fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Reels Instagram dan TikTok untuk Promosi, Ini Cara Memanfaatkannya

reels instagram & tiktok 01

Reels Instagram dan TikTok merupakan media sosial yang cukup populer saat ini. Keduanya bahkan berpotensi membuat upaya promosi bisnis kamu semakin moncer.

Salah satu daya tarik kedua media sosial itu adalah pada fitur dan efeknya. Keduanya cukup memudahkan pengguna untuk berekspresi melalui konten-konten visual. Bila kamu para pebisnis berkreasi melalui pembuatan konten visual di kedua media sosial tersebut, tentunya bisa mendongkrak upaya-upaya promosi juga. 

Terlebih lagi dengan adanya tombol like, comment, dan share. Fitur tersebut bisa membuat keterkenalan produk lebih luas dan masif. Bagi seorang pebisnis sepertimu, mencoba mengenali kedua media sosial ini tentu jadi hal wajib.

Baca juga: Tools Wajib Punya Buat Promosi Jualan Online

Perbedaan Video Reels Instagram dan TikTok

Sebagai media berbagi video yang populer saat ini, Reels Instagram dan TikTok bersaing untuk meningkatkan fitur-fiturnya. Tidak heran jika hasil video yang ada saat ini semakin terlihat lebih profesional. Meskipun sekilas Reels Instagram dan TikTok terlihat serupa, namun ada perbedaan-perbedaan tertentu dari keduanya. Simak perbedaannya berikut ini. 

Reels Instagram merupakan fitur terbaru dari Instagram berupa unggahan video  berdurasi 15 detik hingga 1 menit. Video ini bisa bisa memodifikasi bersama-sama AR (augmented reality) text, stiker, dan musik dari pengguna. Bahkan, kamu juga bisa memperlambat atau mempercepat videonya.

Berbeda dengan Instagram Story yang hanya bertahan 24 jam, Reels Instagram bisa tersimpan dalam feed secara permanen. Selain itu, Instagram juga memiliki fitur Reels Explore Feed yang membuat bisnismu bisa menjangkau pemirsa lebih luas. Serta yang tidak kalah penting, reels membantu membuat video produk serta brand-mu terlihat lebih menarik. Menurut Robert Miller, co-founder dari Future Electronics Co., Reels Instagram memiliki conversion rate (persentase pengaruh posting) sebesar 1,85 % terhadap total jumlah pembelian produk yang telah terunggah di Instagram.

Baca juga: Kiat Bangun Branding Bisnis di Media Sosial

Sementara video TikTok kurang lebih memiliki kesamaan dengan Reels Instagram. Hanya saja, durasinya lebih panjang, yakni 15 detik hingga 3 menit. TikTok juga memiliki fitur For Your Page (FYP) yang bisa menjangkau pasar lebih luas. 

Selain itu, Tiktok juga menawarkan akun TikTok bisnis yang memiliki fitur untuk mendukung bisnismu. Kamu bisa mengetahui trending content. TikTok ads, live, filter voice, dan sebagainya merupakan fitur-fitur yang ada pada TikTok bisnis.

reels instagram & tiktok 03

Memanfaatkan Reels Instagram dan TikTok untuk Branding

Sebuah bisnis yang memiliki branding kuat, tidak hanya akan menarik banyak konsumen, tetapi juga mampu bersaing di tengah gempuran kompetitor. Branding yang kuat ini akan semakin berdaya dengan adanya video di Reels Instagram dan TikTok. Terlebih lagi konten-konten visual hasil keduanya bisa membentuk jejak digital permanen. Jejak permanen itu bisa membuat keterkenalan sebuah brand di konsumen bertahan lama. 

Selain berpotensi memperkuat branding, terdapat sejumlah manfaat lainnya dari Reels Instagram dan TikTok bagi bisnismu, seperti :

      1. Media kolaborasi bisnis

Jika dulunya bisnismu hanya berkutat pada produkmu sendiri, maka dengan memanfaatkan Reels Instagram dan TikTok, kamu bisa berkolaborasi dengan para content creator untuk membangun brand bisnismu.

Jika content creator yang kamu pilih dianggap bisa memberikan dampak edukasi ataupun hiburan, maka dengan mudah orang lain akan membagikannya. Tentu hal ini akan berpengaruh terhadap branding mu dan juga branding sang content creator.

     2. Meningkatkan Followers

Tidak bisa dipungkiri bahwa jumlah followers ikut menentukan keberhasilan sebuah branding bisnis. Jika video yang kamu unggah menarik, maka traffic pengunjung akan ikut naik. Tentunya hal ini akan berpengaruh pada kenaikan jumlah followers.

Umumnya, calon konsumen akan meningkat rasa percayanya seiring dengan munculnya konten-konten dari brand tersebut. Karena itu, produksi konten visual itu haruslah memiliki kualitas yang baik. Selain itu, dapat mewakili “suara” dari produk, jasa, atau layanan yang sedang kamu tawarkan.

Baca juga: Cara Bikin Followers jadi Pelanggan Setia

     3. Memperkuat karakter sebuah brand

Pemilihan konten yang kreatif akan membuat audience terus mengikuti video-video lebih dalam. Bagaimanapun, video ini tetap perlu fokus dalam upaya promosi produk, jasa, atau layanan. Jika para penonton menyukai videomu, maka dengan mudah mereka akan membagikannya di media sosial. Artinya, beriklan secara gratis telah kamu dapatkan. 

Ketiga manfaat tersebut, tentu akan meningkatkan nilai tambah brand kamu. Jadi, jangan segan untuk memperkenalkannya kepada dunia lewat video reels Instagram dan TikTok. Namun, sebelum itu, kamu harus tahu kiat-kiat memanfaatkan kedua aplikasi ini. Agar hasil yang didapatkan lebih powerfull.

Image: seorang perempuan menawarkan produk lewat media sosial

reels instagram & tiktok 02

9 Cara Memanfaatkan Reels Instagram dan TikTok untuk Promosikan Bisnismu

Promosi bisnis, tak melulu soal konten jualan. Kamu butuh strategi khusus untuk tetap mempromosikan bisnismu tanpa membuat calon konsumen merasa dijuali sesuatu.

Berikut 9 cara memanfaatkan reels Instagram dan TikTok versi LummoSHOP :

     1. Pahami ketentuan video reels Instagram dan TikTok

Salah satu ketentuan dari kedua media sosial tersebut adalah tentang durasinya. Konten reels Instagram dan TikTok memiliki durasi maksimal. Pahami ketentuan ini untuk memudahkan pembuatan videomu. Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan target pasar agar promosimu tepat sasaran.

     2. Bagikan konten edukatif

Pebisnis ada juga yang memakai konten edukatif untuk memperkenalkan produknya. Mereka menilai cara ini ampuh untuk meningkatkan animo masyarakat. Misal, jika bisnis yang kamu rintis adalah penerbitan buku. Maka, kamu bisa membuat konten edukasi tentang kata-kata di KBBI, lalu jabarkan maksudnya. Bisa juga dengan menampilkan tokoh-tokoh literasi di masa lampau lalu ceritakan bagaimana sepak terjangnya dulu.

     3. Tampilkan video behind the scene

Disadari atau tidak, melihat video behind the scene sebuah produk akan membuat calon konsumen semakin dekat dengan kamu. Bukan berarti membuka rahasia, cukup sekedar video saat proses produksi misalkan. Sebagai contoh, jika kamu seorang pengusaha garmen, maka kamu bisa perlihatkan proses pembuatan, pengukuran, pemotongan, proses jahit, dan sebagainya. Harapannya, konsumen akan semakin paham dengan proses di balik layar, sehingga akan lebih menghargai sebuah produk.

     4. Storytelling tentang bisnis

Setiap bisnis memiliki perjalanannya masing-masing. Ada yang pernah tertipu, ada yang rusak, tidak sesuai standar pasar, hingga pada akhirnya gulung tikar. Karena itu bercerita tentang cikal bakal perusahaan tentu menarik untuk dilakukan.

Kamu bisa bercerita tentang sejak kapan kamu memutuskan untuk berbisnis, bagaimana kamu mendapatkan ide produk atau jasa ini, bagaimana cara mempromosikan produk, dan sebagainya. Konten seperti itu berpeluang menjadi populer.

Baca juga: Promosi Beragam Sales Channel Lewat Satu Link dengan LummoPage

     5. Buat cerita pendek

Akhir-akhir ini, cerita pendek di reels Instagram dan Tiktok sedang digemari. Bahkan ada beberapa content creator yang memang khusus terjun untuk jenis konten satu ini. Nah, kamu bisa juga melakukan hal yang sama. Tak perlu banyak orang. Cukup satu orang dengan karakter yang berbeda-beda, sudah bisa menguatkan karakter  cerita yang kamu buat.

Lalu, bagaimana promosinya? Ada dua hal yang bisa kamu lakukan. Bisa dengan memasukkan bisnismu ke dalam cerita. Misal tentang edukasi produknya. Atau bisa juga dengan hanya menjadikannya sebagai properti. Misalnya produk parfum, fashion, dan lainnya.

     6. Pakai hashtag challenge

Di TikTok, ada fitur hashtag challenge yang bisa diikuti oleh penggunanya. Namun, sebelum kamu ikut andil di sana, lebih baik kamu sudah memiliki hashtag pribadi yang kuat dan kamu sering menggunakannya. Cara ini bisa mendongkrak brand awareness dan mempromosikan bisnismu.

Nah, jika hashtag mu sudah mulai dikenal audience, kamu bisa membuat hashtag challenge sendiri. Padukan dengan giveaway untuk membuat brand mu semakin dikenal.

    7. Gunakan caption yang menjual

Tentang caption ini, TikTok dan Instagram memiliki perbedaan yang signifikan. Pada aplikasi TikTok kamu dituntut untuk membuat caption singkat tapi unik. Sementara di Instagram, kamu bisa lebih berkreasi dengan memberikan info produk yang lebih lengkap. 

     8. Gunakan filter, effect, dan sound yang sedang tren

Baik Reels Instagram dan TikTok, keduanya sama-sama menghadirkan filter, effect, dan sound untuk penggunanya agar lebih bebas berkreasi. Pilih dan sesuaikan dengan brand kamu agar tetap relevan.

     9. Konsisten posting

Instagram secara resmi mengatakan bahwa untuk meningkatkan engagement, dianjurkan untuk posting setiap hari. Begitu pula dengan TikTok, kamu dianjurkan konsisten posting setiap hari sesuai dengan niche mu agar pihak Tiktok juga lebih mudah untuk merekomendasikannya.

Konsisten posting ini juga akan membuat kamu lebih luwes mengetahui konten mana yang disukai audience sehingga jangkauan target juga semakin luas.

Baca juga: Teknik Editing Foto dan Konten untuk Banner Promo/Diskon

Itulah 9 cara yang bisa kamu lakukan untuk mempromosikan bisnismu agar bisa bersaing di dunia digital. Jangan lupa untuk mengenal target market di media sosialmu agar kamu lebih mudah mempromosikan bisnismu di aplikasi tersebut. 

Menggunakan fitur video Reels Instagram dan TikTok untuk keperluan bisnis memang pilihan yang tepat. Asal kamu tahu caranya, durasinya, dan rentang usia targetmu. Karena promosi bisnis yang berhasil bergantung pada pemahaman pebisnis. 

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP