fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Revenue dan Strategi Meningkatkannya, Ini Ulasan Lengkapnya

Revenue

Bisnis tergolong berhasil apabila mampu menghasilkan revenue atau pendapatan yang meningkat dari tahun ke tahun. Namun, sering kali, pebisnis hanya fokus untuk mengejar keberhasilan dan lupa menjaga pentingnya kondisi keuangan perusahaan.

Menurut Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), revenue atau pendapatan adalah penghasilan yang timbul dalam pelaksanaan aktivitas entitas yang normal. Banyak pihak mengenalnya dengan berbagai istilah seperti penjualan, imbalan, bunga, dividen, royalti, dan sewa.

Metode Akuntansi Revenue

Pada laporan keuangan, tepatnya laporan laba rugi, pendapatan berada pada bagian teratas dan sifatnya masih berupa pendapatan bruto. Ada berbagai cara untuk menghitung pendapatan tergantung pada metode akuntansi yang masing-masing gunakan. Terdapat dua metode pencatatan, yaitu yang berbasis akrual dan yang berbasis kas. 

  • Pendapatan Berbasis Kas

Ia adalah pencatatan pendapatan perusahaan yang kamu lakukan saat pembayaran telah selesai. Cara pencatatan dan pengakuan pendapatan metode ini memang lebih sederhana sehingga banyak pebisnis kecil terapkan. Meskipun begitu, kamu lebih baik menggunakan metode pencatatan berbasis akrual agar dapat menunjukkan kondisi keuangan sesungguhnya.

  • Pendapatan Berbasis Akrual

Pencatatan pendapatan itu saat terjadinya transaksi meskipun belum terjadi pembayaran. Pendapatan akan perusahaan akui ketika memiliki hak untuk melakukan penagihan dari penjualan. Pada pencatatan berbasis akrual ini juga akan muncul estimasi piutang tak tertagih, karena pendapatan sudah bisa perusahaan akui padahal kas belum ia terima.

Pembagian Revenue

Revenue

Dalam dunia akuntansi bisnis, pendapatan terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu pendapatan operasional dan non-operasional. Simak penjelasannya di bawah ini.

  1. Pendapatan Operasional

Revenue ini adalah hasil dari aktivitas normal perusahaan. Pendapatan operasional bervariasi tergantung pada sifat bisnis yang berjalan. Ada pun beberapa contoh dari pendapatan operasional pada umumnya adalah:

    • Penjualan: Penghasilan karena terjadinya pertukaran produk dengan uang tunai atau setara kas
    • Sewa: Penghasilan karena terjadinya perjanjian sewa menyewa yang ditukar dengan uang tunai atau setara kas atau penggunaan aset oleh pihak lain yang dibayar secara tunai atau setara kas
    • Layanan konsultasi: Penghasilan karena terjadinya pemberian layanan profesional. Aktivitas entitas normal yang mendapat penghasilan dari layanan konsultasi, misalnya firma hukum.
  1. Pendapatan Non-Operasional

Pendapatan dari aktivitas perusahaan yang tidak terkait dengan aktivitas normal atau selain inti operasi bisnis. Selain itu, bisa juga penghasilan yang terkadang berasal dari transaksi yang tidak berulang atau tidak terduga. Adapun, beberapa contoh dari pendapatan non-operasional pada umumnya adalah:

    • Pendapatan bunga: Mencakup bunga rekening bank dan bunga yang perusahaan peroleh dari piutang atau kontrak lainnya. Pada faktanya, hampir semua perusahaan mendapatkan pendapatan non-operasional dari bunga. Meskipun jumlahnya tidak fantastis, kamu tetap harus mengakui pendapatan tersebut dan mencatatnya.
    • Penjualan aset atau peralatan: Contoh dari pendapatan yang tidak terulang atau tidak terduga

Perbedaannya dengan Income 

Untuk dapat lebih memahami bagaimana sistem kerja laporan keuangan perusahaan, kamu terlebih dulu harus bisa membedakan yang mana termasuk revenue dan yang mana termasuk income. Ia merupakan laba bersih yang perusahaan dapatkan. Jadi, income baru bisa kita hitung setelah jumlah keseluruhan pendapatan telah dikurangi seluruh biaya operasional perusahaan. Posisi income pada laporan keuangan berada di paling bawah.

Cara Menghitung Revenue

Terdapat tiga cara dalam menghitung pendapatan. Adapun penjelasannya ada di bawah ini.

  1. Total Pendapatan (TR)

Rumus untuk mencari total pendapatan perusahaan adalah:

TR = harga jual x jumlah produksi

  1. Pendapatan Rata-Rata (AR)

Rumus untuk mencari pendapatan rata-rata perusahaan adalah:

AR = TR : jumlah produk terjual

  1. Pendapatan Marginal (MR)

Pendapatan marginal merupakan pendapatan tambahan karena adanya tambahan pada tiap unit barang yang kamu jual. Adapun, rumus untuk mencari pendapatan marginal perusahaan adalah:

MR = Tambahan TR : tambahan jumlah barang yang terjual

Cara Menghitung Income

Terdapat dua cara dalam menghitung income, yaitu:

  1. Laba Kotor (GP)

Rumus untuk mencari gross profit atau laba kotor adalah:

GP = jumlah laba bruto : total penjualan

  1. Laba Bersih (NP)

Rumus untuk mencari nett profit atau laba bersih adalah:

NP = total laba bersih : total penjualan

Hubungannya dengan Aktivitas Bisnis

Revenue

Perusahaan memiliki tiga kunci aktivitas bisnis yang perlu perhatian khusus langaran berkaitan dengan kesuksesan perusahaan dalam mengejar pendapatan, di antaranya:

Harga Jual Produk

Ketika perusahaan tidak bisa menentukan harga jual produk dengan tepat, tentu akan berdampak pada pendapatan. Sebab pendapatan perusahaan bergantung pada aktivitas utama perusahaan, yaitu penjualan. Yang harus perusahaan perhatikan dalam menentukan harga jual adalah nilai titik impasnya, daya beli konsumen, dan tren pasar.

Yield Manajemen

Metode pricing pada waktu yang tepat ini bergantung pada lima hal, yaitu:

  • Cost atau berapa harga produk atau layanan yang diberikan ke konsumen
  • Calendar atau kapan dan berapa lama konsumen dapat mengakses produk atau layanan
  • Clock atau kapan dan berapa lama produk atau layanan ditawarkan ke konsumen
  • Capacity atau berapa banyak layanan yang dapat konsumen peroleh
  • Consumer demand atau berapa banyak permintaan konsumen

Pebisnis harus dapat mengoptimalkan metode pricing yang dapat menyajikan harga berbeda pada waktu berbeda ini secara tepat. Sehingga, pendapatan juga dapat menghasilkan nilai yang optimal.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Aktivitas Pemasaran

Pemasaran produk tentu sangat berkaitan erat dengan pendapatan. Sebab ketika tidak ada yang mengenal produkmu, tentu kamu juga tidak akan mendapat penghasilan darinya. Maka dari itu kamu harus memikirkan strategi pemasaran yang dapat meningkatkan penjualan agar pendapatan bisnismu baik.

Strategi untuk Meningkatkan Revenue

Ada beberapa strategi yang dapat kamu lakukan dalam meningkatkan pendapatan, di antaranya:

  • Lakukan pengecekan secara rutin terhadap arus kas perusahaan.
  • Pastikan kamu sudah mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran secara tepat.
  • Tingkatkan nilai jual produk.
  • Minimalkan biaya pengeluaran yang tidak signifikan.

Perusahaan Memiliki Pendapatan Positif dengan Laba Negatif

Mengutip dari pernyataan Investopedia, memang benar adanya jika perusahaan bisa saja memiliki nilai pendapatan yang positif sementara nilai laba bersihnya justru negatif. Seperti sudah dibahas sebelumnya, jika pendapatan dan laba bersih merupakan dua hal yang berbeda.

Bayangkan, jika total biaya yang perusahaan keluarkan selama memproduksi ternyata nilainya melebihi total pendapatan. Tentu laba bersih akan menunjukkan nilai negatif. Maka dari itu, lebih baik perusahaan menggunakan pencatatan akuntansi dengan berbasis akrual agar semua pengakuan pos akun tercatat secara real-time dan benar-benar menunjukkan kondisi keuangan perusahaan sebenarnya.

5 Contoh Badan Usaha Milik Negara Indonesia dengan Pendapatan Tinggi

Berdasarkan data dari Tempo, pada kuartal III tahun 2021 lalu, terdapat lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat pendapatan paling tinggi. Berikut datanya berdasar urutan peringkat:

  1. PT Pertamina (Persero) dengan pendapatan sebesar Rp548,29 triliun.
  2. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan pendapatan sebesar Rp269,87 triliun.
  3. Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan pendapatan sebesar Rp119,94 triliun.
  4. Telkom Indonesia dengan pendapatan sebesar Rp106,04 triliun.
  5. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan pendapatan sebesar Rp105,86 triliun.

Pendapatan dengan nilai yang fantastis memang harapan semua perusahaan. Namun, langkah awal yang bisa kamu lakukan tentu bermula dari hal sederhana, yaitu dengan memastikan kegiatan perusahaan berjalan efektif dan efisien. Setelahnya, kamu bisa menyusun strategi untuk meningkatkan pendapatan perusahaan secara bertahap hingga dapat menggapai mimpi menjadi perusahaan dengan pendapatan yang fantastis tadi. 

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca juga artikel terkait lainnya