fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Pilih Mana, Jual Produk Ngetren atau Bikin Tren Baru?

jual produk nge-tren

Tren selalu jadi hal menarik untuk dibahas. Sesuatu yang menjadi trending topic akan selalu ramai dibicarakan publik dan mengundang rasa ingin tahu, tak terkecuali buat para pebisnis seperti kamu. Berganti tahun, tentu ada tantangan tersendiri yang mesti kamu hadapi, terutama untuk mulai memikirkan jual produk nge-tren. Pernahkah ada pertanyaan di benakmu, perlukah berjualan mengikuti tren produk yang sedang banyak dicari? 

Hmm, perlu tidaknya akan kembali ke goals apa yang akan kamu capai dalam bisnismu. Sesuatu yang berumur panjang bukan tergantung pada tren, itu sudah pasti. Namun, mendongkrak penjualan dengan mengikuti tren yang ada bisa menjadi pilihan. 

Pilih yang Mana, Semua Ada Konsekuensinya

Jualan mengikuti tren yang ada di satu sisi akan menguntungkan, asalkan kamu bisa menjaga konsistensinya. Kamu perlu membuat strategi bisnis jangka panjang, untuk berjaga-jaga ketika produk yang kamu jual sudah tidak menjadi tren. Sehingga, kamu tetap bisa mempertahankan market yang sudah kamu ciptakan. Misalnya, belakangan ini sedang tren membangun bisnis kedai kopi, lalu kamu pun ingin mencoba peruntungan dengan memanfaatkan tren ini. Namun, jangan sampai ketika tren kedai kopi sudah berganti, kamu malah kurang bersemangat dan ingin banting setir saja dengan bisnis yang lain karena kedai kopi sudah tidak lagi menjadi trending. Padahal kamu sudah memiliki pelanggan tetap yang menyukai produkmu. Tentu ini amat disayangkan.

Jualan dengan bikin tren baru juga tak ada salahnya kamu coba. Kamu bisa melakukan riset produk untuk bisa jual produk nge-tren, kemudian mencoba menciptakan pelengkap atas produk yang sudah ada atau berinovasi. Kamu pun bisa mengambil strategi apa yang membuat suatu produk bisa nge-tren sehingga kamu bisa bikin tren baru. 

Jual Produk Nge-Tren dan Bisa Jadi Ide Jualanmu 

minuman kekinian

Setelah menimbang-nimbang pilih jual produk nge-tren atau bikin tren baru, kamu juga perlu membaca referensi produk jualan yang nge-tren, yang bisa kamu masukkan list sebagai tambahan bisnis ataupun inovasi bisnis yang sudah ada. 

Makanan dan Minuman atau Produk Komplemennya

Kalau ngomongin makanan dan minuman tentu jadi tren yang selalu dibicarakan, sebab segmen bisnis ini termasuk kategori kebutuhan primer. Pandemi yang telah berjalan beberapa tahun ini, tetap membuat makanan dan minuman merajai, karena muncul tren baru berkirim hampers ataupun sekadar membuat teman atau kerabat merasa diperhatikan saat sedang sakit maupun menjalani masa isoman yang tak mudah. 

Apakah kamu pernah mengalaminya juga? Dengan banyaknya jasa pengiriman makanan, termasuk tren cloud kitchen, bisnis makanan dan minuman dengan sentuhan inovasi tentu amat menjanjikan. 

Jika kamu ingin bergerak pada produk komplemennya, juga ada banyak peluang yang bisa dibidik, lho. Misalkan mempersiapkan bahan baku seperti frozen ice, frozen food, sayuran segar, kemasan unik untuk hampers, dan sebagainya. Menarik, bukan?

Produk Kesehatan

Jual produk nge-tren berikutnya adalah produk kesehatan. Banyak sekali yang dapat dikategorikan dalam produk ini. Mulai dari obat-obatan, vitamin, alat kesehatan, masker yang sudah menjadi fashion stuff baru, maupun bisnis makanan dan minuman sehat. 

Anjuran dan edukasi untuk lebih aware menjaga kesehatan yang terus digaungkan tentu menjadi nilai positif tersendiri. Semua orang kini rasanya jadi lebih peduli tentang kesehatan dirin dan keluarganya. Contohnya, yang dulunya tidak tahu menahu tentang bahan makan organik, sekarang jadi lebih peduli mencari tahu, melihat trennya, dan tak segan untuk mencobanya. 

Selama manusia masih menginginkan tubuh yang prima untuk beraktivitas, selama itu pula peluang produk yang berhubungan dengan kesehatan akan terus ada dan menciptakan tren baru. 

Gawai Elektronik

Sesuai dengan kehidupan digital yang melekat dalam daily activity-mu, tentu menggunakan perangkat elektronik sudah menjadi satu keharusan. Apalagi dengan adanya tren yang meningkat selama pandemi yaitu work from home atau bahkan work from anywhere. Hanya dengan duduk di pojokan rumah ditemani gawai elektronik dan jaringan internet, maka apapun bisa kamu lakukan. Mulai dari sekolah, kuliah, hingga bisnis. Belum lagi profesi-profesi baru yang mulai menjadi tren, seperti content creator, influencer, selebgram, seleb TikTok, selebtweet, dan lain-lain, seiring tren media sosial yang terus berkembang. 

Gawai elektronik akan terus menjadi produk jualan yang nge-tren, yang bisa kamu manfaatkan. Tinggal bagaimana kamu menciptakan strategi yang sesuai dengan target market-mu.

Skincare dan Kosmetik

Jual produk nge-tren juga bisa didapat dari kategori produk skincare dan kosmetik. Produk yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi kamu, kaum hawa. Meski aktivitas di luar rumah dibatasi sejak pandemi berlangsung, berada di rumah juga tetap harus rajin melakukan perawatan supaya tetap sehat dan juga sebagai self healing. Betul, kan? Bahagia rasanya kalau kaum hawa bisa me time dengan skincare atau terlihat cantik dengan kosmetik yang disukai.

Tren munculnya para beauty influencer juga menjadi daya tarik tersendiri bagi orang untuk terus mencoba dan membandingkan produk keluaran terbaru dari brand apapun. Banyak brand-brand baru bermunculan dan mampu merajai pasar karena strategi pemasaran yang tepat. Kamu pun bisa belajar dari banyak brand baru yang melejit jika ingin menjadikan skincare dan kosmetik sebagai produk jualan yang nge-tren.

Perlengkapan Rumah Tangga

Satu lagi yang tidak kalah melengkapi gaya hidup yang juga naik daun semenjak pandemi. Orang jadi lebih peduli dengan segala pernak pernik home décor dan cara membuat tempat tinggal yang ditinggali menjadi lebih nyaman. Maklum, stay at home mengharuskan untuk menjaga pikiran tetap waras. Bukankah begitu?

Wajar bila kemudian segala macam pernak-pernik rumah tangga juga menjadi primadona yang terus diburu. Tren ini dibidik apik oleh banyak produsen. Nah, tentu kamu pun bisa melakukannya untuk bisnismu. Apalagi buat kamu yang memang sudah bergerak dalam bidang ini, kamu bisa berinovasi dengan menghadirkan beragam pernak pernik untuk banyak kebutuhan ruang yang dapat terus digali. Mulai dari ruang dapur, ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, dan sebagainya, tentu membutuhkan tambahan perlengkapan rumah tangga yang variatif. 

Produk Digital

Pilihan untuk bisa jual produk nge-tren terakhir ini melengkapi beberapa produk di atas. Apa sih, saat ini yang tidak memiliki bentuk digital? Produk digital ini bisa kamu jadikan ide tambahan bisnismu pula. Jika kamu seorang pekerja lepas atau berfokus pada penjualan jasa, kamu bisa menambahkan penjualan e-book, e-course, e-services, atau yang lainnya. 

Produk digital memungkinkan meraup pasar yang lebih besar karena meminimalisir ruang dan waktu. Kamu hanya perlu membidik tren yang sedang diminati saat ini. 

Jualan Ikut Tren Atau Bikin Tren Baru, Pastikan Bisnismu Menjadi Solusi Permasalahan yang Ada

Tak usah memusingkan apakah harus jualan ikut tren atau bikin tren baru, asalkan kamu bisa menjaga core bisnismu. Bisnis yang dibutuhkan tentunya adalah bisnis yang bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi calon konsumen maupun konsumen. Mengikuti tren untuk mengukur minat masyarakat tentang apa yang sedang digemari dan dibicarakan memang penting, tapi tetap memiliki value untuk menjadi problem solving akan mendukung bisnismu terus berjalan. 

Daripada sekadar mengikuti tren lalu tertinggal karena tidak tahu harus berinovasi seperti apa lagi ketika orang sudah mulai bosan, lebih baik bila kamu terus meningkatkan kepekaan akan nilai produk yang sedang kamu jual. 

Jadi, yang mana dari produk jualan yang nge-tren di atas yang menarik minatmu untuk mengembangkan bisnismu?

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP