fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Preloved: Seluk-beluk dan 12 Tips agar Jualannya Laris

Preloved

Bisnis preloved merupakan produk purnapakai berkualitas yang kembali naik daun. Apabila kalian ingat film serial Sex and The City,  Sarah Jessica Parker yang merupakan bintang utamanya mengenakan barang-barang preloved dan vintage.

Apakah potensi bisnis preloved bisa menjanjikan sebagai bisnis berkelanjutan di masa yang akan datang? Selain pakaian, apa saja barang preloved tersebut? Ulasan kami kali ini akan mengupas tuntas tentang seluk-beluk barang preloved tersebut.

Preloved, Pengertian dan Perbedaannya Dengan Barang Bekas

Kendati keduanya merupakan barang yang pernah terpakai, ternyata ada perbedaan besar antara barang pre-loved dan barang bekas (thrift). Tentu, kamu mengetahui terdapat simpang siur pemahaman tentang perbedaan preloved dan thrift. Bagi sebagian orang, keduanya sama saja, yaitu sama-sama menjual barang layak pakai. Padahal antara preloved dan thrift itu memiliki perbedaan yang mendasar.

Jika terkait bisnis, maka definisi preloved adalah menjual barang bekas. Namun, bukan bekas yang tidak layak pakai, tapi bisa berupa barang-barang bermerek, high class, yang pernah dipakai beberapa kali saja. Dengan kata lain, meski bekas, tapi tetap bernilai dan masih layak pakai. Pemilik barang preloved yang berpengalaman, menjual barang bermerek yang menjadi incaran penggemar koleksi barang branded dan langka.

Thrift merupakan barang second yang berasal dari luar negeri. Biasanya, berupa pakaian bekas. Harga jualnya cenderung sangat murah, dan kamu bisa membelinya dalam jumlah bal (karung besar). Di dalam satu bal barang second ini terdapat aneka bentuk, kadang kamu tak bisa memilih. Lantaran demikian, kamu mesti jeli melihat dan menemukan supplier terpercaya yang memberikan penawaran harga miring, sehingga laba yang dapat kamu ambil juga masih masuk akal.

Dari sisi pebisnis, menjual barang thrift shop juga sama-sama menguntungkan seperti barang pre-loved asal jumlah permintaannya tinggi. Soalnya, laba penjualan per satuan barang thrift itu terbilang rendah.

Kenapa Harus Jual Barang Preloved?

Jual barang pre-loved menjadi salah satu cara sukses jualan online a la anak muda di zaman ini. Latar belakang dari ramainya anak muda yang berlomba menjual barang miliknya sendiri, sebenarnya lebih dikarenakan adanya kampanye zero waste, sustainable living, dan gaya hidup minimalis. Namanya juga anak muda, pasti akan dinamis mengikuti tren yang berkembang. Tidak terkecuali dalam pilihannya berbisnis.

Namun sebenarnya, jual barang preloved ini memang menguntungkan, lho. Tidak ada salahnya kamu juga mencobanya. Adapun keuntungan yang akan kamu dapat dari bisnis barang pre-loved adalah:

  • Minim Modal

Anggap saja harga beli barang yang akan kamu jual sebagai barang pre-loved itu modal kamu, akan tetapi perlu diingat yang namanya barang dipakai pasti mengalami penyusutan. Jadi ya bisa dibilang tidak seutuh itu juga nominalnya. Selain barang itu sendiri, modal yang kamu butuhkan selanjutnya untuk berbisnis pre-loved bisa dikatakan minim.

Karena zaman sudah serba digital. Kamu hanya perlu menjualnya melalui toko online gratis yang ada. Cara buat website jualan saat ini sudah sangat mudah. Sama mudahnya dengan cara jualan online melalui platform e-commerce dan media sosial. Bahkan ada juga website jualan dengan domain gratis seperti LummoSHOP. Wah, sebuah keuntungan yang akan membuat modal kamu hampir mendekati angka nol!

  • Barang Lama jadi Lebih Bermanfaat

Daripada dibuang sia-sia, lebih baik dimanfaatkan dengan cara dijual kembali. Itu adalah salah satu yang membuat orang semakin yakin untuk berbisnis preloved.

  • Unik dan Langka

Jika kamu punya barang unik dan langka, harus dijaga dengan baik ya. Karena nilai investasinya bagus. Kamu bisa menjualnya sebagai barang preloved dengan harga jual yang sebanding. Jangan terlalu rendah, karena kamu punya kartu AS. Barang yang unik dan langka ini akan diburu oleh banyak orang, meskipun hanya barang layak pakai.

  • Banyak Peminat

Konsumen akan senang berbelanja barang pre-loved karena dapat membuat lebih berhemat. Jadi bisnis barang pre-loved ini secara tidak langsung menguntungkan kedua sisi, baik dari sisi penjual maupun pembeli. Tidak heran hal ini membuat bisnis pre-loved banyak peminatnya.

  • Pengalaman Menarik

Belanja barang pre-loved seperti mencari harta karun yang sifatnya untung-untungan. Sama halnya dengan membeli barang pre-loved, tidak semua barang layak pakai yang dijual di pasaran memang selayak itu. Tapi jika sampai yang ditemukan memang kondisinya bagus dan branded, tentu yang membeli akan merasa sangat senang. Itulah mengapa akan ada pengalaman menarik setiap berburu barang preloved.

  • Berkontribusi ke Lingkungan

Untuk mengurangi limbah dari barang bekas yang bahannya bisa beragam, tidak hanya limbah tekstil dari pakaian. Kamu dapat berkontribusi ke lingkungan dengan berbisnis barang pre-loved ini. Karena jual beli barang preloved sama dengan memperpanjang usia barang tersebut.

  • Mendukung Gaya Hidup Minimalis

Sedikit barang, banyak manfaat. Ini adalah gaya hidup yang tengah hadir di masyarakat Indonesia saat ini, terutama anak muda. Dengan membatasi jumlah barang yang dimiliki, akan membuat hidup lebih berkualitas. Karena tidak ada lagi yang namanya berlebihan dan boros. Cukup hidup dengan sedikit barang dan sesederhana mungkin tapi sesuai kebutuhan dan bermanfaat bagi kehidupan.

Kategori Barang Preloved

Untuk mulai usaha preloved, kamu harus mengetahui kategori apa saja yang bisa dijual agar dagangan-mu laris manis.

  1. Busana Preloved

Busana preloved sangat banyak peminatnya, karena banyak yang menyukai pakaian bermerek terkenal yang harganya murah. Pakaian preloved juga memiliki pasar tersendiri, sehingga kamu bisa menemukannya di beberapa daerah di tanah air. Misalnya, di Pasar Senen Jakarta. Kamu bisa dengan mudah menemukan kaus, tas, jas dan blazer, bahkan jaket kulit bermerek terkenal yang keren dengan harga terjangkau.

  1. Furnitur

Furnitur preloved menempati urutan kedua yang memiliki peminat tersendiri. Jika kamu memiliki furnitur lama yang sudah tak terpakai, menjualnya di toko barang bekas akan sangat menguntungkan. Kamu bisa mendapatkan furnitur baru dari hasil penjualan furnitur lamamu.

  1. Elektronik

Kebutuhan barang elektronik dan ponsel pintar tak dapat dimungkiri meningkat dengan pesat. Semua orang membutuhkan barang elektronik untuk berbagai keperluan, walaupun tak semuanya mampu membeli dengan harga sesuai pasaran. Banyak orang yang lebih memilih membeli bekas, asalkan masih bisa berfungsi dengan baik.

  1. Buku 

Preloved Buku-buku bekas masih memiliki banyak penggemar, terutama jika kamu punya hobi membaca dan memiliki banyak buku. Menjual buku lama menjadi solusi cerdas jika rak bukumu sudah mulai penuh.

Keuntungan menjual buku bekas terbilang baik, apalagi buku bertema tertentu seperti cara membuat kerajinan tangan, atau buku-buku musik dan diktat kuliah. Harga jualnya juga tak jatuh terlalu rendah dari harga beli baru.

  1. Peralatan Rumah Tangga

Banyak ibu rumah tangga yang mencari peralatan rumah tangga bekas, dan jenisnya pun tak terbatas. Mulai dari spring bed, panci, pemanggang roti listrik, oven, lemari es, AC, hingga mesin cuci dan vacuum cleaner.

Peluang Jual Beli Barang Preloved Dalam Bisnis

Kisah sukses dua mahasiswi International Business Management Binus University, yaitu Putri Nabila dan Qasyah Rahmani Febiyan bisa menjadi contoh sukses bisnis barang preloved.

Awalnya, kedua gadis ini iseng dengan membuat bisnis bernama Our Trashes. Mereka memulai bisnisnya dengan modal patungan sebesar Rp600 ribu. Semula, mereka mendapat inspirasi dari jejaring YouTube dan Pinterest. Banyak sekali yang mengenakan street wear bergaya vintage dan tampil keren.

Our Trashes merupakan bisnis daur ulang baju bekas dengan teknik tie-dye, yaitu teknik ikat celup atau teknik mewarnai kain dengan cara mengikat kain sebelum dilakukan pencelupan. Keduanya meyakini, bisnis ini memiliki nilai jual lebih yang menguntungkan. Apalagi, mengingat sulitnya mengatasi limbah fesyen. Dengan mendaur ulang pakaian bekas, secara tidak langsung, keduanya membantu dunia mengurangi limbah fesyen. Our Trashes kemudian berkembang hingga meraup omzet Rp60 juta per bulan.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Tips Agar Barang Preloved-mu Laris Manis

Kami sudah menyiapkan 12 tips yang dapat kamu aplikasi untuk usaha preloved. Adakah tips di bawah ini yang sudah kamu coba?

  1. Melakukan Sortir

Preloved Bisnis barang preloved mengharuskan kamu melakukan sortir atau pemilihan barang. Saat menyortir, kamu harus melakukan pemeriksaan berdasarkan:

    • Kondisi

Kamu mesti memastikan produk barang bekasmu masih dalam kondisi layak pakai, tidak cacat dan jika memungkinkan masih memiliki plastik pembungkus atau kardus.

    • Masa Pemakaian

Beri keterangan berdasarkan pemakaian, misalnya, belum pernah dipakai, dipakai sekali, dan seterusnya. Pemakaian juga bisa mempengaruhi harga beli, bukan?

    • Merek

Kelompokkan barang preloved-mu berdasarkan merek, karena selain memudahkan konsumen mencari, juga memudahkanmu menentukan harga. Apalagi, jika barang dagangan preloved-mu adalah barang high end!

    • Membuat Kategori

Kamu bisa mengelompokkan barang preloved-mu menjadi beberapa kategori agar konsumen lebih mudah mencari. Misalnya, kemeja, jeans, baju pesta, kaos, blazer, celana pendek dan lainnya.

  1. Pastikan Produk dalam Kondisi Terbaik

Jangan lupa untuk memastikan barang preloved-mu masih layak pakai, bagus dan sudah tercuci bersih. Begitu juga dengan produk selain pakaian, pastikan dalam kondisi bersih, rapi dan tak berbau. Jika masih ada kotak atau dust bag, masukkan ke dalamnya sehingga kebersihannya terjaga.

Kamu bisa bekerja sama dengan pelaku usaha lain, seperti tukang reparasi tas atau penjahit. Kamu juga boleh memasukkan semua produk preloved ke dalam binatu, sehingga kamu tahu dan memastikan barangmu ada dalam kondisi terbaiknya.

  1. Membuat Foto Barang Preloved yang Menarik

Menjual barang preloved tentu kamu harus mengandalkan penampilannya. Karena dengan penampilan berupa foto atau video, konsumen akan merasa nyaman dan lebih yakin untuk melakukan pembelian. Oleh sebab itu, berikan foto terbaik. Simak tips berikut untuk menghasilkan foto terbaik.

    • Buat foto yang seindah dan semenarik mungkin, jika diperlukan gunakan background yang mendukung.
    • Buat foto yang realistis, jangan terlalu banyak melakukan editing.
    • Fokuskan foto pada kelebihan barang preloved yang kamu tawarkan. Misal: tonjolkan kualitas barang, merek barang, atau keunikan lainnya yang membuat pembeli tertarik.
  1. Membuat Deskripsi Barang Preloved Dengan Jelas dan Apa Adanya

Konsumen akan lebih menyukai membeli barang preloved jika kamu memberikan deskripsi sejelas mungkin dan mudah dipahami oleh calon pembeli.

  1. Membuat Tag Harga

Konsumen akan menyukai jika mereka tahu berapa harga barang preloved yang mereka inginkan. Lantaran demikian, menentukan harga barang preloved adalah penting.

  1. Cara Menjual Barang Preloved Melalui Website Jualanmu

Kamu bisa menjual barang preloved dengan melakukan dua cara, yaitu melalui e-commerce atau jual sendiri melalui website jualan toko online-mu.

Menjual barang preloved melalui website jualanmu sendiri bisa membangun brand awareness dan bisnis yang baik dan tepercaya. Kamu bisa membuat tampilan barang preloved ini di website jualan online kamu. Pastikan ada fitur berupa katalog, bisa menerima pesanan hingga menyediakan metode pembayaran dan pengiriman.

  1.  Mempromosikan Barang Preloved Melalui Media Sosial

Salah satu agar barang preloved-mu banyak terjual adalah dengan mempromosikannya di WhatsApp, media sosial dan website. Jika belum memiliki website, kamu bisa menggunakan jasa platform yang bisa menampilkan katalog.

Ketika promosi, kamu bisa membuat program diskon dan menerapkan promo potongan harga yang bersifat tematik, seperti hari raya, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan tanggal-tanggal cantik lainnya.

Nah, ternyata menjual barang preloved tak terlalu sulit bukan? Mulai sekarang, jika ada barang yang tak lagi kamu inginkan, jual saja di akunmu!

    • Beri Harga yang Sesuai

Menentukan harga adalah tahap krusial dalam bisnis toko online. Cara menentukan harga barang preloved adalah sebagai berikut:

    • Masa Pemakaian

      Kamu sudah memisahkan barang preloved sesuai pemakaian. Hal tersebut juga penting untuk menentukan harga barang. Untuk barang yang tidak pernah dipakai, bisa dibanderol dengan harga yang mahal, atau bahkan kamu bisa menerapkan sistem negosiasi. Kemudian diikuti dengan barang sekali pakai, kemudian dua kali pakai dan seterusnya. 

    • Merek

      Semakin ternama mereknya, high end, dan limited edition, tentu kamu bisa menetapkan harga tinggi bahkan menerapkan sistem negosiasi. Tidak menutup kemungkinan kamu bisa menjual lebih tinggi daripada harga belinya semula. 

Kemudian setelah merek paling ternama tersebut, bisa diikuti oleh merek yang berada pada lapis berikutnya. Demikian seterusnya. 

    • Riset

      Kamu juga bisa melakukan riset sebelum menetapkan harga. Riset yang paling terpercaya saat ini tentu lewat internet. Dari hasil riset tersebut, kamu bisa menetapkan harga yang sesuai untuk barang preloved-mu.

  1. Tambahkan Tulisan yang Menarik

Gambar tidak lengkap tanpa dilengkapi dengan tulisan yang menarik. Pergunakan ilmu copywriting jika diperlukan untuk menarik minat calon pembeli. Kamu juga harus memaksimalkan penggunaan atau tagar, karena dengannya produk preloved-mu akan lebih mudah dicari. Ini juga merupakan cara sukses jualan online yang perlu dilakukan jika berjualan item fashion.

  1. Jual di e-Commerce Melalui Website Jualanmu

Setelah menetapkan harga, tentu kamu harus menjualnya, dengan melakukan dua cara, yaitu melalui e-commerce atau jual sendiri melalui website jualan toko online-mu. 

    • Jual melalui e-commerce adalah cara jualan online barang preloved yang mudah. Caranya tinggal kamu mendaftar, kemudian sudah bisa jualan. Sayangnya, ini bukan cara sukses jualan online terbaik untuk bisnis barang preloved-mu. Karena di e-commerce ada potongan untuk komisi. Oleh karena itu, perlu alternatif jualan online, yaitu dengan membuat website jualan sendiri. 
    • Jual melalui website jualanmu sendiri. Cara jual barang bekas, juga bisa melalui website jualanmu sendiri. Dengan cara tersebut, kamu bisa membangun brand bisnis yang lebih baik dan terpercaya. Apalagi kalau website jualan online kamu bukan hanya berperan sebagai katalog, tapi juga bisa menerima pesanan hingga menyediakan metode pembayaran dan pengiriman.
  1. Jual dan Bagikan di Media Sosial

Cara sukses jualan online saat ini adalah penggunaan media sosial. Jika kamu sudah meng-install LummoSHOP, kemudian membuat website jualan untuk toko online gratis berdomain gratis, maka tugasmu berikutnya adalah menjualnya lewat media sosial.

Caranya sangat mudah, selalu cantumkan link toko online-mu pada postingan di media sosial. Dengan segera pembelimu akan diarahkan ke website jualanmu di LummoSHOP. Itu adalah cara jualan online yang efektif, memberi kemudahan untuk terhubung langsung, dari media sosial ke website jualan berupa toko online.   

Dengan LummoSHOP, kamu tidak perlu memahami cara buat website jualan. Semua mudah dan praktis. Maka aplikasi LummoSHOP adalah cara jual barang bekas yang tepat. Sehingga ide usaha jualan online-mu bisa terwujud. 

  1. Lakukan Promo

Berjualan selalu butuh promo. Toko online barang preloved-mu juga butuh promo, agar lebih banyak orang tahu tentang bisnismu, dan itu adalah cara jual barang bekas yang lebih efektif. Karena jualan barang preloved termasuk ide usaha jualan online yang tergolong baru.

Berikut adalah model-model promo yang bisa kamu terapkan di website jualanmu. 

    • Buat teaser untuk barang yang akan datang. Teaser ini fungsinya untuk membuat orang penasaran dan semakin besar keinginan untuk memiliki. Cara sukses jualan online satu ini, terbukti efektif. Karena orang yang menunggu akan memfokuskan energinya kepada keinginannya tersebut.
    • Buat diskon. Ada beragam diskon yang bisa kamu terapkan seperti: diskon harga, hari diskon, flash sale dan masih banyak lainnya. Kamu bisa menerapkan promo potongan harga yang bersifat tematik, seperti misalnya Hari Raya, Hari Kemerdekaan, dan tanggal-tanggal cantik lainnya.
  1. Ikut Berpartisipasi dalam Event dan Libatkan Influencer

Kini, terutama di kota-kota besar, makin banyak event untuk penjualan barang preloved. Kamu bisa mengikuti event tersebut, sambil mem-branding toko onlinemu. Jika kamu memiliki cukup dana atau punya kenalan influencer, ajak mereka untuk turut memperkenalkan barang-barang preloved-mu yang berkualitas.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya

Published by Gustia Martha Putri

Senior Content Writer at LummoSHOP