fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Selamat Hari Kartini, Ini Inspirasi dari 8 Pengusaha Perempuan Indonesia

pengusaha perempuan

Terima kasih Ibu Kartini, berkat perjuanganmu memberdayakan perempuan, kini semakin banyak pengusaha perempuan yang merintis dan mendominasi bidang bisnis. Berikut adalah beberapa nama pengusaha perempuan Indonesia yang sukses yang bisa menginspirasimu.

Talita Setyadi – CEO Beau Bakery

Pengusaha perempuan Indonesia lulusan Le Cordon Bleu, Paris Perancis ini memulai bisnis pastry sejak tahun 2015 dengan mendirikan Beau Bakery. Talita berkomitmen menyajikan roti lezat tanpa bahan kimia seperti pengawet, perisa, dan pewarna buatan. Beau Bakrey merupakan pelopor roti sehat dan pastry khas Eropa di Jakarta. Kemampuan dan keuletannya menjalankan usaha ini telah berbuah manis. Tak hanya telah menciptakan lebih dari 100 varian pastry, Talita Setyadi juga telah mempekerjakan 96 karyawan. Namanya pun telah masuk ke dalam daftar 30 Under 30 kategori The Arts versi Forbes. 

Helga Angelina – Co-Founder Burgreens

Seringkali kita mendapatkan inspirasi usaha dari pengalaman dan kesulitan yang kita alami sendiri. Begitu pula yang terjadi dengan Helga Angelina. Sebelum ia mendirikan Burgreens, ia sering kesulitan mendapatkan asupan makanan sehat padahal ia harus menjaga pola makannya karena sejak kecil punya masalah dengan ginjal dan liver. Hingga pada tahun 2013, ia dan rekannya mendirikan Bugreens yang merupakan restoran cepat saji berbahan dasar nabati dan organik. Tak hanya itu, Burgreens juga bekerja sama dengan 200 petani melalui 20 komunitas petani di Indonesia sebagai supplier bahan-bahan dasar makanannya. Burgreens memang menganut prinsip social entrepeneur, di mana Helga berusaha untuk mengubah alur distribusi bahan mentah yang selama ini kerap merugikan petani. Di samping itu, Helga turut memberdayakan perempuan dengan latar belakang pendidikan yang rendah. Caranya dengan melibatkan mereka untuk bekerja di bagian produksi serta memberi mereka edukasi.

Lizzie Parra – Founder BLP Beauty

Tak banyak yang punya keberanian meninggalkan zona nyaman demi memperjuangkan mimpinya, salah satunya adalah Lizzie Parra yang merupakan pendiri brand kosmetik BLP Beauty. Pengusaha perempuan ini awalnya bekerja di belakang meja selama 2,5 tahun dengan jabatan yang cukup tinggi di sebuah brand fesyen dan kecantikan multinasional. Kecintaannya terhadap dunia kecantikan, membuatnya berani meninggalkan karirnya dan menjalankan passion-nya sebagai make-up artist.

pengusaha perempuanBekerja sendiri sebagai make-up artists mendorong Lizzie untuk berani melebarkan sayapnya, membangun brand-nya sendiri sampai ia semakin dikenal sebagai make-up artist bertalenta oleh banyak orang, termasuk model internasional dan kalangan selebritas. Tak berhenti sampai di situ, Lizzie akhirnya berani mewujudkan impian besarnya membuat produk make-up sendiri. Ia meluncurkan brand sendiri dengan mengusung namanya, BLP (By Lizzie Parra), pada tahun 2016 dan sukses menjadi brand lokal favorit. Kini BLP telah memiliki offline store di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, dan BLP Beauty Space di Yogyakarta. 

Diajeng Lestari – Founder Hijup

Siapa yang menyangka bahwa di balik Islamic fashion e-commerce pertama di dunia terdapat seorang pengusaha perempuan Indonesia. Ya, Hijup adalah pionir Islamic fashion e-commerce yang didirikan pada tahun 2011 oleh Diajeng Lestari. Awalnya, ia bertujuan menjadi penghubung antara para desainer fashion muslim Indonesia dengan para konsumen. Jalannya menuju kesuksesan tidaklah mudah. Ia harus merangkap tiga profesi sekaligus karena saat itu belum ada SDM yang memadai. Selain itu, model bisnisnya sering dipandang sebelah mata dan dianggap tidak punya masa depan. Kerja kerasnya pun berbuah manis. Setelah lebih dari 10 tahun berdiri, Hijup kini telah menaungi lebih dari 300 brand fashion lokal dan menjadi kiblat fashion muslim di Asia Tenggara. 

Hanifa Ambadar – CEO Female Daily Network

Pada tahun 2005, Hanifa Ambadar yang kala itu masih tinggal di Amerika Serikat, rajin mengunggah blog-nya yang kontennya seputar kecantikan dan fesyen. Pembaca blog-nya semakin bertambah dan interaksi dengan pembaca juga meningkat. Hanifa melihat potensi bisnis di balik blog-nya. Ia memutuskan untuk membeli domain dan menjadikan blog-nya lebih profesional. Ia juga mengajak seorang beauty blogger Affi Assegaf untuk berkontribusi di dalam blog tersebut dan bersama-sama mereka menciptakan konten-konten kecantikan dan fesyen yang sangat diminati oleh perempuan Indonesia. Hingga akhirnya Female Daily Network didirikan dan semakin berkembang hingga saat ini.

pengusaha perempuanHanifa tak hanya dikenal sebagai pengusaha perempuan, melalui Female Daily Network, ia juga berhasil membuat sistem dengan data yang sangat detil dengan pendekatan personal dan menjadikannya jaringan media digital dan komunitas perempuan terbesar di Indonesia. 

Ria Miranda – Fashion Designer, Founder Ria Miranda

Sejak lulus kuliah tahun 2007, perempuan bernama asli Indria Miranda, sudah tertarik menekuni bisnis busana muslim. Ia melihat peluang karena pada saat itu belum berkembang seperti sekarang ini. Awalnya Ria Miranda hanya memasarkan produk busana muslimnya melalui Blackberry Messenger dan blog, namun ternyata peminatnya semakin banyak. Busana rancangannya memiliki ciri khas berupa pattern lembut, warna pastel, dan siluet yang feminine. Namanya semakin terkenal sebagai desainer busana muslim dan pengusaha perempuan yang sukses. Ia berhasil membuka butik perdananya, dan kini butiknya sudah semakin banyak tersebar di berbagai kota di Indonesia. Karyanya juga diapresiasi hingga kancah internasional melalui beragam pameran dan fashion show di Dubai, Singapura, Malaysia, Australia, Hong Kong, hingga Amerika Serikat dan Inggris. 

Susi Pudjiastuti – Founder & Direktur PT ASI Pudjiastuti

Siapa yang tak kenal mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang satu ini. Sebelum Susi Pudjiastuti berkarir sebagai Menteri selama periode tahun 2014-2019, ia telah lama dikenal sebagai pengusaha perempuan yang sangat sukses. Ia mengawali karirnya sebagai distributor makanan laut pada tahun 1983, sejak itu bisnisnya semakin berkembang hingga ia mendirikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product. Seiring dengan semakin banyaknya permintaan atas produk PT ASI Pudjiastuti, muncul kebutuhan distribusi melalui transportasi udara. Oleh karena itu pada tahun 2004, Susi mengakuisisi pesawat Cessna 208 Caravan dan mendirikan PT ASI Pudjiastuti Aviation. Keberhasilan dan kegigihan pengusaha perempuan ini bukannya tanpa aral. Sebagai pengusaha perempuan yang hanya lulusan SMA, ia berhasil menunjukkan bahwa pendidikan tinggi tak menjadi halangan bagi siapapun untuk sukses. 

Nurhayati Subakat – Pendiri PT Paragon Technology and Innovation 

Beragam merk kosmetik seperti Wardah, Make Over, Emina, Kahf, Putri, Instaperfect, Crystallure, Labore dan Biodef, lahir dari tangan pengusaha perempuan ini. Nurhayati Subakat adalah lulusan Farmasi dari Institut Teknologi Bandung. Setelah berkarir di bidang kosmetik, ia tertarik untuk untuk membuka bisnis kosmetik sendiri. Ia berhasil pula membuka pabrik di Cibodas dan Tangerang. Bisnisnya pernah mengalami pasang surut, namun ia berhasil menjadi pengusaha perempuan yang sukses hingga kini.

pengusaha perempuanTerdapat kesimpulan yang bisa kita ambil dari penjabaran di atas. Untuk menjadi sukses, dalam berusaha harus memiliki kemampuan untuk melihat peluang, tekun, dan tak mudah menyerah dengan apapun tantangan yang sedang dihadapi. Sebagaimana sikap seorang RA Kartini yang telah menginspirasi para perempuan di Indonesia.