereka minati dari situ. Kamu juga bisa menggunakan narasi atau musik yang sedang viral saat ini sebagai backsound kontenmu.

  1. Promosikan Bisnismu di Platform Lain

Gunakan platform yang berbeda untuk mengarahkan traffic ke profil Instagram bisnismu, melalui tautan. Kamu juga dapat menawarkan promosi dan diskon untuk pengguna yang mengikuti akun Instagram dan terlibat dengan kontenmu.

  1. Gunakan Instagram Story

Fitur-fitur keren di Instagram Story dapat membantumu berinteraksi dengan audiens. Misalnya, kamu membuat Q&A, dan mereka dengan mudah mengklik tautan di Story yang mengarah pada konten di akun bisnismu.

  1. Pastikan Ketersediaan Supply Barangmu

Satu hal yang bisa saja terjadi, kamu mulai mempromosikan bisnis, tapi ketersediaan barangmu menipis,  sehingga saat calon konsumen memesan akan kehabisan dan kecewa. Lantaran demikian, pastikan kamu telah siap untuk eksposur besar yang didapatkan dengan cara menyediakan supply barang dengan jumlah banyak.

Beli Follower Instagram Untuk Keperluan Bisnis?

Ini adalah contoh dari jalan pintas yang salah. Sebab dengan membeli follower, sama sekali tidak mendatangkan manfaat bagi perkembangan bisnismu. Alih-alih ingin menaikkan brand awareness, tapi justru membuat bisnismu mendapat masalah.

Pada dasarnya, follower Instagram yang diperjualbelikan merupakan akun yang tidak aktif atau bahkan bot. Penawaran harganya yang murah memang menggiurkan. Tapi apa sebanding dengan manfaatnya?

Ada pun beberapa kerugian yang akan kamu dapat dengan membeli follower untuk Instagram, yaitu tidak menaikkan engagement sama sekali dan membuat audiens tidak percaya dengan akun bisnismu. Jadi, pada dasarnya, yang berubah hanya kuantitas yang dideskripsikan dari angka. Bukan untuk perkembangan kualitas yang bisnismu harapkan.

7 Dampak Beli Follower untuk Kamu yang Berjualan di Instagram

Tentu, semua orang ingin memiliki follower dalam jumlah besar. Kendati demikian, jangan sampai menempuh segala cara seperti membeli follower, ya. Misalnya, mengambil cara membeli follower. Dampak beli follower sangatlah buruk buat perkembangan akun Instagram bisnismu.

Banyak orang, termasuk pebisnis yang beranggapan, bahwa hal terpenting untuk sebuah akun Instagram bisnis adalah memilki jumlah follower yang besar. Alhasil, tak jarang yang berpikir untuk melakukan jalan pintas yang cepat, seperti beli follower tanpa memikirkan dampaknya.

Menjadi populer atau hit dalam waktu instan seolah-olah menjadi dambaan sejumlah orang. Tapi, percayalah, biasanya sesuatu yang instan akan cepat hilang. Ya, setiap orang memang bisa membeli follower. Hal yang pertanyaannya, apakah bisa memengaruhi mereka lebih jauh?

Terutama buat kamu, pebisnis yang berjualan di akun Instagram, ini dia dampak beli followers secara nyata.

  1. Minim Engagement

Berharap membangun engagement dari hasil beli follower tentu merupakan satu hal yang mustahil. Mereka bukanlah orang-orang yang memang benar-benar ingin membutuhkan kontenmu, mengenalmu, atau bahkan ingin berinteraksi denganmu.

Dampak beli follower yang paling nyata, yakni membuat akunmu penuh akan fake follower. Bisa saja mereka bukan termasuk akun bot atau aplikasi perangkat lunak untuk melakukan tugas tertentu secara otomatis, tapi mayoritas merupakan second account yang tidak aktif. Ada pula yang quiz hunter, atau sekadar akun untuk stalking akun lainnya. Kualitasnya sangatlah rendah.

Reaction UghTentu, ini hanya akan membuang energimu dalam membuat strategi konten yang sesuai target audience, apalagi berharap untuk mengaktivasi mereka hingga mengonversinya menjadi konsumen.

  1. Follower Menurun Drastis atau Hilang

Banyak fake follower yang memang sengaja mengharapkan followback, lalu dalam beberapa hari setelahnya mereka melakukan unfollow. Meski bukan bot, biasanya mereka adalah tipe yang “suka-suka gue”. Biasanya, bio profile yang kosong dan tidak mencerminkan personal branding yang baik menjadi tanda fake followers.

Tak jarang pula, dampak beli follower mengakibatkan follower tiba-tiba saja menurun tanpa sebab atau bahkan hilang dengan drastis. Sebab, Instagram sering melakukan update algoritma yang otomatis akan menghapus akun-akun bot.

  1. Mengundang Spam Action

Dampak beli follower berikutnya, yakni mengundang spamming yang memenuhi interaksi di akunmu. Misalnya, dari akun-akun yang spam comment tentang alat kesehatan untuk seks, atau komentar yang mengandung nuansa SARA negatif.

Kemungkinan lain yang umum, fake follower akan membubuhkan komentar dengan menggunakan bot.  Komentarnya pendek dan cenderung sangat umum. Misalnya, “nice post”, atau “your gallery is nice”, dan semacamnya. Bahkan, kebanyakan di antaranya tidak relevan dengan konten yang sedang kamu sajikan.

Tentu, ini akan memberi pengaruh yang kurang bagus ketika dibaca oleh follower organikmu yang benar-benar tertarik dengan konten di Instagram bisnismu.

Keamanan privasi akunmu juga termasuk risiko dari membeli follower. Kamu memberikan e-mail-mu untuk keperluan transaksi beli follower. Saat itu, bisa saja ada oknum memanfaatkan emailmu untuk melakukan bentuk praktik spamming yang lain ke akun Instagram milikmu.

  1. Terdapat Aktivitas Aneh

Selain membawa komentar spam, dampak beli follower lainnya adalah bakal terdapat aktivitas aneh di akunmu. Contohnya, seperti like pada unggahan tertentu. Padahal, kamu tidak merasa telah menekan tombol like pada unggahan itu. Bahkan, kadang-kadang juga kamu tiba-tiba mem-follow akun tertentu secara tidak sadar. Padahal, kamu yakin, tidak pernah melakukan itu.

Bisa jadi, ini karena akunmu sudah terdeteksi masuk pada sistem algoritma yang digunakan saat proses menambah follower ataupun aktivitas lain yang dilakukan secara instan.

  1. Sulit Menganalisis Performa

Daripada akun Instagram yang memiliki followers organik, akun Instagram yang memiliki followers dengan cara membeli akan susah dianalisis jangkauannya. Sebab, rata-rata jumlah interaksinya berbanding terbalik atau terlalu kecil ketimbang jumlah followers secara keseluruhan.

Menurut Markerly, sebuah infuencer agency, jumlah followers dengan persentase engagement yang wajar,  setidaknya sebagai berikut :

    • < 1,000 follower sebaiknya memiiliki 8 % engagement
    • 1,000 – 10,000 follower sebaiknya memiliki 4 % engagement
    • 10,000 – 100,000 follower sebaiknya memiiliki 2,4 % engagement
    • 100,000 – 1 million follower sebaiknya memiiliki 1,8 % engagement
    • > 1 juta follower sebaiknya memiiliki 1,7 % engagement

Apabila minimal engagement tidak memenuhi standar minimal seperti di atas, akunmu kemungkinan besar akan dipertanyakan.

  1. Akun Mendapat Peringatan Karena Melanggar Term of Services Instagram

Instagram akan mengetahui dengan pasti aktivitas apa saja yang terjadi di akunmu. Sesuatu yang tidak organik dan tidak wajar mudah sekali ditemukan. Apalagi, jika terjadi perubahan cepat dalam waktu singkat, termasuk dalam hal jumlah follower.

Jika kamu tidak menyadari hal ini, Instagram bisa men-suspend atau memberhentikan aktivitas akunmu. Sebab, pihak Instagram menganggap akunmu menyelahi term of services mereka. Tentu kamu tidak ingin kan mengalami dampak beli follower yang satu ini?

Pihak Instagram sangat menginginkan pengguna mereka merasakan user experience yang menyenangkan sehingga betah berlama-lama di dalam aplikasi tersebut. Nah, aktivitas instan yang lebih banyak mengundang spam, cenderung membuat pengguna Instagram merasa tidak nyaman.

  1. Reputasi Bisnismu Menurun atau Hancur

Bayangkan nama baik dan kredibilitas bisnis yang sudah kamu bangun sekian lama harus menurun atau hancur tiba-tiba karena dampak tindakan beli followers yang tak seberapa? Dibutuhkan waktu yang tentu juga cukup lama untuk bisa mengembalikan reputasi bisnismu. Lebih ekstrem lagi, nama baik bisnismu tak akan pernah lagi seperti dulu.

Bagaimana audience tahu jika follower mu tidak organik? Ada banyak fake follower checker saat kamu mengetikkannya di mesin pencari. Saat terdeteksi 90 % follower-mu palsu, tentu follower organikmu akan kecewa dan kurang rasa percaya.

Hal itu akan membuat mereka malas membeli produk, jasa, atau layananmu. Dampak terburuknya adalah, mereka menggunakan word of mouth untuk memengaruhi orang lain ikut kecewa terhadap akun bisnismu.

Tak hanya kecewa dengan performa akun bisnismu, mereka juga akan patah hati saat mengetahui brand yang telah setia mereka ikuti seolah-oleh berkhianat dengan melakukan hal-hal yang kurang kredibel di mata publik.

Nah, itu dia 7 dampak beli followers yang nyata bisa saja kamu alami jika mencoba melakukan penambahan followers secara drastis dalam waktu singkat. Hal yang perlu menjadi perhatian, kamu tak akan pernah mendapatkan dampak positif nyata dari membeli follower. Jelas, mereka juga bukan target market yang tepat.

Kamu tak akan mendapatkan konsumen dan mengubahnya menjadi cuan dari fake follower. Tanyakan ke dirimu sendiri, apa esensi terpenting untuk membeli followers dan siapkah kamu dengan dampak beli follower yang sudah kami sebutkan di atas.

Daripada mencoba peruntungan lewat jalan pintas yang menyesatkan, lebih baik jika kamu belajar cara-cara sukses berjualan di Instagram dengan akun bisnismu. Secara otomatis, langkah tersebut juga akan membimbingmu meraih follower organik lebih berkualitas dan berdampak baik bagi akun bisnismu. Tentu, cuan juga akan lebih mengalir lancar dan kamu akan makin nyata melihat pertumbuhan penjualan yang kamu inginkan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Personal Branding Untuk Menambah Follower Instagram

Personal branding untuk menambah follower Instagram adalah hal yang bisa kamu lakukan pada zaman serba digitalisasi seperti saat ini. Kalau dulu Instagram hanya berperan sebagai media untuk kamu mengunggah momen menarik dalam keseharianmu. Sekarang Instagram beradaptasi menjadi media sosial yang beragam fungsinya, dari bisnis online sampai membangun personal branding.

Pun sama halnya dengan follower Instagram. Dulu hanya berisi teman atau kerabat yang kamu kenal, namun sekarang eksistensinya juga diperlukan dalam menambah kepercayaan hingga sasaran dari pasar konsumen yang potensial. Begitulah kemajuan teknologi dan manusia, selalu berubah dengan pemikiran yang terus tumbuh.

Kenapa Personal Branding di Media Sosial Penting?

Pakar mengenai branding, Tim O’ Brien, dalam bukunya The Personal Branding (2007), mengartikan personal branding sebagai identitas pribadi yang mampu menciptakan respons emosional terhadap orang lain mengenai kualitas dan nilai yang orang tersebut miliki. Masing-masing individu memiliki personal branding yang berbeda. Orang lain juga menyukai jenis personal branding yang berbeda.

Dalam membangun personal branding, kamu sebagai individu akan berusaha untuk menampilkan citra diri yang tujuannya ingin membangun kepercayaan orang lain. Publik figur menjadi salah satu pemain utama yang sangat memperhatikan hal ini.

Follower InstagramNamun, dewasa ini, adanya digitalisasi membuat semua orang mulai peduli akan pentingnya personal branding di media sosial. Salah satu tujuannya, yaitu menambah follower. Bertambahnya follower ibarat bertambahnya kepercayaan seseorang terhadapmu.

Pembentuk Personal Branding Untuk Menambah Follower Instagram

Agar kamu bisa memiliki respons yang lebih emosional, cobalah untuk memahami apa saja konsep yang dapat membentuk personal branding. Pakar pengembangan diri, Peter Montoya, dalam bukunya The Personal Branding Phenomenon (2002), menuliskan konsep-konsep yang dapat membentuk personal branding sebagai berikut:

  1. The Law of Specialization

Menjadi seorang spesialis memang lebih kuat dari pada generalis. Sebab orang akan lebih mudah mengenali ciri khasmu. Spesialisasi bisa kamu dapat dari keahlian atau pencapaian.

  1. The Law of Leadership

Pesona seorang pemimpin yang berkharisma dan memiliki kredibilitas tinggi memang mampu menghasilkan respons yang kuat. Sebab tidak semua orang bisa melakukannya secara sempurna seperti seorang pemimpin.

  1. The Law of Personality

Kesederhanaan menjadi daya tarik pada konsep ini. Ibaratnya seseorang itu harus memiliki kepribadian yang baik namun tidak mengapa jika tidak sempurna.

  1. The Law of Distinctiveness

Konsep menjadi beda memang akan lebih menonjol. Dengan menjadi berbeda, kamu jadi memiliki khas yang kuat melekat hanya pada dirimu seorang.

  1. The Law of Visibility

Kamu tidak bisa berdiam diri dalam ruangan tertutup jika ingin menunjukkan personal branding. Tampilkan tanpa perlu ragu. Buat semua orang melihat keberadaaanmu. Itulah mengapa media sosial seperti Instagram sangat kamu perlukan untuk bisa menjangkau banyak orang dan respons.

  1. The Law of Unity

Personal branding yang kamu tampilkan dan kehidupan pribadi secara asli harus menjadi satu kesatuan yang sama.

  1. The Law of Persistence

Konsisten untuk berusaha menampilkan personal branding terbaik dirimu.

  1. The Law of Goodwill

Menjaga nama baik itu sama dengan menjaga personal branding.

Manfaat Membangun Personal Branding Untuk Menambah Follower Instagram

Menambah follower Instagram memang hal yang penting untuk kamu kuasai pada zaman saat ini. Sebab datangnya kepercayaan publik sering kali bersumber dari sana. Membangun personal branding menjadi konsep yang jitu sebagai strategi untuk menambah follower Instagram.

Namun, hal yang jauh lebih penting adalah dengan menjadi diri sendiri dan memulainya dari hal yang kamu sukai. Secara otomatis, kamu telah memiliki konsep untuk menggali lebih luas dan dalam. Sebab mengerjakan segala sesuatu sesuai hati nurani itu jauh lebih mudah dan menyenangkan.

Follower InstagramBukan fokus pada hasil, tapi justru menikmati prosesnya. Beban pada pundakmu pun akan terasa semakin ringan! Bahkan kebanyakan dari mereka yang membangun personal branding dengan jujur akan mendapat hasil yang jauh dari ekspektasi. Misalnya awalnya kamu hanya ingin mendapat kepercayaan publik, namun seiring berjalannya waktu, akun Instagram milikmu semakin besar dan memiliki pertumbuhan yang baik.

Nah, kamu bisa memanfaatkannya dengan memonetisasi akunmu. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau dapat kamu lampaui. Ternyata membangun personal branding untuk menambah follower Instagram juga dapat memengaruhi kehidupan pribadi dan bisnismu dalam sekaligus.

Strategi Membangun Personal Branding Untuk Menambah Follower Instagram

Ada banyak cara untuk membangun personal branding di Instagram, di antaranya:

  1. Tentukan tujuanmu dan kenali diri sendiri

Perjalanan dalam membangun personal branding ini sangat panjang. Untuk itu, kamu perlu mengetahui apa tujuanmu sebelum memulainya. Sebab personal branding tidak hanya berkaitan dengan memasarkan satu sisi dari kehidupan seseorang pada masa kini, tapi juga menggambarkan kehidupan masa depan. Masih ingat kan salah satu pembentuk personal branding adalah konsisten?

Selain itu, kamu juga harus memahami dirimu dulu. Personal branding seperti apa yang ingin kamu perlihatkan kepada orang lain. Jika masih ragu, kamu bisa melakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) pada dirimu sendiri. Nantinya kamu akan mengetahui kekuatan yang menonjol di dirimu sebagai personamu.

  1. Pahami audiens-mu

Setelah itu, tentukan siapa yang ingin kamu jangkau. Jika sudah menentukan audiens-mu, pahami apa yang mereka sukai. Sebab tipe persona kamu tidak akan relevan untuk semua orang. Kamu harus mampu membuat strategi yang sesuai dengan preferensi audiens-mu. Dengan memiliki audiens yang sesuai, maka akan mampu menaikkan interaksi dan berujung juga pada penambahan jumlah follower.

  1. Buat strategi konten

Kamu akan bisa menentukan strategi kontenmu jika sudah mengetahui preferensi audiens-mu. Maksimalkan tampilan visual pada feed dan story di Instagram agar mampu menarik perhatian mereka. Cobalah untuk membuat konten yang penuh dengan interaksi, menghibur, edukatif, dan informatif. Jangan lupa juga jika personal branding akan berjalan efektif dengan dukungan dari pemilihan bahasa yang mampu membangun ikatan emosional audiens.

  1. Gunakan hashtag

Jangkau lebih banyak audiens menggunakan hashtag. Buat penghubung antara konten yang kamu unggah dengan hashtag yang sesuai. Tahukah kamu? Audiens memiliki kebiasaan untuk mencari hal yang mereka sukai melalui hashtag. Kontenmu bisa jadi akan bertemu dengan target audiens yang sesuai dalam jangkauan lebih luas dengan bantuan hashtag.

  1. Jangan lupakan interaksi

Bangunlah interaksi dengan follower melalui konten di feed dan story. Ciptakan suasana yang membuat kamu seolah sedang mengobrol langsung dengan follower. Dengan lebih memperhatikan follower-mu, maka mereka pun akan melakukan hal serupa padamu. jangan lupa, interaksi yang baik juga dapat meningkatkan traffic pada Instagram.

  1. Konsisten

Sama halnya dengan bisnis, kamu harus konsisten dan pantang menyerah dalam menjalani setiap prosesnya. Pun demikian dengan membangun personal branding untuk menambah follower Instagram. Nggak ada kesuksesan yang dapat kamu bangun dalam semalam. Semua membutuhkan usaha yang tidak pernah berhenti.

Saat membahas poin strategi konten, kamu sudah paham jika pemilihan bahasa harus mendapat perhatian agar mampu membangun ikatan emosional dengan audiens. Nah, pemilihan bahasa ini juga harus kamu lakukan secara konsisten.

Sama halnya dengan strategi konten, misalnya pemilihan warna dan jadwal untuk mengunggah konten. Kamu harus konsisten untuk menggunakan ciri khas warnamu dan juga jadwal mengunggah konten secara rutin untuk meningkatkan traffic pada Instagram-mu. Jadi, konsisten di sini maknanya sangat luas, ya!

  1. Bangun networking

Dunia maya sama halnya dengan dunia nyata. Meskipun kamu tidak bisa bertemu secara tatap muka, tapi bukan berarti kamu tidak membangun jaringan dengan komunitas. Bahkan dunia maya memiliki keunggulan yang luar biasa. Sebab tidak ada batas daerah yang tidak bisa kamu tembus dengan mudah dan cepat dengan dunia maya. Semakin besar jaringan yang kamu bangun, maka semakin besar pula peluang kamu semakin dikenal.

Follower Instagram

Jaga Hubungan Baik dengan Follower, Kunci Sukses Bisnismu!

Sekarang kamu sudah mengetahui berbagai benefit dan manfaat yang akan kamu dapat dengan memilki banyak follower di Instagram. Nah, langkah yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah merawat jumlah follower tersebut tanpa jeda. Yap, tanpa jeda! Hubungan bisa langgeng dengan adanya komunikasi yang baik. Begitu pula hubungan kamu dengan follower-mu. Kamu perlu menjaga interaksi dengan follower akun bisnismu secara baik. Sebab, itu adalah kunci sukses bisnismu!

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP