fbpx
Dengan bangga kami umumkan TOKKO kini jadi LummoSHOP

Semua Hal tentang Media Sosial yang Perlu Kamu Tahu untuk Bisnis

Media sosial

Manusia adalah makhluk sosial. Tak heran jika kemunculan media sosial (medsos) menjadi sarana yang banyak orang gunakan untuk bersosialisasi di era modern saat ini. Sebab, pada dasarnya manusia memang membutuhkan wadah bersosialisasi.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Media sosial sekarang sudah menjadi tren dalam kehidupan sehari-hari. Belakangan, keberadaan media sosial memberikan dampak yang sangat besar bagi pebisnis. Sebelum membahas perannya yang sangat penting bagi kehidupan, ada baiknya kamu mengetahui pengertian dan sejarahnya terlebih dahulu.

Pengertian Media Sosial

Media sosial saat ini telah menjadi ruang berinteraksi kedua setelah dunia nyata. Bahkan, banyak yang menganggap sudah layaknya representasi dari karakter atau kepribadian seseorang di depan publik. Penggunaannya bagi sebagian orang bahkan sudah hampir 24 jam selama mereka terkoneksi dengan jaringan internet. 

Berdasarkan informasi dari Gramedia, terdapat beberapa pengertian dari media sosial, di antaranya:

  • Media sosial adalah suatu label yang merujuk pada teknologi digital yang berpotensi membuat semua orang untuk saling terhubung dan melakukan interaksi, produksi, dan berbagi pesan. – B.K. Lewis, Social Media and Strategic Communication Attitudes and Perceptions among College Students, 2010.
  • Media sosial adalah suatu perangkat alat komunikasi yang memuat berbagai kemungkinan untuk terciptanya bentuk interaksi gaya baru. – Chris Brogan, Social Media 101: Tactics and Tips to Develop Your Business, 2010.
  • Media sosial adalah suatu tempat kumpulan gambar, video, tulisan hingga hubungan interaksi dalam jaringan, baik itu antar individu maupun antar kelompok seperti organisasi. – Dave Kerpen, Likeable Social Media, 2011.

Sejarah dan Perkembangan Medsos

Media sosial

Melihat sejarah dan perkembangannya, kemunculan medsos tentu tidak langsung berwujud seperti yang hari ini kamu kenal. Namun, berawal dari teknologi sederhana kemudian berkembang inovasi lainnya sampai pada apa yang saat ini lazim orang gunakan. Berikut ini adalah rangkuman sejarah dan kronologis perkembangan media sosial dari Maryville University.

Berawal dari Mesin Telegraf

  • 24 Mei 1844, seorang bernama Samuel Morse untuk pertama kalinya mengirimkan pesan telegrafnya kepada publik. 
  • Sekitar tahun 1969 Advanced Research Projects Agency Network (Arpanet) menginisiasi komunikasi digital. Jaringan digitalnya sendiri merupakan ciptaan Departemen Pertahanan AS yang menghubungkan ilmuwan dan empat universitas dalam membuat software maupun hardware.
  • Tahun 1987, National Science Foundation (NFT) meluncurkan jaringan digital nasional bernama NSFNET.
  • Tahun 1995 merupakan kelahiran situs Geocities yang menjadi cikal bakal lahirnya jutaan website lainnya. Geocities merupakan bisnis yang bergerak di bidang penyewaan hosting yang berfungsi sebagai penyimpanan file di dunia online.

Media Sosial Pertama

  • Tahun 1997, setelah 10 tahun berlalu, National Science Foundation (NFT) mengejutkan publik dengan meluncurkan platform medsos pertamanya.
  • Sekitar 1980-1990, menurut The History of Social Networking, perkembangan internet saat itu memunculkan potensi berkembangnya layanan komunikasi seperti CompuServe, America Online, dan Prodigy. Interaksi yang berkembang adalah e-mail, pesan papan buletin, dan real-time online chat.  
  • Masih di 1997, generasi pertama media sosial meluncur, yaitu Six Degrees. Ia adalah satu platform media sosial yang memungkinkan user terkoneksi dengan dunia nyata, seperti memuat profil di dalam database. 
  • Tahun 1999, situs penerbitan Livejournal dengan format weblog atau blog mulai banyak peminat.
  • Tahun 2001, Six Degrees tersaingi kemunculan inovasi medsos bernama Friendster yang berhasil menarik jutaan user dengan melakukan pendaftaran melalui e-mail.
  • Tahun 2002, LinkedIn muncul dari para profesional yang bersemangat mengembangkan karier dan mendapat banyak perhatian. Setelah melewati hampir dua dekade kemudian, LinkedIn sudah memiliki 675 juta user di seluruh dunia.
  • Tahun 2003, Google membeli situs penerbitan Blogger ciptaan perusahaan startup Pyra Labs. Pada tahun yang sama MySpace muncul sebagai layanan dan jejaring sosial yang memungkinkan user saling berbagi musik di halaman profilnya. Platform tersebut kemudian jadi milik seorang musisi populer, Justin Timberlake setelah ia membelinya pada 2008.

Kemunculan Facebook dan Medsos Lain

  • Tahun 2004, Mark Zuckerberg, seorang mahasiswa Harvard, meluncurkan Facebook yang kini menjelma sebagai platform medsos paling populer di dunia.
  • Tahun 2005, Steve Huffman dan Alexis Ohanian meluncurkan Reddit, platform berbagai berita dan komentar sosial.
  • Tahun 2006, Jack Dorsey, Evan Williams, Biz Stone, dkk. meluncurkan Twitter yang mengusung konsep microblogging site.
  • Tahun 2010, seorang lulusan Stanford, Kevin Systrom, membuat situs photo sharing bernama Instagram yang kemudian dibeli Facebook pada 2012. Pada tahun itu juga, Ben Silbermann, seorang iPhone app developer, menciptakan Pinterest sebagai sebuah situs pin board visual.
  • Tahun 2011: Trio mahasiswa Stanford, Evan Spiegel, Reggie Brown, dan Bobby Murphy mendirikan Snapchat, platform layanan video-sharing.
  • Tahun 2016: Perusahaan teknologi asal Cina, ByteDance, menciptakan TikTok sebagai platform berbagi video pendek yang dengan cepat digandrungi banyak orang. Pada awal 2020, mereka sudah memiliki 800 juta user di seluruh dunia. 

Jenis-Jenis Media Sosial

Media sosial

Setelah melihat perkembangan media sosial di atas, kita bisa memetakan jenis-jenis medsos berdasarkan layanannya yang perlu kamu ketahui.

  • Blog: berbagi catatan. Saat ini ada dua raksasa yang menguasai layanan ini yaitu Blogger dan WordPress, selain Medium, Tumblr, dan yang lainnya. 
  • Jejaring sosial (social network): bersosialisasi dengan banyak orang lewat informasi, foto, video, sampai pesan. Facebook dan LinkedIn adalah contohnya.
  • Media Sharing: berbagi konten media, mulai dari foto, audio, atau video sebagai fokus utama. Contohnya adalah Youtube, Soundcloud, Instagram, Flickr, dsb.  
  • Microblogging: berbagi informasi dengan lebih ringkas dan cepat. Yang paling kita kenal mungkin adalah Twitter. 
  • Forum: wadah berdiskusi topik-topik spesifik, seperti KasKus, Quora, dsb. 
  • Kolaborasi: wadah saling berkontribusi dalam hal konten. Misalnya adalah Wikipedia. 

Fungsi Media Sosial

Dalam perkembangannya, medsos memiliki berbagai layanan sekaligus fungsinya dalam menjadi sarana bersosialisasi bahkan berbisnis. Dengan mengetahui fungsinya, pebisnis bisa menggunakan medsos dengan tepat, apalagi di era disrupsi informasi seperti ini. Di bawah ini merupakan fungsi media sosial yang perlu kamu amati kembali:

  • Membangun komunikasi dan interaksi dengan publik secara luas, sekaligus menginformasikan bahwa kamu dan apa yang kamu jalankan ada. Apalagi dengan adanya borderless. 
  • Wadah untuk membentuk citra diri (branding), baik secara individu maupun lembaga/perusahaan/komunitas.
  • Sebagai media menyampaikan opini atau kampanye untuk mengajak orang terlibat.
  • Sebagai media untuk berbisnis atau membuka toko non fisik yang terbuka 24 jam, serta meminimalisir biaya sewa tempat atau yang lain.
  • Media untuk memasarkan sesuatu atau menjalankan fungsi marketing.

Pengguna internet di Indonesia menurut data terbaru Hootsuite pada tahun 2022, yaitu sebesar 204,7 juta dan pengguna media sosialnya sebesar 191,4 juta. Dengan jumlah tersebut, medsos bisa memberikanmu peluang yang amat besar untuk meningkatkan target penjualan dalam bisnis. Selain itu, bisa juga menambah brand awareness produk atau jasamu

Manfaat Medsos untuk Bisnismu

Terakhir, kamu perlu mengetahui manfaat medsos agar bisa menjadi strategi untuk bisnis yang efektif, sehingga bisa menarik konsumen. Manfaatnya antara lain:

  1. Membangun kekuatan brand-mu.
  2. Meningkatkan segmen pasar hingga pasar internasional.
  3. Meningkatkan omzet dengan membangun jejaring konsumen dan merawatnya dengan interaksi.
  4. Mencuri perhatian konsumen untuk mendapatkan feedback dari mereka dan membangun loyalitas pelanggan.
  5. Mengumpulkan dan bertukar ide-ide baru antara perusahaan dan audiens yang dapat menjadi insight segar.
  6. Meningkatkan traffic menuju official website perusahaan dan mendapatkan peringkat SEO yang lebih baik.
  7. Memberi informasi dan mengedukasi audiens yang nantinya berpotensi menjadi konsumen dengan konten yang berkualitas.
  8. Meng-hire SDM baru yang kompeten sesuai bidang bisnismu melalui jejak rekam digital yang mumpuni.
  9. Terus membayang-bayangi kompetitor bahwa bisnismu berkembang.
  10. Membangun pertumbuhan bisnis yang lebih baik lewat berbagai partner yang mengenal reputasimu dari media sosial.

Lengkap sudah semua hal tentang media sosial yang perlu kamu tahu kali ini. Jangan sampai kamu menyia-nyiakan potensi besar yang dimiliki medsos hari ini, dan terus semangat mengembangkan bisnismu melalui pengelolaan media sosial yang efektif.

Mulai Jualan Online dengan LummoSHOP!

Dengan website toko online yang lengkap dan praktis, tidak ada lagi penghalang untuk optimalkan peluang pertumbuhan bisnismu.

Mulai SekarangUnduh LummoSHOP

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya: