fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Selamat Hari Bumi! Pengusaha UMKM Bisa Ikut Peduli Lingkungan, Lho!

selamat hari bumi 01

Berbisnis jadi pengusaha UMKM bisa ikut peduli lingkungan, lho. Kita harus lebih peduli pada lingkungan, karena suhu bumi dari tahun ke tahun terus meningkat. Karena itu sudah saatnya pengusaha UMKM sepertimu ikut ambil bagian dalam gerakan peduli lingkungan. Kelestarian bumi adalah tanggung jawab kita bersama. 

Sebagai pengusaha UMKM, kamu harus berani menjadi contoh terdepan dan menjadi penggerak bagi masyarakat dalam aksi peduli lingkungan. Tren perusahaan go green di luar negeri sudah dimulai sejak cukup lama. Sementara kita sebagai pengusaha UMKM di negara yang berada di urutan ke delapan dengan hutan terluas jangan mau ketinggalan. Mari berikan kontribusi yang terbaik untuk bumi kita.

Sebagai pengusaha UMKM, banyak hal yang bisa dilakukan dalam aksi ikut peduli lingkungan. Baik yang menyangkut lingkungan di sekitar kegiatan usaha, maupun produksi hasil usaha dari UMKM itu sendiri. Berikut ini 9 hal yang bisa kamu lakukan sebagai pengusaha UMKM untuk ikut peduli lingkungan:

1. Tempat usaha ramah lingkungan

Seorang pengusaha UMKM yang peduli lingkungan tentunya harus memperhatikan tempat usahanya. Misalnya dari segi gedung bangunan, maka kamu perlu memperhatikan apakah bangunan tersebut ramah lingkungan. Desain ruangan dengan pencahayaan yang terang tanpa harus menyalakan lampu di siang hari, banyak bukaan adalah beberapa contohnya. Bangunan yang ramah lingkungan juga perlu memperhatikan sirkulasi udara yang baik, sehingga bisa meminimalkan penggunaan alat pendingin ruangan seperti AC maupun kipas angin. 

Material bangunan peduli lingkungan yang terbuat dari bahan hasil daur ulang juga sudah semakin mudah didapatkan. Sehingga makin banyak bahan bangunan yang bisa kita manfaatkan untuk kebutuhan tempat usaha ramah lingkungan. Misalnya papan kompostit yang terbuat dari limbah serabut kelapa dan jerami, paving block dari limbah botol plastik, dan lain-lain. Dari segi interior interior, kamu juga bisa menggunakan perabotan ramah lingkungan yang terbuat dari barang-barang bekas seperti drum bekas, ban bekas, atau furnitur yang terbuat dari bahan bambu,

2. Kemasan ramah lingkungan

Pengusaha UMKM yang bergerak di industri kuliner, kamu harus benar-benar memikirkan tentang kemasan makanan yang ada. Karena sampah terbesar dari usaha kuliner yang paling sering menyebabkan kerusakan lingkungan adalah sampah dari sisa kemasan. Pengusaha UMKM kuliner bisa ikut peduli lingkungan dengan memilih kemasan yang ramah lingkungan. Mulailah mengganti kemasan berbahan plastik dengan kemasan ramah lingkungan seperti kertas. Jika terpaksa menggunakan kemasan berbahan plastik, maka usahakan menggunakan plastik yang dapat didaur ulang. 

3. Membiasakan paperless

Pengusaha UMKM tentu berurusan dengan sistem administrasi yang menyangkut usahanya. Simpan semua catatan administrasi dalam bentuk file digital dan disimpan di cloud agar bisa diakses dari mana saja. 

Terkait kegiatan promosi atau pemasaran, sekarang adalah zamannya digital jadi lakukan promosi melalui media sosial atau media digital lainnya. Selain bisa mendapatkan respon yang cepat dari konsumen, cara ini bisa membuatmu jadi pengusaha UMKM yang ikut peduli lingkungan. Tinggalkan materi promosi dalam bentuk cetak seperti pamflet atau brosur yang dibagi-bagikan di pinggir jalan atau pintu masuk mal hampir karena hal tersebut sudah tidak efektif lagi. 

selamat hari bumi 024. Alat transportasi listrik

Pengusaha UMKM yang memiliki beberapa karyawan bisa ikut peduli lingkungan dengan menggunakan sepeda atau motor listrik sebagai armada transportasi karyawannya. Perusahaanmu akan terlihat lebih bonafide karena telah menunjukkan komitmen sebagai pengusaha UMKM yang peduli lingkungan.

Karena itu kamu perlu juga memperhatikan ketika merekrut karyawan. Cobalah untuk memprioritaskan karyawan yang bertempat tinggal dekat dengan tempat usahamu. Dengan jarak tempuh yang dekat, karyawan bisa mempertimbangkan agar pergi dan pulang ke tempat kerja dengan menggunakan sepeda. Makin peduli lingkungan, bukan?

5. Pemisahan sampah organik dan non-organik

Menyediakan tempat yang terpisah untuk sampah organik dan non-organik adalah salah satu bentuk peduli lingkungan yang masih perlu digalakkan lagi di kalangan pengusaha UMKM. Hal tersebut akan mempermudah pertugas sampah dalam menyortir sampah-sampah organik yang bisa diolah menjadi kompos ataupun sampah non-organik yang bisa dimanfaatkan lagi untuk daur ulang.

6. Merchandise atau giveaway dari limbah

Untuk meningkatkan penjualan atau brand awareness, pengusaha UMKM seringkali melakukan promosi dengan membagi-bagikan merchandise atau giveaway kepada konsumennya. Sebagai pengusaha UMKM yang bisa ikut peduli lingkungan, cobalah membuat merchandise unik yang terbuat dari bahan-bahan daur ulang yang berasal dari limbah produksi, misalnya boneka dari kain perca, buku catatan mungil dari kertas daur ulang, tote bag dari serat linen dan lain-lain.

7. Menggunakan teknologi ramah lingkungan

Pengusaha UMKM bisa ikut peduli lingkungan dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan dalam kegiatan usahanya. Produk teknologi yang ramah lingkungan saat ini semakin banyak dan semakin terjangkau harganya. Penggunaan teknologi yang dimaksud tidak harus mesin-mesin canggih berteknologi tinggi, melainkan  produk-produk yang lahir dari teknologi yang diciptakan dalam rangka mengatasi krisis lingkungan di dunia ini.

Apa saja teknologi ramah lingkungan itu? Misalnya menggunakan turbin ventilator untuk menyejukkan ruangan sehingga tidak memerlukan air conditioner, menggunakan biodiesel untuk mesin-mesin produksi berbahan bakar solar, memasang instalasi panel surya sebagai sumber listrik di tempat usaha dan masih banyak lagi.

8. Guna ulang limbah sebagai bahan baku produksi

Pengusaha UMKM yang peduli lingkungan harus jeli dan kreatif dalam menciptakan produk-produk yang memanfaatkann limbah limbah yang ada di sekitar untuk diolah sebagai bahan baku produknya. Karena ternyata banyak limbah yang dapat diolah kembali dan memiliki nilai tinggi, bahkan hasilnya bisa dieskspor sampai ke luar negeri. Misalnya arang briket yang dibuat dari limbah serabut dan tempurung kelapa.

Tahukah kamu, arang briket asal Indonesia kini menjadi primadona di negara-negara pengimpor arang briket? Hal tersebut terjadi karena kualitas arang briket Indonesia yang sangat baik dan jumlahnya banyak. Seperti yang dilakukan oleh Sudirman, pengusaha UMKM asal Mandar, Sulawesi Selatan. Kisahnya bahkan diterbitkan dalam Warta Ekspor di edisi Agustus 2020. Ia bahkan sampai mampu mengekspor 3 kontainer arang briket seberat 75 ton per bulannya ke Yordania. Usahanya ini sangat menginspirasi dan bisa kamu tiru.   

9. Mengadakan program kegiatan peduli lingkungan

Salah satu cara pengusaha UMKM bisa ikut peduli lingkungan adalah dengan mengadakan kegiatan bermanfaat untuk masyarakat. Bentuk kegiatannya bisa berupa dorongan moral maupun material untuk mereka yang membutuhkan. Donasikan sebagian hasil usahamu untuk mendukung program peduli lingkungan. 

Bahwa sebagian masyarakat kita belum betul-betul melek terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup memang sebuah kenyataan yang ada di depan mata. Banjir masih saja terjadi karena kebiasaan membuang sampah sembarangan. Tanah longsor juga kerap melanda beberapa daerah karena penebangan hutan liar, sehingga merusahk ekosistem di sekitar lahan/daerah tersebut.

selamat hari bumi 03Untuk memperbaiki kondisi lingkungan, kita perlu melakukan edukasi dan sosialisasi yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Saat ini banyak komunitas dan kelompok pemerhati lingkungan yang bisa kamu ajak berkolaborasi dalam kegiatan baik seperti ini.

Cara untuk lebih peduli pada lingkungan tentunya tidak terbatas pada 9 hal di atas. Masih banyak lagi ide kreatif dan inspiratif yang bisa kamu lakukan sebagai pengusaha UMKM bisa ikut peduli lingkungan. Ini adalah bentuk tanggung jawabmu dalam membantu kelestarian lingkungan yang hasilnya akan sangat bermanfaat hingga generasi mendatang. 

Gimana? Ingin memulai bisnis yang peduli lingkungan? Coba cek artikel berikut ini! Tertarik Mulai Bisnis Ramah Lingkungan? Brand Ini Bisa Jadi Inspirasimu

Published by Emilia Natarina

Content Marketing LummoSHOP